5 Nutrisi yang Bagus untuk Ibu Hamil

Daftar Isi
Nutrisi yang bagus untuk ibu hamil

Nutrisi yang bagus untuk ibu hamil apa saja? Itu adalah salah satu hal yang saya cari tahu waktu pertama kali mendapati hasil test pack menunjukkan garis dua.

Ibu hamil memang wajib menjaga asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuhnya. Pasalnya mengonsumsi makanan yang tidak sehat dapat mengganggu kesehatan ibu dan janin.

Bahkan janin berisiko mengalami gangguan seperti cacat bawaan lahir atau terhambat tumbuh kembangnya jika selama hamil si ibu tidak mengonsumsi makanan yang bernutrisi tinggi.

Tentu kamu tidak ingin hal buruk tersebut terjadi pada janin yang kamu kandung, kan? 

Untuk itu yuk simak ulasan mengenai nutrisi yang harus dikonsumsi ibu selama hamil.


Berbagai Nutrisi yang bagus untuk ibu hamil

Sebelum mengenal berbagai nutrisi yang direkomendasikan untuk ibu hamil, ada baiknya kita cari tahu dulu jumlah kalori yang dibutuhkan ibu hamil setiap semester.

Dari informasi yang saya dapatkan di Alo dokter, jumlah kalori yang dibutuhkan bumil tiap semester berbeda.

Para ahli merekomendasikan ibu hamil dengan berat badan normal untuk mengonsumsi 1.800 kalori pada trimester pertama, 2.200 kalori pada trimester kedua, dan 2.400 kalori pada trimester ketiga.

Jadi agar janin dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, pastikan kamu memenuhi asupan nutrisi setiap harinya dengan tepat ya, sesuai dengan jumlah kalori yang dibutuhkan tiap semesternya.

Bisa dilihat, jumlah kalori yang dibutuhkan  bumil semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia kandungan.  

Nah, berikut ini beragam nutrisi yang dianjurkan untuk ibu hamil :

Karbohidrat

Salah satu nutrisi yang penting bagi ibu hamil adalah karbohidrat yang berfungsi untuk menyuplai energi ke dalam tubuh.

Makanan jenis karbohidrat sendiri sering dihindari oleh perempuan terutama yang sedang menjalani diet.

Namun ingat, dalam keadaan berbadan dua bumil tidak disarankan untuk diet sehingga tetap harus mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat.

Apalagi nutrisi yang satu ini memiliki manfat yang sangat bagus untuk bumil. Bukan cuma menjadi sumber utama energi tubuh saja, tetapi juga dapat mencegah konstipasi, mendukung tumbuh kembang janin, dan mencegah risiko bayi lahir cacat.

Kebutuhan asupan karbohidrat ibu hamil berbeda tergantung dengan usia dan trimester kehamilan. 
Ibu hamil usia 19-29 tahun membutuhkan 385 gr karbohidrat di trimester pertama dan 400 gr di dua trimester selanjutnya. Sedangkan ibu hamil berusia 30-49 tahun perlu mencukupi asupan karbohidrat sebanyak 365 gr di trimester pertama dan 380 gr di trimester kedua dan trimester ketiga.
Nah agar zat ini dapat kamu cukupi dengan baik maka sebaiknya pilihlah jenis karbohidrat kompleks yang lambat dicerna tubuh sehingga tidak berisiko meningkatkan gula darah.
 
Asupan karbohidrat yang dimaksud tersebut dapat kamu temukan di nasi merah, roti gandung, kentang, dan sagu. 

Protein

Nutrisi berikutnya yang tidak kalah penting adalah protein yang berfungsi memperbaiki jaringan, sel, dan otot yang mengalami kerusakan serta meningkatkan suplai darah pada tubuh.

Selain itu konsumsi protein secukupnya juga bermanfaat untuk menunjang proses tumbuh kembang anak dari masih janin hingga setelah lahir.

Terlebih lagi selama menjalani kehamilan, ibu hamil butuh memproduksi darah dengan jumlah 2 kali lipat lebih banyak dari biasanya sehingga jangan sampai kekurangan protein ya.

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG), ibu hamil disarankan mengonsumsi protein sebanyak 61-90 gram (gr) per hari tergantung trimester kehamilan guna mencukupi kebutuhan nutrisi harian.

Makanan dengan kandungan protein ini bisa kamu dapatkan dari daging sapi, ayam ikan, telur, susu, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Serat

Nutrisi lain yang dibutuhkan ibu hamil adalah serat. Makanan yang kaya serat dapat membantu mengendalikan kadar gula darah dan menghindarkan bumil dari risiko  diabetes gestasional.

Tidah hanya itu nutrisi ini juga membantu  menjaga kesehatan pencernaan ibu hamil.  Selama hamil, calon ibu memang rentan mengalami sembelit terutama di trimester awal.

Nah, fungsi serat di sini membantu melancarkan BAB juga memadatkan feses sehingga lebih banyak limbah yang terbuang sekaligus.

Untuk jumlah kebutuhan serat ibu hamil sendiri tergantung usia dan trimester kehamilan.

Kebutuhan nutrisi serat untuk ibu hamil usia 19-29 tahun yakni 35 gr di trimester pertama dan 36 gr di trimester kedua serta trimester ketiga. Sedangkan ibu hamil usia 30-49 tahun di trimester pertama butuh 33 gr serat, dan 34 gr serat di trimester kedua dan ketiga kehamilan.

Ibu hamil bisa mendapatkan makanan yanh berserat dengan mengonsumsi sayuran berdaun hijau, bubur gandum (oatmeal), serta kacang-kacangan seperti almond.

Lemak

Lemak yang sering dianggap buruk juga memiliki manfaat yang sangat bagus untuk ibu hamil lho.

Pasalnya lemak memiliki peranan penting baik pada masa kehamilan maupun. Tidak hanya mendukung tumbuh kembang janin, tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan energi ibu dan janin saat persalinan normal. 

Manfaat lemak yang lainnya adalah memelihara kondisi plasenta dan cairan ketuban selama 9 bulan kehamilan, membesarkan otot rahim, meningkatan volume darah, dan memperbesar jaringan payudara sebagai persiapan masa menyusui nanti.

Wah manfaat lemak banyak sekali ya? Oleh sebab itu lemak ermasuk nutrisi harian yang sangat dibutuhkan ibu hamil. Adapun jumlah kebutuhan zat gizi ini tergantung usai ibu dan trimester kehamilan.

Kebutuhan lemak untuk ibu hamil usia 19-29 adalah sekitar 67,3 gr sedangkan ibu hamil usia 30-49 tahun disarankan mengonsumsi 62,3 gr per hari.

Namun perlu diingat tidak semua jenis lemak dapat dikonsumsi. Makanan seperti gorengan, dan berbagai makanan kemasan maupun cepat saji termasuk sumber lemak trans yang harus dihindari.

Bumil dapat menemukan lemak yang dianjurkan dari makanan seperti salmon, buah alpukat, dan dari kacang-kacangan.

Asam lemak omega-3 dan omega-6

Selain lemak, asam lemak omega 3 dan omega 6 juga terbukti memberikan manfaat bagi ibu dan janin.

Omega 3 berfungsi untuk perkembangan otak, sistem saraf, dan penglihatan bayi sedangkan omega 6 omega-6 untuk mendukung perkembangan saraf bayi di dalam kandungan.

Tentunya asupan asam lemak yang cukup selama kehamilan ini dapat membantu mengurangi risiko kelahiran prematur.

Ibu hamil butuh asupan asam lemak omega-3 sekitar 650 mg per hari dengan 300 mg merupakan kebutuhan DHA untuk ibu hamil.

Makanan sumber asam lemak ini bisa bumil dapatkan dari makanan laut termasuk ikan, telur, alpukat, bayam, dan lain sebagainy.

Itulah 5 nutrisi yang penting untuk ibu hamil. Seperti yang sudah disinggung di atas, umumnya nutrisi tersebut bisa langsung didapatkan dari makanan namun kamu juga bisa memperolehnya dari suplemen.

Setelah masuk trimester ketiga kamu bisa mengoptimalkan asupan nutrisi kehamilan dengan mengonsumsi Herba ASIMOR yang mengandung torbangun, daun katuk, dan ikan gabus sehingga sebagai persiapan persiapan #KawalAwal pemberian ASI bagi si Kecil.

Tentunya dengan mengonsumsi makanan yang bernutrisi dan dilengkapi dengan Herba ASIMOR kamh bisa lebih siap  untuk mengASIhi sang buah hati nantinya.

Sekian ulasan saya kali ini. Tetap jaga asupan nutrisi dengan baik agar persalinan kamu dapat berjalan dengan lancar.

Salam hangat,


Referensi : https://www.alodokter.com/jangan-cemas-kita-bahas-nutrisi-ibu-hamil-di-sinihttps://www.google.com/amp/s/hellosehat.com/kehamilan/kandungan/nutrisi-zat-gizi-ibu-hamil/

Posting Komentar