Ini dia Lima Warung Makan dengan Hidangan Menu Lezat dan Harga Terjangkau di Makassar Versi Saya

By Siska Dwyta - 02:20

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Kalau ada yang tanya tempat makan favorit saya dimana, tanpa pikir panjang saya bisa langsung ngasih jawaban. Di rumah dong. Tapi kalau ditanya warung makan/ restoran favorit dimana? Ini dia pertanyaan yang lumayan membingungkan. Soalnya jawabannya banyak. Apalagi kalau menyangkut kuliner di Makassar. Saya saja yang lebih dari empat tahun tinggal di kota Daeng masih suka bingung kalau ditanya pengen makan dimana. Pasalnya di Makassar ada buaaannyak sekali pilihan kuliner yang enak-enak dan begitu menggugah selera yang bisa jadi favorit.

Beidewei, tema tantangan hari ke-tujuh ini adalah mereview warung makan atau restoran favorit. Well, saya akan memilih lima warung makan yang sering atau pernah saya kunjungin saja yaaak. Nah, ini dia lima warung makan dengan menu lezat dan harga terjangkau versi saya.

 RM Mas Eko Sragen

Semasa kuliah dulu saya punya langganan warung makan yang letaknya tak jauh dari kos tempat saya tinggal. Biasalah mahasiswa, kalau nggak sempat masak pasti cari warung makan di sekitar kosnya dengan harga yang paling terjangkau. Ya, daripada makan mie instan melulu. Walau harganya super murah dan masaknya praktis tapi kalau konsumsi mie instan tiap hari kan nggak baik juga untuk kesehatan. Jadi bolehlah sekali-kali makan di warung atau sering-sering juga nggak papa asal ada money😅

Rumah Makan Mas Eko Sragen, demikian nama warung makan langganan saya waktu masih berstatus mahasiswa. Tadinya saya sudah lupa dengan nama warung ini tapi pas cari di google eh ketemu. Bahkan warung Mas Eko Sragen ini juga masuk dalam 10 daftar warung makan murah di Makassar yang nggak bikin kantong tipis lho. Rekomendasi dari Go Sulsel.

Warung yang terletak di Jalan Manuruki 2 ini memang menyediakan berbagai jenis makanan yang begitu menggugah selera dengan harga yang ramah di kantong mahasiswa. Waktu zaman kuliah saya dulu, 10k sudah dapat nasi ayam dengan porsi banyak, sekarang mungkin harganya sudah naik. Oh ya, menu andalan yang biasa saya pesan di RM Mas Eko Sragen ini kalau bukan nasi nasi Ayam Lalapan ya nasi campur karena saya pecinta menu yang ada nasi putihnya😁

FYI, sampai sekarang pun kalau lagi pengen bernostalgia dengan masa-masa waktu saya masih jadi anak kosan, saya bakal datang ke RM ini. Tentunya nggak sendirian lagi dong. Bahkan kalau diingat-ingat, mulai dari papa, mama adek, kakak, sahabat dekat sampai suami pun, semuanya sudah pernah saya bawa ke RM Mas Eko Sragen😂

Warung Prasmanan

Suatu hari sepulang dari memanjakan diri di Aska Salon & Muslimah yang terletak di Jalan Perintis Makassar, suami ngajak saya singgah makan di warung yang tak jauh dari pondokannya (eh pondokan kami maksud saya) yang memang dekat dengan Universitas Hasanuddin (Unhas). Secara suami memang alumni Unhas angkatan sudah tua😅 yang ketika kerja bahkan setelah menikah pun masih tetap tinggal di pondok yang ia tempati sejak masih kuliah.

Namun sejak diboyong ikut tinggal di pondokannya yang bak istana di tengah hutan, saya belum pernah diajak makan ke warung prasmanan ini (🙊saya lupa nama warungnya jadi sebut saja warung prasmanan). Baru hari itu saja dan saya langsung protes. Gimana nggak protes, kalau setelah makan di warung ini saya seketika jatuh hati sama menu makanannya yang hommie banget, harga yang bersahabat dan suasananya yang tidak seperti warung makan pada umumnya.

Menu makanan yang dijual di warung prasmanan ini memang tidak jauh berbeda dengan menu makanan rumahan. Ada tempe, telur, ayam dan ikan. Sayurnya juga macam-macam. Ada sayur sup, sayur bening, tumis kacang panjang, santan, dll. 

Karena warung yang terletak di pinggir jalan Perintis Kemerdekaan VII ini menyajikan makanan dalam bentuk prasmanan sehingga kita nggak perlu melakukan pemesanan di meja kasir. Langsung saja ambil piring yang disediakan dan silakan pilih menu makanan sesuka perut kita. Harganya tentu sesuai dengan menu makanan yang kita pilih tapi masih terjangkau banget kok di kantong mahasiswa atau pengantin baru yang tabungannya ludes setelah acara resepsi jadi harus super ngirit termasuk dalam hal makanan biar bisa menabung kembali 😅 

Beberapa kali datang ke warung ini, saya dan suami cuma bayar sekitar 20k lebih dikit untuk dua porsi dengan menu pilihan nasi, tempe dan tahu, ayam, sayur lebih dari dua jenis. Soal rasa, jangan ditanya. Walau harga relatif murah tapi rasanya memuaskan dan mengenyangkan. Karena sebelumnya saya belum pernah makan di warung yang menyediakan makanan dalam bentuk prasmanan kecuali di rumah atau lagi ada acara pesta so, warung ini punya nilai plus tersendiri di mata saya. 

Sari Laut Arumdalu

Jika kalian termasuk pemburu kuliner ayam lalapan kayak saya, berkunjung ke Sari Laut Arumdalu ini bisa jadi pilihan yang tepat. Karena selain harganya yang bersahabat, pelayanannya juga termasuk cepat lho. Padahal pengunjungnya banyak. Rata-rata mahasiswa yang memang kuliahnya di sekitaran Jalan Perintis. 

Selain menyajikan ayam goreng/bakar lalapan yang lezat Arumdalu juga punya menu andalan Ikan lele Jumbo & Ikan Bolu yang maknyos dengan harga sekitar 20k. Bahkan untuk dua porsi ayam lalapan plus nasinya nggak nyampai 50k kok.

Saya sendiri baru pertama kali berkunjung ke Arumdalu setelah menikah. Diajak suami. Malah dinner pertama kami di luar setelah menikah di Arumdalu ini. Jadi ya, warung makan yang letaknya di Jalan Perintis km 9 tepatnya depan kampus UIM ini memang punya kenangan tersendiri buat saya dan suami, hehe. 

Kedai Coto Dewi 

Makassar terkenal dengan kuliner khasnya yaitu coto. Ya, rasanya tidak lengkap saja kalau berkunjung ke Makassar tanpa mencicipi makanan yang biasa disajikan dengan ketupat ini. Apalagi bagi yang memang sudah lama tinggal di Kota Makassar.  Tak heran bila Makassar ramai dengan rumah makan yang menjadikan coto sebagai menu utamanya.

Nah, salah satu rumah makan pilihan bagi para wisata kuliner yang ingin mencicipi makanan khas Makassar ini adalah Kedai Coto Dewi yang terletak di Jalan Sunu no. 58 Makassar. Selain menjadikan coto Makkassar sebagai menu andalannya, rumah makan ini juga menyediakan berbagai menu pilihan lainnya seperti ayam lalapan dan ikan bolu bakar.

Beidewei, saya sebenarnya bukan pecinta kuliner berkuah, sehingga nggak terlalu doyan makan coto. Tapi boleh dibilang waktu berkunjung ke coto Dewi cabang Alauddin ini cukup tergiur dengan hidangan cotonya. Tekstur dagingnya empuk. Kuahnya juga enak tenan Pokoknya mantaplah. Harganya juga relatif murah. Saya lupa berapaan, karena sudah lama nggak makan di sini. Seingat saya sih nggak sampai 20k saya sudah bisa mencicipi seporsi coto Makassar plus ketupat-nya.

Oh ya, kedai coto Dewi ini buka 24 jam lho. Jadi kalau tengah malam ada bumil yang ngidam pengen makan  coto makassar bisa langsung saja ke Coto Dewi ini. Tapi itu khsus bagi bumil yang tinggal di sekitar kota Daeng saja yaak😅Ditambah lagi kedai ini juga sudah buka 4 cabang, so yang tinggalnya jauh dari Jalan Sunu bisa memilih datang ke Kedai Coto Dewi di Cabang paling terdekat dengan tempat tinggal. Selain cabang Alauddin, ada pula cabang Panaikang, cabang Todopuli dan Cabang Monginsidi. 

Warung Makan Ikan Segar
 Lae Lae

Pengen berburu kuliner seafood di Makassar? Warung makan Ikan Segar Lae Lae yang terletak di Jalan Datu Museng no. 8 ini salah satu yang terkenal dengan kesegaran ikannya. Namanya juga warung makan Ikan segar, hehe bisa dibuktikan sendiri lho kesegaran Ikannya.

Warung makan seafood yang selalu ramai dengan pengunjung ini menyediakan berbagai macam jenis Ikan, mulai dari Ikan kakap, Ikan Sunu, Ikan Cepa Ikan Baronang, dll yang bisa kita pilih sendiri dan periksa kesegarannya. Selain menu utama ikan yang bisa dibakar atau digoreng sesuai selera kita, Lae-Lae juga menghidangkan menu lainnya seperti udang bakar/rebus, udang goreng asam manis/ tepung, cumi-cumi bakar, kepiting rebus, otak-otak, pepes telur, dll. Ada pula menu tambahan sayur seperti sayur asam, sayur cah kangkung, sayur toge, lalapan dsb. Serta berbagai menu minunan dingin.

Saya waktu datang ke warung ini rombongan bareng saudara dan sepupu-sepupu jadi pesannya macem-macem. Ada yang pesan ikan bakar kakap, ada yang pengen ayam lalapan, ada pula yang maunya cumi goreng dan udang goreng. Saya lupa waktu itu pesan apa yang jelas semua hidangan seafood baik yang saya pesan maupun yang dipesan saudara atau sepupu saya yang lain, sudah saya icip semua dan rasanya memang mantaaap banget di lidah. Berhubung om kesayangan yang mesponsori acara makan-makannya kami di Lae Lae waktu itu, jadi saya nggak tahu persis berapa harga semuanya tapi setahu saya kalau pesan makan dengan paket keluarga di warung makan ini harganya masih tergolong murah lho. Jadi jangan takut makan ramai-ramai di Lae-Lae.

Oke, sekian dulu postingan saya kali ini. Kalau warung makan favorit di kota kalian apa nih? atau kalau ada yang punya tambahan rekomendasi warung makan yang enak dan murah di kota Makassar, boleh dong tinggalkan jejak di kolom komentar😊

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa menginspirasi.