Cegah Bahaya Ruam Popok, Jangan Lupa Konsultasi ke Dokter

Masalah ruam popok tidak bisa dianggap sepele karena dapat mengganggu tumbuh kembang si kecil. Yuk cegah bahaya ruam popok, salah satunya dengan menggunakan popok yang tepat dan jangan lupa konsultasi ke dokter.

 
Cegah Bahaya Ruam Popok dengan MAKUKU SAP Diapers Slim, Jangan Lupa Konsultasi ke Dokter!
Foto : freepik.com

Malam itu bayi saya tiba-tiba rewel. Biasanya dia tidak pernah menangis tengah malam. Paling cuma terbangun sekali atau dua kali untuk nenen setelahnya lanjut tidur kembali.

Tapi malam itu tidak. Dia gelisah meski sudah saya gendong. Sudah disodorin nenen juga tapi si bayi malah menangis keras.

Saya auto panik dong. Apalagi memang tidak biasanya bayi saya rewel seperti itu. Setelah dicek, oalah ternyata dia pup. Pantes rewel dan itu bikin saya makin worry.

Karena terbangun tengah malam dan mata masih ngantuk berat saya nggak kepikiran langsung cek popoknya.

Eh benar saja, apa yang saya khawatirkan terjadi. Si bayi tetap rewel sekalipun sudah digantikan popok. Dia kena ruam dan hati saya langsung patah rasanya.

Ketika bayi kena ruam popok

Si bayi pakai popok MAKUKU SAP Diapers slim

Mungkin terdengar lebay ya ketika saya bilang hati saya patah karena anak terkena ruam. Ibu-ibu pasti tahulah gimana rasanya ketika anak kena ruam popok.

Tidak hanya menimbulkan warna kemerahan dan rasa gatal, kulit anak yang terkena ruam juga akan mengalami peradangan, lecet bahkan luka. Hal inilah yang menyebabkan anak merasa tidak nyaman dan rewel.

Seperti yang saya cerita di awal, itu adalah momen pertama kali saya menghadapi anak kena ruam popok. Waktu itu si sulung Zhaf baru menginjak usia 3 bulan. 

Dia sampai menangis kesakitan sepanjang malam. Bayangkan! Mana tangisannya terdengar begitu menyayat, gimana hati bundanya tidak remuk.

Sebagai ibu baru saya benar-benar kebingungan, tidak tahu apa yang harus saya lakukan untuk menghilangkan rasa sakit yang bayi saya derita akibat ruam popok. 

Dan karena minimnya ilmu yang saya miliki, saya tidak memberikan penanganan yang tepat sehingga ruam popok yang dialami Zhaf semakin parah.

Selama beberapa hari dia nggak bisa tidur dengan nyenyak, ruamnya tak kunjung reda, saya pun kewalahan mengurus sendiri karena suami saat itu sedang tugas di luar kota. Akhirnya saya putuskan saja untuk membawa Zhaf ke dokter.

Bahaya ruam popok yang patut diwaspadai

Mungkin banyak yang menganggap biasa ruam popok karena umum terjadi pada bayi yang sehari-hari menggunakan pospak (popok sekali pakai) dan bisa hilang dengan sendirinya. 

Namun faktanya tidak demikian, ruam popok bukan masalah yang sederhana dan tidak bisa dianggap sepele

Pasalnya jika dibiarkan begitu saja, kulit bayi yang terkena ruam dapat terinfeksi jamur dan bakteri sehingga mengalami iritasi, peradangan bahkan luka.

Akibatnya kenyamanan si kecil akan terganggu sehingga membuatnya rewel dan sering terbangun di malam hari.

Padahal tidur merupakan aktivitas utama otak sepanjang awal perkembangan bayi dan memegang peranan penting dalam maturasi otak.

Artinya apa? Ketika bayi tidak mendapatkan tidur yang berkualitas, ia akan mengalami gangguan dalam berbagai aspek tumbuh kembang, tidak hanya pertumbuhannya saja yang terhambat tetapi juga kemampuan berpikir. Ini yang bahaya!

Menurut IDAI, periode tidur bayi yang ideal untuk anak usia 0-1 tahun adalah 14 hingga 15 jam. Sementara itu, periode tidur bayi usia 1-3 tahun yang ideal adalah 12 jam. Dari waktu tidur tersebut, periode terlama tidur bayi adalah di malam hari, yaitu selama 8 jam.

Nah, tugas kita sebagai orang tua adalah memastikan anak mendapatkan tidur yang cukup. Hanya saja di malam hari anak kerap terbangun, selain ingin menyusu juga biasa karena popoknya penuh atau bocor. 

Jika terlambat diganti popoknya, anak bisa langsung terserang ruam popok yang berujung  rewel sepanjang malam. Akibatnya bukan tidur bayi saja yang terganggu, tetapi ibunya juga.

Terkait hal ini ada penjelasan dari dr. S.T. Andreas Cristan Leyrolf, M.Ked (Ped), Sp.A, dokter spesialis anak.

“Pada umumnya, bayi perlu mengganti popok setiap 3-4 jam sekali. Hal ini untuk menghindari kontak yang terlalu lama dengan urin dan feses yang dapat meningkatkan pH basa pada kulit. Namun, bayi sering merasa tidak nyaman ketika popok yang digunakan terasa penuh dan bocor sebelum waktu mengganti popok. Kondisi ini menyebabkan bayi lebih mudah rewel dan terbangun. Ketika bayi mengalami gangguan saat tidur, maka Ibu juga otomatis akan mengalami hal yang sama karena harus kembali menidurkan bayi.”

Tentu hal tersebut jadi tantangan berat bagi orang tua. Karena itu boleh dibilang masalah ruam popok tidak bisa dipandang sebelah mata. 

Memang tidak mengancam nyawa tapi ruam yang muncul dan mengganggu pola tidur si kecil dapat dapat menghambat tumbuh kembangnya. 

Orang tua juga pastinya bakal kewalahan menghadapi anak yang menjadi lebih rewel dari biasanya. 

Kapan harus membawa bayi yang kena ruam popok ke dokter?

Konsultasi ke dokter
Foto kenangan saat membawa si sulung ke rumah sakit sekaligus konsultasi ke dokter

Belajar dari pengalaman, Zhaf dulu kena ruam popok lumayan parah karena sampai demam dan tidak segera saya tangani.

Waktu itu saya lebih memilih cari informasi terkait cara mengatasi ruam popok di internet dan menganggap bisa mengatasi sendiri di rumah.

Padahal tidak semua informasi yang beredar di internet itu benar, terutama yang berkaitan dengan kesehatan.

Agak kaget juga sih ketika mengetahui fakta bahwa sebanyak 27% dari sekitar 1.000 hoaks yang dijadikan sebagai sampel merupakan berita mengenai kesehatan. Duh, ngeri ya!

Oleh karenanya mengedukasi diri terkait masalah kesehatan bayi, termasuk mengetahui kapan saatnya membawa bayi yang terkena ruam ke dokter itu penting banget.

Ruam popok harus segera diperiksakan ke dokter jika disertai dengan beberapa gejala berikut ini ;

  • Ruam tak kunjung mereda walau sudah diberi obat atau salep ruam
  • Gejalanya semakin parah dan tidak biasa
  • Pada ruam timbul bintik-bintik berisi cairan atau menimbulkan luka berdarah
  • Bayi kesakitan setiap buang air besar dan kecil
  • Munculnya ruam disertai dengan 
  • demam.

So far, jika ruam popok yang dialami si kecil menunjukkan tanda-tanda berbahaya seperti di atas, nggak usah pikir panjang lagi. Apalagi kalau anak memang sudah merasa tidak nyaman dengan popoknya, segera konsultasi ke dokter.

Konsultasi Dokter Gratis bersama MAKUKU

Kemasan MAKUKU SAP Diapers Slim
Popok MAKUKU desain baru

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Jangan tunggu anak terkena ruam dulu baru pusing cari pengobatan.

Saya sudah punya pengalaman sebelumnya jadi bisa bilang gini, terutama buat para calon ibu dan yang baru menjadi ibu, perlu banget membekali diri dengan ilmu terkait ruam popok. 

Tapi jangan hanya bermodalkan ilmu yang didapat dari internet ya karena seperti yang sudah saya sebutkan di atas. Informasi kesehatan yang beredar luas di dunia maya tidak semuanya benar.

Well, opsi mencegah ruam popok dengan berkonsultasi pada ahli atau dokter adalah  pilihan yang tepat. Senangnya saat tahu MAKUKU berkolaborasi dengan 10 rumah sakit yang ada di 10 Kota di Indonesia mengadakan konsultasi dokter gratis.

MAKUKU sebagai brand #RuamPopokExpert sejak berdiri memang telah berkomitmen untuk mendukung kesehatan bayi dengan berupaya untuk memberikan edukasi yang sampai kepada para Ibu di Indonesia tepat dan diakui oleh para ahli. 

Edukasi yang tepat kali ini diperoleh MAKUKU dengan membangun kolaborasi bersama 10 rumah sakit di Indonesia. 

Tujuannya selain untuk mengurangi kekeliruan atau hoaks seputar kesehatan bayi juga sekaligus mengedukasi para ibu mengenai masalah ruam popok bayi dan akan didampingi langsung oleh dokter spesialis anak dan spesialis kulit. 

  • Tidak hanya itu, MAKUKU juga akan membagikan popok gratis lho kepada Ibu yang datang untuk melakukan konsultasi. Wah, asyik nih! Sudah konsultasinya gratis, dapat popok MAKUKU pula. Jangan sampai ketinggalan deh.
  • Nah, 10 rumah sakit di 10 kota yang dimaksud yaitu :
  • RS St. Carolus di Jakarta
  • RSIA Bina Medika di Tangerang
  • RS Lira Medika di Karawang
  • RS Hermina Pasteur di Bandung
  • RS Hermina Pandanaran di Semarang
  • RSIA Putri di Surabaya
  • RS Mitra Medika Premiere di Medan
  • RSIA Azzahra di Palembang
  • RSIA Bunda Asy Syifa di Lampung
  • RSIA Ananda di Makassar

Kesempatan untuk tanya dokter gratis ini terbuka mulai tanggal 16 Desember hingga 18 Desember 2022. Untungnya di Makassar juga ada, saya nggak mau ketinggalan dong.

Apalagi program MAKUKU ini hadir di rumah sakit tempat saya menjalani persalinan anak pertama dan kedua dulu. Sudah lama juga nggak ke RSIA Ananda Makassar jadi bisa sekaligus nostalgia.

Cegah Ruam Popok dengan MAKUKU SAP Diapers Slim

Cegah Ruam Popok dengan MAKUKU SAP Diapers Slim

Ngomongin soal MAKUKU siapa sih yang nggak kenal? Walau baru berdiri tahun 2020 tapi brand diapers ini sudah populer dimana-mana. Mulai dari tetangga hingga teman-teman seangkatan yang punya bayi, semua pada pakai MAKUKU.

Awalnya juga karena banyak yang bilang diapers dari MAKUKU lain daripada yang lain. Pokoknya sekali saja bayinya pakai, emaknya yang bakal jatuh cinta. 

Banyaknya ulasan positif tentang popok MAKUKU yang bikin saya penasaran. Jujurly, sejak si sulung Zhaf kena ruam popok yang parah dan bikin saya sempat begadang bermalam-malam saya jadi selektif banget dalam memilih popok.

Tidak ingin kejadian yang sama dialami juga dengan adik-adiknya sehingga saya berusaha memilihkan popok yang terbaik.

Namun meski sudah berbagai jenis popok saya pakaikan ke anak-anak tapi belum ada yang memuaskan karena mereka masih kena ruam juga walau tidak parah. 

Hanya muncul kemerah-merahan di bokongnya tapi tetap saja bikin worry sampai akhirnya saya bertemu dengan popok dari brand MAKUKU.

Dan ternyata benar apa yang dibilang orang-orang. MAKUKU memang beda dari yang lain. Buktinya, sejak beralih ke popok MAKUKU SAP Diapers Slim si bungsu Ayyash yang baru berusia 4 bulan nggak pernah kena ruam ringan lagi. Hepi dong bundanya.

Keunggulan MAKUKU SAP Diapers Slim, Popok Anti Ruam dengan teknologi terkini dari SAP

Keunggulan MAKUKU SAP Diapers Slim
Keunggulan MAKUKU SAP Diapers slim dapat dilihat di kemasan bagian belakang

Saat ini saya memakaikan MAKUKU SAP Diapers Slim yang merupakan upragde dari produk MAKUKU sebelumnya yaitu MAKUKU Air Diapers.

Nah, apa saja keunggulan MAKUKU SAP Diapers Slim? Kita bahas yuk!

Kemasan minimalis, premium dan ringan

Suka banget dengan kemasan MAKUKU SAP Diapers Slim yang terlihat minimalis karena dominan warna putihnya.

Meski kemasannya simple tapi kesan premiumnya tetap nampak, terutama ketika disentuh.

Kemarin saya belikan baby Ayyash yang  tipe celana size M dengan isi 32 pant. Saat dijinjing ringan banget. Sukanya lagi karena kemasannya mudah dibuka, bahkan kemasaannya bisa tetap bagus dan rapi sekalipun segelnya sudah dibuka.

Bahannya lembut, tipis dan ringan

Keunggulan MAKUKU SAP Diapers Slim lembut, ringan dan tipis
MAKUKU SAP Diapers slim memiliki bahan yang lembut ringan dan tipis.

Hal lain yang bikin saya jatuh cinta dengan MAKUKU SAP Diapers Slim adalah bahannya yang lembut banget. Selain itu popoknya juga sangat ringan dan tipis.Bayangkan ukuraan cuma 1,6 mm saja lho. Popok MAKUKU juga sudah teruji paling tipis diantara popok lain di Indonesia.

Daya serap tinggi

Dengan daya serap yang tinggi menjaga permukaan popok tetap kering 

Keunggulan MAKUKU SAP Diapers Slim selanjutnya terdapat pada daya serapnya yang luar biasa. Produk ini sudah teruji unggul dalam hal penyerapan SAP popok.

Ini juga yang bikin love banget. Semenjak si Ayyash pake popok ini saya nggak pernah lagi menemukan popoknya basah. Walau popoknya penuh tapi bagian permukaan selalu kering bahkan baunya tidak menyengat.

Plusnya lagi, daya tampung MAKUKU SAP Diapers Slim ini sampai 500 ml. Jadi nggak perlu khawatir lagi popok bayi cepat bocor. 

Memiliki desain popok bentuk U khusus NB

MAKUKU SAP Diapers Slim hadir dengan berbagai tipe dan ukuran. Ada tipe perekat dan tipe celana sedangkan ukurannya mulai dari newborn hingga XXL.

Saya pilihkan baby Ayyash popok sesuai berat badannya. Karena BB Ayyash saat ini sudah lebih dari 8 kg jadi yang saya pakaikan dia MAKUKU SAP Diapers Slim tipe celana ukuran M.

Oh ya, MAKUKU puna desain popok yang khusus untuk bayi baru lahir lho. Desain popok untuk newborn ini  berbentuk "U" dan berguna untuk melindungi tali pusar bayi.

Popok jenis ini memiliki desain di bagian tengah yang berbentuk U sehingga dapat mengurangi gesekan dengan tali pusar bayi.

Menggunakan teknologi terkini dari SAP

Menariknya lagi MAKUKU SAP Diapers Slim telah menggunakan teknologi terkini dari SAP yaitu inti struktur SAP (Super Absorbent Polymer). 

Bahkan MAKUKU merupakan popok pertama di Indonesia yang menggunakan inti struktur SAP Pertanyaan yang muncul kemudian, apa itu SAP? Mungkin masih banyak yang asing dengan istilah ini.

Dari penjelasan yang saya dapat, SAP adalah polymer hydrophilik yang memiliki kemampuan dapat menyerap cairan dengan baik dan maksimal.

Teknologi ini mampu mengunci cairan yang masuk ke dalam popok sehingga tidak membuat permukaan popok basah ataupun bocor. Cairan tidak akan keluar dan membuat permukaan popok tetap kering.

Anti gumpalan

MAKUKU SAP Diapers Slim anti gumpalan
Setelah popok dipakai si bayi terlihat jelas tak ada gumpalan

Saya sempat kaget waktu cek popok baby Ayyash setelah penuh. Tidak seperti popok yang biasa dia gunakan sebelumnya yang sering menggumpal. Yang ini benar-benar tidak ada gumpalan.

Keunggulan yang satu ini jelas akan membuat bayi merasa nyaman dan Ibu pun tenang karena tidak perlu khawatir popok bakal bocor.

Terdapat indikator urin

Keadaan popok setelah penuh, tampak indikator urinnya berwarna biru

Kalau pakai popok biasa saya tidak bisa menebak, apakah popok si kecil sudah penuh atau belum? 

Beda halnya dengan MAKUKU SAP Diapers Slim ini, saya nggak perlu bingung lagi karena sudah ada indikator urin yang ditunjukkan pada garis yang berwarna kuning yang ada di permukaan popok bagian tengah. 

Jika garisnya berubah menjadi warna biru, itu pertanda popok si kecil penuh dan harus segera diganti. Jadi nggak perlu sering-sering cek popok yang dipakai bayi. Tinggal lihat indikator urinnya saja.

Memiliki sirkulasi 2 arah dan struktur 3D

Penampakan bagian dalam popok, ada sirkulasi dua arah dan struktur 3D

Hal menarik lainnya bisa kita temukan pada bagian dalam popok Makuku yang fungsinya  tidak kalah menarik.

Terdapat permukaan rongga udara dengan sirkulasi 2 arah yang menjaga kulit anak yang tertutupi popok tetap bernafas.

Selain itu terdapat juga struktur 3D yang berfungsi mengurangi kontak langsung dengan kulit sehingga kulit bayi aman dari kotoran yang rentan menyebabkan ruam.

Dilengkapi tape pembuang 

MAKUKU SAP Diapers Sli dilengkapi tape pembuang
Di bagian belakang popok terdapat tape pembuang

Nah, khusus untuk tipe celana ada tape pembuang-nya yang memudahkan saat popok akan dibuang karena tinggal digulung sehingga dapat menjaga kebersihan lingkungan..

Itu dia beberapa keunggulan MAKUKU SAP Diapers Slim. Dengan semua kelebihan yang dimiliki maka tidak salah lagi jika MAKUKU bisa jadi solusi tepat yang dapat membantu para orang tua dalam mencegah atau mengatasi masalah ruam pada bayi.

Penutup

MAKUKU SAP Diapers Slim cegah ruam popok
Baby Ayyash nyaman pakai MAKUKU SAP Diapers Slim #TakutRuamPopokPakaiMAKUKU aja

Ruam popok merupakan masalah yang sering terjadi pada bayi yang sehari-hari menggunakan popok.

Walau tidak menimbulkan masalah yang mengancam nyawa namun munculnya ruam dapat menimbulkan iritasi, peradangan atau luka pada area yang tertutupi popok sehingga bayi akan kesakitan dan rewel.

Jika tidak segera dicegah atau diatasi ruam popok bisa saja mempengaruhi tumbuh kembang anak.

So far jangan ragu konsultasi ke dokter bila ruam popok yang dialami si kecil tidak kunjung reda. Penting juga untuk memilihkan popok terbaik untuk si kecil seperti MAKUKU SAP Diapers Slim yang anti ruam, anti gumpal dan anti bocor

Produk MAKUKU Diapers Slim ini dapat dengan mudah ditemukan di berbagai e-commerce yang ada, seperti di Shopee maupun Tokopedia MAKUKU Official Store.

Atau bisa juga didapatkan di berbagai supermarket, mall, minimarket atau toko perlengkapan bayi terdekat. Agar tidak ketinggalan update terbaru silakan cek di website MAKUKU atau akun media sosialnya.

  • Instagram: @makuku.indonesia.official 
  • Facebook: Makuku Indonesia
  • Tiktok: @makukuindonesia.official

1 komentar untuk "Cegah Bahaya Ruam Popok, Jangan Lupa Konsultasi ke Dokter"

Comment Author Avatar
nduttttt luuuucuukk bangettt kamu dekkk

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)

Note :

Maaf komen yang brokenlink akan saya hapus jadi pastikan komentar kamu tidak meninggalkan brokenlink ya.