Tips Bepergian di Era New Normal

by - Juni 23, 2020

Jalan-jalan di fase new normal memang sudah bisa dilakukan tapi kita tetap harus waspada selama berada di luar rumah. Simak yuk tips bepergian di era new normal berikut ini.

Tips bepergian di era new normal
Gambar : freepik
Tidak terasa sudah hampir tiga bulan sejak dikeluarkannya anjuran pemerintah untuk stay at home dan work form home guna mencegah penyebaran COVID-19. Namun tentu pencegahan dengan cara lebih baik berdiam diri di rumah saja tidak dapat dilakukan terus menerus.

Kehidupan harus tetap berjalan jika tidak dampaknya akan sangat besar. Ekonomi bisa runtuh, berbagai sektor lainnya seperti industri maupun parawasita akan tumbang, banyak masyarakat yang kemudian kehilangan pekerjaannya dan bisa saja terjadi kekacauan dimana-mana.

Itulah sebabnya pertengahan bulan Mei lalu presiden Jokowi meminta masyarakat Indonesia untuk bisa berdamai dan hidup berdampingan dengan virus corona dengan menjalani new normal.

Mengenal Konsep New Normal

Istilah new normal pastinya sudah sering kamu dengar akhir-akhir ini tapi mungkin masih ada yang bertanya-tanya apa itu new normal. Istilah ini sebenarnya baru muncul ketika banyak negara mulai melonggarkan lockdown dan lebih memilih menerapkan aturan kenormalan baru agar kehidupan sosial dan perekonomian bisa tetap berjalan.

COVID-19 memang telah menimbulkan dampak serius bagi seluruh negara di dunia. Sementara upaya untuk menemukan vaksin jenis baru dari virus corona ini masih membutuhkan waktu dan proses yang tidak sebentar.

Dilansir dari situs kompas.com, direktur kedaruratan WHO, dr Mike Ryan memperingatkan bahwa virus corona SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 mungkin tak akan pernah hilang meski nanti ada vaksin.

Kalau pun nanti sudah ada vaksin untuk melawan COVID-19, itu hanya berfungsi untuk mengendalikan virus corona. Bukan untuk menghilangkan virus tersebut  dari muka bumi.

Selain itu WHO  menyebutkan bahwa untuk vaksin virus corona tidak akan tersedia hingga akhir tahun 2021 lantaran proses pembuatannya dibutuhkan waktu setidaknya 12-18 bulan.

Dengan alasan tersebut banyak negara termasuk Indonesia memutuskan harus segera memulai aktivitas normal kembali di segala bidang namun tetap berpegangan pada protokol kesehatan guna menekan risiko penularan virus corona.

Nah, protokol yang ditetapkan dengan menerapkan sejumlah kebiasaan-kebiasaan baru seperti wajib menggunakan masker saat keluar rumah, harus jaga jarak dan menghindari kerumunan orang serta selalu mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer inilah yang disebut kenormalan baru atau lebih dikenal dengan istilah new normal.

Hal ini senada dengan pendapat Wiku Adisasmita Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19,  new normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal, tapi ditambah dengan penerapan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan COVID-19.

Jadi intinya di era new normal kamu bisa kembali melakukan aktivitas normal seperti biasanya di luar rumah, termasuk bepergian atau melakukan traveling namun kondisi sekarang jelas tidak akan sama dengan kondisi sebelum mewabahnya virus corona.


Tips bepergian di era new normal

Idealnya, konsep new normal baru dapat dilakukan saat kurva kasus orang yang terpapar virus corona melandai yang berarti jumlah kasus COVID-19 baru sudah berkurang setiap harinya.

Namun kalau kamu ikuti perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia, kurva ini nyatanya sama sekali belum landai, bahkan masih terus menanjak dan mungkin belum juga mencapai puncak. 

Jadi meski fasilitas-fasilitas publik termasuk jalur transportasi laut dan udara sudah kembali dibuka kamu harus tetap waspada sebab virus corona masih ada dan pandemi ini belum benar-benar berakhir.

Jangan sampai karena bisa bepergian dan melakukan plesiran kemana-mana kamu jadi lengah sehingga kemungkinan dapat tertular atau malah menjadi si carrier yang menularkan penyakit ini ke orang lain.

Oleh sebab itu penting bagi kamu untuk mengetahui tips sebelum bepergian di era new normal berikut ini;

Pastikan kondisi tubuh sehat

Hal pertama yang perlu dilakukan sebelum memutuskan untuk bepergian adalah mengecek kondisi kesehatan diri. Pastikan sebelum berangkat tubuh kamu dalam keadaan sehat.

Jika merasa kurang fit tentu akan lebih baik tinggal di rumah saja sebab saat seseroang sakit daya imunnya akan turun sehingga mudah terpapar virus. Oleh sebab itu penting untuk melihat kesiapan kodisi tubuh kamu terlebih dahulu.

Atau kalau perlu kamu bisa mengikuti covid test untuk memastikan kondisi kesehatan tubuh. Hasil tes tersebut nantinya bisa kamu bawa saat bepergian untuk berjaga-jaga. Apalagi jalur transportasi baik darat maupun laut juga sudah mengeluarkan aturan dimana setiap penumpang diwajibkan membawa surat keterangan bebas COVID-19.

New normal, new rules

Jika sebelum masa pandemi kamu bebas traveling cukup dengan menunjukkan KTP dan tiket saja maka di new era new normal ini sudah pasti ada tambahan aturan baru.  Yes, new normal, new rules. 

Peraturan itu bisa terkait pembatasan jumlah penumpang, penggunaan masker maupun adanya tambahan dokumen kesehatan dan persyaratan lainnya yang dikeluarkan instansi berwenang.

Jadi pastikan sebelum memesan tiket keberangkatan kamu sudah mencari tahu terlebih dahulu syarat atau ketentuan yang harus disiapkan ketika ingin naik pesawat atau kapal. Jangan lupa cek juga informasi mengenai aturan yang ada di destinasi atau daerah yang kamu tuju.

Lakukan transaksi digital

Satu hal yang patut disyukuri karena pandemi COVID-19 terjadi saat dunia sudah canggih. Kini, melakukan transaksi pembayaran tidak harus selalu dengan uang cash.

Tentunya kamu bisa memanfaatkan sarana transaksi dan booking tiket melalui aplikasi online travel agent yang bisa dengan mudah kamu unduh di gawai. 

Jika kamu hendak bepergian dengan pesawat untuk cetak boarding pass atau check in pun bisa dilakukan di rumah tapi pastikan saja kamu harus datang paling tidak tiga jam lebih awal dari jadwal keberangkatan.

Hindari destinasi ramai

Bisa kembali traveling di masa new normal bukan berarti keadaan di luar sudah aman. Justru kamu harus lebih waspada selama bepergian sebab virus corona masih ada dan bisa saja menularimu jika lengah.

Tetap hindari kerumunan banyak orang. Usahakan datang lebih awal dari jadwal keberangkatan agar tidak terjebak keramaian atau jika terlanjur pastikan untuk selalu jaga jarak dan sering-sering mencuci tangan. 

Selalu patuhi protokol kesehatan

Satu lagi hal penting yang perlu kamu lakukan jika hendak plesiran, tetap menggunakan masker dan wajib membawa hand sanitizer. Kalau perlu siapkan juga tisu basah, tisu kering, sabun cair dan disenfektan.  Jangan lupa kapan pun dan dimana pun kamu harus selalu jaga jarak dengan orang lain.

Setidaknya dengan mematuhi protokol kesehatan kamu bisa terhindar dari virus yang sampai saat ini belum ditemukan vaksinnya. Namun sekali lagi, pastikan ketika hendak bepergian kamu harus dalam keadaan sehat.

Jika merasa kurang sehat tentu kamu harus mempertimbangkan ulang perjalanan yang sudah kamu rencanakan itu. Untuk memastikanya akan lebih baik jika kamu datang ke rumah sakit atau langsung berkonsultasi dengan dokter.

Nah, untuk urusan periksa kesehatan di rumah sakit mungkin sampai saat ini masih menimbulkan ketakutan tersendiri. Mengingat semenjak masa pandemi, rumah sakit menjadi tempat yang paling dihindari banyak orang karenan rawan virus.


Padahal sebenarnya kita tidak perlu separanoid itu karena sudah pasti protokol kesehatan yang dijalankan di rumah sakit juga sangat ketat. Namun memilih untuk berkonsultasi dengan dokter secara online di era new normal bisa jadi alternatif yang tepat.

Apalagi sekarang sudah ada aplikasi kesehatan seperti halodoc yang sangat membantu jika kamu merasa kurang sehat, butuh konsultasi tapi enggan ke rumah sakit. 

Atau jika kamu ingin bepergian dan membutukan surat keterangan bebas COVID-19 yang baru bisa dikeluarkan setelah melakukan rapid test atau swab test, kamu bisa memanfaatkan layanan covid test yang ada di halodoc.

Tips bepergian di era new normal dengan memanfaatkan aplikasi hallodoc
Gambar : halodoc.dom
Halodoc merupakan platform kesehatan yang bisa diakses secara online melalui website maupun aplikasi. Lewat platform ini kamu bisa mengakses layanan kesehatan dimana saja dan kapan saja. Ada bnyak dokter, rumah sakit serta asuransi yang sudah terintegrasi dengan halodoc sehingga dapat memenuhi kebutuhan medis kita setiap saat.

Selain itu halodoc punya beberapa fitur unggulan lainnya seperti bicara dengan dokter dimana kita bisa berkonsultasi dengan dokter baik melalui chat, voice atau video call lewat smartphone secara gratiss. Kalau membutuhkan obat kita juga bisa pesan lewat fitur beli obat yang ada di aplikasi ini dengan layanan pengiriman 24 jam dan tidak dipungut biaya sama sekali.

Itulah beberapa tips yang bisa kamu terapkan jika ingin jalan-jalan di masa new normal. Melawan pandemi dengan cara berdamai dan hidup berdampingan dengan virus corona memang bukan hal yang mudah. Tapi untuk saat ini tidak ada pilihan lain, kita harus terbiasa dengan kenormalan baru. So, stay safe, stay healthy.

Salam, 

You May Also Like

6 komentar

  1. Jika anda tertarik atau ingin menjadi Web Designer, anda dapat mengunjungi blog yang saya buat :)
    Web Design

    BalasHapus
  2. Sebenarnya ada hikmahnya pandemi ini. Kita jadi lebih menghargai kebersihan dan kesehatan.
    Dan dengan adanya aturan baru dalam tatanan hidup, mau gak mau kita harus patuh agar tetap sehat.

    BalasHapus
  3. Untuk menghadapi kondisi new normal seperti saat ini, kita dituntut untuk mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan covid19 ya kak. Semoga semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya selalu melaksanakan anjuran pemerintah

    BalasHapus
  4. Tidak tahu apa nama fase sekarang ini. Belum new normal tapi banyak orang sok normal hidupnya.


    Btw Halodoc membantu banget di saat orang tak bisa leluasa konsultasi ke dokter seperti sekarang ini ya.

    BalasHapus
  5. Satu-satunya yang tak dapat saya lakukan sepenuhnya adalah transaksi digital, karena kalau saya ke pasar tradisonil semua transaksi dilakukan dengan cara konvensional. Tradisional sesuai dengan namanya, pasar tradisional

    BalasHapus
  6. setuju mbak, sekarang sudah bisa kembali beraktivitas seperti keluar rumah meskipun hanya bepergian sebentar, tapi tetep ikuti aturan pemerintah juga, untuk jaga jarak, pakai masker, hindari kerumunan juga.
    hanya waktu aku pergi, ada beberapa orang yang mengabaikan aturan aturan itu

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)

Note :

Maaf komen yang brokenlink akan saya hapus jadi pastikan komentar kamu tidak meninggalkan brokenlink ya.