5 Cara Aman dan Tepat Menggunakan Panci Presto

by - Thursday, May 16, 2019

Cara aman dan tepat menggunakan panci presto
gambar : resepkoki.id

Bismillaahirrahmaanirrahiim

5 Cara Aman dan Tepat Menggunakan Panci Presto - Di kalangan emak-emak panci presto tentu bukan hal yang asing lagi. Boleh dibilang inilah panci idaman para emak. Yap, siapa sih emak-emak yang tidak ingin pekerjaannya di dapur bisa segera tuntas. Apalagi bila hendak memasak daging yang sudah tentu membutuhkan waktu cukup lama.

Jujur saja, saya termasuk ibu rumah tangga yang suka masak tapi pengennya praktis. Tidak suka menghabiskan waktu lama di dapur. Makanya saya jarang banget tuh masak masakan yang prosesnya ribet dan memakan waktu lama, kecuali di hari-hari tertentu. Seperti saat menjelang hari raya atau kalau saya lagi mood saja dan si Kecil ada yang jagain. Eh tapi kalau punya panci secanggih panci presto mungkin saya bakal rajin masak yang enak-enak kali ya, kayak masak bebek presto, ayam presto atau ikan bandeng presto, hehe.

Yup, saya belum punya panci presto sih di rumah, adanya cuma panci biasa. Jelas panci presto tidak bisa disamakan dengan panci biasa karena cara kerjanya saja beda. Panci presto menggunakan bantuan uap air bertekanan tinggi dalam proses masak memasaknya sedangkan panci biasa tidak. Nah, keunggulan tersebutlah yang menjadikan panci presto terkenal sebagai panci yang mampu memasak makanan dengan lebih cepat, lebih sehat dan kandungan gizi dan rasa makanan yang dimasak pun tetap terjaga.

Sayangnya, meski memiliki banyak manfaat terutama dalam memasak daging, tak dimungkiri masih banyak emak-emak yang tidak berani menggunakan panci presto. Kenapa? Alasannya macem-macem, ada yang takut pancinya bakal meledak, ada yang khawatir masakannya gagal, ada pula yang memang langsung angkat tangan karena tidak tahu cara menggunakan panci presto. Padahal bila kita paham cara kerjanya sebenarnya mudah saja.

Namun bila dibandingkan dengan panci biasa, memasak dengan panci presto memang sedikit agak rumit karena menggunakan uap bertenaga tinggi. Oleh sebab itu ketika baru pertama kali menggunakan panci presto sebaiknya kita benar-benar mengikuti petunjuk yang ada di buku manual atau paling tidak perhatikan point-point penting berikut ini;

Periksa Panci Presto Sebelum Digunakan


Langkah pertama yang harus kita lakukan sebelum memasak dengan panci presto adalah periksa terlebih dahulu alat tersebut dengan teliti. Panci harus dalam keadaan bersih baik dalam maupun luarnya ya. Tidak boleh ada sisa bekas makanan atau kotoran baik di tepi panci atau tutupnya. Kenapa? Karena bila ada kotoran yang menempel sedikit saja itu bisa membuat panci tidak tertutup dengan rapat dan mengakibatkan tekanan berkurang. Pastikan juga gasketnya harus dalam keadaan baik, tidak rusak maupun retak. Jika ada bagian karet yang rusak maka harus segera diganti. Gasket pun harus sesuai dengan ukuran tutup panci. Hal kecil seperti ini harus benar-benar diperhatikan karena bila ada kesalahan atau kerusakan sedikit pun bisa mempengaruhi tekanan pada panci.

Pastikan Panci Sudah Terisi Air dan Bahan Makanan Sebelum Memasak


Hal lain yang patut diperhatikan adalah pada saat memasukkan bahan makanan ke dalam panci presto. Pastikan sebelum mulai memasak panci sudah harus terisi air yang cukup. Ingat juga, panci presto tidak boleh terisi penuh atau lebih dari ⅔ total kapasitasnya karena ruang yang tersisa akan dibutuhkan untuk tekanan uap nantinya. Begitupula jika kita memasak makanan yang menghasilkan buih misalnya, seperti kaldu ayam maka pengisian maksimun adalah ½ dari total kapasitas panci.

Perhatikan Waktu Memasak


Memasak dengan panci presto memang tidak bisa sembarang. Apalagi karena panci ini menggunakan uap bertekanan tinggi sehingga waktu masaknya jauh lebih cepat dari memasak dengan panci biasa. Oleh sebab itu kita harus benar-benar memperhatikan waktu memasak.
Dan sebaiknya memang kita tidak meninggalkan dapur bila memasak dengan panci presto karena lewat beberapa menit saja hasilnya bisa membuat masakan kita jadi lembek seperti bubur. Untuk itu, kita juga harus segera mengecilkan api jika tekanan telah tercapai yang ditandai dengan adanya bunyi dari panci presto.

Jangan Membuka Panci Hingga Semua Tekanan Uapnya Lepas


Poin yang satu ini mungkin sepele tapi jangan pernah abaikan karena dampaknya bisa berbahaya. Jadi setelah mematikan kompor, jangan langsung membuka tutup panci apalagi secara paksa karena itu berarti masih ada tekanan dari dalam. Apabila kita membuka panci secara paksa, maka sudah pasti uapnya akan terdorong keluar dan bukan tidak mungkin uap panas tersebut bisa melukai kita.

Perhatikan Cara Melepaskan Tekanan Uap dari Panci


Berdasar poin di atas, maka cara melepaskan tekanan dari panci termasuk hal yang harus kamu perhatikan. Ada dua cara untuk melepaskan tekanan dalam panci. Pertama dengan cara alami, yakni membiarkan saja. Cara ini terbilang cukup lama karena kita harus menunggu sampai semua tekanan uap lepas dan itu memakan waktu sekira 10-20 menit. Sedangkan cara kedua adalah dengan pelepasan cepat, yakni membuka katup pengaman sampai uapnya habis. Setelah itu barulah kita bisa membuka tutup panci.

Itulah beberapa cara aman dan tepat dalam menggunakan panci presto. Tentunya, dengan memahami point-point penting tersebut kita tidak perlu lagi takut menggunakan panci canggih yang satu ini. Memasak bisa lebih praktis, makanan sehat dan cepat saja pun bisa segera kita hidangkan untuk keluarga. Apalagi sebentar lagi lebaran akan tiba, kamu sudah punya ide ingin buat menu apa saja nih dengan menggunakan panci presto. Share di kolom komentar, yuk😉

Salam,
@siskadwyta

Sumber : dapurmodern.org

You May Also Like

0 comments

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)

Note :

Maaf komen yang brokenlink akan saya hapus jadi pastikan komentar kamu tidak meninggalkan brokenlink ya.