Lima Aktivitas Ini Bikin Liburan di Rumah Jadi Asyik dan Tak Membosankan

By Siska Dwyta - Monday, December 10, 2018



بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Bagi ibu yang bekerja di rumah macam saya ini,  everyday is free time, iya nggak? Yes, big no, karena kenyataanya ibu rumah tangga tak mengenal kata libur. Entah itu weekend atau tanggal merah, IRT harus tetap menjalankan pekerjaannya. Merapikan tempat tidur, mencuci, menyapu, memasak, menyiapkan makanan, menyusui,  mengurus suami, menggendong si kecil dan lain sebagainya. Coba bayangin deh, kalau sehari saja IRT libur, apa yang bakal terjadi? 


Tapi baiklah karena tema tantangan hari ke-delapanbelas ini tentang aktivitas yang dilakukan saat libur jadi pengen bahas aktivitas yang saya lakukan ketika suami lagi libur. Beda halnya ketika masih lajang kuliah, libur bagi saya adalah menikmati me time. Mulai dari menghabiskan waktu seharian di kos dengan menulis maupun blogging, mengukur jalan-jalan di kota Daeng dengan si blue bert (nama motor saya), nongkrong dan cuci mata di Gramedia seorang diri  hingga makan di warung pun sendiri. Tentu, aktivitas libur dengan me time yang sering saya lakukan ketika masih mahasiswa tidak sepenuhnya bisa saya lakukan semenjak menikah, lebih-lebih setelah ada si bunay. Waktu masih berdua dengan suami mah libur berarti menikmati our time, kemana-mana berdua, mengukur jalan berdua, makan berdua, apa-apa serba berdua, hehe. Berhubung telah hadir malaikat kecil penyejuk mata dalam keluarga kecil kami, sehingga kini libur bagi saya adalah menikmati quality time bersama suami dan bunay.

Oh ya, bukan kebetulan saya dan suami termasuk tipe introvert so bukan hal yang mengerankan kalau kami lebih banyak menghabiskan waktu libur di rumah saja. Kelihatannya liburan di rumah nggak asyik ya atau malah tampak membosankan. Tapi jangan salah kira lho! Bagi pasangan introvert macam kami, liburan di rumah justru jauh lebih asyik dan sama sekali tidak membosankan. Nah, kira-kira aktivitas apa saja yang asyik dan tidak membosankan ketika memilih liburan di rumah?

Leyeh-leyeh

Aktivitas yang satu ini favorit kami banget. Terutama suami yang kerjanya memang full dari hari senin - jumat, kadang-kadang sampai lembur juga di hari sabtu dan ahadnya. Kebayang nggak capeknya. So, sekalinya tiba waktu libur pasti doi manfaatin benar-benar untuk leyeh-leyeh aka tiduran melepas penat seharian di rumah. Tentunya, sebagai istri yang setia saya juga nggak mau ketinggalan dong. Ikut menemani suami leyeh-leyeh tapi sebentar doang, nggak bisa lama-lama. Biasalah IRT pekerjaannya memang nggak ada habis-habisnya. Bunay yang hari-hari kerjanya kebanyakan leyeh-leyeh pun tak mau ketinggalan. Jadilah libur adalah waktunya ayah, bunda, dan bunay bisa leyeh-leyeh barengan😅

Well, meski aktivitas yang satu ini kelihatan sepele tapi bagi saya leyeh-leyeh termasuk quality time yang bisa bikin hubungan saya bersama keluarga makin harmonis *eaa. 

Bersih-bersih bareng

Setelah capek leyeh-leyeh waktunya bersih-bersih rumah. Eh salah ding, kebalik. Harusnya bersih-bersih dulu ya baru leyeh-leyeh, hehe. Well, istri mana sih yang nggak senang dan terharu kalau pekerjaannya di rumah dibantu sama suami dan anak-anak? Jangankan sering, sekali-kali saja sudah mujarab banget bikin hati si istri klepek-klepek. Tapi dibanding bantu bersih-bersih, saya lebih suka ngasih suami jatah bantu jagain bunay yang masih bayi biar aktivitas yang satu ini cepat kelar.

Bereksprimen di Dapur

Tadinya pengen nulis aktivitas masak bareng tapi karena kondisinya sama dengan poin di atas jadi ketimbang saya minta suami bantu masak-masak di dapur trus si bunay rewel, ya mending saya sendiri yang bereksperimen di dapur. Bereksperimen? Hehe iya, boleh dibilang saya ini bukan istri rumah tangga yang pinter masak, bukan berarti nggak bisa masak ya cuma itu dia. Saya baru belajar masak macam-macam menu (yang sebelumnya tidak pernah saya masak) setelah nikah. Itu pun belajar masaknya otodidak, hanya berbekal resep yang saya dapatkan dari mama, facebook, youtube dan cookpad, nggak ada yang ajarin. Syukurnya, selama ini si suami nggak pernah protes hasil masakan istrinya ini. Bagaimana pun rasanya, doi pasti makan dengan lahap.

Sebut saja, menu tempe yang pernah viral dan sering nongol di beranda facebook saya beberapa waktu lalu (waktu si bunay masih dalem perut) karena banyak yang share. Saya lupa apa nama menu tempe tersebut. Karena liat resepnya mudah dan bahannya juga simple, saya cobalah berkesperimen, membuatnya. Eh sekalinya jadi, kok rasanya aneh yah😅 Nggak enak gitu di lidah saya atau apa mungkin karena efek hamil. Alhasil, tempe hasil karyaku itu nggak saya makan, padahal lumayan banyak jadinya, cukup lho untuk porsi 2-3 orang. Tapi demi menghargai perjuangan istrinya yang hampir seharian berkutat di dapur hanya untuk bikin tempe yang lagi viral itu dengan penuh cinta, suami rela menghabiskan semuanya sendirian *bhuahah😅

Nah, kalau dulu, saat masih menikmati masa-masa pengantin baru dengan suami, saya bisa dengn bebas bereksperimen di dapur sekalipun bukan hari libur. Kalau sekarang mah, kudu nunggu ayahnya bunay libur dulu baru saya bisa puas bereksperimen di dapur dengan menu-menu masakan baru.

Bermain bersama anak

Di usianya yang baru lewat tiga bulan ini, bunay sudah bisa diajak main-main lho. Sudah sering tertawa terbahak-bahak pula. Suka ngomel-ngomel juga pake bahasa bayinya kalau dicuekin😅  

Nah, karena sudah bisa diajak main, jadi waktu libur juga adalah waktunya bermain bersama bunay. Eh ini bukan berarti selain hari libur, bunay nggak diajak main. Tiap hari mah bunay selalu diajak main sama bundanya. Tapi memang cuma pas hari libur saja baru bunay bisa diajak main dengan ayah dan bundanya sekaligus.

Emang di usia 4 bulan ini si bunay udah bisa diajak main apa saja? Banyak. Yang pasti diajak main dengan memberikan stimulasi berupa mainan atau benda-benda yang bisa membantu perkembangan motorik kasar dan halusnya. Seperti memperdengarkan suara kerincing, menggantung mainan di atas ayunannya, atau memperlihatkan mainan atau benda-benda yang berwarna cerah agar menarik perhatiannya sehingga dia bisa berusaha menggapainya, dan lain-lain.

Tentunya, kalau usia bunay sudah menginjak satu tahun ke atas, aktivitas yang satu ini bakal jauh lebih seru. Karena ada banyak sekali permainan seru dan murah meriah yang bisa dilakukan bersama anak di rumah.  Tanpa perlu beli mainan yang mahal-mahal, cukup dengan membuat mainan bersama anak dari bahan-bahan yang ada di sekitar. Tapi ini juga tergantung kreativitas orang tuanya sih, makanya dari sekarang saya sudah mulai cari ide-ide permainan untuk si bunay sesuai millestonenya ke depan.


Ngobrol Santai

Setelah hampir sepekan sibuk dengan urusan masing-masing, waktu libur juga bisa dijadikan momen yang tepat untuk ngobrol santai bersama pasangan dan anak-anak, lho. Setidaknya banyak hal positif yang bisa didapatkan dari obrolan-obrolan santai yang kelihatannya mungkin receh banget. Salah satunya, menghilangkan stres dan ini ampuh banget di sayanya.

Saya pribadi suka memanfaatkan waktu libur suami dengan mengajak doi ngobrol santai tentang apa pun itu, kecuali masalah pekerjaan. Nah, karena sekarang saya sedang menikmati masa-masanya new mom jadi saya suka ngajak suami ngobrol mengenai perkembangan si bunay dari hari ke hari, hingga masalah pendidikan dan cita-cita bunay pun tidak lepas dari obrolan kami. Kadang-kadang saya juga suka bernostalgia dengan kembali menceritakan pengalaman pertama kali bertemu bunay yang rasanya sungguh tak terkira. Saking bahagianya sampai-sampai mengalahkan bahagia yang saya rasakan ketika pertema kali bertemu ayahnya di pelaminan😂 Yup, hanya dengan obrolan-obrolan receh yang santai itu sudah bisa bikin ibu rumah tangga macam saya ini happy.

Demikian lima aktivitas yang biasa saya lakukan di rumah ketika (suami) libur, kalau aktivitas libur kalian apa-apa saja nih? Share yuk di kolom komentar😊

  • Share:

You Might Also Like

5 comments

  1. Leyeh leyeh sambil becandaan atau deep talk asik tuh mbaak, saya mumpung masih jomblo jadi hari minggu juga banyak leyeh2 dikasurnya

    ReplyDelete
  2. Leyeh-leyeh is the best mbak.. hahah.. tapi kadang pikiran saya gak mau leyeh.. bawaannya pingin ngapain gitu.. hadeeh.. sebel.. hihihi..

    ReplyDelete
  3. Ya ampuuunnn, jadi pengen leyeh-leyeh mba, sudah lama banget ga pernah melewatkan hari Minggu dengan santai bareng :D
    Yang ada saya me time sendiri hadap laptop, atau keluyuran bareng di luar :D

    ReplyDelete
  4. Ngobrol receh memang sangat mujarab ya mbak. Salbiah pribadi sangat excited jika ngobrol receh dengan bapak misua jadi makin akrab pasca ngobrol. Walau kadang, adu argument yang nggak penting juga, hahaha tapi asyik dan bikin happy, suasana keluarga jadi hidup and rigt kalau ada yang bilang rumahku adalah surgaku...

    ReplyDelete
  5. Huaaa, leyeh-leyeh emang is the best yaahh. Tapi kerjaan rumah kudu beres dulu doong yaah :)
    Experimen di dapur? Saya jg suka itu, tapi Suami suka godain, hmm, pasti resep internet lagi, katanya, hahahha.

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)