#Day 27 BC : Perempuan Hebat

By Siska Dwyta - 22:37

Bismillahirrahmaanirrahiim

Hallo haaa, di postingan kali ini saya akan memperkenalkan kepada kalian sosok paling menginspirasi dalam hidup saya. Seorang perempuan hebat yang telah mengajari saya banyak hal, tentang cinta, ketulusan dan kasih sayang. Ia bukan seorang yang terkenal, bukan pula seorang yang dikagumi banyak orang. Tapi, bagi saya perempuan yang hari-harinya dibalut kesederhanaan itu selalu membuat saya terkagum-kagum. Pada kata-katanya yang bak mantra kehidupan, ajaib menebarkan energi positif ke diri saya, pada ketegarannya menapaki hidup walau saya tahu betapa rapuhnya ia, pada kesabarannya meretas masalah-masalah yang kian berdatangan.

Ah, perempuan itu, semakin mengeja tentang dirinya, kerinduan saya semakin membahana. Kala kugoreskan catatan ini, rasanya ingin sekali saya bertemu dengannya, membenamkan wajah dalam pelukannya, dan membiarkan tangannya mengelus lembut kepala saya.

Yah, perempuan hebat itu adalah perempuan yang dari rahimnyalah saya lahir ke dunia, yang kasihnya terus mengalir selama masa membesarkan dan mendidik saya hingga seperti sekarang ini, yang menjadikan saya sebagai permata hatinya. Mama, begitu saya memanggilnya.

Mengapa mama yang saya jadikan sosok paling inspirasi dalam hidup saya?

Jawabannya simple, karena mama orang pertama yang mengenalkan saya pada dunia. Ia mengenalkan saya pada hal-hal baik dan tak pernah  mengenalkan saya pada sesuatu yang salah. Ia senantiasa mengajak saya untuk selalu bersyukur dan bersabar dala menjalani hidup. Pernah ketika saya masih bersekolah tidak jarang saya mengeluh pada mama sebab rasa cemburu yang timbul melihat beberapa teman saya sering banget dimanjakan orang tua mereka dengan barang-barang baru, sementara saya tidak. Lalu apa respon mama?

"Tidak usah ikut-ikutan, bersyukur nak dengan apa yang kita miliki, nggak usah cari yang nggak ada" ucap mama begitu meneduhkan.

Mama memang bukan tipikal orang tua yang suka memanjakan anaknya dengan kemewahan, tapi dengan kesederhanaan, sesederhana hidupnya. Jarang membelikan anak-anaknya barang yang menurutnya tidak begitu mendesak dan penting. Sebaliknya, jika sangat mendesak dan  penting, maka mama pasti mengedepankan kepentingan anaknya daripada kepentingan dirinya sendiri.

Selain mengajari tentang syukur, mama yang dulu notabenenya awam dengan agama yang kami anut, tahunya cuma shalat, puasa, sedekah. Setelah tahu kalau perempuan itu wajib menutup aurat, mama semangat sekali merealisasikan ke-tahu-annya itu, lalu menularkan pada ketiga putrinya termasuk saya yang dulu masih ogah-ogahan berkerudung. Hanya karena mama ngotot anaknya juga kudu nutup aurat. Awalnya terpaksa bingit. Akhirnya rela. Yip, mama adalah perempuan yang berjasa dalam langkah saya ketika memutuskan berkerudung sejak pertama kali duduk di bangku kelas VII SMP, sembilan tahun silam.


Saya pun salut dengan perjuangan mama sebagai seorang perempuan yang selain berprofesi sebagai ibu dan istri di rumah, beliau juga bekerja sebagai salah satu pegawai negeri di kantor pemerintahan. Tiga profesi yang ia rangkap sekaligus tentu tidak mudah. Setiap profesi punya job-nya masing-masing yang harus ia kerjakan. Kebayang gimana lelahnya mama, sudah seharian kerja di kantor pulang tanpa istirahat, kerja lagi di rumah menyiapkan makanan, bersih-bersih dan segala macam. Kerennya, sekalipun mama sibuk, saya nggak pernah merasa kekurangan perhatian mama, malahan waktu saya lebih banyak bersama mama ketimbang papa.

Mama benar-benar luar bisa, so wajar bila saya menyebutnya sebagai perempuan hebat, perempuan yang paling menginspirasi saya. Insya Allah saya ingin mengikuti jejak mama sebagai perempuan hebat di mata anak-anak saya nantinya.

Sekian tentang perempuan hebat yang paling menginspirasi saya dalam hidup ini, kalau sosok inspirasi kalian siapa sih? Boleh dong di share di kolom komentar


  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa menginspirasi.