50+ Mitos Seputar ASI & Menyusui yang Perlu Ibu Ketahui

by - Wednesday, January 16, 2019


Hari gini masih percaya mitos? *nunjuk diri sendiri*  Yup, harus saya akui, saya pernah termakan mitos. Percaya gitu aja dengan omongan orang-orang. Lha gimana saya nggak percaya coba? Wong yang menyebarkan hoax mitos baik itu seputar kehamilan, menyusui maupun mengasuk anak adalah orang-orang di sekitar saya yang notabenenya telah berpengalaman dalam dunia per-ibu-an. Apalah saya ini yang baru "kemarin sore" menyandang gelar ibu.

Nyatanya, sarjana pendidikan yang tersemat di belakang nama saya pasca yudisium tak jua menghindarkan saya dari omongan-omongan tak ilmiah. Tuh, kan perempuan yang sarjana saja masih sulit membedakan antara mitos dan fakta apalagi yang tidak berpendidikan sama sekali. Jadi siapa bilang untuk menjadi seorang ibu tidak butuh ilmu. Justru, ilmu yang dibutuhkan seorang ibu tak berujung, sehingga untuk bisa menjalankan kewajibannya dengan baik, ia dituntut harus selalu belajar, belajar dan belajar.

Baca juga Jadilah Blogger Muslimah yang Menginspirasi

Well, nggak bisa saya bayangin, apa jadinya saya bila tidak segera belajar dan membekali diri dengan ilmu, mungkin saya akan menelan mentah-mentah semua mitos yang sampai ke telingaku. Padahal, percaya dengan satu dua mitos saja, sudah bikin saya panik dan cemas minta ampun. Belum lagi dengan dampak negatif lainnya.

Percaya dengan mitos memang hanya menimbulkan dampak negatif. Selain mengundang rasa panik dan khawatir pun menyesatkan. Tak heran bila ibu-ibu yang mudah termakan mitos sering salah langkah dalam mengasuh anak. Bahkan banyak lho ibu yang sampai gagal memberikan ASI eksklusif pada anaknya gara-gara percaya MITOS. Sayang banget kan, jika hak anak untuk mendapatkan "makanan terbaik" selama 6 bulan pertama dalam kehidupannya tidak terpenuhi karena kita lebih percaya apa kata orang ketimbang kata ahli.

Berikut mitos-mitos seputar ASI & menyusui yang perlu ibu ketahui;

Busui tidak boleh makan cabai/sambal karena nanti anaknya diare

Cabai mengandung zat yang namanya capsaicin. Nah, faktanya tidak semua bayi sensitif sama capsaicin ini. Jadi silakan saja busui makan pedas tapi cukup dalam jumlah yang wajar dan perhatikan juga reaksi bayi.

Kalau saya pribadi sih emang dari sononya nggak bisa makan yang pedas-pedas (kecuali pas hamil kemarin, efek ngidam kali) jadi nggak masalah bila nggak makan sambal, tapi bagi busui yang doyan sekali makan pedes-pedes pasti bakal dilema banget ya kalau sampai dilarang makan sambal selama menyusui. Syukurnya ini cuma mitos.

Busui juga tidak boleh makan cabai/sambal karena biji cabe akan keluar lewat feses bayi

Masih seputar larangan makan cabai bagi busui. FYI, sering banget bunay pup dengan tekstur feses seperti ada biji-biji cabai gitu padahal bundanya nggak makan sambal atau yang pedes-pedes.

Faktanya bentuk feses bayi ASI memang teksturnya terkadang seperti biji cabai dan itu sama sekali bukan karena busui makan sambal atau yang pedes-pedes.

Tiap mau menyusui harus minum yang hangat-hangat agar ASI juga hangat.

Saya malah jarang banget minum yang hangat-hangat selama menyusui, pun tidak pernah percaya dengan mitos yang satu ini. Karena faktanya suhu ASI selalu mengikuti suhu tubuh busui. ASI dalam payudara umumnya bersuhu 37-38 derajat Celcius terlepas dari apapun yang ibu konsumsi.

Busui tidak boleh minum dingin/es agar bayi tidak pilek

Sebaliknya, hampir tiap hari saya selalu minum yang dingin-dingin tapi si bunay nggak pilek tuh. Faktanya pilek bisa terjadi karena paparan virus dari lingkungan, sekali lagi bukan karena apa yang dikonsumsi oleh ibunya.

ASI pagi hari itu basi jadi harus diperah dulu dan dibuang baru boleh menyusui bayi.

Waduh, sejak kapan ASI bisa basi. Mau siang, malam atau pagi pun saya langsung menyusui bunay, tidak pernah pake acara perah dulu lalu buang. Mubazir kan jadinya. Faktanya ASI selalu dalam kondisi yang baik dan siap disajikan untuk bayi.

Kalau sudah berhubungan suami istri, kualitas ASI tidak akan baik bagi bayi

Uhuk, siapa bilang. Justru setelah berhubungan suami istri ASI makin lancar. Faktanya, tidak ada kaitannya HB dan kualitas ASI. Yang ada mah ASI akan mengalir lancar karena hormon oksitosin meningkat setelah HB. 

Ibu yang putingnya belah tidak boleh menyusui karena jika menyusui maka bayinya akan meninggal dunia

Faktanya, puting belah sebagaimana bentuk puting yang lain tetap dapat menyusui kok karena bayi tidak menyusu pada puting tetapi menyusu pada payudara dengan mengikutsertakan areola. Apalagi sejauh ini belum ada laporan ilmiah tentang adanya bayi yang meninggal setelah menyusu pada ibu yang putingnya terbelah.

Menyusui membuat payudara ibu menjadi kendur atau berubah bentuk

Faktanya, kehamilan serta usia yang mengubah bentuk payudara lho bukan menyusui.

Payudara sebelah kanan adalah nasi, payudara kiri adalah lauknya. Jadi menyusu harus di kedua payudara agar lengkap makanan bagi si bayi.

atau 

Payudara sebelah kanan adalah makan, payudara kiri adalah minumnya. Jadi menyusu harus di kedua payudara agar lengkap makanan bagi si bayi.

Waktu awal-awal menyusui saya juga sering banget disuruh menyusu dengan kedua payudara, tapi alasannya bukan seperti dua mitos di atas, melainkan lebih pada keseimbangan payudara. Katanya, biar payudara saya nggak besar sebelah, padahal nggak mesti seperti itu, kan?

Nah, menanggapi kedua mitos di atas, ini faktanya. Isi payudara kanan dan kiri sama saja, foremilk dan hindmilk. Malah saran dari AIMI, biarkan bayi menyusu pada satu payudara hingga “habis”, bila masih kurang baru tawarkan payudara satunya agar dia mendapatkan foremilk dan hindmilk yang seimbang.

Ibu dengan ukuran payudara yang kecil tidak bisa memproduksi ASI yang cukup untuk bayinya.

Faktanya ukuran payudara sama sekali tidak ada hubungannya dengan produksi ASI. Apapun ukuran payudara ibu, ASI akan selalu cukup untuk bayi jika ibunya rajin menyusui/memerah dan selalu berpikir positif. 

Well, ukuran payudara saya kecil tapi alhamdulillaah produksi ASIku cukup untul si bunay.

Kalau ibu keluar rumah ASI harus dibuang dulu sebelum menyusui lagi. Jika tidak nanti bayinya masuk angin.

Mitos serupa yang sampai ke telinga saya, kalau keluar rumah payudara busui harus dicuci dulu sebelum menyusui lagi  karena membawa efek hawa panas.

Hmm, baik dibuang atau dicuci, bagi saya sama saja. Sama-sama nggak masuk di akal. Faktanya ASI dalam payudara selalu dalam kondisi baik dan siap disajikan untuk bayi.

Payudara harus digoyang-goyangkan dulu sebelum menyusui agar ASI tercampur dengan baik

What? Emang payudara kayak kaleng susu gitu sampai harus digoyang-goyangkan gitu๐Ÿ˜…Faktanya, ASI selalu terdiri dari foremilk dan hindmilk. Keduanya keluar secara bergantian. Jika waktu menyusui cukup dan si kecil menghabiskan satu payudara hingga tertidur atau kenyang maka dia akan mendapatkan keduanya.

Ibu menyusui harus banyak makan agar ASI-nya banyak.

Kayaknya telinga saya juga rada panas dengan nasihat yang satu ini. Sejak awal menyusui hingga sekarang pun saya selalu dinasihati untuk makan yang buaaanyak.

Padahal faktanya kuantitas ASI tidak ditentukan oleh berapa banyak makanan yang masuk ke dalam tubuh busui tetapi oleh demand alias kebutuhan bayi. Ibu harus menyusui sesuai dengan kehendak bayi dan harus selalu berpikiran positif bahwa ASI-nya cukup untuk bayinya.

Selama ibu menyusui, dia harus makan makanan dengan gizi berimbang agar nutrisi dalam tubuh ibu tidak tekor karena digunakan untuk produksi ASI.

ASI jangan sampai kena alat kelamin bayi karena bisa mengakibatkan mandul.

Kalau mitos yang satu ini juga baru tahu. Emang bisa ya? Eh jangan percaya, ini cuma mitos. Faktanya ASI tidak akan menyebabkan kemandulan. Kalaupun sampai terkena alat kelamin, cukup bersihkan dengan air.

Ibu yang sudah mendapatkan haid tidak boleh lagi menyusui karena ASI-nya menjadi amis dan tidak lagi segar.

Kebangetan banget deh kalau ada yang berani menyampaikan mitos seperti ini ke saya. Pengen saya jitak saja kepalanya, eh๐Ÿ™Š Masa' busui yang sudah mendapatkan haid pasca melahirkan dilarang menyusui lagian alasannya juga nggak masuk akal sekali. Emang yang nyebarin mitos murahan kayak gini pernah nyoba?

Saya sudah dapat haid sejak bunay usia 4 bulan dan sampai saat ini dia kalau nenen lahap banget, nggak pernah sampai mual atau muntah-muntah. Ya kali, kalau ASInya amis dan tidak segar, mungkin saja bunay bakal nolak menyusu.

Please, keep calm down, hehe. Ini kan cuma mitos. Biar kata cuma mitos, tetap saja ngeselin๐Ÿ˜•

Faktanya, ibu yang sudah haid tetap menghasilkan ASI yang berkualitas untuk bayinya. Namun penurunan produksi ASI pada ibu yang sedang haid sering terjadi terkait hormonal. Penurunan ini hanya sementara dan akan kembali normal selepas masa haid.

ASI yang encer berarti kualitasnya tidak baik.

Faktanya, ASI terdiri dari dua bagian, yang encer disebut foremilk (ASI awal) yang kaya protein dan laktosa. ASI yang lebih kental disebut hindmilk (ASI akhir) yang kaya lemak. Keduanya, baik yang ecer maupun kental sama-sama penting untuk bayi.

Ibu menyusui harus minum jamu agar ASI menjadi kental

Mau minum jamu atau pun tidak sama saja. Masih ingat, kan? ASI selalu terdiri dari dua bagian, yang encer dan kaya protein disebut foremilk, sementara yang kental dan kaya lemak disebut hindmilk jadi kekentalan ASI tidak ada hubungannya dengan jamu.

Jika bayi demam ibu menyusui harus makan kelapa hijau untuk menurunkan demam pada bayi.

Yang harusnya ibu lakukan ketika bayi demam adalah segara mengukur suhu tubuhnya dengan termometer atau dengan memberikan paracetamol jika suhunya di atas 38 derajat celcius, bukan makan kelapa hijau. FYI, demam pada bayi bisa diringankan dengan kompres air hangat, skin to skin, perbanyak asupan ASI, dan berikan pakaian yang tipis.

ASIP jika disimpan lama akan berubah menjadi darah.

Ngeri ya, kalau ada ASIP yang berubah jadi darah. Faktanya, ASIP ya tetap ASI, tidak akan menjadi darah. Lakukan manajemen ASIP yang benar agar ASIP layak konsumsi.

ASI yang pertama keluar setelah bayi lahir itu adalah ASI basi karena warnanya kuning, jadi harus dibuang.

Justru ASI yang pertama kali keluar setelah bayi dilahirkan sangat dibutuhkan oleh bayi. ASI yang pertama kali keluar itu namanya kolostrum. Faktanya, kolostrum memiliki manfaat yang sangat besar bagi bayi.

Jika ASI belum atau tidak lancar di hari-hari pertama setelah melahirkan dapat digantikan dengan susu formula

Nah, salah satu penyebab banyak ibu yang gagal memberikan ASIX pada bayinya karena percaya dengan mitos yang satu ini nih.

Kurangnya informasi sering membuat para ibu menganggap ASI-nya belum keluar padahal kolostrum sudah keluar dan hanya keluar bila disusukan sejak awal.

Jadi semestinya yang ibu lakukan di hari-hari pertama setelah melahirkan adalah tetap menyusui bayi sesering mungkin untuk merangsang keluarnya ASI bukan langsung memberikan sufor. Lagipula bayi yang baru lahir mampu bertahan 'tanpa makan' selama 3x24 jam karena masih memiliki cadangan makanan dalam tubunya. Jadi ibu tidak perlu cemas bila dua hari pasca melahirkan ASI masih belum juga keluar.

Nyatanya pemberian asupan lain selain ASI yang tidak sesuai indikasi medis di hari-hari awal justru akan menghambat kelancaran produksi ASI di hari-hari berikutnya.

Bayi ASI selalu tampak tidak kenyang dan sulit tidur, sehingga perlu diberi susu formula

Kondisi ini pun saya alami di minggu-minggu pertama pasca melahirkan. Benar-benar ujian banget menghadapi si bunay yang seolah tak ada kenyang-kenyangnya, udah gitu sulit tidur pula. Jadilah sepanjang malam saya harus kuat begadang menemani bunay

Mungkin kalau bundanya lemah dan kalah, bunay udah minum sufor kali ya. Eh, nggak ding. Dari awal bahkan sebelum melahirkan pun saya sudah bertekad harus memberikan makanan terbaik untuk bunay. Makanan terbaik apalagi untuk bayi yang saya maksud kalau bukan ASI, yang memang tidak ada tandingannya bahkan dengan susu termahal apapun di dunia.

Faktanya karena ASI begitu mudah dicerna, bayi yang umumnya minum ASI lebih mudah lapar dibanding bayi yang minum susu formula. Sehingga pada minggu-minggu awal setelah kelahirannya bayi akan menyusu setiap 2-3 jam sekali atau bahkan kurang dari itu.

Penelitian menujukan bahwa bayi yang diberikan susu formula tidak tidur lebih baik meskipun bayi mungkin tidur lebih lama. Hal ini disebabkan susu formula tidak dapat dicerna dengan cepat, sehingga membuat jarak antara waktu menyusu menjadi lebih panjang sehingga bayi tidur lebih lama.

ASI bisa kena mata bayi bisa buta.

Sebaliknya, malah ada yang bilang ke saya, ASI sangat baik untuk mata bayi. Sampai-sampai saya dianjurkan untuk sering-sering meneteskan ASI ke mata bunay. Katanya, supaya mata bunay jernih. Adapula yang bilang, kalau mata bayi belekan, ditetesi ASI saja biar cepat sembuh dan saya langsung percaya. Padahal pendapat-pendapat yang menyatakan ASI baik untuk mata atau ASI bisa jadi obat tetes mata sepertinya keliru.

Menurut AIMI, tidak masalah ASI kena mata bayi, cukup bersihkan dengan kapas yang dicelup air hangat. Tetapi sebaiknya tidak menggunakan ASI sebagai obat tetes mata karena belum teruji secara medis. Syarat obat tetes mata itu ada dua, harus steril dan pH-nya cocok dengan pH mata. Kalau pH-nya tidak cocok justru bisa merusak kornea mata. 

Sejauh ini, belum ada bukti ilmiah bahwa ASI bisa menjadi obat tetes mata. Kalau bayi belekan, disarankan untuk dilap dengan kapas yang dicelupkan ke air hangat dan lakukan pemijatan lembut di sekitar area mata. Lakukan observasi selama 1-2 x 24 jam, apabila kondisinya masih sama atau memburuk, harus segera dibawa ke dokter mata. 

Semakin sering ASI diperah makan ASI bisa semakin cepat kering.

Justru dengan semakin sering diperah dan disusukan, produksi ASI akan semakin banyak, lho. Karena faktanya sistem produksi ASI menganut prinsip supply on demand (sesuai permintaan). Semakin sering payudara dikosongkan baik itu dengan cara disusui langsung atau diperah, maka ASI akan lebih cepat diproduksi

Sekali menghentikan menyusui, maka seorang ibu tidak dapat menyusui lagi.

Tidak benar lho ini, karena faktanya ibu dapat menyusui kembali setelah terhenti sementara, dengan memberikan teknik relaktasi serta mendapat dukungan dan bantuan yang tepat.

Stres menyebabkan ASI kering.

Walaupun stres berat atau baby blues yang parah dapat menyebabkan terhentinya ASI, akan tetapi keadaan ini biasanya hanya sementara, sebagaimana reaksi fisiologis lainnya. 

Payudara yang “lembek” adalah payudara yang tidak ada ASInya.

Sempat worry juga karena waktu bunay masuk usia dua bulan payudara saya mulai lembek, tidak seperti awal-awal menyusui, dimana payudara saya kerap mengeras. Tadinya saya pun berpikir demikian apalagi orang-orang di sekitar saya ikut mengiyakan. Katanya, kalau payudara lembek berarti ASI berkurang.

Padahal faktanya, payudara “lembek” adalah tanda pengeluaran ASI (baik menyusui dan memerah) lancar. Payudara yang keras justru menandakan pengeluaran ASI tidak lancar, apabila hal ini dibiarkan justru akan mengganggu produksi ASI bahkan bisa menyebabkan radang payudara (mastitis)

Menyusui adalah perjuangan seorang ibu, makanya adalah normal jika proses menyusu menimbulkan rasa sakit.

Waktu awal-awal menyusui saya juga sempat beranggapan bahwa menyusui itu sakit, karena memang rasanya sakit banget menyusui dalam keadaan puting lecet bahkan sampai berdarah. Tapi ternyata anggapan saya ini tidak benar lho.

Rasa sakit yang dialami oleh ibu di awal-awal menyusui memang bukan hal yang aneh, tapi kondisi tersebut harusnya hanya berlangsung beberapa hari saja dan tidak boleh menjadi sedemikian parahnya sehingga ibu menjadi takut menyusui bayinya.

Pasalnya rasa sakit yang amat sangat pada puting ketika sedang menyusui menandakan bahwa bayi belum sempurna pelekatannya. Sakit atau lecet pada puting yang berlangsung selama lebih dari 3-4 hari tidak boleh diabaikan, harus dicari tahu penyebabnya.

Perbaiki pelekatan menyusui jika payudara lecet. Jika payudara lecet terus terjadi meski pelekatan sudah diperbaiki, segera bawa bayi ke dokter anak yang paham tentang tongue tie untuk melihat jika ada kemungkinan si bayi terkena tongue tie.

Bayi ASIX membutuhkan tambahan cairan air putih ketika cuaca sedang panas.

Faktanya komponen air di dalam ASI mencapai lebih dari 80% yang dibutuhkan oleh bayi di bawah usia 6 bulan sehingga dia tidak membutuhkan cairan lain bahkan dalam kondisi cuaca yang panas sekalipun. 

Sekadar informasi, ginjal bayi di bawah usia 6 bulan belum sempurna, sehingga memberi banyak air akan membuat tubuh bayi mengeluarkan natrium akibat kelebihan cairan. 

Ginjal bayi tidak mampu mengeluarkan air dengan cepat, sehingga menyebabkan timbunan air dalam tubuh. Air putih memang sehat, dan dibutuhkan tubuh, tetapi ginjal bayi di bawah 6 bulan belum matang untuk menerima cairan selain ASI.

Seorang ibu harus mencuci putingnya setiap kali sebelum mulai menyusui.

Repot juga ya kalau harus mencuci puting setiap kali hendak menyusui. Apalagi kalau bunay mau nenen tengah malam dan kondisi bundanya lagi dalam keadaan ngantuk berat. Ada-ada saja mitos yang satu ini.

Faktanya membersihkan/mencuci puting malah akan menghilangkan minyak-minyak alami yang melindungi puting dari resiko lecet karena puting kering. Yang dianjurkan itu sebelum menyusui seorang ibu sebaiknya mencuci tangan dengan sabun untuk mengurangi kemungkinan sakit pada bayinya.

Susu formula hampir sama kandungannya dengan ASI.

Susu formula sama sekali berbeda dengan ASI, susu formula berusaha menyamakan diri dengan ASI walau dibuat berdasarkan pengetahuan yang sempit dan tidak menyeluruh tentang apa kandungan ASI sebenarnya. 

Susu formula tidak mengandung zat antibodi atau kekebalan tubuh, sel-sel hidup, enzim-enzim, dan tidak mengandung hormon. Dibandingkan ASI, susu formula mengandung lebih banyak zat aluminium, mangan, timbal dan zat besi. Kandungan protein dan lemak yang terdapat dalam susu formula juga berbeda dengan yang terdapat dalam ASI. 

Kandungan susu formula tidak berubah dari periode awal menyusui hingga akhir, dari hari pertama ke hari ke-7 hingga hari ke-30, dari satu ibu ke ibu lainnya, dari satu bayi ke bayi lainnya. ASI dibuat khusus hanya untuk bayimu. Susu formula dibuat dan disamaratakan untuk semua bayi. Susu formula hanya mampu membuat bayi menjadi gemuk, tetapi bayi tidak mendapatkan kandungan nutrisi dan zat gizi lainnya yang dibutuhkan, yang semuanya terdapat dalam ASI

Ibu yang putingnya berdarah tidak boleh menyusui.

Puting saya juga pernah berdarah saat menyusui. Saya langsung panik saat itu dan segera menghentikan menyusui bunay tapi bukan karena percaya mitos ini tapi karena khawatir bunay hisap darah bukannya susu. Saya malah nggak tahu kalau ada mitos yang melarang ibu menyusui ketika putingnya berdarah.

Meskipun darah membuat bayi gumoh lebih banyak, dan darah bahkan mungkin muncul dalam buang air besar nya, ini bukan alasan untuk berhenti menyusui bayi. Puting susu yang sakit dan berdarah tidak lebih buruk dari puting susu yang sakit dan tidak berdarah. Jika puting luka dan sakit sekali, boleh diistirahatkan selama 1-2 hari dari proses menyusui langsung dan selama itu ASI diperah dengan tangan sesering mungkin dan ASIP diberikan dengan media selain dot. Jika luka membaik, silakan menyusui kembali. Jangan lupa oleskan ASI pada puting untuk mempercepat sembuhnya luka atau lecet. Perbaiki juga pelekatan menyusui agar puting tidak mudah lecet.

Wanita dengan puting datar atau terbenam tidak bisa menyusui.

Bayi tidak menyusui pada puting susu, mereka menyusu pada payudara. Meskipun mungkin lebih mudah bagi bayi untuk melekat pada payudara dengan puting menonjol, puting tidak harus tetap keluar. Sebuah awal yang tepat biasanya akan mencegah masalah menyusui dan ibu dengan berbagai bentuk puting bisa menyusui dengan baik. 

Nipple shield atau penyambung puting tidak dianjurkan karena walau kelihatannya bisa menyelesaikan masalah, penggunaannya dapat mengakibatkan proses menyusui yang buruk karena pelekatan yang tidak tepat. Jika pelekatan tidak tepat, maka ASI yang diperoleh bayi juga tidak akan optimal. Posisi menyusui tertentu juga bisa membantu ibu yang putingnya datar untuk menyusui dengan benar. Semakin sering disusui, maka puting yang terbenam umumnya akan mulai muncul ke permukaan. 

Bayi yang sudah berusia di atas 3 bulan dan sudah terbiasa menyusu langsung pada ibunya tidak akan terkena bingung puting.

Peluang terjadinya bingung puting bisa dialami oleh semua bayi pada berbagai usia dan bisa terjadi setiap saat secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda terlebih dahulu. 

Bayi yang menangis terus pada jam-jam tertentu ASI ibu terkena sawan/ bayi terkena sawan

Bayi menangis pada jam-jam tertentu bisa jadi karena kolik yang sebabnya tidak diketahui dan umum terjadi pada bayi dan akan hilang dengan sendirinya

Bumil tidak boleh menyusui karena ASInya sudah tidak bagus atau bahkan beracun 

Bumil tetap bisa menyusui dengan memperhatikan beberapa hal seperti: kondisi janin, riwayat kehamilan dan persalinan sebelumnya, serta kemunculan kontraksi selama kehamilan.

Busui tidak boleh tidur siang karena darah putih bisa naik ke kepala

Kalau saya mah dilarangnya tidur pagi, padahal hampir setiap malam selama kurang lebih dua bulan pasca melahirkan kerjaan saya kalau malam begadang. Jadi kebayang nggak gimana ngantuknya saya tiap pagi, eh malah dilarang tidur karena alasan darah putih naik ke kepala itu.

Tapi emang tidur pagi itu nggak baik sih. Alhasil karena dilarang tidur pagi, tidur siang pun saya nggak bisa. Ya pokoknya pasca melahirkan itu saya jadi sulit tidur. Padahal Ibu menyusui harus cukup tidur/istirahat ya. 

Apalagi bayi baru lahir belum mengenal waktu siang dan malam. Jadi jika malam hari sering begadang, membuat ibu lelah. Sementara pada siang hari bayi tidur, maka dianjurkan ibu ikut beristirahat juga agar ibu bisa tetap sehat.

Ibu jangan sampai ketiduran saat menyusui karena dapat menyebabkan bayinya cacingan 

Saya sering ketiduran saat menyusui bayi terutama di malam hari dan bunay aman-aman aja tuh, nggak cacingan.

Faktanya, hormon prolaktin yang berperan dalam produksi ASI memang akan membuat ibu mengantuk. Silakan tidur jika mengantuk. Yang penting jika mulai mengantuk pastikan posisi bayi aman dan nyaman. Posisi menyusui tidur miring berguna untuk membantu ibu tetap rileks dan dapat beristirahat juga selama menyusui.

Busui yang jarang makan sayur membuat bayinya sembelit

Bayi ASIX tidak akan sembelit karena ASI mengandung zat pencahar/ laksatif. Kalau ibunya makan makanan berserat seperti sayur dan buah, yang akan lancar buang air besar ya ibunya. Bagaimanapun ibu menyusui harus makan makanan yang bernutrisi untuk menjaga kondisi tubuhnya dan menjaga asupan micronutrients (vitamin dan mineral) dalam ASI.

Kalau bayi menangis berarti ASI-nya kurang

Suka sebel deh kalau bunay menangis bundanya yang disalahin. Dibilangin, Asi saya kurang lah, nggak cukuplah, apalah. Padahal bayi menangis belum tentu lapar, bisa jadi karena bosan, kepanasan atau kedinginan, atau tidak nyaman karena lembab. Pokoknya ada banyaklah alasan bayi menangis, bukan hanya karena laper.

Jadi orang tua sebaiknya harus mengenali ciri-ciri lapar pada bayi. Biasanya ciri-ciri bayi ketika lapar suka menggeleng-gelengkan kepalanya, mulai gelisah, dan mulai membuka buka mulutnya seakan mencari puting.

Jika bayi sudah menangis, sebetulnya itu adalah senjata terakhirnya memberi tahu bawah dia sudah sangat lapar

Sedikitnya produksi ASI dikarenakan faktor genetik

Faktor genetik tidak mempengaruhi produksi ASI, ASI diproduksi semakin banyak jika ibu semakin sering menyusui atau memerah

ASI yang keluar dari ibu yang sudah berusia di atas 40 tahun sudah tidak lagi baik

ASI yang diproduksi semua wanita di berbagai usia kualitasnya sama baiknya

Ada beberapa bayi yang alergi ASI

Tidak ada yang disebut sebagai alergi ASI. Yang ada adalah bayi yang alergi makanan yang dikonsumsi ibunya pada masa menyusui, sehingga muncul reaksi alergi pada bayi. Penanganannya adalah si ibu mencari sumber alergi dan menjauhinya

Jika si kakak tidak bingung puting, maka adiknya juga tidak akan bingung puting

Bingung puting tidak terkait dengan genetik, sehingga bisa terjadi pada setiap bayi. Bisa terjadi kapan saja dan secara tiba-tiba. Jadi lebih baik menghindari dot atau empeng daripada harus menanggung resikonya

Bayi ASI tidak bisa gemuk. Jika ingin bayinya gemuk, berikanlah susu formula.

Baik bayi ASI maupun bayi sufor bisa gemuk. Tetapi bayi ASI tidak rentan mengalami obesitas sebagaimana bayi yang mengkonsumsi susu formula karena kandungan laktosa pada ASI dihasilkan pas sesuai kebutuhan bayi. Lagipula gemuk atau kurus bukan satu-satunya ukuran kesehatan bayi. Pastikan saja berat badan bayi selalu diplot di KMS atau growth chart setiap kali penimbangan untuk mengetahui perkembangan bayi.

Bayi laki-laki lebih kuat menyusu daripada bayi perempuan

Sejak lahir bunay memang kuat menyusu. Orang bilang wajar karena bunay laki-laki. Biasanya bayi laki-laki memang kuat menyusu.

Faktanya kebutuhan setiap bayi sama yakni untuk minggu pertama sebanyak 80-100 ml/kg berat badan perhari. Memasuki usia 3-6 bulan, kebutuhannya meningkat menjadi 140-160 ml/kg berat badan perhari.

Apalagi semua bayi baik laki-laki maupun perempuan pasti mengalami fase growth spurt, fase dimana bayi tampak selalu lapar sehingga selalu ingin dan kuat sekali menyusu.

Menyusui bayi harus dijadwalkan agar bayi lebih disiplin, tidak kelaparan dan tidak kekenyangan

Menyusui bayi pada prinsipnya adalah on demand atau sesuai kehendak bayi. Tubuh bayi yang sehat memiliki mekanisme untuk menginformasikan kapan dia merasa haus atau lapar. Pada waktu-waktu tertentu seperti saat bayi mengalami growth spurt atau percepatan pertumbuhan, bayi akan menyusu lebih sering dari biasanya.

Jika menyusui sambil duduk, kakinya tidak boleh menggantung karena bisa masuk angin

Bukan menyebabkan masuk angin tapi karena tidak rileks membuat ibu tidak nyaman dan proses menyusui menjadi tidak berjalan dengan baik

Busui tidak boleh makan berbau amis seperti ikan, daging, telur, dsb

Ibu menyusui boleh mengkonsumsi sumber-sumber protein seperti ikan, daging, dan telur selama si bayi tidak menunjukkan ciri-ciri alergi.

Busui harus makan daun katuk agar ASI-nya deras

Saya malah nggak pernah makan daun katuk karena susah dapat daun katuk di daerah tempat tinggal saya ini, tapi ASI tetap lancar kok.

Faktanya, produksi ASI ditentukan oleh seringnya ibu menyusui atau memerah, ditambah dengan pikiran positif ibu bahwa ASI-nya cukup. Namun tidak ada yang salah dengan mengkonsumsi daun katuk, karena konsumsi sayuran baik untuk ibu menyusui. Tetapi pada dasarnya ibu bisa makan apapun yang dia sukai. Kalau ibu menikmati apa yang dia makan, ASI-nya akan deras karena hati ibu merasa senang. Jadi, apapun makanan favorit ibu bisa jadi booster ASI yang baik.

Kalau bayi sakit, maka ibu yang minum obatnya karena obatnya bisa mengalir lewat ASI

Waktu bunay sakit kemarin saya sempat kepikiran pengen minum obatnya baik yang dalam bentuk puyer maupun antibiotik. Tapi bukan karena saya percaya dengan mitos ini yah. Nggak tega saja sih lihat bunay dikasih minum obat yang sebenarnya dia nggak butuh.

Baca juga Drama Ketika Bunay Sakit Pertama Kali

Nah, faktanya kalau ibu yang sakit yang diobati si ibu, kalau bayi yang sakit yang diobati ya bayinya. Obat yang ibu minum akan diproses oleh organ pencernaan ibu dan diserap oleh tubuh ibu. Akhirnya yang sampai ke ASI sangat sangat sedikit dan bisa jadi tidak ada sama sekali. Meskipun demikian ada beberapa kategori obat yang tidak boleh diminum oleh busui karena bisa berpengaruh di ASI atau berbahaya bagi bayi. Lagipula jenis obat dan dosis obat untuk dewasa dan bayi itu berbeda 

Misalnya, obat batuk untuk anak dengan obat batuk untuk dewasa jelas berbeda. Kalaupun ada saat dimana bayi harus minum obat yang diberikan oleh dokter, perlu diketahui bahwa dosis obat yang diberikan pada bayi sangat rendah dibandingkan dengan dosis obat orang dewasa. 

Biasanya obat untuk bayi diberikan dengan perhitungan miligram per berat badan bayi. Bisa dibayangkan bila obat tersebut yang minum ibunya, meskipun ada beberapa jenis obat yang bisa saja terserap dalam ASI namun tentu saja sudah tidak bisa dijadikan sebagai cara pengobatan yang sesuai ketentuan. Maka tak heran bila bayi yang sakit tidak sembuh-sembuh akibat ibu yang mengkonsumsi obat tersebut.

Ibu yang mengkonsumsi obat-obatan tidak boleh menyusui

Sempat juga konsumsi obat waktu sakit kemarin (hampir bersamaan dengan sakitnya bunay). Terpaksa sih karena sakit kali itu bener-bener nggak bisa saya tahan. Padahal biasanya kalau sakit saya berusaha menghindari minum obat karena khawatir bakal ngefek ke bunay. 

Nah, ternyata obat yang saya konsumsi waktu sakit kemarin menimbulkan alergi di tubuh bunay. Badannya jadi merah-merah gitu. Langsung saja saya hentikan minum obat meski kondisi belum pulih. Syukurnya setelah stop konsumsi obat, merah-merah di badan bunay terutama di area perutnya pun menghilang.

Eh tapi tidak semua obat-obatan menghalangi ibu untuk menyusui kok. Konsumsi beberapa jenis obat dalam waktu tertentu masih diperbolehkan pada ibu menyusui. Namun sebaiknya penggunaan obat-obatan tertentu selama menyusui dilakukan di bawah pengawasan dokter untuk menjamin keamanannya. Saat kamu berobat sakit, jangan lupa sampaikan kepada dokter jika kondisimu sedang menyusui.

Menyusui tidak boleh dilakukan sambil berbaring, karena dapat mengakibatkan bayinya tersedak.

Posisi favorit saya banget nih, menyusui sambil baring. Bunay juga lebih suka nenen dengan posisi ini, lho. Kalau sambil duduk gitu dia kadang merasa nggak nyaman. Bundanya juga, hehe. Beidewei, bunay juga nggak pernah tuh tersedak selama saya susui dalam keadaan baring.

Faktanya menyusui dapat dilakukan sambil berdiri, duduk ataupun berbaring, yang terpenting adalah ibu harus memperhatikan pelekatan menyusui. 

Apapun posisi menyusuinya, yang penting pelekatan harus tepat. Untuk posisi menyusui tidur miring, posisi pelekatan yg tepat berarti perut ibu harus menempel pada perut bayi, badan bayi seluruhnya menghadap ke badan Ibu (saling berhadapan). Dengan pelekatan yang benar, itu akan mencegah hidung bayi tertutup payudara ibu, mencegah bayi tersedak, dan sebagainya. Kuncinya, apapun posisinya, pelekatan harus selalu pas. 

Lidah bayi yang putih akibat ibu minum air panas/hangat.

Sebagian besar bayi memiliki milky coating yaitu sisa-sisa susu yang membentuk lapisan putih di permukaan lidahnya. Milky coating pada lidah saja adalah hal yang biasa ditemukan pada bayi yang hanya makan susu dan ini normal kok. Akan hilang sendiri saat bayi mulai makan MPASI. Kalau di bunay sendiri udah hilang dari dia usia tiga bulan.

Busui harus minum susu untuk menghasilkan ASI

Tidak mesti kok. Karena yang berperan dalam produksi ASI bukan susu atau apapun yang dikonsumsi ibu, melainkan hormon prolaktin. Untuk mengaktifkan hormon prolaktin ini ibu harus sesering mungkin mengosongkan payudara baik lewat hisapan bayi maupun dengan memerah. Semakin sering payudara dikosongkan semakin banyak pula ASI yang dihasilkan. Tapi tetap busui harus penuhi kebutuhan nutrisi dengan makan makanan yang bergizi. Minum susu juga dapat menambah nutrisi yang masuk ke dalam tubuh ibu.

Baca juga Perlukah Ibu Menyusui Minum Susu Menyusui

Demikian mitos seputar ASI dan menyusui yang perlu ibu ketahui. Wah ternyata banyak juga yah. Sampai 50 lebih  lho mitos-mitos yang sudah beredar di masyarakat. Yang belum saya masukkan mungkin masih banyak lagi. Kalau kamu punya tambahan mitos serupa boleh dong share di kolom komentar, sertakan pula faktanya.

Yuk ah. Ibu menyusui pun dituntut harus cerdas dan kritis. Jangan asal percaya apa kata orang, karena apa kata orang belum tentu fakta tapi bisa jadi hanya mitos belaka.

So, hari gini masih percaya mitos? Please jangan lagi.

Salam,



Referensi:
AIMI ASI
Kompas.com


You May Also Like

38 comments

  1. Banyak banget ya mitosnya. Banyak yg saya baru tahu juga. Nice share mbak. Disimpan dulu buat nanti kalau punya anak. Hehehe

    ReplyDelete
  2. wah banyak bangeeet ternyata mitosnya ada 50 lebih, tapi itu semua bener bangeet. Emang kudu hati-hati sih nanti jadi syirik kalo percaya padahal cuma mitos heu. Makasih sharingnya mba

    ReplyDelete
  3. Wow banyak banget mitos tentang menyusuinya mak.. tapi aku belum punya debay nih, gak masalah tapi ini jadi ilmu yang berfaedah banget buat aku kalo aku jadi ibu next. Aamiin

    ReplyDelete
  4. Wkwkwk... Mitos tuh kalau berhubungan suami istri bikin ASI jadi gak enak. Malah setelahnya, ASI saya deras karena hepi dan babyZril senang. Semua hepiii

    ReplyDelete
  5. Over kreatif ya tu orang² sampai bikin mitos sebanyak itu,, ipar saya sampe gak makan pedes² selama menyusui,, padahal dia penggemar makanan pedas ๐Ÿ˜
    Thanks sharingnya mb
    Bermanfaat banget ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜‰

    ReplyDelete
  6. Duh, yang ibu menyusui harus banyak makan kayaknya paling umum dibahas emak-emak, sewaktu punya anak kedua, org org juga heboh banget, ngeliat badan sy nggak terlalu gemuk, di suruh byk makan padahal ASI saya melimpah ruah, duh... nggak bisa comment..

    ReplyDelete
  7. Masha Allah... banyak banget mba mitosnya wkwkwkw

    Kalau saya emang dari dulu agak bandel, gak pernah percaya hal2 yang dibilangin ortu tanpa alasan yang jelas.

    Beruntung anak kedua, saya urus sendiri, jadi ga ada yang rempong larang ini itu :D
    Cuman temen aja sempat datang ke rumah, trus ngelarang saya minum es, katanya nanti bayinya pilek hahaha

    ReplyDelete
  8. wah keren ini dapet ilmu baru seputar laktasi

    ReplyDelete
  9. Yang jls dengan ASI praktis tinggal tuang gak pk lama dan sehat. ๐Ÿ˜๐Ÿ˜ dan higienis

    ReplyDelete
  10. Banyak banget mitosnya mba? Baru tahu saya kalau ada mitos payudara kanan untuk makan dan kiri untuk minum. Kata midwife sih emang harus dua2nya biar seimbang produksinya. Saya juga percaya gak percaya sih sama mitos itu. Biasanya percaya yang rada masuk akal aja. Thanks for sharing mba ๐Ÿ˜Š

    ReplyDelete
  11. banyak betul mitosnya ya mbak.
    Saya dulu tetep masak sambal, soalnya nggak enak kalau nggak makan pakai sambal, Cuma yang cabe rawit lalap saya kurangi, karena itu kan masih mentah.
    Terus lagi pengalaman saya, ada payudara favorit. 3 anak saya dulu, hanya 1 payudara saja nyusunya, yang 1 sebentar saja. Perbandingannya 80/20.

    ReplyDelete
  12. Ya ampuun mbaa, hampir semua mitos di atas persis banget sama yg disampaikan ibuku secara turun temurun. Maunya sih enggak nurutin, eh malah ditongkrongin si baby sama emaknya. Serba salah aku tuh jadi anak ๐Ÿ˜… hahaha. Berasa enggak guna baca buku buat "klarifikasi" ke ibu. Secara, yg dibilangin malah lebih galak, ya gustiii ๐Ÿคฃ

    ReplyDelete
  13. aku termasuk yang gak percaya mitos, hajarrr ajaaaa, xixixixi.
    Pake bismillah aja, selama itu sehat, selama anak juga tumbuh kembang dengan baik, Insyaa Allah aman terkendali

    ReplyDelete
  14. Mantapp mitosnya puannjanggg bangett..
    Banyak dapat ilmu dari sini meski anakku udah bukan bayi lagi

    ReplyDelete
  15. Wuah lengkap banget list 50++ nya mba dan aku pengen ketawa yang payudara di goyang-goyangkan like a bottle wkwkwk

    ReplyDelete
  16. Wah jadi banyak pengetahuan gara gara asi . Inilah yang membuat kita suka salah kaprah dan perlu klarifikasi seputar asi

    ReplyDelete
  17. Sekarang lagi menyusui si kecil dan baca ini jadi senyum-senyum sendiri. Apalagi kalau minum es buat anak yang disusui bisa flu hahaaha...

    ReplyDelete
  18. Well note mba.. jadi ingin hamil dan menyusui lagi hehe anak baru dua.. nambah lagi ngga ya hehe kok jadi curcol gini sih.. btw adik aku lagi hamil, aku kasih link blog tulisan mba ini ke adik aku ya.. sangat bermanfaat tentunya buat bumil nantinya setelah melahirkan

    ReplyDelete
  19. Wah banyak juga ya mitos tentang ASI dan menyusui...penting nih dibaca utk Busui agar tidak bingung dengar banyak mitos

    ReplyDelete
  20. Jujur, pertama kali punya bayi, banyak kemakan mitos soal makanan yang dimakan busui. Termasuk makan sambel itu, hehe. Maklum ibu baru. Alhamdulilah lama-lama ya bisa belajar dan gak gampang percaya mitos gituan. Apalagi terkait klenik.

    ReplyDelete
  21. Inspiratif mbak tulisannya... Bisa mengumpulkan banyak mitos tentang ibu menyusui... Semoga tulisan ini memberikan pencerahan kepada para ibu yang mempunyai bayi dan sedang menyusui. Dulu saya juga sempat percaya mitos seperti ini. Biasanya mitos ini berasal dari kepercayaan orang tua yang diturunkan ke anaknya... Akhirnya kita anaknya ikut mempercayainya.

    ReplyDelete
  22. WOW, banyak banget mitos seputar asi dan menyusui ini yaa. Beberapa pernah saya dengar tapi beberapa lagi baru tahu lewat artikel ini :)

    ReplyDelete
  23. Busui tidak boleh makan berbau amis seperti ikan, daging, telur, dsb

    ini saya baru dengar nih mitosnya. BUkannya bubsui diajurkan untuk mengonsumsi sumber protein di atas ya, selain karbohidrat, lemak dan vitamin lain tentunya.

    Ada-ada saja yaa, yang bikin mitos tersebut :)

    ReplyDelete
  24. I never realize there are so many myths about breast-feeding. I heard many of them before, especially when I was breast-feeding my kids. Well since I gave birth to both of my kids outside of Indonesia, I didn’t really bother with all those myths

    ReplyDelete
  25. Jadi kangen menyusui lagi. ASI adalah yang terbaik untuk bayi. Mitos mitos itu mungkin ada untuk lebih membuat para busui selalu update ilmu, supaya ndak terbawa pikiran yang aneh aneh y

    ReplyDelete
  26. Mbak, ini bisa dijadikan sebuh buku lho. Cus ah, dikemas lebih detail lagi. Hahaha.

    Sebagian besar aku menemukan mitos di atas juga, Mbak, di sekitarku. Aku lebih bersyukur sih, setidaknya aku belajar dari kesalahan2 itu. Nyatanya kalau gak nemu mitos itu Mbak juga gak nulis ini kan ya. Hihi.

    Yang pasti, jadi ibu itu kita harus selalu learning by doing. Tidak bolek panik, khawatir boleh. Karena kalau kita panikan kita nggak bisa berpikir secara jernih.

    ReplyDelete
  27. iya gimana juga kita bilang mitos kebanyakan dibilangin "ga dengerin orangtua ngasih tau kualat entar" sedoh banget. gara2 dipaksa minum sebelum menyusui malah jd stress akunya

    ReplyDelete
  28. Sedihnya ada banyak sekali mitos mitos soal ASI. Dan sedihnya lagi ketika banyak yang setuju dan mempercayai mitos itu. Edukasi dan tulisan seperti ini sangat penting sekali

    ReplyDelete
  29. Ya ampun, berarti dulu pas zaman menyusui aku banyak percaya ama mitos karena kurang browsing, pantesan aja dulu pas nyusuin aku bawaannya jadi stres terus hahaha.

    Tapi yang puting belah gak boleh nyusuin aku baru denger sih tuh, ada2 aja yah hehehe

    ReplyDelete
  30. Banyak mitosnya ya mbak :D
    Mungkin yang di perkotaan dan pendidikannya udah baus udah gak percaya lagi. Tapi emang di pelosok2 kyknya msh banyak yg percaya mitos2 ini. Emang butuh edukasi sih dr pihak2 terkait kyk bidan, puskesmas dll.
    Kyk misalnya bayi enggak kenyang, nangis terus pas nyusu, itu krn apa, bisa jd krn pelekatannya tdk benar atau apa.
    kdng bukan krn gmn2, tapi emang belum teredukasi ttg ASI, #imho

    ReplyDelete
  31. Di masyarakat banyak beredar mitos tentang ASI, termasuk di masyarakat yang maaf ekonomi lemah. Padahal dengan ASI bisa hemat pengeluaran beli sufor, dan lebih higienis

    ReplyDelete
  32. Wah banak juga ya, mitos yang berkembang di masarakat. Beberapa emang benar sih, tapi alasannya aja yang ga masuk akal.Misalnya, ibu menusui ga boleh ketiduran, takutnya kan bisa bahaya buat baninya bila sampai tertimpa mamanya yang tertidur, soalnya pernah kejadian di daerahku. Bayinya meninggal gara2 hidungnya tertutup paudara mamanya yang tertidur,...

    ReplyDelete
  33. Mitos tentang menyusui ternyata banyak banget, ya. Percaya nggak percaya ya, apalagi kalo orangtua yang menyampaikan . Selama 3 kali menyusui aku santai aja sih orang mau ngomong ini itu soal mitos2 kalo sedang menyusui

    ReplyDelete
  34. Iya nih di kampungku banyak banget mitos tentang ASI ini. Kayak ga boleh makan cabe itu udah lumrah banget

    ReplyDelete
  35. Banyak juga ya mitosnya. Saya baru tahu kalau makan banyak tidak pengaruh pada kuantitas ASI. Ternyata yg penting sering dihisap dan nutrisi yg seimbang itu ya.

    ReplyDelete
  36. Hamil pertama sempat ngelist dan membaca juga tentang mitos ini, sampe2 dampak banget bahkan menjadi stress, tapi alhamdulillah pas lahiran kedua sudah gak mau pusing lagi karena ternyata dengan rilekspun meng-ASI-hi jadi sangat lancar...

    ReplyDelete
  37. Inilah kenapa penting menambah wawasan ya mba.
    Salah satunya ya dengan membaca.

    Itu jugalah kenapa dalam agama yang aku anut, kami dianjurkan untuk banyak "membaca"

    ReplyDelete
  38. wag, banyak bgt aturan yg harus dipenuhi ya. jadi pembelajaran buat nanti ketika menjadi ibu nih.

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)

Note :

Maaf komen yang brokenlink akan saya hapus jadi pastikan komentar kamu tidak meninggalkan brokenlink ya.