Tantangan Mengikuti ODOP bersama Estrilook Community

by - Monday, October 07, 2019


Bismillaahirrahmaanirrahiim

Tantangan Mengikuti ODOP bersama Estrilook Community. Ini adalah kali kedua saya mengikuti tantangan menulis dari komunitas Estrilook Community. Seperti biasa sebelum memutuskan untuk mengikuti tantangan menulis dari komunitas manapun pastinya saya akan bertanya sama diri sendiri terlebih dahulu, kira-kita saya bisa nggak, sanggup nggak?

Oke kalau dari awal diri saya sudah merasa siap ikutan, saya bakal lanjut tanpa pikir panjang. Sebaliknya, kalau dari awal saja saya sudah merasa nggak siap atau pengen ikut tapi bimbang, ya pastinya saya bakal mikir panjang dan mempertimbangkan baik-baik dulu sebelum benar-benar menerima tantangan tersebut.

Kenapa? Karena saya tahu hasilnya bakal seperti apa, hehe. Jadi bagi saya, niat dan tekad awal itu memang penting banget. Sekali saya menerima tantangan menulis (apapun itu) saya harus bisa menaklukkannya. Yah, meski pada kenyataannya saya pun pernah gagal menaklukkan ODOP yang diselenggarakan oleh komunitas blogger lain.

Manfaat Mengikuti ODOP Estrilook Community


Tentu akan ada kepuasan tersendiri ketika kita berhasil menaklukkan tantangan menulis setiap hari ini. Dan meski tidak berhasil menaklukkannya pun sebenarnya nggak ada ruginya lho kalau kita ikutan ODOP. 

Setidaknya dengan menerima tantangan ODOP dari komunitas Estrilook Community kita bisa mendapatkan banyak manfaat, apalagi sebagai seorang blogger. Apa saja manfaatnya? Yuk, simak ulasan berikut; 

Semangat Menulis Setiap Hari


Namanya juga tantangan menulis setiap hari satu postingan otomatis ketika mengikuti ODOP kita bakal semangat menyelesaikannya karena punya komitmen dan terikat dengan aturan. Memang sih kadang-kadang untuk rajin posting tulisan setiap hari kita yang kudu memaksakan diri dan berani menerima tantangan. 

Selain itu tentunya dengan mengikuti tantangan menulis seperti ODOP yang diselenggarakan oleh komunitas Estrilook Community ini bisa bikin kita jadi lebih termotivasi karena kita tidak sendirian menjalaninya. 

Jujur saja, belajar dari pengalaman,  saya bisa berhasil menyelesaikan tantangan menulis seperti ini juga tidak terlepas dari pengaruh teman-teman yang sama-sama berjuang menaklukkan ODOP. Kalau mereka bisa mengapa saya nggak coba? Yah, walaupun saya selalu menjadi paling terakhir sampai di garis finish, hehe.

Melatih Diri untuk Konsisten


Konsisten itu sungguh tidak mudah. Walaupun saya sudah berkomitmen tahun ini harus konsisten  posting tulisan di blog minimal dua kali dalam sepekan namun hasilnya sama saja. Saya masih belum bisa konsisten sepenuhnya. Masih perlu berlatih lebih gigih lagi untuk bisa konsisten.

Nah, salah satu cara terbaik melatih konsistensi kita sebagai blogger adalah dengan menerima tantangan menulis ODOP dari Estrilook Community. See! Buktinya setelah mengikuti ODOP kita berhasil menyelesaikan 30 postingan dalam sebulan. Berarti posting minimal dua tulisan dalam sepekan atau enam tulisan dalam sebulan seharusnya bukan hal yang sulit, kan?

Menambah Jumlah Postingan Blog


Tentu saja jumlah postingan blog kita setelah mengikuti ODOP baik berhasil maupun gagal akan bertambah. Coba bandingkan postingan di bulan-bulan dimana kita tidak mengikuti ODOP dan postingan di bulan saat kita mengikuti tantangan menulis satu hari satu postingan. Pasti terdapat perbedaan yang signifikan.

Ok tidak perlu jauh-jauhlah, coba tengok saja arsip yang ada di sidebar Kamar Kenangan ini. Jelas sekali terlihat, kalau jumlah postingan saya dalam sebulan berhasil menembus angka 20 berarti itu adalah bulan dimana saya sedang mengikuti tantangan menulis, hehe. 

Meningkatkan Traffic Blog


Bukan hanya menambah jumlah postingan, traffic blog kita juga pastinya akan bertambah bila kita ikutan ODOP. Terutama bagi blogger yang setiap selesai posting langsung rajin men-share postingan blognya di semua akun medosnya yang aktif. Sayangnya soal rajin share blog post di media sosial ini masih jadi PR besar buat saya.

Selain ke-empat point yang saya sebutkan di atas sebenarnya masih banyak lagi manfaat dari ODOP tapi tak perlulah saya sebutkan semuanya. Kalau kamu kepo, silakan gabung saja di grup FB Estrilook Community dan tunggu kabar mengenai tantangan ODOP berikutnya.

Tantangan yang Dihadapi Selama Mengikuti ODOP bersama Estrilook Community


Sebagai seorang ibu yang baru mengurus satu bayi berusia setahunan, menaklukkan ODOP on time seharusnya bukan hal yang sulit. Duh, masak kalah sih sama blogger asal Surabaya yang sudah mengurus dua anak tanpa ART pula tapi hampir selalu menjadi yang pertama setor postingan ODOP di grup FB Estrilook Community (lirik pemilik blog reyneraea.com). Yap saya akui saya belum bisa mengikuti jam terbangnya Mbak Rey, hehe 

Malah jujur nih, kalau tidak ada tambahan waktu sepekan buat rapelan pastinya saya bakal termasuk peserta ODOP yang gugur di awal. Syukurnya buk founder masih beri kesempatan peserta yang lelet kayak saya untuk mengejar ketertinggalan. 

Jadi tantangan yang saya hadapi selama ikut ODOP ini boleh dibilang cukup banyak ya (halah bilang saja ngeles, wkwkw). Diantaranya adalah sebagai berikut ;

Tidak Kuat Tahan Mata


Sebenarnya waktu ideal saya buat menulis di malam hari saat suami dan si kecil sudah terlelap dalam mimpinya. Tapi apa daya, saya beneran nggak kuat tahan mata. Nggak sama kayak waktu masih single dulu, kuat begadang. Lha sekarang? 

Baru jam sembilan malam saja saya sudah terlelap. Padahal niatnya cuma mau bobokin si kecil saja eh malah saya juga ikutan molor. Alhasil saya baru bisa menulis keesokkan harinya. Itupun sambil curi-curi waktu karena diselingin dengan pekerjaan mengurus baby dan pekerjaan rumah tangga lainnya seperti memasak, mencuci, menyapu dan bla bla. (Haha banyak banget kan ngelesnya😅)

Tidak Suka Tulis Postingan Pendek


Selain tidak kuat tahan mata saya juga tidak suka tulis postingan pendek. Walaupun syarat untuk ikutan ODOP bersama Estrilook Community menulis minimal 500 kata setiap harinya tapi saya nggak mau menulis sependek itu.

Tulisan yang saya ikutkan ODOP ini rata-rata mencapai lebih dari 1000 kata, malah kayaknya ada yang sampai 3000 kata deh. Padahal kalau saya mau nulis cukup 500 kata saja per hari pastinya saya bisa menaklukkan tantamgan menulis ini tepat waktu.

Kalau Menulis Masih Suka Lelet dan Nggak Fokus


Masalahnya lagi sudah nggak suka nulis postingan pendek eh masih suka lelet dan nggak fokus. So gimana saya bisa menyelesaikan ODOP tepat waktu kalau untuk tulis satu postingan saja saya sampai menghabiskan waktu dua hari, ckck.

Handphone Mudah Lowbet, Nggak Ada Chargernya


Ditambah lagi, saya selama ini ngeblognya kan cuma mengandalkan hape doang. Mulai dari menulis postingan hingga mempublishnya. Masalahnya hape yang saya gunakan ngeblog ini umurnya sudah tua. Baterainya sudah kalah, mana chargernya juga sudah lama rusak. Jadinya saya selama ini kalau mau cas hp ya pake casnya suami. Kalau suami sementara pake casnya ya saya yang harus mengalah. So, dengan kendala seperti itu gimana postingan ODOP saya bisa cepat selesai.

Beberapa Kali Melakukan Perjalanan


Selama bulan September kemarin saya beberapa kali melakukan perjalanan. Dari Barru ke Makassar. Makassar ke Gowa. Gowa ke Barru. Barru ke Parepare. Dan saat menulis postingan ini saya baru kembali dari rumah mertua di Parepare ke kontrakan di Barru.

Oke, saya bukan tipe blogger yang bisa menulis di sembarang tempat, apalagi saat dalam perjalanan. Jadi hal yang satu ini juga cukup menghambat saya dalam menuntaskan ODOP.

Itulah beberapa tantangan yang saya hadapi selama ikut ODOP bersama Estrilook Community edisi September kemarin. And finally akhirnya saya berhasil juga kejar rapelan dan sampai di garis finish even ini sudah sangat terlambatsekali. But whateverlah, nggak papa telat yang penting sampai dengan selamat, daripada putus di tengah jalan, hehe. Yah, semoga saja pada ajang ODOP Estrilook Community berikutnya saya bisa selesai on time. Dan yang paling penting lagi, semoga setelah selesai ajang ODOP ini saya makin semangat dan konsisten dalam menulis.

Salam,

@siskadwyta

You May Also Like

3 comments

  1. n_n saya gak kuat klo nulis diatas 500 kata wkwkwkw. masih harus berlatih keknya, masih berlatih agar tulisan bisa mengikuti ritme pembaca.

    klo nulis di perjalanan jadi pusing dan kudu munt******h

    ReplyDelete
  2. Waaw keren one day one post. Semoga istiqomah mbak :D wkwk

    ReplyDelete
  3. Dengan segudang aktivitas seorang ibu rumah tangga, bisa nulis seminggu 2 kali aja udah keren loh mba, lah ini tiap hari, walah hebat lah pokoknya. Semangat terus ngeblognya mba.

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)

Note :

Maaf komen yang brokenlink akan saya hapus jadi pastikan komentar kamu tidak meninggalkan brokenlink ya.