Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengatasi Susah Tidur di Malam Hari dengan Herbal

Cara mengatasi susah tidur di malam hari dengan herbal ini cukup ampuh. Apalagi sekarang sudah ada tablet herbal yang bisa membantu memperbaiki kualitas tidur serta mengobati gejala masuk angin. 

Cara mengatasi susah tidur di malam hari

Selama ini jadwal tidur saya di malam hari memang belum teratur. Kadang saya bisa tidur cepat sebelum jam 10 malam sering juga kebablasan tidur di atas pukul 00.00.

Setelah punya anak jelas waktu tidur saya makin berantakan. Oya sebenarnya saya tipe orang yang mudah terlelap, cuma pada saat-saat tertentu saja terpaksa begadang, seperti ketika ada job menulis dan mesti kejar deadline atau kalau lagi banyak pikiran.

Namun hampir tiga tahun belakangan ini atau tepatnya semenjak anak pertama lahir saya tidak pernah melewati malam tanpa terbangun.

Nah, ini dia masalahnya. Saya biasanya baru mengalami susah tidur ketika terbangun tengah malam. Atau sering juga bisa tidur tapi tidak nyenyak karena rewelan si kecil saat semua orang sudah tidur.

Syukurnya si kakak sekarang sudah nggak sering terbangun dan rewel tengah malam. Paling kalau bangun cuma sekali dan nggak sampai bikin keributan dengan tangisannya.

Tinggal adeknya saja nih yang kebiasaan tidurnya mengikuti jejak si kakak. Sering terbangun tengah malam sehingga tidur saya menjadi tidak nyenyak.

Kalau sudah begitu saya kerap terbangun di pagi hari dalam keadaan pusing dan badan pegal-pegal sehingga bawaannya  jadi tidak semangat menjalani hari. 

Awalnya saya acuh dengan efek yang saya rasakan akibat tidur terganggu. Lagipula masalah tidur tersebut sudah menjadi hal yang lumrah, kan?

Setiap ibu terutama yang masih memiliki anak dalam masa menyusui pasti mengalami gangguan tidur.

Pertanyaan yang muncul kemudian, apakah kita akan membiarkan masalah tersebut terus berlarut tanpa berusaha mencari solusinya? Apakah kita harus menunggu sampai anak besar dulu baru bisa menikmati tidur nyenyak?

Nyatanya seorang ibu juga punya hak untuk mendapatkan waktu istirahat yang cukup di malam hari.  Untuk itu jangan jadikan anak sebagai penghalang, tetapi ayo ciptakan tidur yang berkualitas.

Kesehatan dan Produktivitas Dimulai dari Tidur Berkualitas

Kesehatan dan produktivitas dimulai dari tidur berkualitas

Setelah mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Ibu-Ibu Doyan Nulis dan Antangin, Jumat, 18 Juni 2021 kemarin saya baru ngeh ternyata masalah susah tidur di malam hari tidak bisa dianggap sepele. 

Webinar yang dipandu oleh Sara Neyrizha (Blogger, Anggota IIDN) tersebut mengangkat tema yang sangat menarik yakni "Kesehatan dan Produktivitas Dimulai dari Tidur Berkualitas" dan menghadirkan dua narasumber yaitu Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembangan Obat Tradisional dan Jamu di Indonesia Dr.(Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si. (Herbal)  dan apt. Drs. Victor Ringoringo, SE.,Msc. selaku Chief Business Development and R&D Deltomed Laboratories.

Sesi pertama diisi oleh dr. Inggrid yang mengawali pembicaraannya dengan menyinggung mengenai manfaat tidur bagi tubuh terutama bagian otak. Pasalnya tidur memungkinkan otak kita untuk detox (mengeluarkan racun).

Sains menunjukkan bahwa tidur penting bagi sel-sel otak kita untuk melakukan hal-hal berikut :
  • Detoksifikasi sisa metabolisme 
  • Menyingkirkan sel-sel saraf yang disfungsional
  • Membangun kembali koneksi saraf baru
  • Mengatur ulang keseimbangan neurotransmiter
  • Meningkatkan sensitivitas reseptor neurotransmiter
Neurotransmiter sendiri adalah senyawa kimiawi dalam tubuh yang bertugas untuk menyampaikan pesan antara satu sel saraf (neuron) ke sel saraf target. 

Senyawa ini memiliki peranan yang sangat penting untuk otak dalam mengatur kinerja sistem tubuh kita.

Itu sebabnya aktivitas tidur yang kita lakukan berkaitan dengan kesehatan bahkan juga produktivitas. 

Ya kan kalau kesehatan kita terganggu tentu aktivitas yang lain ikut terhambat, ujung-ujungnya produktivitas kita juga jadi berkurang.

So, jangan lagi anggap susah tidur adalah masalah yang sepele ya. Apalagi bagi ibu-ibu, menjaga kesehatan adalah yang utama.
 
Untuk itu yang perlu kita lakukan bukan sebatas mengonsumsi makanan yang bergizi dan rajin olahraga saja tapi wajib banget punya waktu istirahat yang cukup.

Pertanyaannya, berapa lama waktu ideal bagi kita untuk mendapatkan istirahat yang cukup di malam hari? Apakah 10 jam, 12 jam atau cukup tidur selama 6-7 jam saja?

Hayoo kira-kira ibu-ibu pilih yang mana nih, tidur lama sampai 11  jam tapi sering terbangun atau tidur cuma 6 jam tapi nyenyak?

Of course, jika membahas tentang tidur kita juga akan berbicara mengenai kuantitas dan kualitas tidur. Berapa lama waktu yang kita butuhkan untuk tidur dan bagaimana kondisi kita saat tidur.

Kuantitas Tidur vs Kualitas Tidur

Berdasarkan penjelasan dr. Inggrid kebutuhan kuantitas tidur setiap individu bisa saja berbeda. Ada yang mungkin cuma butuh tidur 6 jam ada juga yang  terbiasa tidur 10-11 jam. Namun umummya kuantitas tidur yang dibutuhkan orang dewasa adalah 7-9 jam di malam hari.

Sementara kualitas tidur mengacu pada bagaimana kita bisa tidur dengan baik (sleep quality refers to how well you sleep)

Lalu seperti apa tidur yang berkualitas itu? Setidaknya memenuhi hal-hal berikut ini :
  • Dapat tidur dalam waktu paling lambat 30 menit atau kurang 
  • Tidur tanpa terbangun di tengah malam
  • Terbangun hanya sekali
  • Dapat tidur kembali dalam waktu 20 menit setelah terbangun
Kembali ke pertanyaan saya di atas, saya yakin ibu-ibu pasti akan memilih tidur dengan waktu 6 jam saja asalkan nyenyak. Itulah yang dimaksud dengan tidur berkualitas.

Paling tidak kita bisa memenuhi kriteria dari tidur berkualitas yakni bisa tidur kurang atau maksimal 30 menit setelah berbaring di tempat tidur dan tidak terbangun tengah malam atau kalau pun terbangun hanya sekali dan bisa tidur kembali dalam waktu 20 menit setelah terjaga.

Webinar yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini memang menekankan tentang pentingnya menjaga kualitas tidur sebab tidur yang tidak berkualitas dapat memengaruhi kesehatan tubuh.

Dampak Negatif Kurang Tidur bagi Kesehatan


Ternyata ada banyak sekali dampak atau efek negatif  yang bisa menimpa kita bila mengalami gangguan tidur terutama kaitannya dengan kesehatan tubuh. Diantaranya seperti yang sudah dijelaskan dr. Inggrid berikut ini :

Sistem imun menurun

Salah satu cara menjaga daya imun tubuh adalah dengan beristirahat yang cukup. Kita harus bisa menjaga kualitas tidur agar daya tahan tubuh tetap terjaga. Apalagi di masa pandemi seperti saat ini. Justru kita harus memperkuat imun agar tidak mudab terserang virus. Jangan sampai akibat kurang tidur imun kita menurun hingga rentan terpapar COVID-19.

Menurunkan fungsi kognitif dan menjadi pelupa

Mungkin kamu pernah mendengar pernyataan kurang tidur bikin orang bodoh. Ungkapan tersebut tidak salah karena manfaat tidur sangat berkaitan dengan kerja otak. 

Ketika kita mengalami gangguan tidur biasanya kita akan sulit konsentrasi dan tidak bisa fokus mengerjakan sesuatu termasuk pada saat belajar. 

Hal tersebut terjadi karena ketika seseorang mengalami  kurang tidur fungsi kognitif  dan bahkan working memory span-nya akan menurun sampai 38%. 

Jadi kalau tiba-tiba kita merasa mudah lupa atau pikun padahal umur masih kepala dua coba perhatikan dulu deh kualitas tidur kita. Apakah sudah baik atau sebaliknya?

Rentan moodines dan depresi

Ternyata bukan cuma perubahan hormon yang bikin ibu-ibu mudah mengalami perubahan emosi. Efek susah tidur juga bisa jadi penyebabnya. Bahkan dalam kasus yang lebih parah dampak negatif kurang tidur bisa berujung pada depresi. Dampak yang satu ini jelas tidak baik untuk kesehatan mental kita.

Berisiko mengalami kecelakaan

Gangguan tidur yang kita di malam hari jelas akan membuat kita ngantuk keesokan harinya. Ini juga sebenarnya masih ada kaitannya dengan penurunan  kognitif tadi.

Intinya kurang tidup dapat menyebabkan seseorang tidak bisa fokus atau konsentrasi dengan  apa yang dikerjakannya sehingga rentan mengakibatkan kecelakaan.

Mempercepat penuaan dini

Kurang tidur juga dapat mempengaruhi kesehatan kulit lho. Efeknya dapat membuat kulit kita kusam, muncul kerutan-kerutan halus dan lingkaran hitam di bawah mata. Duh, efeknya yang satu ini cukup mengerikan ya.

Selera makan buruk

Satu lagi efek dari pemgaruh tidur yang tidak berkualitas. Ketiga begadang atau susah tidur biasanya kita bakal terdorong untuk ngemil jenis makanan yang tidak sehat atau istilah kerennya junk food

Nah, kalau kualitas tidur sudah buruk ditambah lagi dengan perubahan selera makan yang tidak baik jelas dampak negatifnya juga akan lari ke masalah kesehatan.

Tentu kita tidak ingin kesehatan tubuh kita terganggu, kan? Oleh sebab itu ayo buibuk kita sama-sama perbaiki kualitas tidur dari sekarang.

Mengapa Kualitas Tidur Lebih Penting?

Menurut dr. Inggrid memperhatikan kualitas tidur lebih utama daripada kuantitas tidur. Kenapa?
  • Kualitas tidur lebih dominan dalam memengaruhi kesehatan secara keseluruhan daripada kuantitas tidur itu sendiri (US National Sleep Foundation). 
  • Kualitas tidur menjadi indikator yang lebih baik dalam menilai mood dan kepuasan hidup dibandingkan kuantitas tidur.
Sayangnya kualitas tidur masyarakat Indonesia masih kurang baik. Dari survei terhadap 2.944 respoden Indonesia dengan usia 18-24 tahun, 2/3 orang Indonesia mengalami susah tidur.

Ditambah lagi dengan masa pandemi dimana berdasarkan survey sleephelp.org sebanyak 22% orang menyatakan mengalami kualitas tidur yang buruk lantaran adanya COVID-19 yang menimbulkan kecemasan, stres dan juga ketakutan terhadap penyakit yang penularannya sangat cepat itu.

Akibatnya kini muncul istilah coronasomnia atau covidsomnia yaitu sebutan yang ditujukan untuk orang-orang yang mengalami gangguan tidur atau insomnia akibat COVID-19.

Insomnia sendiri adalah ketidakmampuan dalam menjaga atau mempertahankan kuantitas dan kualitas tidur yang baik.

Sekitar 1 dari 3 orang di dunia kadang-kadang mengalami insomnia dalam derajat yang bervariasi. Bahkan prevalensi gangguan tidur di dunia sebanyak 5-15% kemudian 31-75% berkembang menjadi masalah insomnia kronik.

Dengan adanya pandemi masyarakat yang mengalami insomnia pun semakin meningkat. Hal ini jelas patut menjadi perhatian kita bersama.

Selanjutnya mari kita bahas apa saja penyebab seseorang mengalami gangguan tidur.

Berbagai Faktor Penyebab Gangguan Tidur

Masalah gangguan tidur tidak datang dengan sendiri, namun muncul dengan berbagai faktor penyebab. Maka sebelum mengatasi gangguan tidur tentu kita harus mengetahui dulu penyebabnya.

Berikut beberapa faktor penyebab gangguan tidur :

Gangguan Fisik

Gangguan fisik yang dimaksud di sini adalah seperti sakit kepala, nyeri sendi, nyeri perut dan lain-lain. Kondisi tubuh yang tidak fit memang bisa menjadi penyebab munculnya masalah tidur di malam hari.

Isu Medis

Gangguan tidur juga bisa diakibatkan karena adanya isu medis. Salah satu isu medis adalah sleep apnea yaitu gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan seseorang berhenti sementara selama beberapa kali saat sedang tidur.

Gangguan Psikologis/Psikiatrik 

Penyebab susah tidur berikutnya datang dari gangguan psikologis seperti stres, depresi dan juga ansietas atau kecemasan yang tidak terkendali dan berlebihan.

Penyebab yang satu ini memang umum terjadi. Biasanya kalau kita lagi dilanda masalah berat atau stres pasti bakal susah terlelap bahkan bisa tidak tidur sampai pagi.

Gangguan Lingkungan

Nah, gangguan lingkungan ini yang tiga tahun terakhir ini saya alami. Datangnya dari suara tangisan anakšŸ¤­

Gangguan yang berasal dari lingkungan juga biasa berupa lampu kamar yang nyalanya terlalu terang, suara berisik, dan lain-lain.

Genetik 

Gangguan genetik yang dicontohkan di sini seperti narkolepsi. Apa itu? Narkolepsi adalah gangguan tidur kronis yang ditandai dengan rasa kantuk berlebihan di siang hari dan tertidur  secara tiba-tiba tanpa mengenal waktu dan tempat. Oleh sebab itu penderitanya biasa akan kesulitan tidur di malam hari.

Penuaan atau Faktor Usia

Kalau faktor ini tidak  dipungkiri lagi. Setengah lansia atau orang yang berumur 65 tahun biasa akan mengalami masalah tidur di malam hari.

Obat-obatan

Faktor berikutnya obat-obatan seperti obat hipertensi, antidepresi serta obat yang mengandung kafein juga menjadi salah satu penyebab ganguan tidur.

Bekerja di malam hari

Orang yang bekerja di malam hari pastinya akan terganggu jam tidurnya. Saya biasa masih suka gini nih, gara-gara suka kejar jam cinderella buat setor tugas eh akhirnya begadang dan kehilangan kesempatan mendapatkan tidur berkualitas di malam itu. Upst. Jangan ditiru ya.

Apalagi kalau sudah menjadi kebiasaan, bisa-bisa orang yang bekerja di malam hari ini hidupnya bak kalelawar. Siang jadi malam, malam jadi siang *eh

Namun kata dr. Inggrid pentingnya tidur di malam hari tidak bisa diganti pada waktu siang karena proses detoksifikasi saat tidur hanya terjadi di malam hari. Itulah sebabnya tidur malam sangat penting ya buibuk tapi ingat usahakan tidur kita harus berkualitas. 

Cara Ampuh Atasi Gangguan Tidur, Herbal Solusinya

Akhirnya sampai juga ke topik inti materi yang dibawakan dr. Inggrid Tania. Jadi materi yang beliau bawakan kemarin itu tentang Peran Herbal Dalam Memperbaiki Kualitas Tidur. 

Sebenarnya ada banyak cara yang bisa kita tempuh untuk memperbaiki kualitas tidur.  Namun karena dr. Inggrid Tania ini adalah seorang dokter yang ahli di bidang obat tradisional dan jamu sehingga solusi jitu yang beliau tawarkan adalah dengan cara mengonsumsi herbal-herbal tertentu.

Lantas herbal-herbal apa sajakah yang bisa kita konsumsi agar bisa mendapatkan tidur berkualitas? Yuk kita bahas.

Passion flower

Passion flower atau dikenal juga dengan nama passiflora incarnata adalah tanaman herbal yang berasal dari Amerika. Passion flower bekerja dengan caea meningkatkan kadar asam gamma-amonibutyric di otak yang berfungsi menurunkan over-aktivitas otak sehingga pikiran menjadi lebih rileks dan kualitas tidur membaik.

Tanaman ini juga punya sifat menenangkan dan sedatif serta anti nyeri, membantu mengatasi ketegangan syaraf, spasme otot, sakit kepala, neuralgia, gangguan cemas atau ansietas dan insomnia.

Akar Valerian

Akar valerian adalah tanaman herbal yang berasal dari Eropa dan Asia Barat. Tanaman ini mengandung asam valerenat, asam isovalerat, dan antioksidan yang membantu menenangkan pikiran dan membuat tidur lebih nyenyak.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak akar valerian dapat meningkatkan rasa ngantuk dan memperbaiki kualitas tidur secara signifikan. Berbeda dengan obat penenang tanaman ini tidak memiliki efek samping sehingga aman digunakan

Ganger (jahe)

Jahe adalah herbal yang habitat aslinya ada di Asia Tenggara, Cina, India dan Kepulauan Pasifik. Seperti yang kita ketahui tanaman yang memiliki nama latin Zingiber officinale ni juga memiliki banyak khasiat

Manfaat jahe antara lain dapat melemaskan otot tegang, anti nyeri, anti radang, merangsang pengeluaran keringat, serta membantu mengatasi gejala masuk angin.

Orang yang susah tidur di malam hari biasanya akan mengalami gangguan gejala masuk angin seperti perut kembung, asam lambung terasa naik, mual, muntah, meriang, batuk pilek, nyeri kepala, pegal linu, kaku otot dan syaraf tegang. Peranan jahe di sini  dapat membantu mengatasi berbagai gejala masuk angin tersebut.

Nah, dr. Inggrid menjelaskan bahwa ketiga tanaman herbal tersebut yakni passion flower, valerian, dan jahe dapat dikombinasikan untuk mendapatkan efek yang sinergistik dalam menginduksi tidur, meningkatkan total waktu tidur, memperbaiki kualitas tidur serta membantu mencegah dan mengatasi efek buruk akibat kurang tidur seperti masuk angin dan penurunan imunitas.

Kabar baiknya nih sekarang sudah ada tablet yang bahan bakuny mengandung ketiga tanaman herbal tersebut untuk membantu memperbaiki kualitas tidur dan meredakan gejala masuk angin.

Antangin Good Night, Tablet Herbal untuk Memperbaiki Kualitas Tidur


Senang sekali bisa mengikuti webinar yang menambah insight saya tentang tidur berkualitas. Terlebih lagi, kini saya tidak khawatir lagi mengalami susah tidur setelah terbangun di malam hari karena sudah menemukan solusinya yakni dengan mengonsumsi tanaman herbal seperti yang sudah disebutkan di atas.

Eniwei, kalau jahe memang kita mudah mendapatkannya tapi bagaimana dengan passion flower maupun akar valerian. Di sekitar rumah saya nggak ada. Saya juga kayakmua belum pernah ketemu dua jenis bunga tersebut.  

Nggak mungkin kan saya harus terbang ke Amerika dan Eropa dulu untuk mendapatkan dua tanaman herbal yang ampuh bikin tidur nyenyak, hehe.

Nah, di sesi kedua webinar ini hadir Bapak apt.Drs. Victor S. Ringoringo, SE.,Msc memperkenalkan produk terbaru dari PT Deltomed Laboratories yakni Antangin Good Night, tablet herbal yang diklaim mampu membantu memperbaiki kualitus tidur.

Oh ya produk terbaru dari Deltomed Laboraties ini memang masih baru banget. Baru diluncurkan bulan Maret kemarin tepatnya tanggal 17 Maret 2021 dalam rangka menyambut Hari Tidur Sedunia yang jatuh setiap tanggal 19 Maret.

Pantesan ya waktu saya sarankan suami minum Antangin Good Night karena dia juga mengalami gangguan tidur, suami heran dan bertanya, kenapa antangin?

Tidak heran sih. Selama ini baik suami maupun saya dan juga sebagian besar orang mengenal antangin sebagai obat pereda gejala masuk angin saja. 

Ya meski sudah tiga bulan lalu peluncurannya tapi mungkin sampai saat masih banyak yang belum tahu kalau kini sudah ada produk Antangin yang nggak cuma meredakan gejala masuk angin tapi jiga membantu memperbaiki kualitas tidur yaitu Antangin Good Night.
Antangin Good Night adalah tablet herbal dengan kandungan herbal Passion Flower dan ekstrak akar Valerian yang diolah secara modern untuk membantu memperbaiki kualitas tidur. Produk baru ini juga  dilengkapi dengan kandungan jahe, yang efektif untuk meredakan masuk angin.

Chief Business Development and R&D PT Deltomed Laboratories ini mengungkapkan bahwa kehadiran Antangin Good Night merupakan bentuk komitmen Deltomed dalam mendukung kesehatan dan memperbaiki kualitas tidur masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19.

Lebih lanjut beliau menjelaskan mengenai kandungan, manfaat serta keunggulan dari Antangin Good Night.

Antangin Good Night mengandung 100% herbal Passion Flower, esktrak Valerian, dan jahe yang membantu meningkatkan kualitas tidur dan meredakan masuk angin. Antangin Good Night juga telah disetujui dan mendapatkan Izin Edar dari Badan POM RI, serta telah memperoleh sertifikasi Halal dari Majelis Ulama Indonesia.

Dari penjelasan tersebut jelas ya Antangin Good Night  sangat bagus dikonsumsi untuk membantu mengatasi susah tidur karena terbuat dari berbagai tanaman herbal dimana ketiga bahan bakunya adalah passion flower, valerian dan jahe yang khasiatnya tidak diragukan lagi.

Produk ini juga sudah terdaftar di BPOM dan ada sertifikasi halalnya dari MUI jadi pastinya aman dong. 

Plusnya lagi,Antangin Good Night cukup praktis untuk dikonsumsi oleh orang dewasa dan lansia. Sedangkan untuk anak-anak baru diperbolehkan bagi mereka yang berusia 12 tahun ke atas.

Haganya juga terjangkau lho. Hanya Rp5.000/strip. Untuk satu strip terdapat 4 tablet sementara untuk 1 box berisi 20 strip. Atau kalau ingin paket yang lebih hemat untuk dikonsumsi sendiri atau dijual bisa beli 1 karton yang berisi 50 box.


Selanjutnya kalian nggak perlu bingung mau beli tablet herbal yang ampuh atasi masalah tidur ini dimana karena Antangin Good Night sudah tersedia dimana-mana

Mau cari di outlet-outlet seperti watsons, lottemart atau mengunjungi Deltomed Official Online Store di marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Blibli, boleh. Kalian juga bisa menemukan produk ini di Apotek maupun Toko Obat terdekat.

Untuk info selengkapnya bisa cek di instagram Antangin ya.

Penutup

Ingat, kesehatan dan produktivitas dimulai dari tidur berkualitas. Jangan sepelekan masalah tidur karena bisa berdampak buruk pada kesehatan dan berujung pada menurunnya produktivitas.

Kehadiran tablet herbal yang mampu memperbaiki kualitas tidur sekaligus meredakan gejala masuk angin tentu akan sangat membantu mengatasi masalah susah tidur.

Setidaknya Antangin Good Night bisa kita jadikan sebagai teman terbaik untuk mewujudkan tidur berkualitas. Say Good byee gangguan tidur.

Sekian postingan saya mengenai cara mengatasi susah tidur di malam hari dengan herbal. Semoga bermanfaat. 

Salam.

16 komentar untuk "Cara Mengatasi Susah Tidur di Malam Hari dengan Herbal"

  1. Kalo susah tidur tuh paginya suka sakit pala. Tapi emang susah biar lelap di malamnya.

    BalasHapus
  2. Masalah tidur ini emang jadi persoalan emak2 yaa mbaa. Apalagi saya. Ya ampun emang bener rasanya mood jadi berantakan seharian.

    BalasHapus
  3. Mba Siska aku merasa tersentil ehehehe, ampun mbak emang nih kurang tidur tiap malam begadang nemenin pakmer yang sudah 2 bulan sakit sarafnya terganggu. Jadi bawaanya aku lemes, pola makan jadi kacau gitu

    BalasHapus
  4. Ternyata banyak banget efek dari kurang tidur ya. Termasuk imun turun. Aku harus punya juga nih antagin good night.

    BalasHapus
  5. Kurang tidur emang bkin mqsuk angin ya mba, dgn herbal bsa lebih berkhasiat bkin tidur lelap dan berkualitas

    BalasHapus
  6. Saya mau coba juga ah, sudah jelas tidur Saya kurang berkualitas, kalau malam suka kebangun gak jelas deh. Mesti diperbaiki kualitas tidurnya

    BalasHapus
  7. diriku merindukan kualitas tidur paripurna malam hari, supaya besok badan segar dan kerjaan bisa lancar. mau dicobain akh ini tips nya

    BalasHapus
  8. Kadang suka iri Ama orang yg gampaaaang banget tidur. Mau di segala tempat juga ga masalah. Krn aku sudah bener mba. Sekalinya bisa nyenyak , trus kebangun, jgn harap bisa cepet tidur lagi :(. Lamaaa itu. Ujung2nya kurang tidur..

    Ini suplemen herbal Antangin ini udh aku masukin ke list belanja bulanan :D. Mau coba ah, semoga bisa bikin tidurku lelap

    BalasHapus
  9. Makasih banyak ini ko kek ngomongin aku ya yang jam tidurnya memang sekitar 6 jam saja krn tll byk yg dikerjakan atau dipikirkan hihi cobain ah antangin good night nya :)

    BalasHapus
  10. Iya kalau keseringan begadang takutnya jadi insomnia ya dan bisa berefek buruk pada kesehatan fisik, untung ada herbal yang membantu tidur lebih nyenyak ya

    BalasHapus
  11. Biasanya kalau tidur kurang, pas bangun auto keliyengan. Kayaknya bisa nih konsumsi ini biar kualitas tidur lebih terjaga.

    BalasHapus
  12. Ini kayaknya solusi buat orang-orang macam aku. Yang seneng begadang dan akhirnya susah tidur. Minum Antangin Good night. Tapi sampai saat ini belom nyobain. Alhamdulillah masih bisa tidur alami. Besok-besok nyobain deh.

    BalasHapus
  13. Wah, bisa dicoba nih. Aku termasuk orang yang susah tidur kadang sampe seharian badan sakit semua dan kepala juga sakit. Aku mau coba menerapkan tips di sini deh biar bisa tidur lebih cepet

    BalasHapus
  14. Saya termasuk type gampang tidur tapi jarang lelap. Biasanya tidur gelisah dan paginya, kepala pusing deh.
    Berarti saya harus coba Antangin Good Night ini de, biqr tidur saya berkualitas.

    BalasHapus
  15. Jadi sebenernya, susah tidur ini ada masanya yaa...
    Memahami masanya ketika tiba dan diatasi dengan Antangin Good Night.
    Semoga badan yang istirahat dengan optimal dapat beraktivitas juga dengan penuh semangat.

    BalasHapus
  16. Setuju banget mbak Sis, aku kekurangan tidur efeknya nggak produktif blas nih. Beberapa hari kosong ngeartikel malah nonton drakor hehehe
    Mulai mau berburu ini ah, buat sediaan di rumah

    BalasHapus