Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengalaman Belajar Online dengan Aplikasi Siap Kerja QuBisa

Pengalaman belajar online dengan aplikasi siap kerja QuBisa

Sebelum sharing pengalaman belajar online dengan aplikasi siap kerja QuBisa saya pengen flashback dulu nih ke masa-masa saat saya baru saja lulus kuliah dengan menyandang gelar sarjana pendidikan.

Dengan gelar tersebut seharusnya saya nggak perlu bingung lagi akan melangkahkan kaki ke mana. Tujuannya kan sudah jelas ya.

Untuk apa kuliah di jurusan pendidikan kalau bukan untuk jadi guru? 

Nah, itu dia masalahnya. Meski sudah mengantongi ijazah S1 saya merasa seperti belum siap kerja. Dan meski sudah sudah siap kerja pun nyatanya cari kerja tidak semudah membalikkan telapak tangan, sekalipun itu di Papua.

Pengalaman Cari Kerja di Papua

Yup, selepas wisuda saya balik ke tanah kelahiran saya di Papua. Tepatnya di Serui, Kepulauan Yapen. Banyak yang mengira cari kerja di Papua itu gampang. Benarkah demikian?

Oh, big no! Kondisi Papua sekarang nggak sama dengan 20 atau 10 tahun yang lalu. Kalau zaman 2000-an awal sih iya. Daftar CPNS sekali masih bisa langsung diterima karena persaingan belum begitu ketat.

But now? Kondisi Papua sekarang sudah semakin maju lho. Orang-orang yang merantau ke sana juga semakin banyak jadi jangan kira setelah datang ke Papua bisa langsung dapat kerja. Yah kecuali kamu benar-benar beruntung.

Saya saja yang lahir dan besar di Papua masih menganggur dulu selama berbulan-bulan lamanya baru dapat kerja di sana. Itu pun pas dapat kerja ya seperti guru-guru pada umumnya yang memulai karir sebagai tenaga pengajar honorer dengan gaji minim. 

Padahal job desk termasuk jam mengajar nggak ada bedanya tuh dengan guru-guru yang sudah terangkat sebagai ASN namun penghasilan sungguh miris, jauh di bawah upah minimum buruh.

Bukan bermaksud mau membandingkan tapi semestinya profesi guru sekalipun masih berstatus honorer pun patut dihargai dengan mendapat gaji yang layak. Semestinya seperti itu ya? Sayangnya masih banyak guru yang hidupnya belum sejahterah.

Apalagi yang hanya mengharapkan penghasilan semata-mata dari gaji honorer saja untuk hidup di Papua, itu sungguh berat. Jangan samakan dengan di Jawa sana. Biaya hidup di Papua serba mahal. 

Syukurnya waktu itu saya tinggal di rumah orang tua, jadi nggak mikir biaya makan dan tempat tinggal. Namun bagaimana dengan mereka yang merantau ke sana dan kerjanya hanya sebagai guru honorer?

Bayangkan saja, untuk biaya sewa kos perbulan di Papua bisa menghabiskan uang jutaan belum biaya makan, transportasi dan lain-lain. Mana cukup jika hanya mengandalkan penghasilan sebagai honorer yang tidak seberapa.

Benarlah apa yang dikatakan orang-orang, wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari memasuki tantangan hidup yang sebenarnya.

Tantangan di dunia kerja memang berat. Bukan berarti tidak bisa ditaklukkan. Kuncinya ada di persiapan. Untuk itu saran saya, buat kamu yang ingin cari kerja, nggak cuma di Papua sih dimana pun itu, sebaiknya persiapkan diri sedini mungkin. 

Jangan hanya mengandalkan ilmu yang didapatkan di bangku kuliah saja. Karena di abad ke-21 ini ilmu tersebut tentu tidak cukup. Persaingan kerja di zaman sekarang sangat ketat sehingga kamu dituntut memiliki kemampuan baru. 

Misalkan kamu juga adalah lulusan sarjana pendidikan seperti saya, maka kamu harus memiliki kemampuan yang lebih dari sekadar mengajar. 

Nah, kabar baiknya sekarang sudah ada aplikasi siap kerja QuBisa yang dapat membantu kamu untuk meningkatkan kemampuan secara mandiri dan tidak harus mengeluarkan banyak biaya. 

Belajar Online Gak Ribet dengan Aplikasi Siap Kerja QuBisa

aplikasi belajar online

Saat menulis postingan ini saya memang tidak lagi bekerja sebagai guru honorer di Papua. Saya sendiri yang memutuskan resign dan memilih menjadi ibu rumah tangga setelah menikah.

Kendati demikian saya tetap ingin menjadi perempuan berdaya dan produktif dari rumah. Bersyukur saya hidup di zaman teknologi sudah sangat canggih sehingga berkarir dari rumah bukan lagi hal yang mustahil.

Ada banyak pekerjaan yang bisa dilakukan perempuan tanpa harus keluar rumah. Salah satunya adalah profesi yang tengah saya geluti saat ini yaitu blogger.

Memang pekerjaan ini jauh banget dengan basic saya yang aslinya dari pendidikan matematika. Namun saya senang melakoninya karena menulis sudah menjadi hobi saya sejak lama.

Apalagi mimpi saya sekarang ingin menjadi blogger profesional. Namun untuk mencapai hal tersebut bukan hal yang mudah. Jangan dikira skill yang harus dimiliki blogger hanya menulis, lebih dari itu.

Seorang blogger juga butuh meningkatkan kemampuan melalui upskilling dan reskilling

Nah, bersyukurnya saya ketemu dengan aplikasi belajar online QuBisa yang menyediakan berbagai kursus menarik untuk menunjang profesi saya sebagai blogger.

Bahkan bukan cuma kursus lho, di QuBisa juga kamu bisa menemukan webinar, microlearning, dan berbagai macam kelas lainnya baik untuk persiapan kerja maupun pengembangan diri.

Lewat QuBisa kamu bisa mengetahui cara belajar efektif sekaligus cara meningkatkan personal branding. Dijamin belajar gak ribet di QuBisa karena praktis dan dapat dilakukan dalam genggaman, kapan saja dan dimana saja. 

Nah, untuk bisa memaanfaatkan QuBisa juga tidak sulit. Kamu cukup unduh aplikasinya di playstore atau app store.

Selanjutnya lakukan registrasi dengan menggunakan akun gmail dan masukkan data sesuai nama yang ada di KTP kamu. Masukkan juga nomor whatsapp untuk verifikasi.

Setelah proses registrasi berhasil kamu sudah bisa mengakses semua fitur yang ada di aplikasi QuBisa, termasuk mengikuti kursus online gratis.

Pengalaman Mengikuti Kursus Online Gratis

kursus online gratis

Kursus online gratis? Iya, senangnya belajar bersama QuBisa karena nggak cuma dikasih tahu cara belajar efektif dan solusi belajar gak ribet melainkan juga terdapat layanan kursus cuma-cuma. 

Salah satu kursus online gratis yang saya ikuti di QuBisa adalah "Cara Mudah dan Efektif Menghasilkan Karya" yang disampaikan oleh Dr. Abdul Latief, seorang praktisi , akademisi, penulis sekaligus pembicara publik.

Kursus ini cukup singkat, hanya terdapat dua video pelajaran dengan durasi 26 menit. 2 menit pendahuluan kemudian dilanjutkan dengan materi selama 24 menit. 

Namun meski singkat efeknya benar-benar terasa. Setelah ikut kelas ini seketika membangkitkan kembali semangat saya untuk memulai berkarya.

Padahal sudah dari dulu saya menautkan mimpi ingin jadi penulis buku, saya ingin menghasilkan karya buku solo yang di sampulnya tertera jelas nama saya namun sampai hari ini mimpi tersebut seperti masih menjadi angan-angan.

Salau satu penyebab utamanya adalah karena saya terlalu takut untuk memulai. Terlalu banyak hal yang mengusik pikiran  hingga membuat saya takut untuk melangkah.

Nah, dalam pemaparan materinya Dr. Abdul menyampaikan bahwa sebenarnya cara efektif dan mudah untuk menghasilkan karya sangat gampang. 

Lihat anak kecil yang tadinya tidak bisa berjalan tapi ia mau berusaha untuk melangkah kaki sekalipun akan terjatuh nantinya.

Tidak ada anak kecil yang baru lahir langsung bisa berlari dengan lancar. Semua ada prosesnya. Namun yang terpenting adalah MEMULAI. Anak kecil akhirnya mampu berjalan karena ia mau melangkahkan kakinya. Ia memiliki keberanian untuk memulai belajar.

Begitu halnya ketika kita ingin memiliki karya, maka kuncinya adalah memulai. Mulailah dari sekarang juga, mulai dari hal yang paling kecil, mulai dari memerdekakan diri dari rasa takut yang selama ini membelenggu.

Di akhir kursus, Dr. Abdul mengutip satu kalimat yang sangat memotivasi sekaligus menyentil.
Orang optimis adalah mereka yang selalu kelebihan satu ide sedangkan orang pesimis adalah mereka yang selalu kelebihan satu alasan.

Tentu saja setelah ikut kursus gratis ini saya bertekad untuk jadi orang optimis dan makin mantap untuk menghasilkan sebuah karya.

Oh ya selain kursus tersebut saya juga sempat mengikuti webinar berjudul "Tameng Perempuan Menangkis Hate Speech di Medsos" yang dibawakan oleh Dr. Lisa Adhrianti, M.Si pada tanggal 19 Oktober kemarin. 

Bahasannya sangat menarik sekali karena berkaitan dengan perempuan beserta perannya di media sosial.

Sertifikat webinar QuBisa
Salah satu sertifikat yang saya dapatkan dari ikut webinar di QuBisa

Keunggulan Aplikasi Belajar Online QuBisa

Berdasarkan pengalaman mengikuti kursus online dan sudah mencoba sendiri aplikasi QuBisa saja jadi tahu keunggulan dari platform yang punya slogan "Aku Bisa, Kamu Bisa" ini.

Beberapa keunggulannya antara lain :

Memiliki fitur belajar yang lengkap

Fasilitas belajar online yang ada di QuBisa cukup lengkap. Dengan menggunakan QuBisa kamu akan dapat menikmati berbagai layanan belajar, diantaranya :
  • KSM (Ketrampilan Sukses Milenial)
  • KDM (Ketrampilan Digital Milenial)
  • Assessment, untuk mengukur seberapa kekuatan KSM dan KDM
  • Goes to Campus, QuBisa memberikan pembekalan untuk belajar kilat melalui gratis menonton dan webinar.
  • Kelas Terpopuler, terdapat 20 kelas populer mulai dari Self Leadership hingga Presentation Skill
  • Kelas Siap Kerja, terdapat 18 pilihan kelas mulai dari Tutorial Google Sheets untuk Pemula hingga Part of Speech.
  • Kelas Pengembangan Karir, terdapat 19 pilihan kelas, mulai dari Panduan Video Editor hingga Managing Millenials.
  • Kursus, ada 159 kursus berupa pilihan kursus online gratis dan ada juga yang berbayar
  • Webinar, seperti halnya kelas kursus, ada pilihan gratis dan berbayar dengan materi yang sangat beragam dan menarik
  • Microlearning, ada 230 pilihan microlearning berupa gratis menonton berdurasi antara 2 hingga 4 menit.
  • Artikel. Selain kelas, kamu juga bisa menemukan banyak pilihan artikel yang dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan juga kemampuan.
  • Sertifikasi. QuBisa juga menyediakan program sertifikasi di platformnya yang bisa kamu ikuti dengan biaya terjangkau.

Terdapat pilihan kelas belajar online gratis dan berbayar

Seperti yang sudah saya singgung di atas belajar di QuBisa memang gratis. Meski demikian ada juga pilihan kelas berbayar. 

Jadi tidak semua kelas belajar yang ada di aplikasi ini gratis ya. Sejauh ini sih saya baru mencoba kelas gratisnya namun ke depan saya tertarik mengikuti kelas berbayarnya terutama yang berkaitan dengan cara meningkatkan personal branding.

Kekurangan dari kelas gratis memang terbatas materinya namun tidak perlu khawatir karena materi yang ada di kelas non berbayar juga tidak kalah menarik lho, seperti kursus yang saya ikuti di atas. 

Kursus gratis tapi rasa premium. Bahkan di QuBisa kita juga bisa mengikuti kelas public speaking tanpa bayar alias free.

Akses seumur hidup, kapan saja dan dimana saja.

Keunggulan lain dari aplikasi QuBisa adalah 
mendapatkan akses tanpa batas dan seumur hidup ke video belajar yang diisi oleh para instruktur yang ahli di bidangnya.

Dengan demikian, melalui QuBisa kita bisa mengakses semua video kursus yang kita ikuti baik gratis atau berbayar, kapan pun dan dimana pun.

Itulah beberapa keunggulan aplikasi QuBisa. Sebenarnya masih banyak lagi namun untuk lebih jelasnya bisa kamu eksplor sendiri. Namun sebelum itu, jangan lupa untuk unduh aplikasinya ya.

Penutup

Demikian ulasan saya mengenai pengalaman belajar online dengan aplikasi QuBisa. Sesuai namanya, Aplikasi siap kerja QuBisa bisa membantu banyak orang untuk belajar mengembangkan diri/ personal branding/ upgrade ilmu/ coaching/ mentoring, dll. 

Jadi pastinya sangat bermanfaat sekali upgrade skill melalui upskilling dan reskilling dengan aplikasi ini.

Cara meningkatkan personal branding

Nah, sebagai penutup saya mau sekaligus kasih informasi nih ke teman-teman blogger, saat ini QuBisa sedang mengadakan Kompetisi Blog dengan tema Memulai Karir Lebih Percaya Diri bersama Aplikasi Siap Kerja QuBisa.

Untuk mengkuti kompetisi ini kamu cukup menceritakan pengalamanmu belajar dengan aplikasi QuBisa, tidak susah, kan?

Jika beruntung kamu akan dapat kesempatan meraih hadiah jutaan rupiah. Masih ada waktu nih. Deadline-nya sampai tangga 10 Desember 2021. Jangan sampai ketinggalan ya.

Salam,

9 komentar untuk "Pengalaman Belajar Online dengan Aplikasi Siap Kerja QuBisa"

  1. Senang banget dengan aplikasi QuBisa ini, saya juga sudah unduh mbak. Banyak sekali yang bisa didapatkan dari aplikasi ini. Jadi pengen ikutan lomba blognya juga nih.

    BalasHapus
  2. Cari kerja itu susah banget, di manapun tempatnya. Apalagi kalau skill pas-pasan, pasti lebih sulit lagi. Saya ngalamin sendiri lho gimana sulitnya dapat kerjaan. Sudah ngelamar ke sana ke mari, tapi nggak ada panggilan.

    Berarti memang harus banyak belajar online lagi di QuBisa biar bisa menambah skill. Jadi nggak tertinggal sama pelamar lainnya.

    Udah sering baca ulasan soal QuBisa, jadi makin penasaran aja nih.

    BalasHapus
  3. Aplikasi ini lengkap ya. Bisa upgrade diri dan disesuaikan untuk pekerjaan-pekerjaan yang kekinian serta tepat bagi kita. Apalagi setelah belajar, bisa ada kesempatan dapat hadiah juga lagi, mantap.

    BalasHapus
  4. Kursus-kursus singkat namun aplikatif gini nih yang banyak dibutuhkan saat ini. Apalagi topik-topik kursusnya juga kekinian. Qubisa emang top dan rekomended buat yang pengen upgrade skill

    BalasHapus
  5. Saya juga ikut nih kursus QuBisa, yg gratis banyak pilihan. Kalaupun berbayar, ada yang terjangkau kok, dapat sertifikat juga. Kan keren...
    Ada aplikasinya bisa belajar dari mana aja.

    BalasHapus
  6. Keren banget ini, kelasnya gratis. Jadi pengen ikut juga.

    Benar sekali kalau kudu berani memulai, 1 langkah yg dilakukan akan makin mendekatkan dengan cita-cita. (Gak hanya bengong karena takut memulai).

    BalasHapus
  7. Masya Allah, Mba Siska ini dari Papua? Saya baru tahu.

    Papua sekarang udah maju banget mba. Teman saya aja yang di OJK pas dimutasi ke Papua dia udah gak galau lagi. Emang di sana udah kayak kota, di luar negeri. Apalagi kemarin udah digelar PON pula. Beuh.

    Nyari kerja itu gak peduli di mana aja pasti butuh skill mumpuni. Kalo skillnya standar2 aja, yang semua orang juga bisa, nah itu namanya kita gak ada faktor pembeda. Wawancara pun jadi gagap. Asiknya sih upgrade skill di QuBisa.

    BalasHapus
  8. Saya menemukan keasyikan belajar di QuBisa ini. Banyak kursus gratis yang sayang dilewatkan. Tapi memang tak bisa sering-sering. Cukup seminggu 1 kursus dan praktiknya. Beda gratis dan berbayar ada pada proses belajarnya. Pengen yang berbayar, suatu hari nanti. Ni nikmati yang gratis aja dulu. hehehe

    BalasHapus
  9. Banyak banget ya mba fitur dan manfaat dari aplikasi ini. Memang di era digital saat ini sangat fleksibel dan mudah sekali jika ingin belajar sesuatu.

    BalasHapus