Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hello Bana Smart Talking Pen Teman Bermain dan Belajar Bahasa Asing Anak Usia Dini

Hello Bana Smart Talking Pen adalah mainan edukatif yang bisa dijadikan sebagai teman bermain anak sekaligus belajar bahasa asing. Simak ulasan selengkapnya di sini.

Hello Bana Smart Talking Pen

Setiap orang tua pasti ingin anaknya jago bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Namun mungkin yang masih menjadi pertanyaan, kapan sebaiknya anak-anak mulai dikenalkan bahasa asing?

Apakah bisa dimulai sejak dini atau perlu menunggu hingga si kecil masuk TK? Jawabannya ternyata, orang tua tidak harus menunggu anak sekolah dulu baru diajarkan bahasa asing. Justru akan lebih baik jika anak mulai dikenalkan bahasa asing sejak dini.

Kata para ahli, mengajarkan bahasa asing sejak usia dini memang penting. Sebagaimana pernyataan Albert Ford, Ph.D, seorang psikolog dari Southern Illinois University dalam buku Parents Guide Growing Up Usia 5-6 Tahun yang saya lansir dari halobunda.com.

Menurut Albert ketika anak masih kecil, otaknya masih berkembang pesat sebab pada usia balita, pola bahasa dan kemampuan berbicara anak belum terbentuk dengan benar. Bahkan beberapa penelitian menunjukkan bahwa usia balita memang merupakan momen tepat untuk mendorong anak memiliki kemampuan bahasa.

Selain Albert ada juga nih Scott Haldeman, neurologist dan profesor klinis dari Department of Neurology di University of California, Irvine, yang mengatakan daya pikir (otak) anak sebelum masa pubertas masih lentur sehingga membuatnya lebih mudah belajar bahasa. 

Lewat dari itu kemampuannya menyerap bahasa asing semakin berkurang sehingga pencapaian yang diharapkan tidak maksimal.

Lebih lanjut Scott menjelaskan bahwa kosakata dan frasa yang dipelajari anak sebelum mencapai usia pubertas akan disimpan di area otak yang berbeda dengan area yang menyimpan memori bahasa yang dipelajari anak di usia remaja atau dewasa.

Dari penjelasan para ahli tersebut berarti orang tua sudah bisa mengenalkan bahasa asing pada si kecil sejak dini. Namun yang juga menjadi kekhawatiran sekaligus alasan orang tua tidak ingin mengenalkan bahasa asing terlalu cepat karena khawatir si kecil akan mengalami speech delay atau terlambat berbicara.

Benarkah mengajari bahasa asing sejak dini bikin anak terlambat bicara?


Jujur saja di usia menjelang tiga tahun ini si kakak masih belum lancar berbicara. Makanya sebelum-sebelumnya saya nggak kepikiran mau kenalin dia dengan bahasa asing wong ngomong bahasa Indonesia saja masih tidak jelas.

Apalagi banyak yang bilang anak usia toodler kalau sudah terpapar bahasa asing bakal terlambat berbicara. Benarkah demikian?

Ternyata ada lho pendapat yang menyatakan anak speech delay karena  terlalu cepat diajarkan bahasa asing adalah mitos. Pendapat ini disampaikan oleh psikolog anak dan keluarga Roslina Verauli saat mengisi acara talkshow bertema "Multilingual sejak Dini, Kenapa Tidak?" di EF Center, Fx Jakarta, pada April 2017 lalu.

Psikolog yang akrab disapa Vera ini menjelaskan bahwa yang perlu dipahami, ketika anak dipaparkan lebih dari satu bahasa, maka akan terjadi peleburan dari bahasa-bahasa tersebut (code mixing).

Beliau mengatakan hal tersebut wajar terjadi pada anak-anak yang belajar multilingual. Proses itu merupakan bagian dari tahapan anak untuk kelak mampu menguasai bahasa-bahasa yang diperkenalkan dengan baik, seiring usia kondisi ini akan hilang dengan sendirinya.

Lebih lanjut Vera mengemukakan, berdasarkan hasil penelitian perkembangan berbahasa, bayi yang dipaparkan lebih dari dua bahasa tidak akan mengalami keterlambatan wicara.

Alasan ilmiahnya karena setiap manusia sejak bayi telah memiliki program di dalam otak yang disebut Language Acquisition Device (LAD). Hal itulah yang memungkinkan bayi dapat melakukan analisa dan memahami aturan dasar dari bahasa yang mereka dengar hingga akhirnya mereka bisa berbahasa dengan baik. Karena bayi memiliki kapasitas bawaan menguasai bahasa.

Namun Vera menambahkan, ketika ingin memaparkan anak dengan bahasa asing dibutuhkan waktu dan cara yang tepat, sesuai dengan tahap perkembangan dan kondisi masing-masing anak. Orang tua juga perlu memperhatikan tujuan utama dari mengenalkan bahasa asing tersebut dan mempraktekkannya secara konsisten, sehingga anak dan orang tua dapat sama-sama memperoleh manfaatnya.

Pendapat Vera ini senada dengan pernyampaian Meta Fadjria selaku pengajar senior di EF dalam acara yang sama. Meta mengatakan, mengajarkan bahasa asing pada anak usia dini membutuhkan metode dan program yang tepat dan tidak lepas dari pendampingan intensif orang tua. 

Menurutnya siapapun bisa menjadi multilingual dan untuk mewujudkannya dibutuhkan peran serta yang aktif dari orang tua sehingga anak dapat terbiasa dan pada akhirnya mahir menggunakan bahasa tersebut.

Meta juga menuturkan, usia 3 hingga 6 tahun merupakan usia yang tepat untuk diajarkan bahasa Inggris secara lebih terstruktur.

Terkait persoalan mengenalkan anak sejak usia dini dengan lebih dari satu bahasa sebenarnya masih menimbulkan pro dan kontra. Psikolog Vera mengatakan itu hanya mitos, tetapi ada juga psikolog yang berpendapat sebaliknya. Bahwa anak yang diajarkan dua atau lebih dari satu bahasa akan mengalami kebingungan dan berujung pada keterlambatan bicara.

Namun kembali lagi ke masing-masing orang tua. Menurut saya pribadi, memang akan lebih baik jika anak diajarkan bahasa Inggris setelah fasih mengucapkan bahasa Ibu. 

Namun tidak ada salahnya juga jika orang tua ingin mengenalkan anak dengan bahasa asing, misal dengan membiarkan si kecil mendengar lagu-lagu bahasa Inggris. Hanya saja yang perlu ditekankan cara dan metodenya harus tepat serta sesuai dengan perkembangan dan kondisi anak. 

Ya setidaknya orang tua harus paham, mengenalkan bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya pada anak yang belum sekolah atau TK tidak sama dengan anak yang sudah baligh.

Lantas bagaimana cara mengenalkan bahasa inggris yang tepat pada anak usia dini? Yuk kita bahas.

Cara mengenalkan bahasa asing pada anak usia dini


Seperti yang sudah saya singgung di atas, mengajarkan bahasa asing pada anak sejak dini membutuhkan cara dan metode tersendiri.

Apalagi mereka masih dalam tahap perkenalan sehingga orang tua tidak perlu memaksa apalagi sampai menekan agar anak menguasai kosa kata yang sudah diajarkan. Cukup ajarkan secara pelan dan santai, tetapi hasilnya pasti.

Untuk itu berikut ini beberapa cara yang bisa orang tua terapkan ketika mengajari si kecil bahasa asing :

Lakukan secara rutin

Orang tua bisa mulai mengenalkan bahasa asing pada anak dengan menumbuhkan habit atau kebiasaan. Ajari anak bahasa Inggris secara rutin, tidak perlu sampai berjam-jam. 

15 menit saja sudah cukup untuk anak usia di bawah lima tahun. Walaupun hanya sebentar, tetapi aktivitas yang dilakukan secara konsisten ini bisa memudahkan anak menyerap kata-kata bahasa asing. Apalagi si kecil masih berada dalam golden age, fase dimana otaknya berkembang dengan pesat.

Selain itu usahakan juga kegiatan belajar bahasa asing dilakukan pada waktu yang sama setiap harinya. Misal setiap sore atau malam sebelum tidur. Biasanya anak akan antusias dan semangat melakukan hal yang sudah dia ketahui.

Bermain sambil belajar

Ketika mengajarkan anak bahasa Inggris, orang tua harus bisa menciptakan suasana yang kondusif dan menyenangkan. Terlebih anak mudah jenuh dan sulit konsentrasi.

Nah, agar anak tertarik dan mau belajar bahasa Inggris, jadikan kegiatan belajar ini sebagai permainan. Namanya anak-anak pasti suka bermain karena itu adalah dunianya.

Aktifitas belajar bahasa Inggris sambil bermain pastinya lebih seru dan mengasyikkan jika menggunakan alat peraga seperti flashcard. Itu lho jenis kartu dan tulisan ada gambar dan tulisan. Flashcard ini akan sangat membantu memperkaya kosa kata anak.

Ajarkan lewat buku bergambar

Anak akan lebih mudah menghapal dan mengerti kosa kata baru ketika ditunjukkan secara visual. Oleh sebab itu selain flashcard, buku-buku bergambar termasuk media yang dapat digunakan orang tua saat mengenalkan bahasa asing pada si kecil.

Buku bergambar dan colorfull juga pastinya menarik perhatian anak sehingga ia akan senang dan semangat dalam belajar. Kita bisa ajarkan anak bahasa asing dengan buku bertema hewan, binatang, bentuk dan lain sebagainya.

Ajarkan lewat musik dan nyanyian

Jangankan anak-anak, orang tua pun kalau dengar musik atau lagu pasti akan mudah dan cepat menghapalnya. Apalagi anak-anak yang masih dalam fase perkembangan. 

Tidak heran jika musik dan lagu dianggap sebagai cara ampuh dan efektif belajar bahasa asing yang  bisa diterapkan pada si kecil. Coba deh nyanyikan twinkle-twinkle little stars atau baby shark. Tidak butuh lama, liriknya akan cepat terekam di otak si kecil dan dia akan mampu menyanyikannya.

Gunakan Smart Talking Pen

Satu lagi cara mudah dan praktis mengenalkan si kecil bahasa asing. Namun mungkin banyak orang tua yang belum mengetahuinya. Atau mungkin kamu termasuk orang tua yang baru dengar istilah smart talking pen.

Sesuai namanya, smart talking pen adalah pulpen cerdas yang bisa ngomong bahasa asing. Pensil cerdas ini bisa dijadikan sebagai teman bermain sekaligus belajar bahasa asing

Hayoo pasti kamu penasaran kan dengan pulpen yang bisa bicara berbagai bahasa? Kalau begitu, yuk langsung saja saya ajak kamu kenalan dengan Hello Bana.

Sekilas Tentang Hello Bana Produk dari brand HumanPencil

Hello Bana Smart Talking Pen merupakan produk mainan edukatif dari Human Pencil brand dari Korea. Human Pencil sendiri adalah brand yang hadir untuk memecahkan masalah pembelajaran bahasa tidak hanya di Korea tetapi juga di Asia Tenggara dan untuk meringankan beban biaya sekolah menengah.

Human pencil memiliki karakteristik berbeda sehingga dapat didekati dengan ramah melalui karakter yang mewujudkan buah-buahan seperti stroberi, melon dan pisang yang dijadikan karakter Hello Bana sehingga diakses dengan mudah oleh anak-anak. 

Produk ini  dirancang untuk belajar bahasa Cina dan Korea bersama-sama berdasarkan bahasa Inggris, bahasa yang paling banyak digunakan di dunia.

Seperti namanya, pena ini dikatakan cerdas karena memiliki kemampuan berbicara tiga bahasa yakni bahasa Inggris, Korea dan Cina. Menariknya lagi, Hello Bana tidak hanya hadir dalam bentuk pena, melainkan juga dilengkapi dengan berbagai jenis flash cards, poster dan juga memiliki instrumen musik piano dan drum.

Mengenalkan pendidikan bahasa asing pada anak usia dini kini lebih mudah dan menyenangkan dengan menjadikan Hello Bana sebagai teman belajar sekaligus bermain.

Produk mainan edukatif dari Korea ini bisa dikenalkan pada anak mulai dari usia 0-4 tahun. Hello terdiri dari berbagai item beragam dan mudah digunakan. Namun meski  anak  usia balita sudah bisa menggunakan Hello Bana sendiri, tetap dibutuhkan peran aktif dan pengawasan orang tua.

Nah, buat kamu yang penasaran dengan Hello Bana, baca ulasan ini sampai selesai ya. Ada video ulasan dan cara penggunaan Hello Bana juga yang saya sertakan agar kamu bisa mengenal dan melihat mainan edukasi ini lebih dekat.

Spesifikasi produk

Produk name : Bana Pen
Model name : BA_V001
Serial number : BA20N01
Memori : 8GB
Baterai li tertanam : 365mAh/3.7V
Koneksi : USB2.0 kecepatan tinggi
Pengisi daya : 500mA/5V
Tersedia dalam tiga bahasa : Inggris, Korea dan Cina
Masa Garansi : 12 bulan dari tanggal pembelian untuk smart pen dan 6 bulan untuk baterai dan aksesoris 
Dalam satu dus Hello Bana terdapat beragam item yaitu Bana Pen beserta alasnya, 6 jenis flash cards dan 6 jenis poster serta alat peraga berupa kartu Hello Bana untuk mengubah bahasa dan meningkatkan volume suara serta instrumen musik piano dan drum.

Selain itu terdapat workbook dan buku panduan yang tersedia dalam bahasa Inggris dan Korea. Hello Bana juga dilengkapi dengan kabel charger untuk mengisi daya baterai. 

Aturan Penggunaan

Untuk menjaga keselamatan anak dalam penggunaan produk ini pastikan orang tua mengikuti beberapa instruksi berikut :
  • Jangan biarkan anak-anak meletakkan produk ini di mulutnya
  • Hindari produk dari debu yang berlebihan, kelembaban, panas, medan magnet yang kuat dan sinar matahari yang intens
  • Jika produk rusak karena terkena air, pembayaran harus dilakukan untuk perbaikan tersebut (tidak dapat garansi)
  • Hindari menjatuhkan atau membentur produk, karena benturan fisik yang kuat dapat menyebabkan kerusakan
  • Jangan pernah membongkar atau memodifikasi produk secara sembarangan.Jika sengaja membongkarnya, layanan garansi tidak akan diberikan
  • Matikan daya saat tidak digunakan.
  • Produk tidak dapat digunakan jika daya baterai benar-benar habis

Kemasan Hello Bana

kemasan hello bana
Hello Bana dikemas dalam sebuah dus kotak yang terdapat pegangan di atasnya sehingga bisa dijinjing. Kemasannya berpadu warna biru, putih dan kuning yang merupakan warna karakter dari Hello Bana. Dengan warna yang cerah dan ceria tersebut mainan edukatif ini terlihat sangat menarik.

Bagian atas kemasan depan terdapat tulisan brand Human Pencil. Sedangkan tulisan Hello Bana Smart Talking Pen dan gambar karakternya yang lucu dan menggemaskan terletak  di tengah dengan keterangan Funny and Easy Handle di bawahnya. Ada juga penjelasan terkait produk (touch and hear, multi languange, audio repeat) di bagian bawah.

Bagian belakang terdapat gambar yang memperlihatkan isi atau berbagai item yang terdapat dalam kemasan. Tulisan nama produk dan brand juga ditampilkan di bagian ini. 

Terdapat pula keterangan lainnya di bagian bawah, tetapi dalam bahasa Korea. Selain itu ada dua segel hologram berbahasa Korea di bagian atas yang menandakan produk ini original dari negeri Ginseng.

Dalam kemasan hello bana

Sedangkan untuk bagian dalamnya Hallo Bana set dilapisi  busa sekat untuk memisahkan antar item dan ditutupi bubble wrap. Oya kemasan luarnya juga dikasih bubble wrap sehingga  proses pengirimannya benar-benar aman. 

Komponen Hello Bana Smart Talking Pen 

Hello Bana adalah mainan edukasi yang dapat membantu dan memudahkan anak  belajar bahasa asing dengan cara asyik dan menyenangkan. 

Dalam satu set Hello Bana terdapat berbagai komponen yang beragam. Mulai dari Bana pen, flash cards hingga alat musik berupa piano dan drum. Yuk kita bahas satu per satu.

Bana Pen


Komponen utama dalam Hello Bana adalah Bana Pen, pena berwarna dominan kuning dengan karakter yang lucu dan menggemaskan. Bana pen inilah yang bisa berbicara dengan tiga bahasa asing (English, Korean and Chinese) sehingga disebut juga smart talking pen.

Bana pen tersedia dengan alasnya yang berfungsi untuk meletakkan smart talking pen ketika diistirahatkan. Bana Pen memiliki ukuran yang pas di tangan, enak digenggam dan sangat ringan. Selain itu pena cerdas ini juga sangat mudah digunakan.

 6 jenis flash cards yang bervariasi


Terdapat enam jenis flash cards Hello Bana dengan tema bervariasi yaitu alpabeths, numbers, animals, transportatios, fruits and vegetable cattle, song and convertion.

Kartu-kartu tersebut berukuran 115x170mm. Tidak terlalu kecil dan juga tidak begitu besar sehingga nyaman dipegang dan bisa dibawa bepergian.

Pada setiap kartu terdapat lubang untuk memasukkan ring agar mudah diatur dan tidak tercecer. Kualitas kartunya juga bagus banget, tebal sehingga tidak mudah terlipat dan sobek.

Menariknya flash card Hello Bana didesain bolak balik sehingga banyak kosa kata yang bisa diserap si kecil saat belajar dengan mainan edukatif ini.

6 jenis poster yang beragam


Hello Bana memiliki 6 jenis poster berukuran A3 yang dapat ditempel di tembok atau cukup  letakkan di lantai ketika menggunakannya. 

Seperti flash card, Poster Hello Bana juga terdiri dari beragam tema yaitu, alpabeths, number and shape, color and nature, family and occupation, body, cloting, food and utensils.

Instrumen Musik


Selain flash card dan poster, Hello Bana juga dilengkapi dengan 2 alat musik berupa piano dam drum yang terbuat dari kertas. Saat memainkan instrumen musiknya kertas bergambar piano dan drum itu bisa ditempel atau di letakkan di lantai.

Kartu, Workbook dan Buku Panduan Hello Bana


Kartu Hello Bana yang saya maksud di sini adalah sebuah kartu kecil yang berfungsi mengontrol volume dan mengubah bahasa. 

Sebenarnya setiap flash card Hello Bana sudah dilengkapi fitur mengubah bahasa, tetapi tidak tersedia fitur untuk meninggikan atau mengurangi volume. Sebaliknya pada alat musik, tidak ada fitur mengubah bahasa, yang tersedia hanya fitur untuk mengontrol suara.

Buku panduan yang terdapat dalam Hello Bana disajikan dalam dua bahasa yakni bahasa Inggris dan Korea. Selain itu terdapat workbook dalam 4 bahasa (Inggris, Korea, Cina dan Vietnam)  yang disiapkan untuk orang tua. 

Cara Menggunakan Hello Bana

Penggunaan smart talking pen Hello Bana sangat mudah. Aktifkan dengan menekan power botton maka akan muncul suara "WELCOME". Selanjutnya Bana pen sudah biasa langsung diarahkan untuk berbicara.

Agar pena cerdas ini berbicara atau mengeluarkan suara kamu hanya perlu mengarahkan sensornya yang terletak di bagian ujung Bana Pen ke flash card, poster atau pada kertas instrumen musik. 

Bana Pen akan berbunyi atau bersuara sesuai dengan platform yang ditunjuk. Nah, mungkin kamu penasaran bagaimana Bana Pen bisa bersuara?

Jadi sebenarnya suara yang keluar dari Bana Pen ini berasal dari QR code yang ada pada flash card, poster maupun instrumen musik yang terbaca oleh sensor pada Bana Pen saat ditunjuk. Sensor ini juga dapat membaca dalam multi bahasa sesuai dengan bendera negara yang ditunjuk.

Seperti yang sudah saya singgung di atas, Hello Bana dapat diakses dengan tiga bahasa. Nah, pada flash card, poster dan kartu Hello Bana terdapat gambar bendera dari tiga negara yang bahasanya dikuasai Bana. 

Pada gambar tersebut terdapat QR kode sehingga ketika sensor diarahkan ke salah satu gambar bendera, maka Hello Bana akan mengeluarkan suara sesuai bahasa yang ditunjuk.

Sedangkan untuk menonaktifkan Bana Pen, bisa dilakukan dengan cara tekan power botton atau cukup dengan diamkan karena mainan ini bisa otomatis mati sendiri. 

Ketika dimatikan akan muncul suara "Good Bye" setelah itu Hello Bana bisa diistirahatkan di alasnya atau simpan di tempat yang aman.

Testimoni

Saat pertama kali saya kenalkan pulpen cerdas ini pada si Kakak dia senang sekali dan kini Hello Bana sudah jadi teman belajarnya sehari-hari. Apalagi dengan karakter Bana yang lucu nan menggemaskan.

Oh ya produk ini memang sudah bisa dikenalkan pada si kecil dari umur 0-4 tahun dengan cara kita yang menunjukkan gambar-gambar yang ada pada flash card maupun poster dan mendengarkan si kecil suara atau musik yang keluar dari Bana Pen.

Nah, kalau anak sudah paham baru orang tua bisa melepaskan atau membiarkan si kecil menggunakan produk ini dalam artian orang tua tidak perlu membantu, cukup diawasi dengan cara ditunjukkan dan diarahkan.

Makanya Hello Bana lebih direkomendasikan untuk anak usia 3-6 tahun karena di usia tersebut anak sudah mengerti cara mengaktifkan Hello Bana. 

Menurut saya pena yang bisa berbicara ini merupakan produk yang sangat menarik karena anak bisa diajarkan bahasa Inggris, Korea dengan cara yang asyik. Cara penggunaannya juga mudah banget, sekali diajarkan saja anak sudah bisa menggunakannya sendiri.

Tentunya ada banyak sekali manfaat mainan edukatif dari Human Pencil ini, diantaranya Hello Bana dapat membantu si kecil mengembangkan kemampuan verbalnya dengan permainan. Dengan produk ini kita dapat mengajarkan anak melakukan pembelajaran berulang yang menyenangkan melalui lagu dan kata-kata sederhana.

Selain itu, Bana pen dan berbagai items lainnya menyenangkan mata, mulut dan telinga sehingga anak-anak pastinya nggak bakal bosan bermain dengan Hello Bana.

Bagi orang tua yang tidak ada ingin mengenalkan bahasa asing pada si kecil sebelum lancar berbicara tidak ada ruginya lho memiliki Hello Bana, karena flash card-nya bisa kita manfaatkan untuk mengenalkan anak dengan ratusan kosa kata. Caranya tidak perlu aktifkan Hello Bana, cukup tunjukkan gambar yang ada pada flash card dan abaikan bahasa Inggrisnya.

Misalkan flash card bergambar apel dengan tulisan apple. Nah, tulisan apple bisa diabaikan toh anak belum bisa membacanya, tetapi mereka bisa melihat gambar. Katakan pada si kecil "ini apel" secara berulang. Cara tersebut dapat membantu memperkaya kosa kata anak. 


Setelah membaca review dan menonton video di atas, bagaimana pendapat kamu tentang Hello Bana? Sangat menarik, bukan?

Tempat Beli dan Harga Hello Bana Set

Oke, kalau kamu tertarik dengan Hello Bana, kamu bisa dapatkan di Shopee Indonesia dan Shopee Thailand. 

Saya kemarin langsung beli di humantotalk.id yang merupakan toko resminya di shopee Indonesia. Respon penjualnya cepat dan proses pengiriman juga cepat banget. Estimasi waktu pengiriman 2 pekan tapi paketnya datangnya ternyata lebih cepat.

Senangnya lagi Hello Bana dikemas dalam dus tebal dan dilapisi bubble wrap jadi paketnya sampai dalam keadaan yang benar-benar aman tanpa lecet sedikit pun.

Nah, buat kamu yang tertarik memiliki Hello Bana untuk si kecil kamu bisa beli dengan harga Rp1.732.325 dari harga asli Rp2.474.750. Ya, ada potongan sebesar 30% untuk pembelian produk, dengan pengiriman menggunakan Standar Express Korea sebesar Rp50.000,- (belum termasuk subsidi ongkir) ke alamat saya. 

Menurut saya worth it dengan kualitas dan manfaat yang didapatkan si kecil setelah berteman dengan Hello Bana makanya saya nggak ragu langsung kasih bintang lima karena mulai dari pengiriman sampai produknya semua memuaskan.

Sekian postingan saya kali ini. Semoga dapat membantu kamu yang lagi cari mainan edukatif yang recommended. Karena Hello Bana bisa jadi teman bermain anak sekaligus  belajar bahasa asing :)



Referensi : 
https://www.google.com/amp/s/www.haibunda.com/parenting/20180116073948-61-11864/tips-mengajari-anak-bahasa-inggris-dengan-menyenangkan/amp
https://health.detik.com/anak-dan-remaja/d-3430016/benarkah-ajari-bahasa-asing-sejak-dini-bikin-anak-terlambat-bicara

Posting Komentar untuk "Hello Bana Smart Talking Pen Teman Bermain dan Belajar Bahasa Asing Anak Usia Dini"

Berlangganan via Email