Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Yuk, Bangun 5 Kebiasaan Baik di Bulan Ramadan

Ini dia 5 kebiasaan baik di bulan ramadan agar bisa panen pahala berlipat ganda. Dari sahur hingga bangun shalat malam. Simak selengkapnya ya.


Ramadan tahun ini masih saya jalani dengan kondisi menyusui. Bedanya tahun lalu saya menyusui dua anak atau istilah kerennya tandem nursing

Selain itu saya juga belum dapat haid selepas nifas sehingga bisa menjalani ibadah puasa nyaris tanpa bolong. 

Saya bilang nyaris karena ada satu hari dimana saya terpaksa tidak berpuasa lantaran telat bangun sahur.

Ya, selain niat lillaahi ta'ala, kekuatan saya menjalani ibadah puasa dalam keadaan hamil maupun menyusui itu terletak di makan sahur dan makan selepas tarawih. 

Jadi bila salah satu atau kedua jadwal makan tersebut terlewat bisa dipastikan badan saya bakal lemes banget.

Dan kalau saya memutuskan membatalkan puasa itu berarti saya dalam keadaan yang benar-benar lemas parah. Kalau sudah begitu saya tidak bisa memaksakan diri untuk lanjut menahan lapar dan dahaga hingga tiba waktu berbuka.

Ibadah puasa yang saya jalani tahun lalu memang terasa lumayan berat karena kondisi saya saat itu menyusui kakak dan adiknya. 

Puasa tahun ini agak ringan karena si kakak sudah disapih, tinggal adiknya yang masih menyusu. Siklus haid saya juga sudah kembali normal otomatis ramadan ini tidak bisa saya lewati tanpa bolong, hehe.

Nah, kalau bicara mengenai kebiasaan yang menyenangkan saat ramadan, jawaban saya ada banyak. Malah sepertinya semua aktivitas yang dilakukan di bulan suci ini menyenangkan deh.

Pasalnya apa pun yang kita perbuat di bulan ramadan selama tidak menyimpang dari perintah Allah dan Rasul-Nya akan beroleh pahala yang berlipat ganda.

Siapa yang tidak senang coba dapat hadiah berlipat-lipat?

Bahkan tidurnya orang yang berpuasa itu juga ibadah lho, asal bukan tidur dari pagi hingga menjelang maghrib ya, haha.

Maka sudah semestinya kita menjadikan kebiasaan menyenangkan saat ramadan adalah aktivitas yang semakin mendekatkan kita pada Allah. Sekaligus juga menjadi momentum bagi kita untuk meraup pahala sebanyak-banyaknya.

5 Kebiasaan Baik di Bulan Ramadan

Berikut ini 5 kebiasaan baik di bulan ramadan yang bisa bikin tabungan akhirat kita melimpah :

Akhirkan sahur dan perbanyak istighfar

Ngomong soal sahur saya jadi ingat waktu zaman masih SD dulu, mama punya kebiasaan membangunkan suami dan anak-anaknya jam setengah 4 pagi atau paling lambat sekitar jam 4 kami semua sudah harus bangun untuk makan sahur. Intinya sebelum imsak kami sekeluarga sudah beres makannya.

Alhasil ada rentang jarak yang lumayan antara waktu setelah kami makan sahur dan waktu subuh. Waktu tersebut seharusnya bisa saya pergunakan untuk memperbanyak istighfar, tapi yang ada malah saya punya kebiasaan habis makan sahur lanjut tidur lagi.

Namanya juga masih anak kecil ya (ngeles), hehe. Belakangan, setelah beranjak dewasa baru saya paham mengenai keutamaan beristighfar di waktu sahur dan ternyata kita masih bisa makan setelah imsak.

Jadi selama bertahun-tahun lamanya saya dan keluarga tumbuh dalam pemahaman imsak adalah tanda berhenti makan. 

Padahal yang sebenarnya itu adalah tanda waktu subuh atau fajar akan segera tiba atau ibaratnya seperti lampu kuning, belum lampu merah.

So, sekalipun imsak sebenarnya kita masih bisa melanjutkan makan dan minum hingga sebelum azan subuh berkumandang.

Terkait waktu sahur ini, sunnah Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wassalam adalah mengakhirkannya dalam artian kita dianjurkan untuk mengakhiri sahur atau makan sahur menjelang subuh.

Khatam Alquran minimal sekali

Kebiasaan baik selanjutnya yang perlu kita pelihara setiap hari adalah membaca alqur'an. Apalagi saat ramadan yang juga dikenal sebagai bulan alquran karena di bulan inilah kitab suci umat islam diturunkan.

Setiap huruf dalam alquran yang kita baca di bulan ramadan juga pastinya dilipatgandakan oleh Allah ta'ala. Oleh sebab itu bacaan alquran kita di bulan ini harusnya meningkat.

Kalau di luar ramadan kita baru mampu mengkhatamkan alquran setelah 3-5 bulan maka usahakanlah untuk bisa khatam minimal satu kali dalam bulan ramadan. 

Atau kalau misal di luar ramadan biasanya kita khatam sekali sebulan maka pastikan di bulan penuh maghfirah ini kita bisa khatam alquran lebih dari sekali atau minimal 2 kali.
Rasulullah shalallaahu'alaih wassalam bersabda: "Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Alquran maka ia akan mendapat satu kebaikan dan dari satu kebaikan itu berlipat menjadi sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan alif lam mim sebagai satu huruf. Akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf." (HR. Bukhari).
Ketika membaca alquran di luar Ramadan satu huruf yang kita baca dinilai dengan satu kebaikan, maka coba bayangkan berapa banyak kebaikan yang kita kumpulkan dan sudah dilipatgandakan oleh Allah ta'ala ketika berhasil menuntaskan 30 juz. 

So far, sayang banget kalau kita memasuki ramadan dan nggak menyentuh alqur'an sama sekali. Yuk, usahakan kita bisa menyelesaikan bacaan alquran, paling tidak bisa satu kali khatam.

Ngabuburit dengan memperbanyak doa

Waktu menjelang berbuka puasa biasa diisi kebanyakan orang dengan kegiatan ngabuburit seperti berburu takjil atau kumpul-kumpul dalam rangka buka puasa bersama.

Aktivitas berburu takjil maupun bukber  (buka puasa bersama) dengan keluarga atau teman-teman memang menyenangkan, tapi kamu juga harus tahu bahwa waktu menjelang berbukan adalah waktu mustajabnya diterima doa.

Sebagaimana sabda Rasulullaah shallallaahu'alaihi wassalam 
"Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzalimi"(HR. Tirmidzi, Ibnu Majah ).
Maka alangkah baiknya bisa waktu ngabuburit itu juga kita isi dengan memperbanyak doa dan munajat kita kepada Allah ta'ala.

Menyiapkan makanan berbuka

Satu lagi kebiasaan yang paling saya senangi di bulan ramadan yaitu membuat makanan berbuka. Kalau dulu saya biasanya bantu mama bikin makanan berbuka mulai dari kolak, pisang hijau, es buah dan lain-lain.

Sekarang saya yang berkutat sendiri sambil ditemani dua bocil. Meski nggak jago masak tapi alhamdulillaah saya sudah bisa bikin beraneka menu yang biasa dihidangkan untuk buka puasa.

Bahkan kemarin untuk pertama kalinya saya bikin menu berbuka untuk dibawa ke mesjid. Padahal biasanya saya tinggal pesan saja di tetangga, hehe.

Tentu ada rasa kepuasan sendiri. Apalagi kondisinya saya lagi datang bulan. Jadi meski saya tidak berpuasa, tetapi dengan menyiapkan makanan untuk orang-orang  yang berpuasa maka saya juga akan mendapatkan pahala serupa.

Rasulullaah shallallaahu'alaihi wassalam bersabda : 
"Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” HR. Tirmidzi

Jadi buat teman-teman muslimah yang lagi haid, nggak perlu bersedih karena terhalang menjalankan ibadah puasa. Allah Maha Baik dengan membuka pintu lain sehingga kita masih bisa menjemput pahala berpuasa lewat jalan menyiapkan atau membuat makanan untuk orang yang menjalankan shaum.

Bangun shalat malam

Salah satu hal yang dirindukan kebanyakan orang di bulan ramadan adalah melaksanakan shalat tarawih di masjid. 

Nah, shalat tarawih juga termasuk shalat malam namun dikerjakan di awal malam atau selepas Isya dan hanya ada pada bulan ramadan.

Beda halnya dengan shalat malam yang dilakukan setelah tidur atau tepatnya di sepertiga malam yang kemudian kita kenal dengan shalat tahajud.

Rasulullaah shallallaahu'alaihi wassalam bersabda : 

"Kerjakanlah sholat malam, karena sholat malam itu kebiasaan orang-orang yang shaleh sebelum kamu dahulu, juga suatu jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT juga sebagai penebus pada segala kejahatan (dosa) mencegah dosa serta dapat menghindari penyakit dari badan." (HR. Imam Tirmidzi dan Ahmad).

Seperti halnya ibadah lainnya, mendirikan tahajud di bulan ramadan lebih istimewa dibanding sebelas bulan lainnya. 

Karena selain dilipatgandakan pahala shalat malam kita,  dengan bangun dan bermunajat di sepertiga malam akan membuat kita lebih dekat dengan Allah dan yang pentingnya lagi hati kita juga akan terasa lebih tentram.

Ramadan ini bisa jadi momen yang tepat untuk bangun kebiasaan baik ini. Berikhtiarlah untuk bangun lebih awal sebelum makan sahur dan rutinkan shalat tahajud paling tidak dengan dua rakat.

Itulah 5 kebiasaan baik di bulan ramadan yang in syaa Allaah bisa menjadi tabungan akhirat kita. Tulisan ini juga menjadi reminder bagi diri saya pribadi.

Semoga kita bisa istiqomah.

Salam, 


Posting Komentar untuk "Yuk, Bangun 5 Kebiasaan Baik di Bulan Ramadan"

Berlangganan via Email