Cara Cepat Menghapus Ribuan Broken Links pada Blogspot

By Siska Dwyta - Sunday, August 11, 2019


Bismillaahirrahmaanirrahiim

Istilah Broken Link tentu tidak asing lagi di kalangan blogger yang begitu peduli dengan kualitas blognya di mata google. Saya sendiri, sebelum terjun dan menfokuskan diri ingin membangun blog yang sudah lama saya buat ini, benar-benar tidak kenal dengan istilah Broken Link. Ah, jangankan Broken Link istilah-istilah yang menyangkut SEO seperti DA/PA, traffic, pageviews, google analytics, dkk pun saya tidak tahu.

Yup, tahun-tahun kemarin pengetahuan saya tentang blogging cuma sebatas update postingan dan blogwalking saja. Baru tahun ini saya memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan kualitas blog. Terutama semenjak tahu betapa pentingnya skor DA/PA bagi blogger yang menjadikan kegiatan ngeblognya sebagai hobi yang berbayar.

Nah, bulan Februari lalu hati saya sempat melambung tinggi ketika mendapati skor DA blog yang tadinya masih berada di angka belasan ini akhirnya bisa menyentuh kepala dua hanya dalam jangka waktu kurang lebih sebulan. Iya, saya masih ingat sekali waktu itu skor DA blog saya bisa bertambah satu poin per tiga hari. Itu pun tahunya karena nyaris tiap hari saya rajin cek DA. Padahal sebelumnya, skor DA blog saya cuma bertambah dua poin dalam sebulan.

Lantas mengapa skor DA saya bisa melesat naik secepat itu? Iya dong, karena saya akhirnya tahu KUNCI menaikkan DA dengan mudah. Rajin saja blogwalking. Jadi selama Februari itu saya rajin banget ikut list Blogwalking di beberapa grup dan hasilnya? See! Dalam waktu sebulan itu skor DA saya berhasil naik 6 poin dari 16 menjadi 22. Gimana hati saya nggak melambung coba?

Namun kebahagiaan yang saya rasakan karena DA berhasil menyentuh kepala dua tidak berlangsung lama. Hati saya seketika terjatuh dan hancur berkeping-keping di awal Maret. Kamu pasti tahu tragedi apa yang terjadi di tanggal 5 Maret lalu? Yup, tragedi DA/PA anjlok secara massal karena Moz mengupdate algoritma terbarunya yang dikenal dengan Domain Authority 2.0

Oke, saya nggak bakal menyinggung lebih jauh tentang tragedi tersebut. Yang jelas akibat tragedi 5 Maret itu DA blog saya ikutan anjlok parah. Turunnya nggak tanggung-tanggung, sampai 12 poin bo'. Dari yang tadinya 22 menjadi 10. Hiks. Mengenaskan banget ya.

Parahnya lagi setelah tragedi itu, DA blog saya jadi sussaaah banget naiknya. Sampai sekarang pun saya masih belum menemukan KUNCI yang bisa menaikkan DA dengan mudah pada algoritma Moz yang baru ini. Rajin blogwalking saja nggak cukup. Rajin posting pun tidak mempan. Bayangkan, dari Maret lalu sampai Agustus ini, artinya sudah lima bulan berlalu dan DA blog saya baru naik 1 poin, ckck. Padahal selama lima bulan itu saya sudah rajin update postingan baru dan ikutan blogwalking.

Well, sampai sekarang sih saya masih penasaran kira-kira apa yang bikin blog saya anjlok parah? Padahal blogger lain ada yang skor DA-nya cuma turun 1-2 poin, lha skor DA saya kok bisa sampai turun belasan poin gitu.

Baiklah, biarkan rasa penasaran saya itu menjadi misteri dan hanya MOZ yang tahu, hehe. Walau sebenarnya saya sendiri curiga, kemungkinan besar skor DA blog saya turun drastis karena ada hubungannya dengan Broken Link. Lho kok?

Ya iya, soalnya blog saya buaanyaak buaangeeet sampahnya. Saya sadar benar soal ini karena memang sejak awal buat blog saya nggak pernah tuh yang namanya bersih-bersih. Yang ada saya cuma pernah membersihkan beberapa postingan dari masa lalu yang saya anggap sampah. Namun ternyata kegiatan membersihkan dengan langsung menghapus beberapa postingan tersebut justru bikin sampah di blog ini kian menggunung.

Benar saja, waktu pertama kali cek di situs Broken Link Checker saya langsung shock, lihat broken link blog ini jumlahnya mencapai ribuan. Alamaak, gimana caranya saya bersihkan broken links sebanyak itu. Sementara baru bersihkan puluhan broken links saja, saya sudah keburu pusing duluan.

Eh belum juga kelar bersih-bersih broken links yang jumlahnya ribuan itu, blog saya ditimpuk lagi dengan ribuan broken links yang baru. Tanggal 2 April 2019 Google+ resmi ditutup dan efeknya bikin semua komentar yang masuk di blog saya dari teman-teman blogger yang menggunakan profil google+ dan belum diubah ke profil google jadi broken links. Makin mumetlah kepala saya membersihkan tautan-tautan rusak di blog ini yang sepertinya nggak ada habis-habisnya.

Pengertian Broken Link


gambar : fasonline.cc

Pernah tidak kamu mengklik sebuah link lalu yang muncul adalah laman yang tidak ditemukan, biasanya tertulis dengan keterangan 404 page not found. Saya pernah, beberapa kali malah cuma waktu itu saya belum tahu kalau laman yang tidak ditemukan itu namanya broken link. Sempat heran juga kok lamannya bisa hilang atau tidak muncul gitu, padahal sebelum-sebelumnya ada.

Setelah mengenal istilah broken link dan paham artinya baru saya tahu jawabannya. Mengapa sebuah laman yang diklik bisa hilang atau atau tidak ditemukan. Seperti yang kamu tahu, broken link terdiri atas dua kata, broken dan link. Broken bisa diartikan rusak, patah atau mati. Sementara link bisa diartikan sebagai tautan atau URL yang digunakan ketika kita hendak mengakes sesuatu lewat internet.

Simply, Broken Link adalah tautan atau URL yang rusak, yang ketika diakses pada mesin pencarian tidak membawa kita pada laman yang diinginkan. Intinya, broken link ini merupakan link yang sudah rusak, patah, mati. Jadi kalau kita klik sebuah link dan hasilnya membawa kita pada laman yang tidak ditemukan, itulah yang dimaksud dengan broken link. Sampai di sini paham ya?😄

Penyebab Broken Link


gambar : mauibrewingco.com

Seperti halnya hati yang patah, link yang patah atau rusak pun pasti ada penyebabnya. Kalau penyebab
broken heart biasanya karena ada orang ketiga ya, kalau broken link ini penyebabnya bukan cuma gara-gara orang ketiga saja, tapi melibatkan banyak orang *eh

Berikut beberapa hal yang menyebabkan adanya broken link ;

Ganti Nama Domain / URL Blog

Jika diibaratkan blog ini seperti rumah. Namanya rumah pasti ada alamatnya. Kalau sang pemilik rumah pindah otomatis kita tidak akan menemukannya bila datang ke alamat yang lama. Begitupun dengan blog, kalau kita sudah ganti nama domain / URL blog dengan yang baru maka bila ada yang mencari kita di blog dengan nama domain / URL blog yang lama pastinya mereka nggak bakalan ketemu.

Seperti halnya blog ini yang sudah tiga kali berganti alamat. Dari http://www.zhie-muslimah-senja.blogspot.com menjadi http://www.siskadwyta.blogspot.com lalu setelah beli domain November 2017 lalu alamat blog ini menjadi https://www.siskadwyta.com. Nah, kalau ada yang cari blog saya dengan alamat zhie-muslimah-senja.blogspot.com pastinya dia nggak bakal ketemu karena alamat blog tersebut sudah tidak ada. Tapi kalau cari dengan alamat siskadwyta.blogspot.com masih bisa ketemu karena sudah saya alihkan ke siskadwyta.com.

URL Blog Post Dihapus atau Diubah

Selain mengganti nama domain, broken link juga bisa berasal dari postingan yang dihapus atau diubah permalink-nya. Apalagi bila postingan tersebut sudah terindeks google dan tersebar ke media sosial.

Misal nih, mulanya saya buat postingan dengan URL https://www.siskadwyta.com/cara-cepat-menghapus-ribuan-brokenlink. Namun setelah URL postingan tersebut terindeks atau berada pada mesin pencarian dan sudah di-share pula ke medsos, saya tiba-tiba memutuskan mengganti permalinknya sehingga URLnya berubah menjadi https://www.siskadwyta.com/2019/08/cara-cepat-menghapus-ribuan-brokenlinks-pada-blogspot.html. Otomatis link lama yang sudah terlanjur terindeks google dan tersebar ke medsos itu akan jadi broken.

Tindakan langsung menghapus sebuah postingan blog, termasuk menyimpan sebuah postingan kembali ke draft juga bisa menyebabkan broken link lho.

Typo  Memasukkan Link pada Postingan

Jika berbicara tentang link maka kita akan mengenal dua jenis link secara umum yakni internal link dan eksternal link. Internal link adalah link yang dipasang untuk mengaitkan antara link postingan yang satu dengan link postingan lainnya dalam suatu blog. Sementara eksternal link adalah link yang sengaja dipasang pada laman sebuah blog untuk menuju laman web atau blog lain.

Kedua jenis link tersebut sering digunakan blogger ketika membuat suatu postingan. Internal link biasa digunakan sebagai trik agar pengunjung betah berlama-lama di blog kita dengan mengunjungi link-link postingan yang saling berkaitan. Sementara eksternal link lebih sering digunakan blogger ketika mendapat tawaran job baik itu sponsored post maupun article placement.

Namun kedua jenis link tersebut baik internal maupun eksternal link bisa jadi broken ketika kita typo memasukkan URL. Misal, saya hendak memasang eksternal link yang akan menuju ke situs www.brokenlinkcheck.com


typo memasukkan eksternal link
But see karena saya typo memasukkan URL sehingga link yang saya pasang tersebut akan rusak. Alhasil, ketika link tersebut diklik akan membawa pengunjung pada laman yang error atau tidak ditemukan.

Typo Memasukkan URL pada Komentar

Typo memasukkan URL pada laman postingan yang menyebabkan broken link juga bisa terjadi ketika kita berkomentar dengan menggunakan URL/name. Misal, saya berkomentar di blog post kamu  dengan menggunakan name siska dwyta dan URL blog saya www.siskadwyta.com. Namun tanpa saya sadari pada saat memasukkan url ternyata saya melakukan typo.

Maka bisa dipastikan komentar saya akan jadi broken link di blog kamu. Jadi memang sebaiknya saat memasang link baik pada postingan apalagi pada kolom komentar, kita harus teliti dan berhati-hati. Pastikan link yang kita masukkan sudah benar.

Komentar Berasal dari Blogger yang tidak mengubah profil akun Google+ ke akun Blogger

Penyebab broken link yang satu ini baru muncul ketika google+ resmi tutup awal April lalu. Semua komentar blog yang berasal dari akun dengan pengguna profil google+ seketika jadi broken link. Hanya komentar dari para blogger yang telah mengubah user profil dari akun google+ ke akun bloggerlah yang terbebas dari broken link.

FYI, saya juga sebelumnya selalu berkomentar di blog dengan mengunakan akun profil google+, namun sekalinya tahu google+ bakal tutup saya segera ganti user profil dengan akun blogger. Maka ketika google+ resmi tutup, komentar-komentar saya di blog blogger lain berhasil selamat dari broken link. Sayangnya di blog saya masih banyak komentar dari teman-teman blogger yang kebanyakan juga sudah vakum ngeblog sehingga tidak mengganti user profilnya dengan akun blogger. Alhasil komentar-komentar dari mereka menjelma broken link di blog saya.

Itulah beberapa penyebab broken link, mungkin masih banyak lagi penyebab lainnya. Namun untuk blog ini sendiri, sebagian besar broken linknya berasal dari poin-poin yang sudah saya sebutkan di atas (terutama poin 1, 2 dan 5)

Jadi sebelum google+ tutup kebanyakan broken link di blog ini justru datang dari internal dan eksternal link yang masih tersemat pada postingan-postingan lama saya. Itu pun saya baru nyadar ternyata di blog saya banyak broken link dari kedua jenis link tersebut setelah cek di situs Broken Link Checker.

Maklum ya dulu saya belum kenal istilah broken link, jadi boro-boro mau peduli, cek broken link juga saya mana tahu. Selain itu, dulu saya juga suka asal pasang link do follow, apalagi kalau ikut ajang semacam giveaway atau award berantai. Pastinya saya nggak bakal sungkan-sungkan pasang link yang ketika diklik akan menuju ke blog lain (eksternal link). Bahkan melakukan spam link pun pernah gara-gara ikut giveaway yang mengaruskan pasang eksternal link untuk setiap kata blog, haha.

Eh tapi itu dulu ya, waktu saya belum tahu betapa berharganya sebuah link. After i knew that, satu atau dua link do follow yang saya pasang di laman blog ini dan mengarah ke blog/web tertentu bisa menambah tabungan di rekening,  saya jadi pelit pasang link dong. Tepatnya lebih selektif lagi ketika hendak memasang link, terutama eksternal link. Why?

Eksternal link bisa membawa pengaruh tidak baik pada SEO sebuah blog. Berbeda dengan internal link yang memungkinkan pengunjung betah berlama-lama tinggal, eksternal link justru akan membuat pengunjung pergi meninggalkan blog kita. Apalagi bila eksternal link yang kita pasang menuju blog dengan kualitas yang rendah atau malah menuju blog yang sudah tidak aktif lagi.

Nah, di postingan-postingan lama saya banyak banget nih eksternal link yang jadi broken link, entah karena pemiliknya sudah pindah alamat, menghapus URL blog postnya, dsb. Internal link yang jadi broken link pun tak kalah banyak karena link-link yang saling berkaitan di postingan lama saya masih mencantumkan URL blog lama.

Broken link yang berasal dari komentar-komentar user profil yang menggunakan akun google+ dan belum mengubahnya ke akun blogger malah lebih banyak lagi.

Pengaruh Broken Link terhadap Blog

Kira-kira bagaimana perasaan kamu ketika mencari sebuah alamat namun sesampai di sana kamu tidak menemukan apa yang kamu cari? Tentu kamu akan merasa kecewa dan tidak ingin mendatangi alamat tersebut kembali.

Seperti itulah dampak dari broken link. Banyaknya broken link akan membawa pengaruh yang buruk bagi blog kita. Berikut beberapa pengaruh buruk dari broken link.

Dapat Pinalti dari Search Engine

Reputasi blog kita jelas dipertaruhkan bila memiliki banyak broken link. Citra blog kita akan buruk bukan hanya di mata pengunjung yang sudah terlanjur kecewa namun juga di mata robot mesin pencari. Akibatnya blog kita bisa dapat pinalti dari search engine baik itu dari Google, Yahoo, Bling, Yandex, dll.

Pengunjung Blog Berkurang

Terlalu banyak broken link juga mempengaruhi jumlah pengunjung di blog kita. Pengunjung yang kecewa setelah menemukan tautan yang rusak pada blog kita kemungkinan besar tidak akan berminat berkunjung kembali. Blog kita bisa dianggap buruk dan tidak sehat sehingga pengunjung blog pun akan berkurang.

Kualitas SEO Menurun

Tentunya semua blogger ingin berlomba-lomba membuat konten yang dapat menempati peringkat one page pada halaman google maupun search engine lainnya. Namun sebuah sebuah mesin pencari juga pasti akan menilai dan memberi peringkat kepada blog kita berdasarkan pengalaman pengunjung. Jika pengunjung merasa kecewa akibat broken link ini, bagaimana blog kita bisa menempati page one? Jelas blog kita akan menurun di halaman mesin pencari.

Nah, bagi blogger yang menjadikan blog sebatas menyalurkan hobi atau tempat curcol, tentu tidak masalah dengan pengaruh broken link tersebut. Namun bagi blogger yang telah menjadikan blog bukan sebatas hobi melainkan juga job pastinya menganggap broken link ini bisa jadi masalah besar yang harus segera ditangani karena pengaruhnya buruk terhadap sebuah blog.

Cara Capat Mengahapus Ribuan Broken Links pada Blogspot


Banyaknya broken link pada sebuah blog memang seharusnya segera ditangani, apalagi yang jumlah broken linksnya sudah mencapai ribuan. Namun bagaimana cara menanganinya? Bagi blogger yang menggunakan platform wordpress, menangani ribuan broken links tentu bukanlah hal sulit karena tersedia plugin yang dapat menghapus broken links secara massal. Namun bagi pengguna blogspot, oh tidak semudah itu, Ferguso.

Sejauh ini saya belum menemukan cara paling mudah dan kilat menghapus broken link pada blogspot selain dengan CARA MANUAL. Yup, untuk mengapus broken link pada blogspot kita yang harus telaten, cek satu per satu lalu menghapusnya. Nah, kalau mau hapus puluhan atau ratusan broken link mungkin masih mending ya,  tapi bagaimana kalau broken link yang mau dihapus jumlahnya ada ribuan. Alaamaaak. Percayalah, kegiatan menghapus ribuan broken links bikin pusing pala baby kepala mumet.

Itulah yang saya rasakan pada mulanya. You must know, waktu pertama kali cek broken link di situs Broken Link Checker, broken links yang ada di blog ini jumlahnya lebih dari 5000. Itu saya cek sebelum google+ tutup ya. Setelah google+ tutup , jelas blog saya makin kebanjiran broken link.


Pertama kali cek broken link, sebelum google+ tutup
jumlahnya mencapai 5000+
FYI, saya baru mulai bersih-bersih broken link bulan Maret lalu setelah tragedi DA anjlok. Ngarepnya sih barangkali setelah blog saya terbebas dari broken link, DA saya bakal naik lagi, hehe. Namun sampai akhir Juni kemarin kegiatan saya buat bersih-bersih blog dari broken link belum kelar-kelar juga. Ya gimana mau cepat kelar, kalau saya ogah-ogahan bersih-bersih.

Lagian gimana mau semangat bersih-bersih blog, kalau setiap kali cek broken link jumlahnya bukannya berkurang malah makin bertambah. Beneran deh, baru lihat total keseluruhan dari broken link yang muncul pada situs Broken Link Checker saja kepala saya sudah pusing duluan apalagi kegiatan menghapusnya, seperti tak ada habis-habisnya. Saya bahkan sempat merasa pesimis bisa membebaskan blog ini sepenuhnya dari broken link.

Namun rasa pesimis saya seketika berubah optimis awal Juli lalu setelah saya akhirnya fokus mempraktikkan cara menghapus broken link secara manual langsung pada akarnya. Oya, sebenarnya saya sudah tahu cara manual ini dari bulan April (karena sempat dibahas di salah satu WAG blogger) namun tidak sepenuhnya saya praktikkan karena waktu itu saya lebih tergiur membersihkan broken link lewat situs Broken Link Checker.

Nah, setelah fokus mempraktikkan cara manual yang satu ini akhirnya blog saya bener-bener bisa terbebas dari broken link lho. Itupun proses penghapusannya tidak membutuhkan waktu sampai berhari-hari. Bahkan dengan cara ini ribuan broken links pada blogspot bisa dihapus dalam waktu kurang dari 24 jam. Bagaimana caranya? Yuk, simak ulasan berikut :


Siapkan Waktu Luang 

Pertama yang harus kamu lakukan sebelum memulai proses bersih-bersih blog dari broken link adalah siapkan waktu luang. Yup, jika kamu memang bertekad ingin membersihkan blog kamu dari sarang broken link maka kamu yang harus siapkan waktu terlebih dahulu untuk itu. Paling tidak dalam satu atau dua hari. Poin ini penting sih menurut saya karena dengan menyiapkan waktu luang kita bisa lebih fokus bersih-bersih blog, hasilnya juga akan lebih efektif dan memuaskan dibanding nyicil bersih-bersihnya hanya pada saat ada waktu luang saja.

FYI, saat menerapkan cara manual ini saya hanya menyiapkan waktu satu dua hari, which is target saya pada hari kedua, blog ini sudah harus clear dari broken link. Hasilnya terbukti. Blog saya benar-benar bersih dari broken link pada hari ke dua. Bahkan sebenarnya bisa selesai cukup dalam waktu satu hari saja, tapi kan nggak mungkin juga saya menghabiskan waktu seharian itu hanya untuk bersih-bersih blog sementara ada pekerjaan rumah tangga yang benar-benar tidak bisa saya tinggalkan seperti menjaga si Kecil, memasak, mencuci piring, menyapu, dsb.

Intinya kamu harus punya target, kira-kira berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk bersih-bersih blog dari broken link. I think, menyiapkan waktu luang satu dua hari untuk menghapus broken link bukan hal yang susah, kan?


Cek Broken Links di Situs Broken Link Checker

Selanjutnya silakan meluncur ke situs broken link checker untuk mengecek seberapa banyak broken link yang bersarang di blog kamu. Oya, sebenarnya selain Broken Link Checker, ada juga situs lain yang bisa digunakan untuk mengecek broken link, tapi kalau saya pribadi lebih suka cek dengan situs ini. Cara ngeceknya juga simple banget.

Buka situs www.brokenlinkcheck.com, masukkan URL Blog



Lalu Klik Find broken links, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini



Masukkan kembali URL blog, kode keamanan, pilih repport all occurrences of each dead link, klik Find broken links now maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini



Selanjutnya tunggu sampai status proses pengecekan broken links selesai

Nah, lamanya proses pengecekan ini bergantung pada banyaknya broken link yang ada di blogmu. Pastinya proses ini akan memakan waktu lumayan lama kalau jumlah broken links yang bersarang di blog kamu mencapai ribuan. Kamu bisa menggecek broken links dengan bantuan situs ini pada kolom page where found. Kolom yang berisi option url dan src itu akan menunjukkan halaman-halaman mana saja yang ada di blog kamu dan merupakan broken links.

Jika memilih option url maka kamu akan langsung tertuju pada laman atau link blog post yang memuat broken link sedangkan jika memilih option src maka kamu akan mendapati kode-kode html yang sengaja dibold merah. Artinya broken link terdapat pada kode-kode yang dibold merah tersebut, seperti tampilan di bawah ini :



Baik mengecek broken link melalui pilihan url maupun scr sama-sama ada plus minusnya. Apalagi kedua pilihan tersebut hanya menunjukkan postingan mana di blog kamu yang memuat broken link. Untuk menghapus broken link , tentu saja dilakukan di blog kamu sendiri, bukan di situs ini.

Situs broken link checker hanya membantu dan mungkin juga memudahkan kamu menemukan link-link di blog kamu yang rusak, namun bukan alternatif yang dapat menghapus ribuan broken links dengan cepat. Yup, kalau kamu pengen menghapus ribuan broken links dengan cepat, tanpa makan waktu berlarut-larut, please jangan lewat situs ini, kecuali kalau jumlah broken links di blog kamu tinggal sedikit, nggak sampai ratusan, bolehlah.

Kenapa? Karena jumlah broken link yang muncul pada situs ini tidak sesuai dengan jumlah broken link yang sebenarnya ada di blog kamu. Mungkin saja jumlah broken links di blog kamu cuma ratusan tapi ketika kamu cek di situs ini menjadi ribuan. Kok bisa? Well, coba kamu tengok kembali gambar di atas yang memuat list broken links di blog saya. Di situ jelas-jelas tertera ada satu broken link yang muncul sebanyak 48 kali. Padahal aselinya cuma satu lho. Jadi satu broken link yang ada di blog kamu akan beranak cucu saat kamu cek di situs ini. Beranak cucunya bisa sampai puluhan bahkan ratusan, ckckck.

Oke, saya akui mulanya saya memang sempat ketagihan hapus broken link dengan bantuan situs ini. Itu pun awal-awalnya saya juga belum tahu kalau satu broken link bisa beranak cucu sampai sebanyak itu. Mana saya kudu bolak balik dari situs broken link ke situs saya, untuk cek-hapus, cek-hapus, cek-hapus, begitu seterusnya. Melelahkan! Belum ditambah dengan kepala yang keburu pusing duluan gegara liat total broken links yang tampil pada situs ini mencapai ribuan. Pantesan saja ya, kegiatan saya waktu hapus broken links selama berbulan-bulan lewat situs ini nggak kelar-kelar. Malah yang ada bikin saya jadi males bersih-bersih broken link.

So far, kalau kamu pengen cepat kelar hapus broken links, jangan fokus pada situs broken link. Nggak usah capek-capek bolak-balik cek-hapus, cek-hapus, dst. Cukup sekali dua kali saja kamu cek situs broken links, selebihnya FOKUS HAPUS BROKEN LINKS LANGSUNG PADA AKARNYA, DI BLOG.


Fokus Hapus Broken Links di Blog 

Setelah menyediakan waktu luang dan mengecek broken link di situs broken link checker, berikut langkah penting yang harus kamu lakukan. Yup, kamu harus fokus menghapus broken link di blog. Situs broken link checker memang dapat membantu kamu menemukan link-link yang broken dengan mudah tapi untuk menghapus satu per satu broken links tersebut setelah mengeceknya terlebih dahulu di situs tersebut bukanlah cara yang tepat. Bukannya mempercepat, cara tersebut justru akan menghambat dan menyurutkan semangatmu untuk bersih-bersih blog dari broken links.

Ya, daripada menghapus broken link dengan bantuan situs broken link checker, mending kamu fokus saja menghapus broken link langsung di blog. Even sebelumnya saya memang menyarankan kamu untuk mengecek terlebih dahulu broken link di situs tersebut hanya sebagai gambaran terkait seberapa banyak dan kira-kira broken links yang ada di blog kamu dominan terdapat dimana?

Umumnya broken links yang muncul di blog terdapat pada postingan dan komentar. Kalau broken links di blog saya sendiri, seperti yang sudah saya singgung di atas, sebelum google+ tutup dominan terdapat pada postingan. Setelah google+ tutup broken links di blog saya semakin membludak karena ternyata semua komentar yang masuk di blog saya dan berasal dari pengunjung yang menggunakan profil google+ jadi broken link, kecuali kalau mereka mengubah user profil ke profil blogger.

Jadi setelah mendapat gambaran terkait, selanjutnya kamu cukup fokus saja hapus broken links yang ada di blog baik itu yang terdapat pada postingan maupun komentar. But honestly, saya lebih suka menghapus broken links yang terdapat pada postingan ketimbang yang ada pada komentar. Why?

Jika Broken Links terdapat pada Postingan
Setidaknya saya tidak perlu menghapus postingannya, cukup memperbaiki atau menghilangkan broken link yang terdapat pada postingan tersebut saja. Misal nih, di postingan lama saya banyak link yang rusak karena saya sudah ganti url blog / menggunakan domain baru. Untuk menghapus broken link tersebut saya tinggal memperbaiki link yang rusak tersebut dengan mengganti url blog lama dengan yang baru, sementara permalinknya tetap.

Broken link di blog saya pun tidak sedikit yang berasal dari eksternal link. Namun karena saya ingin tetap menyertakan eksternal link tersebut sebagai referensi, sehingga untuk menghapus broken link tersebut saya cukup me-remove atau menghilangkan linknya.

Jika Broken Links terdapat pada Komentar
Tidak ada cara lain selain menghapus broken link tersebut beserta komentarnya. Hiks, ini yang bikin saya berat banget.  Saya sampai googling berkali-kali demi bisa menemukan cara menghapus broken link pada user profil yang berkomentar tanpa menghapus komentarnya, namun hasilnya tetap saja. Nihil. Sayang sekali, cara tersebut hanya bisa diterapkan oleh mereka yang menggunakan platform wordpress tidak bagi pengguna blogpost.

Broken links yang terdapat pada komentar di blog saya kebanyakan berasal dari gyerz (teman-teman blogger dari Komunitas Blogger Energy) yang saat berkomentar dulu menggunakan profil google+. Padahal komentar mereka panjang-panjang, bagus-bagus, dan yang pastinya tidak asal berkomentar namun dengan berat hati terpaksa harus saya hapus. Nah, sebenarnya saya bisa saja menghubungi dan meminta agar mereka mengubah user profil dari google+ ke blogger tapi saya agak sungkan karena kebanyakan dari mereka rata-rata sudah lama vacum dari dunia blog. Apalagi banyak juga yang saya nggak tahu kontaknya.

Well, bila aktivitas saya ngeblog saat ini masih sama seperti dulu, pastinya  saya akan bersikap masa bodoh dengan yang namanya broken link dan akan lebih memilih mempertahankan komentar mereka agar tetap abadi di blog saya ini. Namun apa boleh buat, karena sekarang saya sedang membangun blog dan memperhatikan kualitasnya, jadi mau tidak mau saya terpaksa harus menghapus komentar mereka yang jadi broken link. Bukan komentar-komentar lama saja ya, komentar baru pun kalau jadi broken bakal saya hapus. Huhu, maaf ya.

Jadi bila kamu juga ingin berkomentar di blog ini, tolong pastikan komentar kamu tidak meninggalkan broken link. Kalau ingin berkomentar menggunakan user profil, pastikan kamu sudah set profil blogger. Kalau ingin berkomentar dengan menggunakan url/name, pastikan url yang kamu masukkan sudah benar, atau tidak typo. Kalau mau berkomentar pake anonim juga tak masalah asal komentar kamu tidak jadi broken link. Ok.

Oya, saya hampir lupa ngasih tips agar pekerjaan bersih-bersih broken link di blog kamu cepat selesai. Baik  untuk memulai menghapus broken links pada postingan maupun komentar caranya sama saja ya. Kamu wajib memulainya dari postingan perdana. Sekali lagi ingat, mulailah cek dan hapus broken links dari postingan pertama yang ada di blog kamu.

Memang kelihatannya ribet banget kudu menyusuri postingan lama, tapi percayalah cara ini sangat efektif dibanding kamu hapus broken links sembari bolak-balik melihat situs broken link checker. Tidak percaya? Saya sudah membuktikannya lho.

Yeayy, 0 broken link

Eniwei
, meskipun blog saya akhirnya bisa terbebas dari ribuan broken links, bukan berarti akan selamanya bersih dari link-link yang rusak. Ke depannya pun blog saya masih akan dihinggapi broken links jadi saya tetap harus mengecek dan menghapusnya secara berkala. But at least,  pekerjaan saya untuk menghapus broken link ke depannya agak ringanlah karena jumlahnya juga sudah berkurang banyak.

Kuy, buat kamu yang punya banyak broken links di blogspot, semangat bersih-bersih ya.

Salam,

@siskadwyta

  • Share:

You Might Also Like

22 comments

  1. aku udah semangat bersih-bersih mba apalagi spam scoreku kagak turun-turun broken link ga ada juga SS masih geday aku pengen jungkir balik jadinya huhuhu

    ReplyDelete
  2. Jadi memang harus satu2 juga ya.
    Saya juga pakai cara ini sih, dan lumayan pegel tangan ngecekin satu2.

    meskipun pakai search duluan.
    Apalagi kadang website check ini menghitung broken link yang sama sebanyak berkali-kali.

    Dan yang seringnya, saya ngecek di malam hari, banyak banget blog temen2 yang pakai WP lagi down, jadinya bikin daftar broken link makin panjang :)

    ReplyDelete
  3. Trmksh sudah diingatkan mba...langsung cek dan ternyata ada 37 broken link yg kebanyakan dari post2 lama..rupanya banyak blog kawan lama yg tak aktif lagi.. Langsung sikat habis 37 broken link nya..hehe..

    ReplyDelete
  4. Waktu G+ tutup itu kayaknya di blog saya adalah lebih dari 11 ribu broken link hihihi. Tetapi, saya gak langsung hapus. Ternyata setelah banyak yang mengubah profil, jadi jauh berkurang. Ya paling seperti biasa, saya konsisten aja hapusin broken link. Nanti lama kelamaan jumlahnya berkurang

    ReplyDelete
  5. Mpo baru dua hari rajin bersihin komentar . ya akhirnya mpo bersihin komentar lama lewat dasboard. Cape. Bersihin satu satu

    ReplyDelete
  6. Aku gak pernah ngecek dan bersih-bersih broken link bahahaha *pemalas*... Pokoknya yg simple aja dulu kalau ada komen baru yang gak jelas langsung masukin spam dan delete, selain itu ikhlaskaaan bahahaha...

    ReplyDelete
  7. Hwooo, ternyata mayan ribet ya mba
    Tapi it pays off lah ya
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  8. Keren mbk siska, salut buat semangat ngapus broken link. Aku malah mau cari jasa utk ngapus broken link. Tp blm nemu. Kalau mbk punya referensi jasa penghapus broken link kabari aku ya mbk. Soalnya ku tak sanggup. Sebelumnya, makasih banyak

    ReplyDelete
  9. Aku kemarin bersih bersih broken link hampir seratus aja itu udah bikin capek apalagi ribuan yah hahahah, nicr sharing deh kak jd tw hal baru ntuk menghapus broken link

    ReplyDelete
  10. Wah sampai ribuan gitu ya? Itu kapan sih? Wkwkwk karena aku yg byk broken cuma yg pas G+. Kalau mau ngurangi kerjaan, biasa aku tes dulu, aku klik linknya sebelum komentar dipublish sekalian bw balik. Meski dites bisa, tapi kalau blog tsb isinya aneh2 juga aku hapus. Kalau namanya menuju url artikel aku udah tegas nggak bisa publish, bisanya cuma yg menuju ke url blog & blogger id. Soalnya males yg pada kalah lomba suka emosi & hapus artikel lombanya, jadi broken di kita.

    ReplyDelete
  11. alhamdulillah, sekarang kalo ngecek, brokenlink paling banyak cuma 10-an. Jadinya gak gempor. Dulu tuh sempet ribuan. Panik deh :)))

    ReplyDelete
  12. Peer banget nih emang ngerutinin bersihin broken link, kalo aku justru banyak broken link dari kolom komentar kak, hiks

    ReplyDelete
  13. broken link aku banyak bangeeet kayaknya malanya DA PA anjlok parah kemarin bikin stres

    ReplyDelete
  14. semangat bersih-bersihnya, mbak...
    aku juga sama nih.. DAku merosot jauh banget dan sampai sekarang masih belum tau gimana cara menaikkannya. nanti kalau udah ada waktu luang bakalan bersih2 blog juga nih.. :D

    ReplyDelete
  15. saya belum cek-cek lagi jumlah broken link di blogku, nanti mau siapin waktu khusus untuk bersih-bersih ahhh :)

    ReplyDelete
  16. waktu moz mengapde algoritmanya itu DA-ku terjun bebas, dari yang semula 37 jadi tinggal 19, huhuhu kusungguh shock saat itu :(

    ReplyDelete
  17. wahh, barusan ngecek pake website yg mbak sebut diatas, nemu 57 broken link. lgsg hapus pake wordpress plugin. thanks banget informasinya, sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  18. Aku juga ngalamin iniiii.... Rasanya sedih banget pas mau hapus broken link di komentar. Padahal dah banyak banget. Juga ngalami sampai ratusan broken link yang kudu dibenahi. Memang harus satu-satu dan telaten sih. Makasih banget artikelnya bermanfaat. Aku juga baru belajar kenal yang namanya broken link, DA/PA

    ReplyDelete
  19. Emang sih, broken link ini salah satu yang ngaruh ke DA/PA dan juga spamscore. Aku kemarin setelah tau hal ini langsung deh coba ngehapusin brokenlink yang seabrek, hehe. Tapi kenapa DA-ku masih tetep-tetep aja ya :((

    ReplyDelete
  20. Iya nih, apa ya kuncinya bisa naikin DA. Btw, baca postingan ini jadi mengingatkan saya untuk cek broken link. Terakhir kayaknya 3 bulan yang lalu saya cek.

    ReplyDelete
  21. Bermanfaat banget, aku jadi mulai paham, newbie soalnya aku dengan blog, aku mau coba cek ah

    ReplyDelete
  22. Sampai skrng broken link ku yg be a bun itu nggak aku apa apa in sis, krena aku sibuk. . Halah. Hahahaha

    Nanti deh kalo ada waktu baru mikirin seo termasuk broken link itu. Skrng ku fokus nulis sama fokus ikutan follow loop biar cepet swipe up. Kamu juga bentar lagi ya swipe up. Semangaaaattt haha

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)

Note :

Maaf komen yang brokenlink akan saya hapus jadi pastikan komentar kamu tidak meninggalkan brokenlink ya.