5 Peluang Kerja yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga, Nomor 5 Paling Mudah

by - Februari 10, 2020

Gambar : qerja.com
Bismillaahirrahmaanirrahiim

5 Peluang Kerja yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga - Setelah menikah saya memutuskan resign dari pekerjaan sebagai guru. Keputusan yang tidak sulit sebenarnya, toh cita-cita saya paska wisuda memang pengennya jadi Ibu Rumah Tangga (IRT).

What? IRT?

Hehe iya, kedengarannya aneh ya, cita-cita kok IRT? Nggak ada cita-cita lain apa? Trus apa gunanya juga kuliah ambil jurusan pendidikan kalau ujung-ujungnya cuma pengen jadi IRT?

Soal cita-cita yang baru terbersit setelah saya meraih gelar sarjana pendidikan itu sudah pernah saya bahas panjang lebar di Kamar Kenangan ini.


Yup, IRT adalah cita-cita yang baru saya temukan setelah menjalani dua tahun di TK, enam tahun di SD, tiga tahun di SMP dan SMA serta hampir empat tahun di Perguruan Tinggi.  Itulah  jawaban yang saya dapatkan setelah mengenyam pendidikan berbelas tahun lamanya. Itulah cita-cita yang saya inginkan setelah menyabet gelar sarjana.

Well, tidak ada yang salah dengan cita-cita saya itu, kan? Yang salah itu persepsi orang-orang saja which is masih memandang sebelah mata pekerjaan ibu rumah tangga. Hanya karena IRT tinggal di rumah dan tidak punya penghasilan layaknya wanita karir.

Padahal meski tinggal di rumah, pekerjaan IRT juga banyak lho. Bahkan bisa dibilang pekerjaan seorang ibu yang full di rumah itu non stop dan nggak ada liburnya. Apalagi ketika anaknya masih berusia bayi. Tiap tengah malam dia masih harus terbangun untuk menyusui bayinya atau terjaga hingga pagi bila si bayi rewel atau mengalami kolik.

Jangan dikira mengasuh anak itu gampang! Belum ditambah dengan urusan domestik. Mencuci, memasak, menyapu, mengepel, setrika dan lain-lain. Semua itu juga termasuk pekerjaan. Apa namanya kalau bukan pekerjaan? Sementara kita tahu ada jenis pekerjaan seperti baby sitter maupun Asisten Rumah Tangga (ART) dan mereka digaji.

But see, seorang ibu rumah tangga mampu melakukan semua pekerjaan tersebut ikhlas tanpa digaji sekali pun. Oke, kamu mungkin bisa berkomentar "Itu kan memang sudah tugasnya seorang ibu". Lalu apa bedanya dengan ibu yang memilih bekerja di kantor dan menggunakan jasa baby sitter maupun ART untuk membantu kewajibannya di rumah?

That's why, saya nggak setuju dengan orang-orang yang menganggap IRT sebatas 'status' yang disandang oleh perempuan setelah menikah. Bagi saya, ibu rumah tangga pun termasuk sebuah profesi/pekerjaan yang dipilih oleh perempuan yang setelah menikah mengorbankan karirnya di luar rumah demi fokus dengan kewajiban utamanya sebagai istri dan juga seorang ibu.

Dan meski tidak lagi mempunyai penghasilan sendiri, saya yakin rejeki si perempuan yang memutuskan menjadi IRT ini tidak terputus sama sekali. Setidaknya itulah yang saya rasakan semenjak menjalani profesi sebagai IRT. Rejeki saya tetap mengalir sekali pun saya tidak lagi bekerja di luar rumah. 

Datangnya bisa dari arah mana saja. Kalau bukan Allah titipkan lewat suami ya pasti ada-ada saja jalannya. Bahkan jujur nih, ketika memutuskan menjadi IRT saya sempat beranggapan rejeki saya mungkin hanya akan datang dari satu arah, dari penghasilan suami saja. Namun siapa sangka setahun terakhir ini saya bisa mendapatkan penghasilan sendiri dari arah yang tidak pernah saya sangka-sangka sebelumnya. 

Jadi siapa bilang ibu rumah tangga tidak bisa punya penghasilan sendiri dan hanya mengandalkan gaji suami? Justru sebaliknya, sekarang ini sudah banyak jenis pekerjaan yang bisa digeluti seorang ibu tanpa perlu keluar rumah dan itu juga menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Nah, di postingan kali ini saya bakal sharing jenis pekerjaan apa saja yang bisa menambah pemasukan untuk ibu rumah tangga.

Freelancer

Belakangan ini lagi marak orang-orang yang memilih bekerja secara freelance. Bukan cuma bapak-bapak saja, ibuk-ibuk pun tidak sedikit yang memilih resign dari pekerjaannya di kantor demi bisa bekerja lepas tanpa terikat dengan aturan perusahaan maupun instansi tertentu.

Pekerjaan sebagai freelance memang cocok banget dilirik ibu rumah tangga terutama yang punya skill seperti jago desain, programming, bikin website maupun aplikasi dan masih banyak lainnya. 

Sebenarnya cakupan pekerjaan freelancer sendiri cukup luas ya, termasuk kalau kamu suka nulis dan pengen jadi penulis lepas atau kalau kamu punya basic pendidikan dan pengen mengajar secara online atau kamu punya keahlian mengelola akun media sosial.

So, bagi kamu yang tertarik dengan pekerjaan sebagai freelancer bisa coba bergabung di beberapa situs penyedia jasa freelance berikut ini

  • sribulancer.com
  • codingmum.id
  • projects.co.id
  • sribu.com
  • ruangguru.com
  • freelancer.com
Dengan bergabung di situs-situs tersebut kamu bisa dapat peluang kerja secara freelance sesuai keahlian. Saya sendiri baru bergabung di situs projects.co.id dan memang banyak sekali jenis pekerjaan yang ditawarkan ke saya (melalui email) sesuai keahlian yang saya pilih saat mendaftar namun sayangnya saya jarang masukkan bid karena merasa skill masih kurang padahal belum juga dicoba, hehe.

Momfluencer

Ketahuilah, fungsi media sosial sekarang bukan cuma ajang untuk interaksi, curcol maupun pamer-pameran di dunia maya. Rasanya juga rugi banget ya kalau kita menghabiskan banyak waktu di lini masa tapi tidak menghasilkan apa-apa. 

Saban hari cuma pasang status nggak jelas upload foto-foto selfie, berkoar-koar di twitter atau ikut-ikutan netizen lainnya bergosip di feed IG para artis maupun postingan yang lagi viral di facebook.

Ya daripada eksis dengan hal-hal yang kurang berfaedah kenapa tidak manfaatkan saja media sosial untuk mendapatkan penghasilan. Saya nggak suruh kamu jualan di medsos lho dan untuk mendapatkan uang dari instagram, twitter atau facebook kamu nggak musti jadi penjual online dulu. Cukup posting saja dan kamu akan dibayar. Lumayan kali kalau bisa dapat penghasilan buat beli popok dan jajan anak dari media sosial, hehe.

Yup, itu enaknya jadi momfluencer, modalnya tidak banyak kok. Hanya dengan punya followers minimal 1K saja kamu sudah bisa dapat job. Tentu bayaran yang kamu dapatkan sebagai momfluencer akan semakin tinggi jika followersmu juga semakin banyak.

Makanya jangan heran ya kalau di IG ketemu akun-akun yang  menyelenggarakan ajang saling follow seperti akun @indonesia_saling_follow. Namun terlepas dari banyaknya followers, membuat konten yang menarik dan meraih engangement yang tinggi di media sosial juga penting.

Baca juga Tentang Follow Loop dan Cara Meningkatkan Engagement Rate

Mompreneur

Seperti yang sudah saya singgung di atas, ketika memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga bukan berarti rejeki kita juga akan terputus. Believe, setiap manusia lahir ke dunia dengan membawa rejekinya masing-masing. Bahkan boleh jadi rejeki seorang ibu semakin lancar mengalirnya setelah ia memutuskan berkarir dari rumah.

Tak dimungkiri, sudah banyak ibu rumah tangga yang berhasil menjadi pengusaha. Ada yang buka usaha jasa katering, jilbab plus busana muslimah, make up artist, tas homemade,  dan lain sebagainya. Mulanya dari usaha kecil-kecilan saja tapi alhamdulillaah usaha mereka bisa meluas kemana-mana.

Apalagi sekarang ini kita begitu dimanjakan dengan teknologi. Yang tanpa keluar rumah pun bisnis bisa tetap jalan. Cuma butuh modal berani saja mah ini. Terlebih, jika suami sendiri mendukung usaha yang ingin kita rintis dari rumah. 

Kalau pun belum bisa buka usaha sendiri, kita bisa terjun ke dunia bisnis dengan menjadi reseller atau markerter, hitung-hitung sekaligus belajar berbisnis juga. Eh tapi entah kenapa dari dulu saya nggak terlalu tertarik ya dengan dunia bisnis padahal suami sudah beberapa kali menawarkan. Kalau dibilang pengen sih pengen tapi menjalani bisnisnya itu lho yang berat. Mungkin karena nggak sesuai passion kali ya. 

Writer

Siapa nih buk ibuk rumah tangga yang hobi menulis?  Berminat nggak kalau hobi menulisnya dibayar? Ya kali, siapa sih yang nggak berminat kalau hobinya bisa menambah pundi-pundi rupiah di rekening. 

Kabar baiknya, di era digital ini sudah banyak pekerjaan yang membutuhkan jasa penulis. Bukan khusus untuk penulis buku saja atau penulis rubrik di majalah maupun koran. Faktanya yang membutuhkan penulis konten atau lebih dikenal dengan istilah content writer untuk website sebuah perusahaan juga tidak sedikit. Bahkan ada yang sampai membutuhkan jasa menulis caption instagram. 

Namanya juga hidup di zaman serba online. Pekerjaan menulis pun jadi gampang karena bisa dikerjakan dengan santuy di rumah, bisa sambil momong anak juga, hehe. Apalagi ada banyak sekali peluang pekerjaan yang bisa ditekuni oleh ibu rumah tangga yang hobi menulis. Tentunya lebih menyenangkan melakukan pekerjaan yang sesuai hobi bukan?

Blogger

Satu lagi peluang pekerjaan untuk ibu rumah tangga yang menurut saya paling mudah. Ini menurut saya, nggak tahu yang lainnya, hehe. Mudah menurut saya karena hanya dengan curcol di blog saja kita bisa mendapatkan uang.

Nggak percaya? Blog ini awalnya isinya curcol semua lho, setahun terakhir ini tepatnya setelah dimonetisasi baru deh banyak iklannya, hehe. Curcolnya tetap jalan sih cuma curcol yang saya maksud di sini bukan curcol asal-asalan ya tapi yang berfaedah.

Apalagi sebagai ibu rumah tangga, pastinya banyak unek-unek yang pengen kita tumpahkan, kan? Terutama terkait pengasuhan anak. Ya daripada diceritakan ke ibu-ibuk lain trus ujung-ujungnya jadi gosip mending tumpahkan saja ke blog.

Setidaknya dengan menulis, kita bisa menyalurkan hal-hal yang positif dan barangkali bermanfaat juga bagi orang-orang yang sempat membaca postingan blog kita. Seperti pengalaman kita saat hamil, melahirkan, menyusui hingga mengasuh anak. Semua itu bisa jadi ide menulis yang bisa dituangkan seorang ibu rumah tangga di blognya.

Namun, untuk menjadi blogger yang berpenghasilan pun nggak instan ya. Semua butuh proses. Yang penting rajin saja dulu menulis di blog sembari perlahan belajar caranya memonetisasi blog.

Baca juga Tiga Alasan Mengapa Ibu Rumah Tangga Perlu Ngeblog

Itulah beberapa peluang kerja yang cocok untuk ibu rumah tangga. Tentunya Ibu rumah tangga masih bisa produktif meski hanya tinggal di rumah. Tinggal pintar-pintarnya kita menangkap peluang yang ada. Oke, semoga postingan ini bisa membantu kamu yang berminat ingin jadi IRT namun pengen penghasilan tetap lancar.

Salam,

You May Also Like

41 komentar

  1. Aku aja yg single cita2nya mau fulltime jadi freelancer mbak. Karena sudah lelah kerja kantoran, rasa2nya sudah mengalami semuanya, asek. Pengennya lebih serius menggeluti dunia freelancer, jadi tabungan ketika menikah kelak, status freelancenya sudah mantab.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap nih, dari lajang sudah punya target untuk fulltime jadi freelancer. Apalagi feenya juga lumayan ya jadi tabungan buat modal nikah. Semoga dilancarkan ya kak :)

      Hapus
  2. ya blogger.. hhe dgn blogger bisa merangkap jadi influencer juga nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya lebih bagus lagi ya kalau bisa jadi blogger sekaligus influencer

      Hapus
  3. Ternyata banyak yang bisa dilakukan ibu rumah tangga untuk tetap bisa produktif dari rumah ya mbak. Termasuk kita salah satunya sebagai blogger. ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener Mbak, so saga bersyukur sekali bisa jadi blogger. Jadinya aktivitas saya di rumah jadi nggak membosankan.

      Hapus
  4. HIhihi, menurut saya mah nggak ada yang paling mudah, kecuali memang ada support yang khusus untuk itu.

    Ibu rumah tangga, bahkan nggak pakai usaha aja udah nggak ketulungan kerjaannya, apalagi kalau nggak ada ART.

    Ditambah harus kerja cari duit, duuhh puyeng hahaha.

    Tapi bukan berarti nggak bisa sih, bisa banget asal diusahakan.

    Setidaknya carilah apa yang kita sukai, jadi selalu semangat melewati tantangan yang sumpah masih mending kerja di luar deh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe iya Mbak intinya cari hal yang kita sukai ya dengan begitu kita juga semangat mengerjakannya :)

      Hapus
  5. Ahamdulillah di zaman sekarang, ada dukungan teknologi ibu rumah tangga, meskipun dari rumah saja bisa juga berpenghasilan. Dan nomor 5 memang paling .... wow :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Kak Niar, itu mi enaknya ibuk-ibuk zaman now, bisa bekerja dari rumah dengan memanfaatkan teknologi :)

      Hapus
  6. Kecuali Mompreneur nih saya sudah "jadi" keempat lainnya meski masih abal-abal. Hehehe...
    Jadi IRT memang tidak mudah. Tapi lebih tidak mudah lagi sudah jadi IRT tetap punya sampingan sebagai sumber penghasilan.
    Semoga kerja tambahan saya ini berkah dan manjang. Amin...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau teh Okti mah bukan abal-abal tapi sudah terlihat profesionalnya kok.

      In syaa Allaah berkah teh, aamiin :)

      Hapus
  7. Alhamdulillah baru punya komunitas blogger dan saya senang sekali Mba, bisa punya kegiatan dan juga pekerjaan lain selain ibu rumah tangga..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak. Enaknya gabung di komunitas blogger bisa ketemu sesama ibu-ibuk yang punya hobi yang sama ya. Apalagi hobi kita sebagai blohger sekarang udah berbuah uang juga, hehe

      Hapus
  8. Nah iya ini paling gampang jadi blogger ya, tapi aku juga merangkap jadi freelancer deng. Kebetulan selain nulis di blog juga motret beberapa produk dan makanan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah,lebih bagus lagi nih Mbak bisa merangkap jadi blogger sekaligus influencer. Keren deh :)

      Hapus
  9. Hehehe, alhamdulillah, hampir kelimanya, sekarang sedang dilakoni. Mompreneur nih yang belom. Belom pede. Dan belom tahu juga bidangnya apa. Padahal kepengen banget deh ih. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama nih Mbak. Emang kalau mau terjun ke dunia mompreneur harus benar2 serius dan punya mental kuat ya. Karena tantangannya tentu lebih berat.

      Hapus
  10. Setuju Mba. Allih-alih memilih menjadi Ibu Rumah Tangga dan dianggap nggak menghasilkan uang, malah dianggap sebelah mata. Padahal di kala kedua orangtua semakin menua, anak yang bisa lebih sigap biasanya anak perempuan yang memulih untuk mengabdikan dirinya pada keluarga, dibandingkan yang sibuk berkarir dan menjelajahi dunia di luar sana. Sementara sejatinya, keluarga adalah segala-galanya, lebih berharga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, jadi sedih juga kalau pekerjaan IRT sampai saat ini masih dianggap sebelah mata bahkan nggak dinilai sebagai sebuah pekerjaan.

      Hapus
  11. Blogger dan momfluencer yg sekarang lagi hits banget itu jadi “ngantor” nya IRT ya mbak hahaha penghasilannya lumayan banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih Mbak, pantesan ya banyak IRT yang memilih jadi blogger dan influencer.

      Hapus
  12. Banyak ya peluang bisnis bagi ibu rumah tangga ya.

    Aku skrg jadi blogger

    BalasHapus
  13. Aaahhh bener nih kak. Aku sekarang lagi fase freelancer dan blogger. Ini aja masih susah bagi waktu tapi terus dicoba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bagi waktunya yang susah. Saya juga lagi berusaha memanage waktu dengan baik.

      Hapus
  14. Pengen jadi mompreneur tapi apa daya jadi sekedar pengen aja 😃. Tapi emang makin banyak ibu ibu rumah tangga punya kerjaan karen mereka emang hebat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha sama nih Mbak saya juga pengen jadi mompreneur tapi ya sebatas pengen saja duuh.

      Hapus
  15. Waah masya Allah udah kepikiran cita2 jadi IRT sejak muda byah Mbak. Barakallah. Aku malah ngga pernah kebayang, apalagi nikah muda sebelum wisuda :D betul IRT justru kerjanya bisa 24hours

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe iya mbak nggak nyangka juga baru kepikiran mau jadi IRT waktu baru lulus kuliah S1

      Hapus
  16. Menurutku 5 peluang kerja tersebut juga bisa diraih oleh 1 orang saja, hehe. Sebab, masih dapat ditarik satu garis dengan 1 passion yang sama yaitu menulis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener nih Mbak. Sekarang makin banyak ya pekerjaan yang berkaitan dengan dunia tulis.

      Hapus
  17. Aku setuju banget dan suka sama tulisannya, kak.
    Semoga mnjadi inspirasi bagi Ibu-ibu di luar sana. Daripada hanya sekedar masang foto gak jelas, kan lebih bagus jadi konten yang in syaa Allaah bermanfaat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, sebaiknya gitu ya. Daripada sekadar pasang status mending buat konten yang bermanfaat.

      Hapus
  18. WahbterWah t jadi ibu rumah tangga ternyata bisa tetap menghasilkan yah. Jadi tetep produktif. Dulu aku resign rasanya udah bingung mau ngapain...nyoba jadi blogger juga eh keenakan deh sampai sekarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi IRT sekarang nggak perlu galau ya Mbak karena ada banyak jenis pekerjaan yang bisa tetap dikerjakan sekalipun cuma tinggal di rumah.

      Hapus
  19. Iya bener nih, zaman sekarang menjadi ibu rumah tangga udah bisa berkarya dan menghasilkan juga. Jangan dianggap cuma ngurus rumah aja. Pekerjaannya lebih dari itu dan bisa dikerjakan di rumah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak jadi seharusnya pekerjaan IRT nggak bisa dipandang sebelah mata lagi ya.

      Hapus
  20. Menjadi blogger sekaligus menyalurkan kebutuhan ngomel 20.000 kata per hari yaa mbak. Emang paling mudah haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah ini dia, ibukibuk kan punya kebutuhan ngomel 20ribu kata perharinya, dan itu juga bisa disalurkan lewat blog ya Mbak daripada ngomel2 nggak jelas dan bikin suami dan anak2 pusing, wkwk

      Hapus
  21. Peluang bisnis banyak semenjak aq resign dari kerja, aq hanya ngurus kosan bareng suami punya tantenya ada 30 pintu. Selain itu sambil jadi influencer dan blogger hehehe

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)

Note :

Maaf komen yang brokenlink akan saya hapus jadi pastikan komentar kamu tidak meninggalkan brokenlink ya.