Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kampanye #KejuAsliCheck : Tips Memilih Keju Cheddar Asli dan Bernutrisi Tinggi

Tips Memilih Keju Cheddar Asli dan Bernutrisi Tinggi

Tips memilih keju cheddar asli yang bernutrisi tinggi perlu diketahui oleh ibu-ibu. Pasalnya ibu yang memegang peranan penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil.

Pastinya kita selalu ingin menyajikan makanan bernutrisi tinggi untuk buah hati kita, kan? 

Untuk itu kita perlu memastikan bahan makanan yang kita pilih memiliki kandungan gizi yang optimal. Termasuk dalam pemilihan keju.

Di sini saya sengaja singgung keju karena produk turunan susu ini memiliki cita rasa yang khas dan menggugah selera makan sehingga tidak heran menjadi makanan favorit anak-anak. 

Bukan anak-anak saja lho, orang tua juga pada doyan mencicipi cemilan dengan taburan keju di atasnya.

Bicara mengenai keju sendiri sebenarnya ada banyak jenisnya. Salah satu yang terkenal di Indonesia adalah keju cheddar. 

Yap, kreasi dari bahan keju cheddar inilah yang sering saya pilih untuk membuat cemilan lezat kaya nutrisi buat anak-anak.

Namun selama ini saya kalau beli keju cheddar ya asal beli saja. Tidak cek terlebih dahulu komposisi pada label kemasannya.

Lagipula setahu saya semua keju yang dijual di pasaran itu asli, hanya beda merk saja. Namun anggapan saya ternyata keliru.

Faktanya, di pasaran memang beredar banyak merk keju cheddar -yang namanya saja keju cheddar- tapi tidak semua menggunakan keju cheddar sebagai bahan baku utama.

Lantas bagaimana cara memilih keju cheddar yang asli? Pas banget nih, saya baru-baru dapat informasi mengenai kampanye #KejuAsliCheck yang diadakan oleh Keju KRAFT, salah satu brand unggulan dari Mondelez Indonesia.

Melalui kampanye #KejuAsliCheck, Keju KRAFT mengajak para ibu untuk lebih pintar memilih keju cheddar dengan komposisi bahan yang tepat dan berkualitas.


Mengenal Keju Cheddar 

Keju cheddar merupakan salah satu keju yang cukup populer di Indonesia. Keju ini termasuk kategori keju keras dan biasanya disajikan sebagai bahan dasar utama untuk membuat penganan kue atau makanan.

Ya, ada banyak kreasi makanan yang bisa kita olah dengan menggunakan keju  cheddar. Saya sendiri biasa menggunakan keju jenis ini sebagai topping martabak, isian roti, kue brownis, dan aneka cemilan lainnya.

Oh ya mengenai nama keju cheddar ternyata diambil dari nama tempat asalnya di Inggris, yaitu Desa Cheddar tepatnya di Somerset.

Kita dapat mengetahui usia keju cheddar dengan melihat warnanya. Keju cheddar yang muda tampak putih gading dengan tekstur yang sedikit lunak, sedangkan yang sudah lama memiliki warna kuning dan tekstur lebih keras.

Tips Memilih Keju Cheddar Asli

Tips memilih keju cheddar Asli ini saya dapatkan dari kampanye #KejuAsliCheck. Ternyata cara membedakan mana keju yang benar-benar asli cheddar dan mana yang bukan, gampang banget.

Kuncinya yang penting, ibu-ibu jangan malas baca label pangan pada kemasan. Poin ini penting sekali. Ya, gimana kita bisa tahu keju cheddar yang hendak kita beli terjamin keasliannya kalau baca komposisinya saja tidak.

Sedangkan untuk mengetahui keaslian suatu produk khususnya keju cheddar hanya bisa diketahui dari memahami label pada kemasan.

Nah, berikut ini tips memilih keju cheddar asli dengan bahan baku tepat dan berkualitas sesuai panduan kampanye #KejuAsliCheck :

Pastikan bahan utamanya adalah keju cheddar


Seperti yang saya singgung di atas, tidak semua keju cheddar yang dijual di pasaran mengandung bahan utama keju cheddar.

Apakah benar demikian? Awalnya sih saya memang sempat ragu, sampai-sampai karena penasaran saya coba periksa sendiri di minimarket dengan membandingkan beberapa jenis merk keju cheddar.

Dan kagetlah saya ketika menemukan ada keju yang bahan utamanya bukan cheddar melainkan air dan tepung.

Tahu darimana? Ya dari komposisinya. Jadi ibu-ibu kalau mau tahu keju cheddar yang kita gunakan selama ini atau asli atau tidak, coba deh perhatikan komposisinya.

Jika terdapat tulisan cheddar atau keju pada urutan pertama komposisi berarti aman. Sebaliknya, jika urutan pertama komposisinya adalah air atau tepung maka  itu bukan sepenuhnya keju cheddar. Sampai di sini paham ya?

Pastikan terdapat klaim nutrisi pada kemasan


Selanjutnya, untuk mengetahui keaslian keju cheddar adalah dengan memastikan klaim nutrisi pada kemasannya.

Pada keju cheddar asli pastinya terdapat klaim nutrisi yakni nutrisi unggulan yang dimiliki. Namanya keju biasanya kaya akan kalsium, protein dan juga vitamin D.

Untuk mengetahui nutrisi lengkapnya kita dapat melihat pada tabel nutrisi atau tabel yang memuat informasi nilai gizi dari keju cheddar tersebut.

Bagaiman? Tipsnya mudah sekali bukan? Kelihatannya memang sepele tapi hal sekecil ini sangat penting untuk dilakukan demi memastikan buah hati kita mendapatkan nutrisi keju cheddar terbaik.

Seperti kata artis sekaligus mom influencer Bunga Citra Lestari yang saya kutip dalam Siaran Pers peluncuran #KejuAsliCheck.
“Ibu memiliki peran penting dalam menentukan pola konsumsi rumah tangga, mulai dari menetapkan menu, memilih bahan, sampai memasak dan menyajikannya. Oleh karena itu, ketelitian para Ibu dalam memilih keju cheddar yang tepat sangatlah dibutuhkan untuk memastikan kandungan gizi yang optimal dalam proses tumbuh kembang buah hati"

Tentang Kampanye #KejuAsliCheck

Hadirnya kampanye #KejuAsliCheck berangkat dari kenyataan bahwa tidak semua keju cheddar di pasaran menggunakan keju cheddar sebagai bahan baku utama.

Ditambah pula dengan hasil survei KRAFT terhadap konsumen dan menemukan fakta bahwa 50 persen responden yang merupakan para ibu mengatakan sering mengonsumsi keju (1 sampai 7 kali dalam seminggu). 

Namun, lebih dari 61 persen  tidak tahu jika produk keju cheddar di pasaran tidak semuanya berbahan utama keju cheddar. 

Selain itu, terungkap pula bahwa 77 persen ibu mengaku terbiasa melihat label pangan. Akan tetapi, lebih dari 48 persen  tidak tahu cara membaca susunan komposisi dengan benar.

Oleh sebab itu KRAFT berinisiatif meluncurkan campaign bertajuk #KejuAsliChek yang tujuannya itu tadi. 

Untuk membantu para Ibu dalam memilih keju cheddar dengan komposisi bahan baku yang tepat dan berkualitas. 

Hal tersebut sejalan dengan anjuran Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) untuk melihat label pangan pada kemasan sebelum membeli.

Seperti yang disampaikan Dian Ramadianti selaku Senior Marketing Manager Keju KRAFT .
“Melalui kampanye ini KRAFT ingin memberikan edukasi kepada semua Ibu di seluruh Indonesia terkait kandungan nutrisi keju cheddar dengan komposisi yang tepat dan berkualitas. Kampanye #KejuAsliCheck dapat diterapkan melalui dua cara mudah, yaitu dengan memastikan keju pada urutan pertama komposisi (bukan air atau tepung) dan memiliki klaim nutrisi pada kemasan,” jelas Dian.

Lebih lanjut Dian memaparkan bahwa di Indonesia, pencantuman label pada produk pangan olahan diatur dalam Peraturan Badan POM No. 31 tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan, untuk memberikan informasi yang benar dan jelas kepada masyarakat tentang setiap produk pangan yang dikemas, sebelum membeli dan atau mengonsumsi pangan. 

Nah, adanya kampanye #KejuAsliCheck ini menurut beliau sudah sesuai dengan peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), yaitu komposisi bahan baku pada label pangan diurutkan berdasarkan jumlah, dari kandungan yang tertinggi ke rendah. 

Oleh karena itu, komponen pertama pada komposisi produk keju cheddar idealnya adalah keju cheddar, bukan air atau pun bahan lainnya.

Keunggulan Keju Cheddar KRAFT

Setelah mengetahui kampanye #KejuAsliCheck ini saya sudah nggak mau lagi asal pilih keju cheddar. Mending pilih keju yang harganya sedikit lebih mahal tapi kualitasnya benar-benar terjamin. 

Untuk itu pilihan saya jatuh pada keju KRAFT. Alasannya bukan semata-mata karena brand milik Mondelez Indonesia ini yang mengusung kampanye #KejuAsliCheck tapi karena memang keju KRAFT punya kualitas yang tidak diragukan lagi.

Keju No. 1 di Indonesia

Pada kemasannya KRAFT mengklaim sebagai keju no. 1 di Indonesia. Klaim ini tentu tidak berlebihan mengingat keju cheddar KRAFT telah lama hadir dan cukup populer di  Indonesia.

Saking populernya, siapa sih yang tidak tahu Keju KRAFT? Saya pun dari kecil sudah familiar dengan keju yang satu ini karena sering jadi keju andalan mama saya dalam membuat cemilan lezat.

Memenuhi Kriteria #KejuAsliCheck

Pada keju cheddar KRAFT, bahan baku atau keju cheddarnya ada pada urutan pertama. Selain itu terdapat pula klaim nutrisi.

Jadi keju cheddar KRAFT telah memenuhi semua kriteria yang dibutuhkan dimana keju ini terbuat dari bahan utama Keju Asli New Zealand pada urutan pertama dan dilengkapi dengan nutrisi padatan susu yang kaya akan kalsium, serta sumber protein dan Vitamin D.

Kaya Nutrisi

Kraft kaya akan kalsium dengan kandungan 141 mg per sajian. Mengandung protein yang merupakan salah satu komponen esensial  dalam pertumbuhan dan perkembangan anak serta sebagai sumber Vitamin D.

Kesimpulan

Demikian ulasan saya mengenai tips memilih keju cheddar yang asli dan bernutrisi tinggi. Hanya dengan dua cara mudah, ibu-ibu sudah bisa memberikan keju cheddar yang mengandung nutrisi terbaik untuk si kecil.

Sebagai rekomendasi, keju cheddar KRAFT bisa jadi pilihan yang tepat. So  far, informasi tentang kampanye #KejuAsliCheck ini jangan berhenti di kamu saja ya. 

Sampaikan juga ke ibu-ibu yang lain agar semakin banyak ibu yang cerdas dalam memilih keju cheddar dengan komposisi bahan yang tepat dan berkualitas. 

Salam,

Posting Komentar untuk "Kampanye #KejuAsliCheck : Tips Memilih Keju Cheddar Asli dan Bernutrisi Tinggi"