Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SEO Moms Community, Tempat Asyik Buat Moms Belajar SEO


SEO Moms Community, Tempat Asyik Buat Moms Belajar SEO. Seingat saya pertama kali tahu SEO Moms Community waktu komunitas ini mengadakan kontes mini SEO yang bekerjasama dengan salah satu brand resep masakan pada Juli 2020 lalu. 

Bukan kebetulan saat itu saya juga baru tertarik belajar teknik optimasi blog jadi ketika tahu ada komunitas SEO yang dikhususkan untuk para moms alias emak-emak saya langsung tertarik dong pengen bergabung.

Segeralah saya kepoin blog SEO Moms untuk cari tahu gimana caranya join. Jujur nih, dari namanya saja SEO Moms sudah kelihatan keren banget di 'mata' saya. 

Namun tidak hanya itu. Saya juga dibikin terkagum-kagum plus terharu ketika membuka situsnya dan menemukan penjelasan mengenai latar belakang berdirinya SEO Moms.

Maa syaa Allaah SEO Moms Community ternyata lahir dengan dengan sebuah alasan yang sangat mulia. Alasan itu pula yang membuat saya semakin tertarik ingin menjadi bagian dari komunitas yang didirikan oleh seorang pemuda asal Pontianak bernama Qbenk.

Kisah Dibalik Lahirnya SEO Moms Community


Seo Moms Community adalah komunitas blogger perempuan yang menurut saya cukup unik.

Gimana nggak unik coba, dimana-mana yang namanya komunitas kalau ada kata ibu-ibu, emak-emak atau moms ya pasti membernya adalah kaum hawa. Bukan cuma member lho ya, pendirinya juga sudah pasti perempuan. 

Namun SEO Moms berbeda dengan komunitas blogger perempuan pada umumnya. Seperti yang saya singgung di atas, pendiri dari komunitas ini justru adalah laki-laki.

Well mungkin ada yang heran dan bertanya-tanya, kok bisa komunitas ini didirikan oleh seorang pemuda dan bukan dari kalangan ibu-ibu.

Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut saya ingin mengajak kalian terlebih dahulu mengenal sosok pemuda tersebut dan mengintip kisah perjalanannya dalam mendirikan SEO Moms Community.

Dari Kuli Bangunan Hingga Mumpuni di Bidang SEO

Nama asli beliau adalah M. Sahlan yang kemudian lebih dikenal dengan  panggilan Qbenk. Beliau lahir dan besar di kota khatulistiwa Pontianak Kalimantan barat, namun sejak November 2019 tepatnya setelah ibunda tercinta wafat beliau hijrah ke Sei Raya Kabupaten Kubu Raya.

Bang QBenk bukan berasal dari keluarga berada. Ketika masih hidup, ibunya bekerja sebagai tukang cuci pakaian tetangga sementara beliau sendiri ikut membantu menambah penghasilan keluarga dengan menjadi tukang kuli bangunan.

Bagaimana seorang kuli bangunan bisa jago SEO?

Tentu untuk bisa menguasai SEO bukan perkara yang mudah. Kemampuan tersebut tidak didapatkan Bang Qbenk hanya dengan membalikkan telapak tangan melainkan melalui proses yang panjang dan dramatis. 

Setidaknya itu yang saya tahu dari kisah yang dituturkan oleh Bang Qbenk di blognya dan menjadi pengantar sebelum kelas basic SEO dimulai.

2003 adalah tahun pertama beliau memulai perjalanan ngeblog dengan kondisi yang masih sangat terbatas karena pekerjaannya sebagai kuli dan juga pada masa itu warnet di Kota pontianak masih jarang.

Barulah di tahun 2005 Bang Qbenk mulai serius menekuni dunia blog sembari tetap melakoni profesinya sebagai kuli bangunan.

Awal ketertarikan beliau pada SEO sendiri baru muncul pada tahun 2007, tepatnya ketika seorang staf BNP Kalbar menemuinya dan memintanya untuk menjadi narasumber tentang kampanye anti narkoba lewat blogging di aula Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

Staf tersebut rupanya mengetahui Bang Qbenk dari postingan beliau yang muncul di google. Sejak saat itulah beliau menunjukkan minat yang besar terhadap SEO. 

Beliau kemudian mulai mendalami dunia SEO dengan serius sejak tahun 2008 lewat forum-forum online SEO master Indonesia hanya dengan modal alamat email dan warnet.

Tahun 2011 Bang Qbenk mulai memberanikan diri ikut berbagai kompetisi SEO dan berhasil masuk posisi 10 besar. Tahun 2012 beliau mulai mengasah ilmu SEO yang dipelajari dengan melakukan berbagai tes trial and eror tanpa bimbingan siapapun dan hanya mengandalkan warnet dengan biaya hasil kuli bangunan.

Sayangnya sebelum memetik buah dari hasil jerih payahnya belajar SEO, sang ayah lebih dulu dipanggil yang Maha Kuasa. Duka atas kehilangan pemimpin dalam keluarganya tak menyurutkan langkah Bang Qbenk untuk tetap berjuang menekuni SEO.

2013 adalah puncak beliau bermain SEO secara penuh. Bahkan Bang Qbenk sampai minta izin ke ibunya  untuk berhenti dari kuli bangunan untuk fokus di SEO kompetisi dan menekuni jasa SEO.

Bayangkan bagaimana dilemanya sang ibu ketika anak yang diharapkan bisa membantu finansial keluarga setelah kepergian suami malah memilih untuk melepaskam pekerjaanya dan menekuni  profesi yang penghasilannya masih abu-abu.

Namun apa tanggapan sang ibu? Kata bang Qbenk di blognya.
Mungkin saja penuh dengan linangan airmata kedua orangtuaku karena mereka khususnya emak akhirnya mengizinkan aku untuk berhenti sebagai kuli bangunan dan fokus ke dunia blog dan SEO awal tahun 2013 dengan bermodalkan satu komputer bekas pentium 4 seharga 700 ribu dan monitor jadul berbentuk tabung ditambah numpang speedy tetangga yang aku bayar perbulan 50 ribu.
See! Perjuangan Bang Qbenk menempuh jalan SEO tidak mudah. Berkat doa dan restu sang ibu Bang Qbenk akhirnya berhasil memetik buah yang sudah ditanamnya. Sungguh hasil memang tidak pernah mengkhianati proses.

Siapa sangka pemuda yang pernah berprofesi sebagai kuli bangunan itu kini telah menjadi seorang yang mumpuni di bidang SEO. 

Pada masanya beliau pernah berjaya memenangi berbagai kompetisi SEO dan hingga saat ini kerap diundang sebagai narasumber dengan topik SEO baik online maupun offline serta mendapat penghasilan yang besar dari SEO. 

Bang Qbenk menyadari benar bahwa perjalanannya untuk sampai di titik ini tidak lepas dari peran orang tuanya terutama kepada emak yang telah mengizinkannya berhenti menjadi kuli dan mendukungnya terjun di dunia blog.

Oleh sebab itu, sebagai ungkapan kasih kepada almarhumah ibunya yang sangat berjasa dalam mendukung profesinya di bidang SEO, Bang Qbenk kemudian berinisiatif mendirikan sebuah komunitas atau wadah dimana dimana dia bisa berbagi ilmu SEO kepada para blogger perempuan khususnya emak-emak secara gratis, maka lahirlah SEO Moms Community.

Lahirnya SEO Moms Community, Ungkapan Sayang Seorang Anak terhadap Almarhumah Ibunya

"Ini kisah tentang SEO Moms sebuah jaringan Blogger Perempuan Indonesia yang aku bentuk pertengahan januari 2020, sebuah kisah yang tidak pernah lepas dari kedekatanku kepada seorang ibu yang aku panggil dengan sebutan emak, seorang wanita cantik bernama Mudiyah binti sangaran yang dengan tangan dinginnya menggemblengku selama bergelut di dunia blogging walaupun dia sendiri tidak mengetahui soal blog, bahkan sekolah pun tidak pernah tetapi beliau bisa membaca dengan baik" (Qbenk)
Sampai di sini sudah jelas kan jawabannya mengapa seorang pemuda bernama Bang Qbenk ini sampai mau mendirikan komunitas yang dipersembahkan untuk para emak untuk mendapatkan ilmu SEO dengan cuma-cuma.Sungguh tujuan yang sangat mulia. 

Oh ya dari cerita Bang Qbenk pemberian nama komunitas ini juga tidak lepas dari keterlibatan emak di dalamnya.

Jadi sejak Januari 2020 sudah terbetik keinginan Bang Qbenk untuk membuat sebuah kelas atau forum belajar online secara gratis, namun beliau masih belum menemukan nama yang tepat hingga memasuki pertengahan januari beliau beberapa kali bermimpi bertemu dengan emaknya. Dalam mimpi tersebut sang emak muncul di hadapannya dengan penampilan muda dan cantik.

Entah apa maksud dari mimpi tersebut atau mungkin karena terlalu rindu pada emak sehingga terbawa mimpi. Namun menurut bang Qbenk itulah yang menjadi titik awal berdirinya SEO Moms.

Kata mom beliau gunakan sebagai tanda rasa sayang kepada ibunya dan diwujudkan dengan memberikan pelatihan dasar SEO atau SEO basic kepada kalangan blogger perempuan di Indonesia.

Maka tepat dua bulan setelah wafatnya ibu beliau, yakni di tanggal 25 januari 2020 dengan niat mengedukasi kaum perempuan dalam dunia SEO Bang Qbenk mendirikan SEO Moms. 

Bang Qbenk dan Mbak Sari Widiarti/ @seomoms

Komunitas ini awalnya beliau bentuk dengan dibantu oleh Mbak Sari Widiarti, blogger asal Surabaya yang bertindak selaku co-founder. 

Nah, dalam setahun perjalanannya ternyata SEO Moms berhasil menunjukkan perkembangan yang cukup pesat. Terbukti dengan banyaknya blogger perempuan yang memiliki minat belajar SEO dan ingin bergabung dengan komunitas ini. Bahkan member SEO Moms kini tersebar dari di berbagai wilayah di Indonesia.

Karena member SEO Moms juga sudah banyak dan untuk mengurusnya tentu membutuhkan tenaga ekstra sehingga dibentuklah tim SEO Moms Community yang terdiri dari founder, co-founder dan 6 koordinator wilayah meliputi Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera, Sulawesi dan Bali.

Awal Bergabung dengan SEO Moms Community

Kesempatan saya untuk bisa ikutan belajar SEO di SEO Moms Community akhirnya terwujud di bulan September 2020. Sebenarnya dari bulan Juli waktu pertama kali tahu tentang komunitas ini saya sudah pengen join tapi ternyata prosedurnya nggak sama dengan komunitas blogger lainnya yang kalau mau daftar tinggal isi form dan gabung di grupnya, selesai.

Informasi yang saya dapat dari website SEO Moms harus nunggu pendaftaran gelombang berikutnya terbuka dulu. Mengenai kapan pendaftarannya terbuka saya juga nggak tahu karena itu saya inisiatif sendiri langsung kirim pertemanan facebook ke akun FB pendirinya yaitu Qbenk biar kalau ada update informasi terkait SEO Moms saya nggak ketinggalan.

Benar saja, pas Bang Qbenk  share link form pendaftaran SEO Moms Basic gelombang ketiga yang sudah terbuka di status FBnya cus saya langsung isi dan menjadi pendaftar yang berada di urutan atas, hehe. 


Syukur pula saya terpilih menjadi salah satu peserta yang lolos ikut kelas SEO Moms Basic pada saat itu. Ya, ternyata nggak semua yang isi form pendaftaran keangkut ke kelas SEO Moms Basic. 

Di kelas SEO Mom Basic angkatan 3 kalau nggak salah yang terangkut ada sekitar 29 orang. Eh tapi meski sudah terpilih jadi peserta SEO Moms Basic belum tentu lolos jadi member SEO Moms Community lho.

Maksudnya gimana?

Jadi SEO Moms Basic ini semacam pintu gerbang yang harus kita lalui sebelum masuk dan menjadi bagian dari SEO Moms Community. 

Tentu saja namanya kelas belajar pasti ada penilaian. Entah itu penilaian dari tugas yang kami kerjakan atau dari keaktifan belajar di kelas. Hasil dari penilaian itu juga yang menjadi pertimbangan Bang Qbenk dan Mbak Sari untuk memutuskan siapa peserta yang berhak lanjut dan siapa yang harus dieliminasi.

Jujur, saya degdegan juga sih kalau sampai dieliminasi. Untungnya saya bisa bertahan sampai pembelajaran di kelas usai dan berhasil melalui pintu gerbang itu. 

Setelah dinyatakan lulus kelas SEO Moms Basic barulah saya sah menjadi bagian dari SEO Moms Community. Setelah sah jadi member, saya dan peserta lainnya yang lolos diundang masuk ke WAG keluarga SEO Moms Community.

Senang banget bisa gabung di WAG SEO Moms Community ini karena membernya baik yang angkatan lama maupun baru semua ramah dan kompak. Jadi berasa punya keluarga baru gitu.

Sayang sekali WAG tempat berkumpulnya semua member SEO Moms Community sudah dibubarkan dah hanya menyisakan  tim SEO MOMS.

Dengan terbentuknya koordinator wilayah maka member SEO Moms kini berkumpul di WAG berdasarkan wilayahnya. Saya sendiri tergabung SEO Moms wilayah Sulawesi yang dikoordinatori oleh Kak Mugniar. 

Nah, enaknya ada perombakan seperti ini saya jadi dapat kesempatan ikut belajar lagi di Kelas SEO Moms Basic bersama teman-teman blogger wilayah yang baru bergabung.

Tentang Kelas SEO Moms Basic (SEMOC)

Di atas saya sudah singgung sekilas mengenai kelas SEO Moms Basic ini tapi untuk lebih jelasnya saya jabarkan ya sesuai yang dipaparkan Bang Qbenk saat membawa pengantar materi.

SEO Mom Basic atau SEMOC merupakan jaringan murni pembelajaran SEO secara online yang foundernya khususkan untuk blogger perempuan Indonesia. Sengaja ada kata yang saya bold biar teman-teman nggak salah paham. 

Nama komunitasnya memang menyematkan kata moms tapi bukan berarti untuk kalangan emak-emak saja. (Coba lihat lagi deh di atas apa alasan bang QBenk memilih kata mom?) 

Jadi buat kamu yang masih single atau sudah nikah tapi belum dikaruniai anak boleh banget kok kalau mau ikutan belajar SEO di komunitas ini. Intinya komunitas ini terbuka untuk semua blogger perempuan di Indonesia. Buat blogger laki-laki jangan coba-coba daftar karena sudah pasti ditolak, hehe

Pertanyaan yang muncul kemudian kenapa kelas yang terbuka di komunitas ini fokus pada SEO basic?

Begini penjelasan Bang Qbenk.

SEO tidak bisa dibangun secara instan. SEO adalah ilmu logika sama halnya dengan ilmu pemograman, karena bahasa pemrograman adalah bahasa utama algoritma dan bahasa pemrograman mengunakan operasi logika. Ini yang harus dipahami.

Maka SEO sudah tentu identik juga dengan logika. Dalam mempelajari SEO kita harus terlebih dahulu mengenal basic atau dasarnya, tidak bisa langsung membangun sebuah blog dengan pendekatan tingkat lanjut atau backlink

Karena pada dasarnya membangun sebuah blog sama seperti membangun sebuah rumah. Hal pertama yang harus di bangun adalah pondasinya.

Begitu penjelasan Bang Qbenk yang sempat saya kutip. Dan kalau dipikir-pikir benar juga. Sebelumnya saya ingin bangun blog tapi nggak kepikiran sama sekali mau fokus di SEO basic ini. 

Pengennya langsung punya blog dengan kualitas baik dalam hal ini DA/PA tinggi, spam score rendah dan bla bla tapi lupa dengan pondasi blog saya sendiri yang masih lemah.

Bang Qbenk sendiri mengaku kalau beliau tidak heran bila ada blogger yang mengeluh terkait kualitas blognya dari sisi DA yang awalnya tinggi tetiba turun bahkan ada yang sulit terindeks atau tidak terindeks google sama sekali.

Kenapa bisa demikian?

Jawabannya ya itu tadi, seperti yang dijelaskan Bang Qbenk, karena blog itu tidak memiliki dasar yang kuat, pondasinya lemah dari sisi SEO terutama onpage-nya.

SEO itu ibarat orang akan menyeberang jalan. Sebelum menyebarang liat dulu kanan dan kiri, setelah aman baru nyeberang, hasilnya akan aman

Coba kita nyeberang tanpa liat kiri kanan? Hasilnya? Tebak sendiri (Qbenk)

Asyiknya Belajar di Kelas SEO Moms Basic 

Alhamdulillah saya bersyukur Ramadan kemarin bisa kembali belajar dasar SEO ini di WAG SEO Moms Basic SulBalNusra yang merupakan kelas belajar SEO Mom Basic wilayah Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara.

Oh ya kelas SEO Moms Basic untuk ketiga wilayah tersebut sengaja digabungkan karena pesertanya masih sedikit.

Kalau ada yang bertanya apa nggak bosan belajar SEO dasar lagi, padahal sudah pernah belajar sebelumnya?

Jawaban saya nggak dong. Mau materinya di ulang berapa kali pun saya tetap antusias ikut kelasnya karena as we know belajar SEO itu nggak mudah. Honestly, Meski sudah tahu dasarnya juga saya masih sering keteteran menerapkan SEO.

Intinya masih banyaklah ilmu SEO yang belum saya pahami dengan benar sehingga saya merasa masih perlu belajar banyak tentang SEO.

Nah, beruntungnya bisa belajar SEO di SEO Moms Community karena asyik dan nggak bikin pikiran mumet. Padahal kita tahu yang namanya belajar SEO kan rada susah. Kurang lebih sama kayak belajar matematika atau ilmu logika gitu. Bisa menguras otak.

Namun karena Bang Qbenk bawa materinya juga santai dan cara penyampainnya juga ringan alhasil belajar SEO tidak semenakutkan seperti yang saya pikirkan dulu.

Lalu apa saja sih hal yang membuat belajar SEO Basic di SEO Moms Community jadi asyik dan menyenangkan? Oke saya bahas satu-satu ya.

Gratis alias tidak dipungut biaya sepersen pun

Siapa sih yang nggak suka kelas gratisan. Apalagi yang namanya emak-emak. Diskon saja sering diincer lebih-lebih gratisan, hehe. 

Jangan salah lho, SEO yang selama ini lebih diminati kaum bapak-bapak juga telah dilirik oleh kalangan emak-emak. Semakin ke sini semakin banyak blogger perempuan yang juga berminat belajar SEO. 

Asyiknya di sini karena SEO Moms Community membuka peluang yang besar bagi para blogger perempuan khususnya emak-emak untuk belajar SEO tanpa perlu mengeluarkan uang. 

Padahal umumnya kelas SEO itu berbayar dan tarifnya lumayan mahal. Maka beruntunglah emak-emak yang bisa bergabung di Kelas SEO Mom Basic dan mendapatkan materi baik onpage maupun offpage secara GRATIS.

Belajar langsung dengan ahlinya 

Kelas SEO Mom Basic diisi oleh seorang blogger yang sudah berpengalaman menggeluti SEO selama bertahun-tahun. Boleh dibilang beliau sudah lama makan garam dengan teknik optimasi blog sehingga ilmu SEO yang beliau bagikan tidak perlu diragukan lagi. 

Ya, Bang Qbenk adalah blogger yang  mumpuni di bidang SEO. Ilmu yang beliau bagikan itu daging banget.

Saya senang dengan cara beliau menyampaikan materi. Sangat mudah untuk dipahami karena bahasanya ringan dan beliau juga bukan 'guru' yang killer seperti kebanyakan guru matematika, hehe

Asyiknya lagi nih, di Kelas SEO Moms kita nggak cuma belajar teori tapi langsung disuruh praktik. Proses belajar seperti ini tentunya membuat kami yang biasanya pusing dengan urusan SEO bisa mudah dan cepat paham.

Belajar santai bersama emak-emak

Selain menyampaikan materi dengan bahasa yang ringan, Bang Qbenk juga sangat memahami kondisi "murid-muridnya" yang didominasi oleh emak-emak sehingga tidak memaksa kami belajar SEO dengan keras.

Kehadiran SEO Moms untuk meringankan bukan memberatkan. Untuk itu beliau malah menganjurkan kami yang belajar SEO di kelasnya agar menyesuaikan dengan kapasitas kami sebagai seorang ibu bagi anak-anak. 

Jadilah belajar SEO di Kelas SEO Moms Basic ini asyik sekali karena pembelajaran berlangsung dengan santai. Materi disampaikan oleh Bang Qbenk sesuai dengan waktu yang telah disepakati bersama tapi kami nggak mesti hadir saat itu juga. 

Materi boleh dibaca pagi, siang atau malam, selagi kami punya waktu luang. Mau bertanya pun demikian, kami bisa tinggalkan pertanyaan di grup dan nanti akan dijawab oleh beliau. Ya, proses belajar SEO di komunitas ini jadi lebih fleksibel gitu.

Oh ya meski santai kami, bukan berarti nggak ada sanksi sama sekali ya.  Masih ada sistem eliminasi bagi peserta yang penilaiannya kurang. 

Oleh sebab itu jangan karena mentang-mentang belajarnya santai jadi kebablasan. Harus tetap fokus juga karena sama saja materi bakal susah masuk kalau kitanya terlalu santai atau nggak fokus belajar.

Belajar kapan saja dan dimana saja

Untuk saat ini Kelas SEO Mom Basic di setiap wilayah yang sudah terbentuk masih berlangsung secara daring lewat WAG. 

Namanya juga kelas online ya, jadi kita belajarnya lebih fleksibel , bisa kapan saja dan dimana saja. Sambil rebahan juga boleh. Asyik, kan? 

Bahkan Bang Qbenk juga mengajari kami untuk berani maju dan tampil dalam lomba SEO lho. You know what? Lomba SEO.

Halo! Seumur-umur nih, sebelum gabung di komunitas ini - saya kalau dapat info mengenai lomba SEO nyali langsung ciut. Nggak ada keberanian sama sekali tapi berkah menjadi murid Bang Qbenks saya jadi berani ikut lomba SEO.

Yah even hasilnya belum pernah dapat juara but least saya sudah punya pengalaman ikut lomba blog dengan kategori SEO. Baru jadi peserta lomba SEO saja saya sudah senang lho, haha.

Selanjutnya, selain kelas online saya berharap suatu saat hari bisa mengikuti kelas SEO di komunitas ini secara offline. 

Ya siapa tahu Bang Qbenk nanti ada kesempatan jalan-jalan ke Kota Daeng bisa langsung ditodong tuh buat sharing ilmunya atau ke depannya Kak Mugniar selaku Koordinator Wilayah bikin agenda kegiatan belajar SEO offline dengan mengundang Bang Qbenk ke Makassar. Ini misalnya saja lho? Kali saja nanti jadi kenyataan, hehe. 

Selain keempat poin yang saya sebutkan di atas sebenarnya masih banyak lagi hal-hal menarik lainnya yang bikin saya senang dan bersyukur bisa menjadi bagian dari SEO Moms Community.

Namun sengaja tidak saya sebutkan biar kalian penasaran dan tertarik mau join di komunitas ini tapi bagaimana caranya. Eits nggak usah bingung, sini saya jelasin.

Cara Bergabung di SEO Moms Community

Oke, cara bergabung di SEO Moms Community sama sekali tidak susah kok. Cuma tiga langkah.
  • Pertama, kamu harus niat dulu dong. Kalau nggak niat ya percuma, hasil belajar kamu bakal sia-sia. 
  • Kedua, isi form pendaftaran. Berhubung pendaftaran di komunitas ini tidak  setiap waktu jadi kamu mesti tunggu dulu info pendaftarannya. Untuk itu kamu bisa cek atau cari tahu informasinya langsung ke koordinator wilayah tempat kamu tinggal. Misal kamu tinggalnya di daerah Bali, kamu bisa menghubungi koordinatornya yaitu Mbak Risky Ananda.
  • Ketiga, wajib ikut kelas SEO Moms Basic. Selanjutnya sekaligus merupakan langkah yang paling penting agar bisa menjadi anggota SEO Moms kamu harus ikut kelas belajar SEO basic. Ikut kelasnya di sini bukan sekadar menyimak materi saja ya tapi kamu juga harus aktif baik aktif bertanya maupun mengerjakan tugas karena bakal ada penilaiannya.
Setelah mengikuti tiga langkah tersebut, selanjutnya kamu tinggal tunggu pengumuman kelulusan. Kalau LULUS maka SELAMAT kamu sudah berhasil jadi member SEO MOMS.

Penutup

Terakhir, sebelum menutup postingan ini lagi-lagi saya ingin mengutip pernyataan Bang Qbenk. Kali ini tentang tujuan yang sekaligus menjadi harapan beliau buat para moms yang berada di komunitas ini.
Seo moms bukan aku didik untuk menjadi seorang spesialis seo atau master seo, tetapi lebih pada memahami karakter mesin pencari yang sebenarnya dengan teknik seo yang tidak keluar dari ketentuan google sendiri, walaupun terkadang terlihat nyeleneh tetapi itu semua bertujuan agar member tidak melihat dari satu faktor saja dalam upaya merangking blog atau konten mereka di mesin pencari.
Lalu jika bukan bertujuan mendidik member agar menjadi seorang seo spesialis, seo analisis atau seo enthusiast lalu dididik untuk menjadi apa ? aku lebih suka menyebut mereka sebagai seorang SEO MAKER dalam pengertian sederhana yaitu mampu melakukan optimasi dengan teknik yang berbeda, mampu menganalisa kekuatan lawan dan tentu saja bisa mengalahkan lawan khususnya pada level kompetisi yang pada akhirnya kelak mereka berani untuk menawarkan diri mereka sebagai penyedia jasa SEO.
Sampai di sini saya nggak cuma takjub lho dengan kisah dibalik lahirnya SEO Moms yang tidak terlepas dari niat mulia seorang anak kepada almarhumah ibunya, tetapi juga speechless dengan tujuan Bang Qbenk yang tidak kalah mulia dalam mendidik kami.

Ingin menjadikan kami sebagai SEO Maker Maa syaa Allaah.

Saya pribadi ingin belajar SEO di SEO Moms memang bukan untuk menjadi master SEO. Bisa memahami dan mempraktikkan SEO dengan baik saja itu sudah merupakan suatu pencapaian yang patut saya syukuri sebagai blogger.

Dan yah saya tertarik dengan istilah yang beliau juluki itu. Be a SEO Maker. Meski saya pribadi nggak terlalu berminat ke arah situ tapi yah semoga di antara kami ada yang bisa mewujudkan tujuan dan harapan beliau. Aamiin yaa Rabb.

Terima kasih Bang Qbenk atas ilmu SEOnya yang sudah dibagikan. In syaa Allaah menjadi amal jariah yang pahalanya juga mengalir ke emak. 

Sekian cuap-cuap saya mengenai SEO Moms Community, komunitas keren buat para emak belajar SEO. Hayoo jangan mau kalah dengan bapak-bapak yang sering menguasai halaman awal google. Emak-emak juga bisa jago SEO kalau mau belajar.

Salam,


1 komentar untuk "SEO Moms Community, Tempat Asyik Buat Moms Belajar SEO"

  1. mba siska kita seangkatan di semoc, tapi mba siska mah udah melejit jauh, so proud...

    BalasHapus

Berlangganan via Email