Lima Alasan Bertahan dengan Blog Gratisan

By Siska Dwyta - 22:42

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Pixabay

Sekitar tiga atau empat tahun silam, blogger yang menggunakan blog gratisan masih sering saya temui saat blogwalking. Saat itu blogger yang menggunakan blog berbayar atau ber-TLD sepertinya masih langka. Sekarang, kondisi yang saya temukan malah sebaliknya, rata-rata blogger yang saya temui sudah beralih dari blog gratisan ke blog ber-TLD, tinggal beberapa blogger yang masih bertahan dan betah dengan blog gratisan (termasuk saya, hehe).

Apa nggak minat pindah ke blog ber-TLD yang tentu terlihat lebih profesional dan sudah pasti keren dibanding blog gratisan?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, barangkali masih ada reader kamar kenangan ini yang awam dan belum mengenal mana blog gratisan dan mana blog dengan TLD. Tanpa perlu dijelaskan panjang lebar pun, kita bisa dengan mudah mengenali kedua jenis blog tersebut. Namun saya merasa perlu menuliskan perbedaan keduanya di postingan ini yang sumbernya saya kutip dari Rumah Digital Annisa.

#BLOG GRATISAN

Blog gratisan adalah blog yang kita buat dengan tanpa mengeluarkan uang sedikit pun untuk membuatnya. Beberapa blog engine populer yang menyediakan fasilitas gratis tersebut adalah wordpress, blogspot dan Tumblr. Untuk membedakannya dengan blog yang berbayar adalah adanya nama penyedia jasa tersebut di belakang nama blog yang kita punya.  contoh ; www.siskadwyta.blogspot.co.id www.siskadwyta.wordpress.com
www.siskadwyta.tumblr.com

Untuk membuat blog gratisan tersebut sangat mudah, Kita tinggal mengunjungi www.wordpress.com, www.blogger.com atau www.tumblr.com.

Etapi dari dulu saya sudah setia dengang platform blogger/blogspot, nggak pernah berpindah ke wordpress. Ada tumblr juga sih tapi jarang saya gunakan.

BLOG dengan TLD

Top Level Domain (TLD) adalah blog atau website yang kepemilikan sudah menjadi kepemilikan pribadi masing-masing penggunanya. Blog dengan TLD memiliki ketentuan berbayar, baik itu perbulan, per semester atau pertahun (tergantung layanan dari providernya). Biasanya blog ini ditandai dengan akhiran [dot] com, [dot] co [dot].id, [dot] org dsb. Pemilihan akhiran TLD tersebut ditentukan oleh si pembuat blog itu sendiri, namun ada ketentuan-ketentuan tertentu yang bisa diikuti dalam memilih domain mana yang sesuai untuk blog kita.

contoh : www.siskadwyta.com 😄

Dari penjabaran kedua jenis blog tersebut mana yang lebih baik, blog gratisan atau blog dengan TLD jawabannya sebenarnya tergantung dari si pemilik/pengelola blog. Misal bagi blogger pemula yang baru belajar ngeblog atau bagi blogger yang jarang update atau nggak eksis ngeblog sebaiknya dan lebih cocoknya sih menggunakan blogger gratisan. Sedangkan bagi blogger yang sudah lama terjun di dunia blog, eksis ngeblog, rajin update tulisan, terlebih bagi mereka yang bertujuan hendak memonetisasi blognya, menggunakan TLD adalah pilihan yang paling tepat.

Nah, kalau dalam kasus seperti saya yang boleh dibilang kenal blog sudah lama, punya blog juga bukan baru kemarin sore, bahkan sudah punya niat plus rencana pengen dapat penghasilan dari blog tapi masih bertahan dengan blog gratisan. Why? Apa alasannya?

Oke, pertanyaan tersebut kita skip dulu. Biar saya jawab pertanyaan sebelumnya, sebelum menguraikan sedikit panjang lebar alasan-alasan yang bikin saya bertahan dengan blog gratisan.

Jika ditanya mau punya domain sendiri nggak? Jawabannya, mau pake banget. Berminatlah. Siapa sih blogger yang nggak mau blognya tampil kece dan profesional dengan domain personal yang nggak ada embel-embel blogspot.co.idnya. Saya bahkan sudah lama meniatkan ingin beli domain tapi karena satu dan lain hal niatan itu akhirnya belum terealisasi bahkan nyaris saya tiadakan.

Well, inilah lima hal yang menjadi alasan sehingga saya masih bertahan dengan blog gratisan yang barangkali sama dengan alasan blogger lain yang masih bertahan dengan blog gratisannya.

😣LAMA HIATUS


Hiatus barangkali bisa jadi alasan paling logis bagi blogger yang masih betah dan bertahan dengan blog gratisannya. Ya, gimana mau move up ke blog premium wong blog gratisannya aja ditelantarin. Nah, ini yang saya alami. Karena kelamaan hiatus saya jadi ketinggalan banyak hal dan tutup mata dengan perkembangan dunia blogging yang ternyata semakin ke sini semakin kereen nan tjakeep. Alhasil, saya berasa jadi newbie. Orang-orang udah sampai di bintang eh saya masih di bumi. Blogger lain udah pada beli domain sendiri eh saya masih pake blogspot. But whatever yang penting sekarang saya udah kembali eksis ngeblog dan semoga bisa istiqomah seterusnya. Nggak hiatus lagi.


😭 JARANG UPDATE POSTINGAN DI BLOG

Nggak eksis ngeblog juga masih termasuk alasan yang  logis bagi blogger yang memilih bertahan dengan blog gratisannya. Logikanya, ngapain pake blog berbayar kalau ngeblog cuma sekali-sekali. Tiga bulan sekali, lima bulan sekali atau setahun sekali. Selain hiatus saya juga mengalami problem ini. Sebenarnya keduanya bisa sepaket sih, tergantung kita memandang pengertian hiatus seperti apa. Kalau yang dimaksud hiatus adalah tidak memosting satu postingan pun dalam jangka setahun maka saya tidak termasuk di dalamnya karena setidaknya semenjak eksis ngeblog dari tahun 2013 saya tidak pernah melewatkan setahun pun tanpa postingan. Tapi, ya karena saya pernah berkomitmen dan bikin target minimal menulis satu postingan dalam sebulan sehingga definisi hiatus bagi saya adalah ketika saya melanggar komitmen dan target yang saya bikin tersebut. Dan saya melanggarnya bukan cuma sebulan, tapi berbulan-bulan. Bahkan nyampe setahun. Lihat saja di tahun 2016 saya cuma berhasil memuat satu postingan. Ckckck.

Etapi ada juga sih beberapa blogger yang meski jarang ngeblog tapi tetap ngotot dan nekad ngeluarin budget buat beli domain tiap tahun untuk blog yang nggak terlalu dia rawat dan urus dengan baik. Kesannya sayang banget yaak. Ini bukan masalah uangnya, blognya itu lho. Entah apa tujuan beli domain bagi blogger yang tipenya demikian, sekadar mau gaya-gayaan, ikut-ikutan, senang-senangan atau apa gitu. Ups, saya nggak maksud su'udzhon. Cuma asal menebak saja, hihi tapi apa pun itu ya terserah mereka. Suka-sukanya mereka. Uang-uangnya mereka, kok kita yang sewot. Eh, bukan sewot, mungkin lebih tepatnya peduli kali ya. Blog dengan domain keren kok dianggurin. Sayang banget kan? 

😮ARTIS JUGA BLOGNYA GRATISAN KOK?

Eh, ini maksudnya apa? Artis siapa yang dimaksud? Kalau googling pasti deh kalian bakal menemukan sederetan artis yang punya blog. Tidak banyak sih tapi nyatanya memang ada artis yang punya blog bahkan ada pula yang gara-gara blog bisa jadi artis beneran. Sebut saja Raditya Dika yang mengawali karirnya dari ngeblog. Tulisan-tulisan yang kebanyakan diangkat dari kisah hidupnya di blog itu pun yang menginspirasi Radit buat bikin karya buku berbau komedi. Tak disangka buku pertamanya yang berjudul Kambing Jantan yang mulanya tak laku di pasaran itu akhirnya masuk kategori best seller bahkan sampai dilayarlebarkan. Disusul dengan karya-karyanya yang lain, seperti Cinta Brontosaurus, Single, Koala Kumal, Manusia Setengah Salmon, dll yang beberapa di antaranya diperankan oleh Radit sendiri. Selain tampil di layar lebar Radit juga pernah menjadi pemeran dalam sinetron Mico dan Comic Story pada salah satu station TV nasional. Sekarang ini Radit lebih sering nongol di layar kaca sebagai juri dari ajang stand up comedy. Oh ia Radit juga merupakan salah satu tokoh yang mendongkrak Stand Up Comedy di Indonesia.

Duh, ini kok saya malah ngelantur bahas Raditya Dika padahal artis yang saya maksud bukan doi tapi Alysa Soebandono atau akrab dipanggil Icha. Mungkin belum atau banyak yang (sudah) tahu kalau istri dari Dude Herlino dan ibu dari dua putra itu punya blog sejak tahun 2009. Dan seperti kebanyakan blogger personal pada umumnya, blog Icha berisikan tulisan-tulisan yang diangkat dari kisah pribadi. Termasuk kisah tentang pernikahannya dengan Dude dan luapan perasannya ketika melahirkan buah hati pertamanya Rendra lengkapnya Muhammad Dirgantara Ariendra Harlino yang ia tuangkan dan abadikan dalam blognya yang masih menggunakan blog gratisan.



Tuh, kan arti selevel Alysa Soebandono saja blognya masih gratisan. Bila mau, Icha bisa saja menggunakan blog premium tapi dia tetap bertahan dengan blog gratisan yang platformnya sama dengan saya. Blogspot. Well, karena artis seperti Icha saja pede dengan blog gratisannya kenapa saya yang bukan artis ini merasa tidak pede? Hehe

Jujur saja, gara-gara berkunjung ke blognya Icha yang masih berplatform blogspot itu saya sampai kebawa pikiran. Ngapain juga mesti beli domain kalau cuma mau buat gaya-gayaan, biar blog saya terlihat OK gitu. Toh, dengan blog gratisan, blog saya tetap bisa tampil OK kok, lihat saja Alysa blognya masih gratisan. Eng ing eng.

Etapi. Pemikiran saya ini nggak usah ditiru ya. Itu alasan saya kemarin-kemari tapi sekarang nggak lagi ding. Beda artis beda blogger. Maksud saya, memang ada artis yang punya blog namun tujuan ngeblognya sebatas selingan bukan dijadikan sebagai passion, sebab passionnya ya di dunia entertaiment beda halnya dengan blogger yang menjadikan blognya sebagai passion sehingga wajar bila menggunakan blog premium sebab dengan domain sendiri tentu lebih menunjang passion sebagai blogger ketimbang menggunakan blog dengan bawaan platform gratisan. Kepoin saja blognya Icha  yang postingan terakhirnya agustus tahun lalu dan sampai sekarang belum mempublish postingan baru atau blog artis lainnya yang jarang update bahkan banya yang sudah hiatus. Berbanding terbalik kan dengan blogger profesional yang hari-harinya memang didominasi dengan ngeblog. Jadi kalau ada pengguna blog gratisan yang beralasan seperti itu, segera ubah sudut pandang kalian deh. Pasalnya alasan ini memang nggak logis.

😯 NGGAK TAHU CARA BELI DOMAIN

Bertahan dengan blog gratisan hanya karena nggak tahu mau beli domain dimana, nggak tahu caranya seperti apa, prosedurnya gimana dan bla bla bla. Ini mah bukan alasan yang bisa diterima. Bisanya ngeles doang. Entah malas atau nggak mau usaha. Maunya enaknya saja. Kalau emang udah niat beli domain ya usaha dong. Jangan diam saja. Malau bertanya sesat di jalan. Kalau nggak mau tersesat, ya jangan malu bertanya ke yang sudah berpengalaman atau bisa bertanya di grup komunitas blogger, atau bisa japri langsung ke blogger yang telah menggunakan blog premium yang kita kenal. Kalau nggak punya keberanian bertanya yowes, masih ada cara yang lebih aman dan terkendali. Tanya ke eyang google. Belajar otodidak. Masa' bikin blog saja bisa otodidak, beli domain sendiri nggak bisa?

Faktanya memang ada beberapa blogger yang masih bertahan dengan blog gratisan dengan alasan kurang masuk akal seperti ini. You know that, salah satu blogger yang dimaksud adalah saya. Ups! Iya, kayaknya keinginan saya beli domain sebatas modal niat yang belum digenapi dengan tekad yang kuat dan aksi yang nyata. Mungkin lebih tepatnya saya cuma baru sebatas berkhayal pengen punya domain www.siskadwyta.com tapi untuk realisasinya. Masih NOL. Belum ada usaha apa-apa. Belum tergerak untuk mencari tahu prosedur apa yang harus saya lakukan saat hendak membeli domain. Padahal suami sudah ngasih isyarat nyata. Ini uang, silakan beli domain. Eh, dasar sayanya saya yang lambat bertindak, hehe. Alasan ini juga jangan ditiru ya! Kalau udah ada niat, ada tekad, langsung saja action. Tunggu apa lagi :) Yuk, hijrah ke blog peremium

😦 KHAWATIR DOMAIN YANG DIBELI BAKAL KADALUWARSA DAN BILA TIDAK DIPERPANJANG BLOG BAKAL HILANG DARI DUNIA MAYA

Tapi etapi saya terlalu khawatir bagaimana bila sudah beralih ke blog premium yang jangka waktunya setahun, namun setelahnya blog saya ini nggak bisa diperpanjang lagi. Ini bukan masalah budget lho tapi tentang masa depan. Ya kita kan nggak tahu masa depan kita bakal seperti apa, kita juga nggak bisa menerka-nerka lamanya hidup kita bakal sampai kapan. Bagaimana bila belum genap setahun setelah beli domain kita sudah menemui ajal lebih dulu. Lantas bagaimana dengan nasib blog kita? 

Kalau nggak diperpanjang kan otomatis domain kita bakal kadaluwarsa trus nggak bisa dikunjungi lagi dong. Saya pernah mengunjungi blog yang ownernya telah tiada, dan mungkin karena domainnya udah kadaluwarsa blognya jadi bermasalah, nggak bisa kebuka lagi. Ya, sayang banget kan kalau kejadiannya seperti itu. Padahal salah dua nya tujuan ngeblog adalah agar kita bisa mengabadikan hidup dengan menulis di blog dan karena blog adalah kenangan paling berharga yang bisa kita tinggalkan untuk orang-orang terdekat Setidaknya mereka tetap bisa mengenang hidup kita selama mengunjungi dan membaca tulisan-tulisan yang kita abadikan di blog.

Namun bila setelah tiada blog kita juga ikut tiada,, duh, sayang pake banget kan? Duh, ini mungkin alasan yang paling nggak logis. Saya nggak tahu apa ada blogger yang bertahan dengan blog gratisannya di luar sana yang juga beralasan demikian. Semoga nggak ada. Sepertinya, kekhawatiran saya ini terlalu berlebihan. Entahlah bila ada blog yang beneran nggak bisa terbuka lagi setelah domainnya kadaluwarsa sementara masa berlakunya tidak diperpanjang.



Nah, jawaban di atas datangnya dari kak Adityar pemilik blog planetyar.com ketika mengometari postingan saya yang iniWell, niatan beli domain yang sempat saya urungkan mencuat kembali setelah membaca komentar tersebut.

Finally, setelah menguraikan panjang lebar kelima alasan tersebut maka sudah tidak ada lagi alasan bagi saya untuk tetap bertahan dengan blog gratisan. In syaa Allah dalam waktu dekat ini saya berencana hijrah ke blog premium yang budgetnya disponsori oleh suami, hehe. Barangkali ada yang bersedia memberi rekomendasi beli domain dengan harga terjangkau lengkap dengan prosedurnya, boleh dong share di kolom komentar. 

#ODOPOKT23

Tulisan ini diikutsertakan dalam program One Day One Post Blogger Muslimah Indonesia

  • Share:

You Might Also Like

45 comments

  1. Bnyak kok yang sudah professional tapi tetep bertahan dengan blog gratisan
    yang penting konten nya bagus banyak yang mampir

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh ya. Emang sih, mau blog gratisan atau TLD kalau jarang ngepost atau konten nggak menarik n sedikit pengunjung ya sama saja

      Delete
  2. saya meski pakai TLD tapi tetep isinya blogspot. Awalnya sih di wordpress, tapi karena wordpress susah banget di-TLD kan, jadinya pindah ke blogspot.

    Dulu (sampai sekarang juga sih) dosen saya sering ngeblog dan masih di gratisan (di wordpress), itu yang dulu sering membuat saya tetap bertahan di gratisan. tapi ternyata saya tergoyahkan juga, hehe

    salam kenal dari jogja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti ibaratnya sama dengan point yang ketiga ya... bertahan pake gratisan krn liat dosen kita masih pke blog yg gratisan tapi akhirnya tergoyahkan juga

      Delete
  3. Ada lagi artis yg pake gratisan, mantannya si radit. Annisa azizah.
    Kalo buat blogger domain emang penting, itu buat metakinkan kalo dia emang bener-bener seorang blogger. Tapi sampe sekarang aku juga masih bertahan sama blog gratisan. Alasannya pertama karena emang jarang posting, alasan kedua takut dipencarian google jadi gak di page one. Itua aja sih. Tapi sbentar lagi kayaknya bakal beralih ke domain yang berbayar. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha saya mana tau mantannya Radit.. nggak tahu jg artis yg namannya anisa azizah yg mana hehe kudetku😂

      Berarti samaan dong ada yg mau beralih ke TLD

      Delete
    2. emang radit udah putus sama annisa azzizah? What?

      gue sendiri juga masih pake gratisan kok. tapi jadi kepikiran deh kata lo, kalo enggak memperpanjang domain, bisa ilang isi blog selama ini untuk selama lamanya.

      gue sih masih mikirin ngisi dengan konten yang bagus. karna menurut gue, konten bagus lebih menarik untuk dikunjungi blognya. gue juga enggak suka memikirkan desain template blog. apalagi domain. hihi. belum sanggup aja. lebih fokus ke konten. eheheh.

      Delete
  4. Bener juga sih, dulu sebelum punya penghasilan sendiri (kerja) lebih milih ke blog gratisan. tapi semakin kesini, teman-teman udah mulai migrasi ke blog berbayar jadi pengin juga. waktu itu masih 90k/tahun sekarang udah naik T.T *curhat

    salah satu hal yang buat aku semangat ngeblog adalah blog yang berbayar. karena berbayar masa di anggurin. gitu sih motivasinya, wkwkwkwkw
    masa cuma bayar doang update kagak. :D

    meskipun sempat hiatus hampir setengah tahun juga sih -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang sekarang berapaan mbak? Sy lagi butuh infonya nih, hehe

      Ya itu dia, salah satu manfaatnya pake TLD jadi motivasi buat rajin ngeblog hehe

      Delete
  5. apapun blognya yang penting nulis :D kalo ane dua dua nya wkwkwkkwkw gratis ia bayar ia ... tapi kalo bayar pakai WP pakai Cemot kurang greget.

    ReplyDelete
  6. Semua orang punya pilihannya masing-masing :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Benar. Jadi tergantung pilihan masing2 ya

      Delete
  7. Alasan-alasan mbak dulu aku juga demikan mikirnya hehe... Aku mulai ngeblog tahun 2008 akhir. Beli domain baru tahun 2015 haha.

    Memang sih untuk urusan sponsor post dan lomba blog yang berdomain lebih disukai. Tapi masih banyak peluang untuk yang gratisan. Yg penting konsisten nulis dan isinya berbobot. Pasti akan menemukan pembacanya sndiri ;)

    Etapi, biasanya kalo uda punya domain, jadi pengen bermanja-manja sama blog loh. Makin semangat nulisnya hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah lama juga ya baru beli domain. Bener mbaks saya setuju, mau blog gratisan atau berbayar yg mana mana saja yang penting konsisten menulis krn percuma jg klu beli domain trus kitanya nggak konsisten ngeblog tp emang efek positifnya punya domain sendiri seperti yg mbak bilang, makin semangat ngeblognya😄

      Delete
  8. Ohya, masalah domain ga diperpanjang lalu lenyap itu enggak kok. Blog kita tetap ada. Balik ke semula. Cuma ketika kita search yg domain itu ga bisa. Kalau ke domain blogspotnya tetap ada.

    Lagian biasanya penyedia layanan hosting domain akan memberikan reminder kok 1 bulan sebelum jatuh tempo.
    Hitungannya murah kalau cuma per tahun di bawah 150k. :D tergantung beli di mana dan jangan lupa beli kualitas. Karena ini investasi jangka panjang hihii...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang ada penyedia domain yg nggak berkualitas ya mbak...

      Oh iya.. terima kasih infonya nih, makin meyakinkan saya pengen segera ngerasain punya domain sendiri juga hehe

      Delete
  9. ketakutan2 itu pasti ada mbak, itu wajar
    tapi cobalah untuk berani beli domain berbayar, aku jamin akan beda efek ngeblognya nanti
    asal mbak tahu nih, domain sekarang murah (untuk tahun pertama sih) biasanya ada promo
    bahkan aku sempat dapat domain 17 ribu doang untuk tahun pertama, tahun kedua normal harganya :)
    dan blog berbayar itu lebih menghasilkan
    bahkan aku sampai punya lebih dari 30 domain berbayar loh mbak
    bayangin coba buat apa aja tuh domain sebanyak itu, haha :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah cuma 17 ribu murah banget , busyett dah sampai 30 domain berbayar gile banyak banget , kalau banyak gitu gimana ngelolanya hehe ok makasih infonya

      Delete
  10. aku tuh hanay ingin tetap bisa menulis apa yang ada di pikiran , jd mau blogku gratisan , atau mau gak, aku lebih gak peduli, yg penting aku nulis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia sih intinya punya wadah untuk nulis, saya juga kemarin2 pikirannya kayak gitu cuma tiba2 pengen aja ngerasain punya domain sendiri hehe

      Delete
  11. aku dulu sempat ragu mbak mau pake TLD
    makanya sekarang pakai TLD tapi yang murmer aja, takut gak bisa ngesetnya huhu
    yg penting emang konten mbak dan semangat sharing
    salam kenal :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Meski ragu tapi akhirnya pake TLD juga kan? Yap konten dan konsisten itu yg penting dijaga bagi para pejuang blog gratisan mau pun bayaran *eh

      Delete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. Saya juga masih pake yang gratisan mba, hehe.

    salam kenal ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe ia mbak. Ternyata masih ada juga yg pake blog gratisan.

      Salam kenal juga mbak Rahma😊

      Delete
  14. Wah aku juga masih pakai gratisan nih, sempat mengutarakan keinginan, tp pak suami sih ya ga papa, sambil dikasih tau berbagai alasan plus minus nya, akhirnya saya lebih memilih untuk gratisan saja.
    saya juga tidak terburu buru untuk hal ini, karena saya masih berusaha untuk konten dan konsisten, bukan sekedar untuk keren saja. Tapi bisa jadi suatu waktu saja juga beralih ke TLD
    Dan untuk sementara dana membeli domain berbayar saya fokuskan untuk membangun toko online..heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia mbak. Emang kembali ke diri pribadi, enakan mau pake yang mana, yang nyaman-nyamannya kita aja. Klu saya emang masih nyaman pke gratisan tp pengen juga sih ngerasain gimana rasanya punya domain sendiri... hehe ia mbak emang yang harus diprioritaskan konten dan konsistennya kita dalam ngeblog yak😊

      Delete
  15. Saya juga awalnya galaaau sekali mau makai yang berbayar atau gratisan. Berubah-ubah deh keputusannya. Hehehe.. sampai pada suatu hari ya udah tanpa banyak pikir langsung aja eksekusi. Hubungin teman yang bantu bikinin. Transfer dan selesai :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ini keren nih. Daripada kebanyakan galau mending langsung eksekusi saja. Hehe

      Delete
  16. Selamat mbk...ternyata sayapun ada temannya..hehe Kenalkan mbk siska,saya Hida. Blog saya juga masih yg gratisan. Kepengen sih di di TLD in, tp maasih blm pas nemu org yg bisa bantu untuk itu. Karena blog aku di wordpress dan menurut info klo wp tuh agak ribet klo jd TLD, makanya niatan utuk jd TLD jd blm terealisasi. Mungkin yg komen di blog mbk siska bisa bantu sy?hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia mbak ternyata banyak ya yang kayak kita , masih pake blog gratisan gitu

      Hmm saya juga masih butuh info nih tp belum ada komen yang merekomendasi gimana caranya saya biar bisa beli domain?

      Mbak coba japri aja langsung ke kenalannya yg udah pke wordpress dan udah TLD

      Delete
  17. Aku punya satu blog berbayar sama blog gratisan kak.. ehhh malah.. yg sekarang aktip buat nulis. Ngeblog. Dsb malah yg gratisan coba..

    Tpi, emang menurutku gak ada bedanya.. haha

    Yg penting bisa konsisten nulid aja si kak..

    Aku pengine tak konsistenin dulu lah.. nek kapan2 mau beli, ya tinggal beli.. wkwkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah makasih sharingnya mbak , ternyata sama saja ya mau blog gratisan atau TLD yang penting konsisten menulisnya itu yg harus dijaga.



      Delete
  18. Aku juga dulu hampir 4thn bertahan dg yg gratisan dan untuk memotivasi bwt lbh giat menulis aku jd mulai berpindah dg domain dot com di tahun ini..

    ReplyDelete
  19. kalau gue pribadi sih, ada hobi yang emang kalau pun kitanya harus mengeluarkan uang, bukan termasuk masalah. salah satu gunanya punya hobi kan, ya supaya bisa melepaskan penat. nah klo skrg ini gue emang suka ngeblog. makanya, klo kebanyakan mikir nanti gimana ya gimana ya, ga bakalan kebeli'' juga. mendingan beli aja. secara batiniah seneng sih, krena sudah berdomain. dan setau gue, klo pun ingin menjadikan blog berpenghasilan, sepertinya blog yg sudah berdomain, lebih banyak berpeluang. soalnya banyak yg mengharuskan sudah berdomain. setau gue sih gitu. klo salah ya di koreksi. hehe
    klo sudah berdomain, ada rasa bangga tersendiri gitu. klo gue ngerasanya gitu sih. eheheh

    bisa cek di qwords(dot)com

    ReplyDelete
  20. kurang tepat mbak kalau TLD disebut sebagai blog berbayar. hehe,

    TLD itu kan domain, ya cuma "nama" aja yang dibeli, pakai com, net, my.id dan seterusnya. Jadi yang kita bayar itu cuma namanya aja.

    Blog berbayar, saya lebih prefer ke wordpress sebenarnya yang mana user sekalian beli hostingnya wp. Nah ini baru bisa dibilang blog berbayar.

    Atau blog berbayar itu yang diurus secara personal dengan menggunakan hosting.

    eh, btw soal domain ya, itu kan cuma nama aja, misal nama siskadwyta.blogspot.co.id, terus beli domain jadi nya siskadwyta.com, biasaya sih harganya Rp 110k/tahun, eh tapi di akhir tahun mbak ga perpanjang, blog nya ga hilang, cuma kalau mau akses ya ga bisa .com lagi kembali ke alamat bawaan bloggernya yaitu blogspot.co.id

    ReplyDelete
  21. Yup, aku setuju. Mau blog gratisan atau TLD, masing-masing balik lagi ke yang punya blog. ^_^

    ReplyDelete
  22. Hai mba Siska, salam kenal,

    Nggak masalah sih pakai blog gratisan atau TLD yang penting konsisten nulis.
    Happy blogging.

    ReplyDelete
  23. yap, punya blo gratis maupun berbayar sama2 ada untungnya. Kalau jarang ngeblog sih emang mending yang gratisan aja, tapi.. kalau udah sering banget ngeblog dan emang mau konsisten, enakan mah yang berbayar ehehehe.. walaupun perpanjangnya bayar lagi dn lagi

    ReplyDelete
  24. Sebenernya yg aku kuatirin dr blog tld memang, kalo kenapa2 ama kita, blognya jd ga bisa dibuka lg krn ga diperpanjang. Ternyata bakal balik ke pkatform asalnya ya.. Eh tapi itu kan kalo domainnya beli sendiri. Nah blogku itu domainnya berbayar, tp juga self hosting mba. Ga tau deh bakal ikut balik k asal ato ga yaa kalo sampe ga diperpanjang?

    Tujuan awal dulu bikin self hosting dan domain krn aku pgn rutin menulisnya. Kalo gratisan kan kdg suka males2an. Makanya bikin yg berbayar, walopun sampe skr blog ku masih murni ttg pengalaman sendiri, bukan utk sponsored post. Masih blm tertarik cari uang dr blog soalnya :D

    ReplyDelete
  25. Iya bener juga.
    aku pernah baca blog nya allyssa...
    blog ny gratisan.
    klo menurut aku sih karena dia malas ribet. Dia cuma mau nulis aja. Ga ada niat memonetize blog nya.
    spt yg kamu blg. Passion nya bukan disitu kali ya.
    .
    aku pribadi maai pake grarisan.
    alasan aku tiap ad niat mw beli domain adalah. Bingung mau nama url nya apa. Ada saran?
    Mueheheh

    ReplyDelete
  26. Tapi kalo beli TDL, nanti blognya seakan terlahir kembali..
    Mesti promosi blog dari awal lagi dengan alamat yang baru..

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa menginspirasi.