Freeport Indonesia Menjaga Alam Papua

by - Thursday, January 16, 2020

Gambar : @freeportindonesia
Freeport Indonesia Menjaga Alam Papua - Papua adalah rumah bagi keanekaragaman hayati. Lebih dari 70 persen wilayah yang ada di ujung Timur Indonesia ini adalah kawasan hutan tropis. Alam daratnya kaya melimpah ruah. Mulai dari kekayaan yang terdapat dalam perut bumi seperti bahan tambang emas, minyak dan gas, perak dan tembaga hingga kekayaan di atas daratan, dimana hutan-hutannya dihuni oleh beragam spesies flora dan fauna endemik yang tidak dijumpai di daerah lain di Indonesia.

Sebut saja Cendrawasih, hewan endemik yang dijuluki burung surga ini hanya terdapat di Papua. Itulah sebabnya, Papua terkenal juga dengan sebutan Bumi Cendrawasih.

Si burung surga "Cendrawasih" hanya ada di Papua
(gambar : thegorbalsla.com)
Papua juga termasuk salah satu wilayah dengan ekosistem paling lengkap. Bahkan di bumi Cendrawasih inilah terdapat Taman Nasional Lorentz yang merupakan taman nasional terbesar di Asia Tenggara.

Melimpahnya kekayaan alam di tanah Papua merupakan "aset" yang sangat berharga bagi Indonesia. Aset yang sudah seharusnya dijaga, dirawat dan dikelola dengan baik. Akan tetapi mengelolanya tentu tidaklah mudah.

Apalagi dengan hadirnya oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang sering mengeksploitasi sumber daya alam secara sewenang-wenang. Tindakan eksploitasi ini sudah sering terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Jika tidak segera ditangani tentu keanekaragaman hayati di Papua juga akan terancam.

Sejumlah pihak pun berupaya merawat keanekaragaman hayati di Papua. Salah satu pihak yang ikut terlibat dalam upaya tersebut adalah  PT Freeport Indonesia (PTFI) yang beroperasi di dataran tinggi Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

Komitmen PT Freeport Indonesia Menjaga Alam Papua

PT Freeport Indonesia, salah satu
perusahaan tambang terkemuka di dunia
(Gambar : arah.com)
PT Freeport Indonesia sendiri merupakan perusahan tambang mineral afiliasi dari Freeport-McMoRan (FCX) dan Mining Industry Indonesia (MIND ID). PTFI menambang dan memproses bijih menghasilkan konsentrat yang mengandung tembaga, emas dan perak.

Sebagai perusahaan pertambangan, PTFI menyadari bahwa berdasarkan sifat dari perusahaannya, kegiatan pertambangan ini akan memberi dampak terhadap lingkungan seperti menimbulkan polusi, gangguan terhadap keanekaragaman hayati, maupun perubahan landskap yang ekstrim.

Namun bukan berarti dampak tersebut tidak bisa diatasi. Perusahaan tambang terbesar di Indonesia ini percaya bahwa banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak tersebut dan akan memastikan dampak tersebut tidak berlangsung dalam jangka waktu lama.

Untuk itu PTFI berkomitmen akan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam pelestarian sumber daya alam dan pembangunan yang berkelanjutan, khususnya di Provinsi Papua. Untuk mencapai komitmen tersebut, PTFI turut berkontribusi dalam konservasi keanekaragaman hayati.

Freeport Indonesia Menjaga Alam Papua dengan Konservasi Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati di area kerja PTFI
terbentang dari muara hingga Alpine
(Gambar : @freeportindonesia)
Freeport Indonesia telah hadir di Tanah Papua lebih dari setengah abad. Jadi jika berbicara tentang kontribusi, perusahaan tambang yang termasuk terkemuka di dunia ini tentu telah memberi banyak sumbangsih bagi negeri, terkhusus Papua.

Kontribusi Freeport Indonesia untuk Papua bahkan tidak hanya meliputi bidang kesehatan, pendidikan ekonomi dan infrastruktur saja, bidang lingkungan dalam hal ini terkait keanekaragaman hayati juga mendapat perhatian khusus.

Bayangkan, jika keanekaragaman hayati yang ada di Tanah Papua terganggu, apa yang akan terjadi? Keberlangsungan makhluk hidup termasuk masyarakat Papua pasti terganggu. Oleh sebab itu, kepedulian terhadap keanekaragaman hayati juga termasuk bentuk kontribusi Freeport Indonesia untuk masyarakat Papua.

Dan inilah salah satu bentuk kontribusi Freeport Indonesia untuk Papua. Menjaga dan merawat kekayaan alamnya dengan berbagai upaya konservasi keanekaragaman hayati, di antaranya;

Melakukan berbagai penelitian terkait informasi keanekaragaman hayati di Hutan Papua

Perlu diketahui berbagai penelitian yang berkaitan dengan informasi keanekaragaman hayati di Indonesia masih sangat minim. Namun PTFI, sejak tahun 1994 telah mengundang berbagai peneliti nasional maupun internasional untuk melakukan kajian keanekaragaman hayati di kawasan kerjanya yang hampir 90% masih merupakan kawasan ekosistem alami.

Bahkan kawasan kerja PTFI kerap kali menjadi laboratorium alami bagi penelitian keanekaragaman hayati, termasuk di antaranya para mahasiswa yang melakukan tugas akhir mereka dari jenjang sarjana hingga doktoral, baik nasional maupun internasional.

PTFI rutin melakukan berbagai kegiatan penelitian
terkait keanekaragaman hayati(Gambar : ptfi.com)
Adapun berbagai kegiatan penelitian yang pernah dilakukan PTFI meliputi vegetasi, mamalia, burung, amfibia, perikanan air tawar, insekta air dan insekta terrestrial.

Dari hasil penelitian PTFI, ditemukan banyak spesies baru mulai dari biota akuatik hingga tanaman dan fauna terestrial seperti 16 spesies crab yang baru, 17 spesies mamalia yang belum dipastikan identifikasinya, 20-30 potensi spesies kodok yang baru.

Berbagai hasil penelitian tersebut pun telah dipublikasikan lewat karya jurnal ilmiah, artikel-artikel dan buku-buku tentang keanekaragaman hayati.

Reklamasi area tambang Grasberg

Tambang Grasberg adalah pusat kegiatan tambang Freeport Indonesia. Namun, kegiatan di tambang tersebut telah dihentikan pada tahun 2019 kemarin.

Tambang Grasberg yang ditutup tersebut nantinya akan direklamasi oleh PTFI dengan melakukan penanaman ulang tanaman-tanaman endemik yang ada di seluruh area. Spesies tumbuhan yang ditanam adalah rumput lokal dan beberapa spesies rhododendron serta lumut.

Area tambang yang tidak lagi produktif
direklamasi oleh PTFI
(Gambar : @freeportindonesia)
Selain penanaman ulang tumbuhan endemik, PTFI juga melakukan stabilisasi area untuk meminimalisir kemungkinan longsor dan memompa air hujan keluar dari open-pit Grasberg. Hal ini dilakukan karena di bawah open-pit ada kegiatan tambang bawah tanah yang cukup masif. Jika dibiarkan akan membahayakan kegiatan tambang tersebut.

Membangun berbagai fasilitas untuk menunjang aktivitas konservasi

PTFI telah membangun sejumlah fasilitas untuk menunjang aktivitas konservasi. Berbagai fasilitas tersebut antara lain ; Diorama ekosistem, Taman botani, Penangkaran Kupu-kupu, kebun anggrek, kandang transit burung, laboratorium herbarium dari 5000 spesimen yang pernah ditemukan di semua tipe ekosistem di daerah kerja PTFI, dan penangkaran hewan-hewan yang diselamatkan dari perburuan ilegal.

Burung kasuarina hasil sitaan BKSDA yang dititipkan
sementara di fasilitas konservasi PTFI
(Gambar & caption : kompas.id)
PTFI juga telah bekerja-sama sejak tahun 2006 dengan berbagai pihak terkait baik Pemerintah (Balai Konservasi Sumber Daya Alam–BKSDA, Karantina, dan pemerintah setempat), lembaga swadaya masyarakat (LSM), militer dan masyarakat setempat di Kabupaten Mimika dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati melalui kegiatan pelepasliaran kembali satwa dilindungi dan endemik Papua hasil sitaan maupun penyerahan sukarela oleh masyarakat.

Mengadakan program edukasi lingkungan

Tidak hanya fokus pada konservasi keanekaragaman hayati, PTFI juga melakukan program edukasi lingkungan yang bertujuan untuk memberi pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Pemilihan pangeran alam dan putri lestari sebagai duta lingkungan
(Gambar : suarapapua.com)
Program ini berjalan dengan memanfaatkan berbagai fasilitas yang sudah dibangun PTFI untuk konservasi sebagai sarana edukasi, sosialisasi langsung ke masyarakat, serta ajang pemilihan Pangeran Alam dan Putri Lestari.

Itulah upaya-upaya yang dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata PTFI untuk Papua. Kegiatan pertambangan di PTFI sering disoroti oleh masyarakat, karena berdampak merusak lingkungan. Buktinya, Freeport telah berupaya menyelaraskan antara kegiatan pertambangannya dengan pelestarian alam, dan itu bukan kontribusi yang kecil untuk Papua.


Referensi  ;
https://ptfi.co.id/id/biodiversity
https://kompas.id/baca/adv_post/hayati/
https://www.idntimes.com/business/economy/amp/karsa-adiguna/freeport-selaraskan-kelestarian-alam

You May Also Like

12 comments

  1. ternyata freeport punya peran besar dalam upaya konservasi alam Papua. Sampai ada diorama ekosistem dan bahkan penangkaran kupu2. jd pengen lihat sendiri ke sana

    ReplyDelete
  2. Wahhh sangatt mulia yaa.. memang kita harus melihat suatu kejadian dari banyak sudut pandang deh yaa

    ReplyDelete
  3. Baru tahu saya, ternyata Freeport juga memperhatikan keanekaragaman hayati di Papua yah.

    ReplyDelete
  4. ternyata Taman Nasional Lorentz itu taman nasional terbesar di Asia Tenggara. wow! isinya ada cenderawasih yg gak ada di daerah lain

    ReplyDelete
  5. semoga kontribusi freeport bisa memabngkitkan kemampuan rakyat papua

    ReplyDelete
  6. Wah konservasi fauna di Papua. Pasti beragam sekali ya aneka fauna di sana. Sebagai perusahaan besar profitnya memang sudah seharusnya ya imbang antara pengerjaan dan CSR yang berdampak

    ReplyDelete
  7. Seru waktu tahun 2016 putera alam dan Puteri lestari dari Papua mengadakan kunjungan ke Jakarta. Mereka mengadopsi pemilah sampah dan penghijauan lingkungan hidup. Semoga ilmunya dishare lagi di Papua sana ya...

    ReplyDelete
  8. Freeport memberi kontribusi yg besar ya. Tidak hanya mengambil hasil alam tetapi juga berusaha mengembalikan keseimbangan alam

    ReplyDelete
  9. Waah baru tau kalau kontribusinya Freeport lumayan banyak diberbagai aspek juga ya kak. Tapi kak, kalau dibangun kembali jadi lahan gitu aman? Soalnya banyak yang harus dikaji lagiii cukup was was sih :(

    ReplyDelete
  10. happy banget deh bacanya, jadi sodara kita di papua bisa merasakan apa yang dirasakan oleh sodaranya di pulau jawa. semoga sarana dan prasarana lainnya segera menyusul ya mba.

    ReplyDelete
  11. Tulisannya bagus dan menjelaskan mengenai kontribusi pertambangan untuk selaras antara menggali dan merawat serta memperbaiki.
    Alam Papua itu indah dan kaya sumber daya alamnya.

    ReplyDelete
  12. Ternyata keberadaan freeport di tanah Papua juga banyak memberikan manfaat untuk wilayah ini ya Mbak. Selama ini taunya cuma sebagai perusahaan asing yang menggali emas Indonesia saja. Info seperti ini sangat penting.

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)

Note :

Maaf komen yang brokenlink akan saya hapus jadi pastikan komentar kamu tidak meninggalkan brokenlink ya.