Menyelesaikan Misi Membumikan CoC (Code of Conduct) di Ibu Profesional

by - 23:40


Bismillaahirrahmaanirrahiim

Setelah memecahkan teka teki untuk dapat membuka kerang istimewa, saya dan para penjelajah samudera yang masih bertahan di Bahtera Matrikulasi akhirnya berhasil mendapatkan Mutiara Ibu Profesional. Mutiara itu berupa Prinsip Berkomunitas.

Jadi prinsip yang harus kami pegang dalam berkomunitas di Institut Ibu profesional adalah SEMUA BOLEH, kecuali 5 hal yang tidak boleh, yaitu :

  • Tidak kritik pemerintah
  • Tidak Ghibah dan Fitnah
  • Tidak bicara SARAT
  • Tidak bicara Khilafiyah
  • Tidak konflik kepentingan
Kelima prinsip itu tujuannya jelas ya. Namanya berkelompok biasanya tidak lepas dari perbedaan pandangan, perselisihan maupun konflik. Ketiganya merupakan hal yang wajar terjadi. Beda kepala, beda pemikiran, itulah sebabnya dibutuhkan prinsip dalam berkomunitas.


Namun memegang prinsip dalam berkomunitas saja tidaklah cukup. Memegang aturan yang telah dibuat dan disepakati bersama juga penting. Nah, inilah misi pelayaran selanjutnya yang harus kami taklukkan. Membumikan CoC.

Sekilas Tentang Code of Conduct (CoC)

Seperti biasa, misi kali ini juga tidak lepas dari peran widyaiswara yang masih setia membersamai. Mutiara Ibu Profesional akan selalu digunakan selama berkomunitas, itu pesan mereka, namun agar lebih terjaga arah perjalanan kami sehingga diperlukanlah pedoman navigasi yang dikenal dengan istilah CoC.

Untuk menyelesaikan misi berikut widyaiswara telah memberikan kami bekal berupa e-book tentang CoC itu sendiri. Tugas kami cukup membaca dan memahaminya sebelum membumikan.

Setelah membuka bekal tersebut barulah saya pahami bahwa CoC atau Code of Conduct dapat diartikan sebagai pedoman perilaku bermartabat. Ini adalah pedoman berupa beberapa aturan yang dibuat setelah dipahami dan disepakati hingga menjadi komitmen bersama. 

Institut Ibu Profesional sendiri dibangun dengan salah satu tujuannya untuk meningkatkan kualitas diri perempuan terutama sebagai seorang ibu sehingga yang ditekankan pada komunitas ini adalah values ibu agar dapat menjadi teladan untuk anak-anaknya. Maka adanya CoC IIP akan menjadi pedoman agar para perempuan dalam komunitas dapat dilatih berperilaku bermartabat.


Berbicara tentang CoC, berikut ini adalah penjabaran pedoman perilaku dalam IIP

Perilaku bermartabat

Ini merupakan tanggapan atau reaksi individu terhadap rangsangan atau lingkungan yang menaikkan tingkat harkat martabat kemanusiaan dan kemuliaan hidup.

Berbagi dan Melayani

Ini merupakan sikap yang memang sudah harus ada ketika bergabung dalam komunitas yakni untuk berkontribusi baik secara material maupun immaterial

Integritas Tinggi

Ini merupakan perilaku yang menunjukkan moral karakter Institut Ibu Profesional secara utuh dan memegang kuat etika dalam berkomunitas.

Khusus untuk poin perilaku bermartabat lawannya adalah perilaku nista, ini merupakan tanggapan atau reaksi individu terhadap rangsangan atau lingkungan yang merendahkan tingkat harkat martabat kemanusiaan dan kemuliaan hidup.

Dalam penjelasannya sengaja digunakan kata nista untuk memberi efek psikis dalam praktiknya sebab menyebut kata "nista" saja pastinya kita malu ya apalagi melakukannya. 

Beberapan contoh perilaku nista dalam IIP antara lain : bergabung di IIP dengan tujuan awal karena ada kepentingan pribadi, menjadi silent reader, gabung di IIP tapi nggak ada kontribusi sama sekali baik secara online maupun offline, tidak memiliki integritas tinggi serta tidak taat pada prosedur yang berlaku dalam komunitas ini.

Semua perilaku nista tersebut tentunya harus dijauhi sementara perilaku yang harus dijunjung adalah perilaku bermartabat. 

Berhubung saat ini saya sedang mengikuti perkuliahan di IIP sebagai seorang mahasiwi sehingga perilaku bermartabat yang harus saya junjung adalah ;

  • Memiliki adab yang baik
  • Aktif dan bertanggung jawab
  • Publikasi bermartabat dan bertanggung jawab
Sedangkan perilaku nista yang harus saya jauhi sebagai mahasiswi IIP adalah ;

  • Memiliki adab yang tidak baik
  • Pasif dan tidak bertanggung jawab
  • Publikasi yang tidak bermartabat dan tidak bertanggung jawab
Demikian sedikit pemaparan saya tentang CoC yang materinya saya dapatkan dari widyaiswara Ibu Profesional. Well, sekarang waktunya untuk membumikan CoC.  

Menyelesaikan Misi Membumikan Code of Conduct (CoC)

Barangkali ada yang bertanya-tanya, bagaimana cara membumikan CoC. Baiklah dari "bekal" yang saya dapat, saya memahami bahwa yang namanya karakter itu menular. Itulah sebabnya CoC harus tertulis dan bisa dibaca setiap saat oleh setiap unsur komunitas. CoC juga harus selalu diingatkan secara periodik sampai terlihat di komunikasi seluruh pengurus, widyaiswara dan mahasiswi IIP. 

Jadi pada misi yang ketiga ini kami diminta untuk menuliskan aksi apa saja yang bisa kami lakukan untuk membumikan CoC.

Gambar : Grup FB Matrikulasi IIP batch 8 
Dan inilah aksi yang bisa saya lakukan sebagai mahasiswi Institut Ibu Profesional untuk membumikan CoC ;

#Aksi 1

Mengikuti perkuliahan tepat waktu, jika pun berhalangan setidaknya saya harus bisa memberi konfirmasi terlebih dahulu Terlibat aktif dalam kegiatan perkuliahan yang sedang berlangsung. 

#Aksi 2 

Senantiasa memberikan tanggapan yang positif serta menjalin komunikasi yang baik dengan para widyaiswara maupun sesama mahasiswi IIP lainnya.

#Aksi 3

Berbagi ilmu atau materi yang saya dapatkan di perkuliahan IIP namun dengan cara yang terhormat dan bermartabat. Tidak asal main salin tempel. Setidaknya materi dari perkuliahan IIP yang ingin saya bagikan harus berupa ulasan sendiri dan dicantumkan sebagai sumber. 

Menurut saya ketiga aksi tersebut benar karena sudah sesuai dengan poin 1, 2, dan 3 dalam perilaku bermartabat untuk mahasisiwi Institut Ibu Profesional

Aksi tersebut baik karena merupakan perilaku bermartabat yang memang harus dimiliki oleh setiap penuntut ilmu. Disiplin, menghargai waktu dan menerima materi dengan berungguh-sungguh.

Aksi tersebut bermanfaat karena itu merupakan komitmen agar saya bisa jadi penuntut ilmu yang memahami adab dengan baik. Tentunya ilmu yang didapatkan dengan perilaku yang bermartabat juga akan menjadikan saya sebagai pembelajar yang bermartabat. Terutama peran saya sebagai seorang ibu yang sudah seharusnya menjadi teladan yang baik untuk anak-anak.

Reminder dari pendiri Institut  Ibu Profesional
(Gambar : Grup FB Matrikulasi IIP batch 8)
Itulah misi ketiga yang baru sempat saya taklukkan menjelang jam cinderella. Oya penjelajahan saya bersama para penjelajah samudera di Bahterah Matrikulasi masih berlanjut, meski ada pula penjelajah yang terpaksa harus kembali ke pelabuhan awal karena tidak berhasil menyelesaikan misi.

So, mohon doanya ya. Semoga saya berhasil ikut berlayar sampai ke pelabuhan tujuan dengan menyelesaikan semua misi yang diberikan. Kira-kira masih ada misi apa lagi yang akan saya hadapi di depan sana? Oke, apapun misinya saya masih tetap semangat menghadapi.

Salam,

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)

Note :

Maaf komen yang brokenlink akan saya hapus jadi pastikan komentar kamu tidak meninggalkan brokenlink ya.