SmgmMPcj7P3P6Iq3b9lFutQl5bwb5f2X0nL3ktD5

Tengah

Lorem Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Morbi enim nunc faucibus a.

Kiri

Lorem Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Morbi enim nunc faucibus a.

Kanan

Lorem Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Morbi enim nunc faucibus a.

Mencegah Cacingan dengan Konvermex

by - Monday, June 29, 2020

Daftar Isi [Tampil]
Salah satu cara ampuh mencegah cacingan adalah dengan minum obat cacing. Yuk cegah cacingan dengan Konvermex obat cacing keluarga.

Cegah cacingan dengan konvermex obat cacing keluarga

COVID-19 membawa perubahan yang begitu besar dalam kehidupan manusia. Namun tidak semua buruk. Toh masih banyak hal yang bisa kita syukuri di masa pandemi. Salah satunya adalah kesadaran untuk menjalankan gaya hidup sehat.

Seperti yang kita ketahui bersama, jenis baru dari virus corona yang muncul akhir tahun 2019 ini masih belum ditemukan vaksinnya. Maka salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menangkal penularan virus ini adalah dengan memperkuat sistem imun tubuh.

Banyak orang yang kemudian mulai sadar dan tertarik menjalankan gaya hidup yang lebih sehat dan bersih demi meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari virus corona.

Namun tidak hanya virus corona, dengan menerapkan gaya hidup sehat kita juga bisa terhindar dari berbagai penyakit lainnya, salah satunya adalah cacingan.

Mengenal Penyakit Cacingan

Hayoo siapa yang masa kecilnya pernah terserang penyakit cacingan? Saya sendiri tidak ingat persis apakah waktu kecil pernah cacingan atau tidak namun saya tidak akan lupa pernah terserang penyakit ini waktu masih kuliah. 

Yap, siapa bilang cacingan hanya menyerang anak-anak? Buktinya, saya sendiri waktu masih berstatus mahasiswi pernah mengalami infeksi cacingan yang bikin tidur saya nggak nyeyak sepanjang malam karena gatalnya itu lho. Minta ampun.

Jadi cacingan ini termasuk penyakit yang memang umum terjadi di Indonesia dan bisa dengan mudah menulari siapa saja, baik anak-anak maupun orang  dewasa.

Untuk lebih jelasnya, cacingan adalah penyakit yang muncul akibat adanya cacing parasit di dalam tubuh. Cacingan biasanya dengan mudah menular apalagi pada anak-anak karena mereka sering bermain di tanah. Itulah sebabnya penyakit ini lebih sering mengintai si kecil ketimbang orang dewasa.

Sayangnya masih banyak orang tua yang menganggap sepele cacingan. Padahal sama seperti penyakit menular lainnya, jika tidak segera ditangani akan menimbulkan masalah kesehatan yang cukup serius seperti tubuh kehilangan nutrisi, tingkat kecerdasan menurun hingga mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak.

Jenis-jenis cacing yang menyebabkan penyakit cacingan

Ade beberapa jenis cacing yang dapat menginfeksi  manusia baik anak-anak maupun dewasa. Dilansir dari situs alodokter.com, berikut ini jenis-jenis yang dapat menyebabkan penyakit cacingan pada manusia :

Cacing kremi

Ini merupakan jenis cacing gelang. Bentuknya sangat kecil, tidak berbahaya namun sangat sering menginfeksi orang dewasa, terutama anak-anak. 

Cacing ini menular ketika manusia menyentuh telur-telurnya lalu tertelan akibat tidak mencuci tangan sebelum makan. Selain itu karena saking kecilnya telur-telur cacing kremi mudah terbang dan terhirup manusia.

Orang yang terinfeksi cacing kremi biasa akan mengalami gatal-gatal pada anus terutama di malam hari sehingga membuat rasa tidak nyaman hingga kesulitan tidur. Nah, gejala seperti ini nih yang saya alami sewaktu terserang penyakit cacingan dulu. Jadi sepertinya cacingan yang saya alami waktu itu disebabkan oleh si cacing kremi ini.

Cacing pita

Selanjutnya ada cacing pita. Selama ini banyak orang yang mengira cacing pita hanya dapat menular ketika manusia mengonsumsi daging yang belum matang. Namun ternyata cacing ini juga bisa masuk ke dalam tubuh manusia melalui air minum yang telah terkena kontaminasi telur atau larvanya. 

Jika terinfeksi cacing pita kita mungkin akan menemukan benjolan di tubuh, reaksi alergi, demam, infeksi bakteri, dan bisa mengalami kejang.

Oh ya faktanya cacing pita bisa tumbuh di dalam tubuh manusia sampai berukuran 15 cm dan hidup selama 30 tahun. Waduh, ngeri banget ya.

Cacing gelang

Berikutnya ada cacing gelang yang merupakan salah satu penyebab cacingan pada orang dewasa. Cacing ini menular melalui makanan yang sudah terkena kontaminasi telurnya, lalu dimakan oleh manusia. Cacing-cacing gelang dapat berkembang biak hingga dalam jumlah banyak di dalam tubuh manusia.

Cacing tambang

Sama seperti jenis cacing lainnya, cacing tambang juga dapat menginfeksi manusia lewat telur. Bedanya, cacing ini bisa masuk ke dalam tubuh melalui pori-pori kulit. 

Jadi, ketika kita berjalan tanpa alas kaki di atas tanah atau media yang menjadi habitat larva cacing tambang, kesempatan cacing untuk masuk ke dalam tubuh dengan menembus kulit kita sangat besar.

Orang yang terinfeksi cacing tambang biasanya akan mengalami gejala seperti gatal-gatal, anemia, dan kelelahan.

Cacing pipih

Sebenarnya cacing pipih lebih banyak menginfeksi hewan daripada manusia. Namun, jika kita sering mengonsumsi sayuran mentah, terutama selada air maka kita akan berisiko terinfeksi cacing ini. 

Telur cacing pipih juga bisa masuk ke dalam tubuh manusia melalui air minum yang terkontaminasi telurnya. Gejala yang biasa timbul akibat cacing pipi adalah demam dan sering merasa kelelahan.

Adapun gejala umum cacingan yang biasa dialami pada anak- anak adalah  tampak lesu, tidak bersemangat, sering mengantuk, pucat, kurang gizi, kurang nafsu makan, dan sering mengeluh sakit perut. Bahkan anak yang menderita infeksi cacing mempunyai risiko tinggi mengalami gangguan nutrisi dan stunting.

Itulah beberapa jenis cacing beserta cara penularan dan gejala yang biasa ditimbulkan jika terinfeksi cacing. 

Jadi penyakit cacingan yang menyerang manusia punya cara penularan dan gejala yang berbeda-beda tergantung dengan jenis cacing yang masuk ke dalam tubuh manusia.

Penyebab Penyakit Cacingan 

Waktu terkena cacingan saat masih kuliah dulu saya sempat bertanya-tanya mengapa sampai terinfeksi penyakit ini padahal saya tidak pernah bermain tanah, kalau jalan pun selalu pakai alas kaki.

Setelah saya baca berbagai referensi ternyata penyebab cacingan bukan karena terkontaminasi dengan tanah saja. Ada banyak penyebabnya seperti yang sudah dijelaskan juga di atas, semisal; makan makanan yang sudah terkontaminasi telur cacing, tidak mencuci tangan sebelum makan, proses masak kurang baik, sering mengonsumsi makanan yang tidak matang seperti lalapan atau daging mentah, tidak menjaga kebersihan anus dengan baik dan lain sebagainya.

Jadi sebenarnya semua orang mudah terpapar infeksi cacing seperti halnya penyebaran virus flu, namun yang paling rentan memang adalah orang-orang berikut ini;

  • Orang yang hidup di lingkungan kumuh, seperti pinggir kali atau yang masih banyak tanah.
  • Orang yang bekerja atau sering keluar rumah tanpa menggunakan alas kaki,
  • Anak-anak yang sering bermain tanah.
  •  Orang-orang yang suka makan lalapan tak bersih.
Oleh sebab itu sebagai upaya pencegahan kita dianjurkan untuk sering-sering mencuci tangan dengan benar dan minum obat cacing setiap 6 bulan sekali.

Mencegah penyakit cacingan pada anak dengan Konvermex 

Cara mencegah cacingan dengan obat cacing konvermex
Berhubung sudah punya pengalaman dan tahu nggak enaknya cacingan saya merasa perlu untuk selalu menyediakan stok obat cacing di rumah. Apalagi setelah berkeluarga dan punya anak yang di usia toodler-nya sangat aktif. 

Si kakak saat ini memang sangat suka bermain tanah dan sering keluar tanpa alas kaki. Saya juga tidak bisa selalu melarang kakak bermain kotor karena memang sekarang ini lagi masa-masanya dia belajar dan bereksplorasi. Kalau dilarang malah akan menghambat motorik kasarnya.

Oleh sebab itu yang bisa saya lakukan adalah memastikan kakak harus selalu cuci tangan dan kaki setelah bermain demi terhindar dari infeksi cacing. Namun ternyata mencuci tangan maupun kaki saja tidak cukup, si kakak juga perlu obat cacing yang akan saya berikan tepat di usianya 2 tahun yang tinggal 2 bulan lagi.

Bukan cuma kakak saja, saya juga harus memastikan setiap anggota keluarga kami bisa mengonsumsi obat cacing minimal sekali dalam 6 bulan sesuai dengan anjuran dari WHO. Tujuannya jelas, agar keluarga kami terbebas dari cacingan. 

Apalagi mengetahui bahaya cacingan bagi anak-anak dapat menghambat tumbuh kembangnya, bahkan bisa menyebabkan kecerdasan menurun dan mengalami stunting.

Untuk itu sebagai seorang ibu saya harus bisa mencegah anak saya mengalami cacaingan. Nah, salah satu cara ampuh untuk mencegahnya adalah dengan minum obat cacing. 

Meski tidak ada keharusan untuk minum obat cacing bagi yang tidak mengalami gejala dan merasa sejauh ini sudah menjalankan hidup sehat dan bersih karena sifatnya memang hanya berupa anjuran namun bagi saya pribadi tidak ada salahnya, lebih baik mencegah daripada mengobati, kan?

Cegah cacingan dengan konvermex via panduanbunda
Infografis : panduanbunda.com
Ngomong-ngomong tentang obat cacing, pilihan saya jatuh pada Konvermex  obat cacing keluarga. Ada yang sudah pernah konsumsi obat cacing ini juga atau malah belum tahu?

Seperti namanya, dengan mengusung obat cacing keluarga, Konvermex hadir dengan 4 varian yaitu Konvermex 250 kaplet untuk dewasa, Konvermex 250 suspensi rasa vanilla latte, Konvermex 125 tablet, dan Konvermex 125 suspensi rasa jeruk untuk anak-anak.

Obat cacing orang dewasa sekaligus merupakan obat cacing untuk anak keluaran Konimex ini dapat membasmi cacing kremi (Enterobius vermicularis), cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing tambang (Ancylostoma duodenale), cacing tambang (Necator americanus), cacing Trichostrongylus colubriformis dan Orientalis.

Konvermex menghancurkan cacing di tubuh dengan bahan aktif pirantel pamoat. Sehingga tidak hanya menghancurkan melainkan juga melumpuhkan serta mengeluarkan cacing dari dalam tubuh tanpa melakukan pemahar.

Jadi jangan takut minum obat cacing karena setelah minum Konvermex, cacing dalam tubuh tidak akan keluar dalam keadaan hidup dan utuh tetapi sudah hancur tak berbentuk.

Kesimpulan

Demikian artikel saya mengenai cara mencegah penyakit cacingan dengan minum Konvermex obat cacing yang tepat untuk anak-anak maupun orang dewasa

Menjalankan gaya hidup sehat di masa pandemi yang belum berakhir ini memang merupakan hal yang sangat penting. Setidaknya dengan gaya hidup sehat dapat meningkatkan imun tubuh sehingga menjauhkan kita dari berbagai penyakit termasuk cacingan.

So far, ingin melindungi keluarga kita dari cacingan, ayo mulai sekarang kita terapkan gaya hidup sehat dengan rutin minum Konvermex tiap 6 bulan sekali.

Oke sekian dulu sharing saya kali ini. Semoga bermanfaat. Keep stay safe, stay health.

Salam,

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)

Note :

Maaf komen yang brokenlink akan saya hapus jadi pastikan komentar kamu tidak meninggalkan brokenlink ya.

Sponsor