Konsep Pesta Pernikahan Impian Saya

By Siska Dwyta - 08:43

Bilakah hari itu tiba? Hari paling membahagiakan, kala sang pangeran dan permaisuri bersanding elok di pelaminan disaksikan banyak mata. Sepasang merpati ikut bertengger riang, burung-burung bernyanyi, shalawat didendangkan, para tamu berdatangan, teriring ucapan selamat dan doa. Baarakallahu laka wa baaraka 'alaika wa jamaa bainakumaa fii khayr 

Pernikahan adalah satu moment terindah yang saya impikan saat ini. Seindah apa pernikahan itu? i don`t know. Saya kan belum menikah, hihihi. Tapi, menyaksikan teman/kakak/kerabat saya yang duduk di pelaminan lebih dulu, lumayanlah itu sudah menguak sedikit rasa tentang betapa indahnya sebuah pernikahan dan asli, bikin saya envy. Arghhhh... saya juga pengen Mohon doanya yeaaa, Insya Allah saya akan segera menyusul, entah sama siapa? #uhuk.

Tentang siapa lelaki beruntung yang akan mendampingi saya kelak, saat ini cukup hanya Allah yang tahu. Sama sekali belum tergambar di benak aya tentang bagaimana rupanya, berapa tinggi dan berat badannya, apakah rambutnya ikal atau lurus, apakah kulitnya sawo matang, hitam manis atau putih, apakah hidungnya mancung, bermata elang, dan punya lesung pipit yang dalem kayak Afgan atau tidak, atau apakah hidungnya pesek, rambut cepak, bibir tebal, badan kekar, dan tampan? Wallahu a'lam. Pikiran saya tak kuasa menerawang melewati tabir yang menjulang tinggi antara masa kini dan masa depan.

Biarlah Allah yang mengatur dan menetapkan sosok yang akan menjadi imam dalam rumah tangga saya. Sekarang, saya hanya bisa menanti dengan sabar sembari memantaskan diri hingga si pemilik tulang rusuk saya, menemukan tulang rusuknya yang hilang.

Beidewei, karena saya belum bisa memberikan gambaran tentang pangeran yang akan duduk bersama saya di pelaminan, maka di postingan yang ini, saya dengan senang hati akan membocorkan sedikit gambaran mengenai pesta pernikahan yang saya dambakan.

Pesta pernikahan yang saya dambakan adalah sebuah pesta yang sederhana, romantis, santai, beratapkan langit biru, dan dikelilingi bunga yang berwarna-warni. Yip, bener banget, saya pengen pesta pernikahan saya bersama pangeran nantinya menerapkan konsep outdoor.

Konsep pernikahan outdoor bukan merupakan hal baru lagi di jaman modern, tapi bagi saya itu masih sesuatu hal yang baru dan unik. Karena sampai detik ini, saya pun belum pernah diundang dan datang ke pesta pernikahan yang menggunakan konsep outdoor. Yah, di pesta pernikahan saya nantinya, saya pengen aja bikin suasana berbeda, lain daripada yang lain.

Ilustrasinya kurang lebih kayak gambar di bawah ini


Memang sih bikin pesta pernikahan di alam terbuka, harus dipertimbangan terlebih dahulu, kira-kira mendukung tidak, terutama mengenai masalah cuaca yang kadang tak menentu. Kadang hujan terus, kadang panas banget. Nah, karena konsep outdoor ini sangat bergantung pada kondisi cuaca, sebelumnya saya sudah harus memperkirakan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi (semoga saya tidak menikah di musim hujan, mhuahaha)

Kemungkinan pertama, bila tanggal pernikahan saya jatuh di musim hujan, tentu saya tidak bisa memaksakan pesta outdoor, mau tidak mau pesta pernikahan saya harus berlangsung dalam ruangan tertutup. Kemungkinan kedua, sekalipun cuaca cerah, tidak terlalu panas, pestanya serba beratapkan langit akan tetapi, untuk mewanti-wanti keadaan maka tenda tetap dipersiapkan di beberapa bagian. Kemungkinan ketiga, bila panas terlalu menyengat maka pestanya tetap outdoor dengan beratap tenda (Kayak gambar di bawah).


Selanjutnya beralih ke souvenir pernikahan. Souvenir pernikahan menjadi sesuatu yang penting dalam suatu pesta pernikahan, bisa dibilang souvenir termasuk tradisi atau unsur yang ada pada pesta pernikahan, sekalipun gak wajib sih, karena masih ada juga pesta pernikahan yang tidak membagikan souvenir. Kalau di pesta saya, souvenir-nya harus ada dong. Itung-itung souvenir tersebut sebagai kenang-kenangan dari pengantin untuk para tamu. Fyi, karena pesta pernikahan saya bertemakan pesta kebun a.k.a di taman bunga, maka souvenir yang akan saya bagikan tidak jauh-jauh dari tema pesta pernikahan saya.


Dan satu lagi yang paling saya ngarepin ada di pesta pernikahan saya...


Kue pengantin *yummy*. Kehadiran kue pengantin tentu bisa menambah kesan romantisnya sebuah pesta pernikahan. Oh ya, gambar-gambar di atas sekedar ilustrasi doang. Adapun warna dari dekorasi dan pernak pernik atau hiasan pernikahan, semisal kursi, taplak meja, gerbang bunga pintu masuk, dan souvenir saya pengen berwarna paduan antara biru langit dan awan putih. Hijau juga tampak asri. Setidaknya, sebagian besar atribut pesta pernikahan itu sepadan dengan warna busana pengantin saya bareng pangeran.

Oke, demikian gambaran singkat tentang pesta pernikahan saya bersama pangeran *ehm. Mohon doanya yah semua, semoga konsep pesta pernikahan yang saya paparkan di postingan ini bisa terwujud. Aamiin:)

NB : Sumber gambar: Google

posted from Bloggeroid

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa menginspirasi.