Hidup Masih Nomaden? Sewa Apartemen Saja dan Dapatkan Keuntungannya

by - Monday, June 24, 2019

sewa apartemen, apartemen dijual
gambar : finansial.com

Hidup Masih Nomaden? Sewa Apartemen Saja dan Dapatkan Keuntungannya - Semenjak menikah hidup saya sekonyong-konyong berubah 180 derajat. Yang tadinya saya masih tinggal menetap bersama orang tua, sekarang harus merasakan hidup nomaden alias berpindah-pindah tempat tinggal bersama suami. Sebenarnya saya bisa saja memilih tinggal menetap di satu tempat, namun itu berarti saya harus rela hidup berjauhan dengan suami. Lantas untuk apa menikah bila tak tinggal seatap?

Maaf saya tidak bermaksud menyinggung pasutri yang selama ini lebih memilih tinggal berjauhan dalam selang waktu tertentu ketimbang bersama demi pekerjaan masing-masing, karena saya dan suami pun termasuk pelaku LDM. Hanya saja, LDM yang kami lakoni tidak terlalu berat. Masih satu daratan, cuma berjarak antar kota. Terpisahnya tak sampai antar Pulau apalagi Benua. Itupun LDMnya paling hanya beberapa hari doang, tidak sampai berbulan-bulan dan yang pasti hanya sementara. Yah, sementara ini saya masih tinggal dulu sama mertua, sementara suami juga masih cari-cari hunian yang pas dan nyaman untuk kami tinggali di tempat kerjanya sekarang.

Duh, sebenarnya saya pusing juga sih dengan hidup nomaden. Pengennya sih hidup menetap saja. Tapi yah mau gimana lagi, kondisi kami saat ini masih belum memungkinkan untuk tinggal menetap di suatu tempat. Iya sih hidup berpindah-pindah memang ada enaknya tapi lebih banyak nggak enaknya. Enaknya, bisa jalan-jalan, mendatangi tempat yang baru, mendapat pengalaman yang baru pula dan yang pasti kami nggak perlu tersiksa menahan rindu karena LDM.

Nah, nggak enaknya itu karena harus kembali beradaptasi dengan lingkungan yang baru (well, ini nggak mudah buat orang seperti saya yang aselinya pendiam plus pemalu), harus pusing cari hunian yang baru lagi dan yang tidak kalah memusingkan adalah urus barang-barang pindahan.

Yap, urus barang pindahan ini yang ribet pake banget dan alasan ini juga yang bikin saya bosen hidup nomaden. Nggak mungkin kan kami pindah dengan memboyong semua perabotan, apalagi kalau pindahnya jauh gitu. Atau masa setiap pindah kami mesti beli perabotan baru lagi setelah menjual perabotan yang lama. Kalau kayak gini mah saya rasanya pengen suami pindah kerja di kota besar saja, seperti di Jakarta atau Bandung. Pasalnya kalau tinggal di sana (apalagi hanya untuk sementara waktu) kami nggak perlu repot-repot cari hunian seperti rumah kos atau kontrakan yang mengharuskan beli perabotan baru lagi. Cukup sewa apartemen saja, maka kami sudah bisa menikmati hunian yang lengkap dengan perabotannya.

So, bagi orang-orang yang hidupnya masih nomaden dan tinggal di kota besar seperti Jakarta atau Bandung, sewa apartemen bisa jadi alternatif yang tepat. Meski mungkin masih banyak yang beranggapan sewa apartemen itu mahal. Padahal sebenarnya kita masih bisa dapat apartemen dengan harga sewa yang sesuai budget lho asal gigih saja mencari.

Nah, berikut beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari sewa apartemen ;

Hemat Ongkos


Tentu saja, kalau sewa apartemen dekat kantor, kamu nggak perlu lagi keluar ongkos banyak hanya untuk transportasi. Kamu cukup jalan kaki saja dari apartemen ke kantor. Hemat banget, kan?

Misal, kamu mengalokasi sekitar 10% dari penghasilan bulanan untuk ongkos transportasi. Maka dengan sewa apartemen yang lokasinya dekat kantor, ongkos untuk transportasi yang kamu gunakan selama sebulan tidak akan sampai segitu, justru berkurang banyak dan bisa kamu alihkan untuk biaya kebutuhan yang lain.

Lokasi Strategis


Keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan dari sewa apartemen adalah lokasinya yang sangat strategis. Lokasi apertemen memang sengaja dibangun di dalam kota. Dekat pula dengan jalan raya jadi memudahkan banget ya kalau kita mau naik tranportasi umum. Akses ke tempat-tempat umum seperti kantor, pusat perbelanjaan, rumah sakit, objek wisata, dsb juga mudah dijangkau.

Tidak Perlu Beli Perabotan, Fasilitas Juga Lengkap


Keuntungan yang satu ini nih yang bikin saya ngiler banget pengen tinggal di apertemen. Secara kalau kita sewa apertemen biasanya sudah dilengkapi dengan perabotan seperti kasur, bantal, sofa, dan lain sebagainya. Jadi cukup dengan bayar sewa perbulan saja kita sudah bisa menikmati hunian layaknya menginap di hotel.

Bahkan bukan cuma itu, fasilitas yang ada di apartemen juga tidak kalah dan malah lebih lengkap dari fasilitas yang biasa tersedia di hotel, seperti kolam renang, tempat olahraga, spa, minimarket, laudry, area parkir, dll.

Lebih Praktis


Jujur saja, saya sudah berulang kali bilang ke suami kalau mau cari hunian apalagi jika hanya ditinggali sementara waktu, tidak perlu yang terlalu besar dan luas. Malahan saya lebih suka dengan hunian yang minimalis.

Nah, jenis hunian seperti apartemen ini memang idaman saya banget karena ukurannya yang kecil. Ya, keuntungannya adalah kita tidak perlu menghabiskan banyak waktu dan tenaga ekstra untuk membersihkan dan merapikan ruangan yang luas dan tidak terlalu kita butuhkan.

Selain itu, beberapa perawatan seperti saluran pembuangan atau sirkulasi udara juga tidak perlu kita lakukan sendiri, sebab sudah ada pengelola apartemen yang akan menyelesaikan pekerjaan tersebut. Jadi bagi kamu yang tidak begitu suka dengan perawatan sekaligus mengurus rumah dengan ruangan yang terlampau besar (seperti saya😅) cocok banget tinggal di hunian apartemen. Tentu lebih praktis, kan?

Keamanan Terjamin


FYI saja nih suami saya jam kerjanya seperti orang kantoran pada umumnya dari sekira jam 8 pagi hingga jam 5 sore. Tentu dia harus pergi ke kantor lebih awal dan bisa jadi pulang lebih larut dari jam pulang kantornya bila terjadi kemacetan di jalan. (Etapi kalau tinggal di apartemen yang dekat kantor mah nggak perlu takut macet).

Artinya selama kurang lebih 9 jam itu saya dan anak-anak ditinggal di hunian sendirian. Belum terhitung bila suami harus lembur hingga pulangnya larut malam. Nah, kalau misal kami tinggal di rumah kosan biasa, pastinya kurang aman ya. Well, saya juga rada takut kalau ditinggal selama itu sendirian meski ada si kecil yang menemani. Beda hal kalau tinggal di apartemen keamanannya tentu tidak diragukan lagi karena tiap apartemen dijaga satpam selama 24 jam dan selalu diawasi oleh kamera CCTV.

Minim Interaksi


Poin yang satu ini sebenarnya termasuk kerugian dari tinggal di apartemen, tapi bagi sebagian orang ini bisa jadi keuntungan. Beidewei, baru beberapa waktu lalu saya sempat nonton vlog salah satu chanel youtube artis yang mengemukakan alasannya ketika ada yang menanyakan kenapa dia lebih memilih tinggal di apartemen ketimbang rumah. Apa jawabannya?

Dia ingin ketenangan. Ya, si artis ini punya jadwal kerja yang super padat dan pengennya kalau pulang dia bisa langsung istirahat dan tidak terganggu dengan berbagai aktivitas lainnya. Maka ia merasa jenis hunian seperti apartemenlah yang cocok baginya ketimbang tinggal di rumah petak.

Of course, tinggal di apartemen kan menganut sistem “siapa loe, siapa gue”, maka wajar bila jarang terjadi interaksi antara penghuni apartemen yang satu dan yang lainnya. So, bagi kamu yang tidak terbiasa hidup dalam lingkungan minim interaksi, apartemen bukanlah hunian yang cocok. Tapi kalau kamu memang pengen cari hunian yang tenang, terlebih lagi jika kamu termasuk tipe introvert, pemalu, pendiam dan sulit bergaul kayak saya , hehe, poin yang satu ini sama sekali bukan masalah, malah jadi nilai plus di mata kamu.

Itulah beberapa keuntungan sewa apartemen. Thats why, saya sangat berminat tinggal di bangunan bertingkat tinggi ini. Sayangnya di kota tempat tinggal sementara kami belum ada jenis hunian seperti apartemen, adanya mah cuma hotel. Namun tidak menutup kemungkinan, seiring berlalunya waktu, bangunan-bangunan apartemen juga akan muncul di kota-kota besar selain Jakarta. Kehadirannya pun bisa jadi bisnis yang sangat menguntungkan lho. Apalagi kalau ada apartemen dijual dengan harga yang masih bisa kita jangkau, tentu akan lebih baik membelinya untuk ditinggali atau sebagai investasi.

Pertanyaannya sekarang kapan ya saya dan keluarga bisa merasakan tinggal di apartemen? Oke, baik biarkan saya bermimpi dulu😄

Salam,

@siskadwyta



You May Also Like

21 comments

  1. Kebetulan sy mo jual satu kamar di vida view lt.10 view kolam renang, rencana mo alokasikan dananya tuk buat kamar kost an... lokasi jantung kota mks - bougenville, akses mall, car free day dan lain lain. Dibantu up yaa, harga dan gambar bs japri .*syukurlah ada alasan bs gelar lapak di sini 😚

    ReplyDelete
  2. Hmm, berlaku juga bagi mereka yang nomaden dan tinggal di Makassar ya (selain di Jakarta dan Bandung) .. karena di Makassar juga ada apartemen.

    ReplyDelete
  3. hahaha alasan terakhirnyaaaa
    tapi hampir sama sih, saya juga termasuk orang yang agak malas berbasa-basi kalau memang tidak perlu. pulang kerja badan sudah capek, pengennya istirahat saja dan tidak berminat untuk nongkrong sama tetangga apalagi kalau sampai diajak bergosip.

    duh..mending sa tidur saja, atau nonton film

    ReplyDelete
  4. Apartemen memang sangat menghemat waktu perjalanan. Kalau bagi yang berkeluarga, selain dekat kantor, juga dekat dengan akses sekolah anak.
    Penghuni apartemen lebih menghormati privasi penghuni lain ya.

    ReplyDelete
  5. Wah ngomongin pindahan emang ribet. Aku yang pindah dalam kota aja gak beres-beres sampai sekarang barang-barangnya. Bisa Jadi pilihan banget ya ini apartemen kalau di kota besar. Gak mikir bawa-bawa lemari 😁

    ReplyDelete
  6. Sewa apartemen di kota besar saya rasa amat sangat menguntungkan, dalam segi kepraktisan dan efisiensi segala hal.
    Apalagi jika tinggal dan bekerja di kota besar yang macet, mending sewa apartemen deh.

    Secara apartemen lebih ringkas, lebih menguntungkan, minimal waktu di jalan bisa dipangkas untuk melakukan hal lain yang lebih produktif :)

    ReplyDelete
  7. dulu suami juga tinggal di apartemen mba emang minim interaksi sekali dan emang enak buat istirahat tapi kalau suami katanya enak buat ngoding secara dia IT butuh ketenangan hahha

    ReplyDelete
  8. Sebenarnya saya cocok nih dg lingkungan yg tak harus banyak interaksi hehe... TFS mba, jadi ada alternatif hunian ya .

    ReplyDelete
  9. Aku sebenarnya penasaran sama LDM, tapi kalau punya suami yg kerjanya jauh, kayanya enak ikut. Solusinya ya nyewa tempat. Kalau ada apartemen ya malah enak banget tuh

    ReplyDelete
  10. Wah, emang hidup nomaden agak berat yah tapi kalo masih berdua dengan suami sih gak papa, kalo udah ada anak yang pastinya akan rada ribet. Semoga bisa segera menetap dan tinggal di apartemen yah hehehe

    ReplyDelete
  11. Lumayan banyak yaa keuntungan tinggal di apartemen, tapi saya tetap memilih tinggal di rumah sih bila disuruh milih tinggal di apartemen atau rumah, hehehe

    ReplyDelete
  12. Punya apartemen memang memudahkan apalagi di kota besar
    Apalagi tipe suami dan saya tidak suka ngobrol ngalor ngidul sama orang bahkan keluarga
    Pas kalau punya apartemen hehe

    ReplyDelete
  13. Yaaap temanku tuh lebih suka sewa apartemen loh. Tak lain karena lokasinya yang di tempat strategis

    ReplyDelete
  14. Enak jg tinggal di apartemen yak.. dulu sempat mau invest di sini..sayang ga jadi... Skrg tinggal nyesel deh hehe

    ReplyDelete
  15. Aku banget nih, awal menikah sampai sekarang memang belum tinggal menetap di rumah sendiri. Sekarangpun sudah memiliki rumah sendiri, masih menetap di rumah sewa karena nunggu anak lulus sekolah dulu. Pilihan menyewa atau tinggal di apartemen memang menyenangkan bagi sebagian orang. DI apartemen yang sudah memiliki fasilitas umum apalagi, sudah dech, tidak perlu mobile ke mana-mana, karena di lingkungan apartemen sudah tersedua

    ReplyDelete
  16. Apartemen ini sudah menjadi gaya hidup terutama di perkotaan.
    Dan paling merasa woow kalau melihat fasilitas masing-masing bengunan tinggi ini.

    Sewa apartemen memang paling simple.

    ReplyDelete
  17. Paling enak tinggal di apartemen ya karena bisa menghemat ongkos jika terletak di tempat strategis. Apalagi kalau di kota besar kan, jarak tempat tinggal dan kerja jauh aja. Lebih baik emang tinggal di apartemen.

    ReplyDelete
  18. Kalau menurutku sih memang daripada nyewa kosan mending apartemen sekalian, soalnya harga kosan di kota besar kayak jakarta udah mahal juga

    ReplyDelete
  19. Sejak dulu selalu bermimpi suatu hari bisa tinggal di apartemen. Alasannya sama sih kurang lebih, aku tak terlalu pandai bersosialisasi akrab gitu dengan tetangga, seperti ikut arisan ibu-ibu dan sebagainya. Tapi untungnya tempat tinggalku yang sekarang para tetangganya maklum banget dengan aku yang tak bisa basa-basi, jadi masih nyaman tinggal di kompleks ini. Tapi tetap saja, suatu hari nanti berharap benar-benar bisa tinggal di apartemen.

    ReplyDelete
  20. Saya yang tinggal di kampung gini kadang juga pengen merasakan rasanya kerja di kota dan tinggal di apartemen. Ha..ha.. Ngayal banget, tapi bayangan saya seperti isi artikel ini. Berhubung saya juga orang yang introvert pasti bakal nyaman juga
    Saya doakan semoga keinginannya tinggal di apartemen bisa segera terwujud ya mbk...

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)

Note :

Maaf komen yang brokenlink akan saya hapus jadi pastikan komentar kamu tidak meninggalkan brokenlink ya.