Liebster Award 2020

by - Juni 04, 2020

Liebster award adalah penghargaan berantai dari blogger satu ke blogger lain
Penampakan liebster award
Tentu saja saya sangat senang mendapatkan hadiah. Apalagi hadiah tersebut berupa award yang datangnya dari sesama blogger. Sebagian teman-teman terutama yang telah lama berkecimpung di dunia blog mungkin bisa menebak award yang saya maksud.

Yap, saya mendapatkan liebster award again. Setelah sekian purnama berlalu, award berantai yang tadinya saya pikir tinggal kenangan itu kembali menghampiri.

Agak spechless juga sih waktu dikabari Kak Enal kalau ada award untuk saya dari dia - lewat komentarnya di postingan saya ini pertengahan Ramadan kemarin. 

Lalu di penghujung bulan Mei  saya kembali mendapat kejutan hadiah yang sama dari Kak Mugniar😍

Tentang Liebster Award

Liebster award adalah penghargaan berantai yang diberikan oleh seorang blogger kepada blogger lainnya dengan syarat-syarat tertentu. 

Ajang pemberian award berantai ini pernah ramai saat belum banyak blogger yang menjadikan aktivitas ngeblognya sebagai pekerjaan. Tapi mari kita lihat, apakah liebster award akan ramai lagi seperti dulu atau nggak?

Kalau dulu mah rata-rata blogger ngeblognya memang sebatas menyalurkan hobi. Ngeblognya juga suka-suka. Jadi adanya ajang liebster award ini dianggap sebagai hiburan. But now? Entahlah.

Tapi kalau saya pribadi, seperti yang sudah saya singgung di awal postingan, senang-senang saja menerima hadiah seperti ini. Lagipula nggak ada ruginya kok melanjutkan liebster award, yang ada malah  kitanya untung.

Of course, selain bisa menambah 1 postingan baru di blog, award ini bisa jadi cara kita membangun silaturahmi  sekaligus saling support sesama teman-teman blogger. 

Lewat liebster award kita bisa merekomendasikan blog teman-teman blogger yang menurut kita punya konten bagus tapi mungkin belum banyak yang tahu. Bahkan award ini bisa jadi salah satu cara untuk menambah backlink lho, hehe.

Sayangnya blogger zaman sekarang nggak sama seperti dulu yang dengan mudahnya memberikan tautan ke blog lain, paham kan maksud saya😅

Eniwei, saya sendiri pertama kali mendapatkan penghargaan berantai Ramadan tahun 2014 lalu. Tidak tanggung-tanggung langsung ketiban liebster award dari 4 blogger sekaligus. 

Penghargaan berantai yang saya dapatkan dari 4 teman blogger saat itu semua saya terima dengan senang hati, even ada 44 pertanyaan yang harus saya jawab,haha.


Nah, kali ini saya juga dengan senang hati menerima liebster award dari Kak Enal dan Kak Mugniar. Yap siapa sih yang nggak senang dapet hadiah, hehe.

Menerima Liebster Award, berarti saya harus memenuhi aturan mainnya yang mencakup beberapa poin berikut ini:

  • Berterima kasih kepada si pemberi penghargaan
  • Berbagi 11 fakta tentang diri sendiri dan 3 tulisan terfavorit
  • Menjawab 11 pertanyaan dari si pemberi penghargaan
  • Menominasikan dan memberikan penghargaan kepada 11 bloger
  • Memberikan 11 pertanyaan kepada bloger yang menerima penghargaan
  • Memberitahu 11 bloger yang menerima penghargaan
Itulah persyaratan yang harus dipenuhi sebagai tanda liebster award diterima. Agak berbeda dengan aturan penghargan berantai yang saya terima 6 tahun lalu. 

Liebster award versi dulu wajib kasih backlink ke blog si pemberi award dan nggak ada ketentuan harus share 3 tulisan favorit.  Untuk stiker liebster award sendiri penampakannya sama sih cuma beda warna saja. 

Kalau yang dulu saya dapetnya stiker warna pink, sekarang liebster award-nya warna hijau toska. Stikernya lebih cakepan warna yang ini sih menurut saya.

Sejarah Liebster Award

Sejujurnya sampai saat ini saya masih belum tahu siapa blogger yang pertama kali mengadakan liebster award. Namun sama seperti teman-teman blogger yang ketika mendapat award ini mungkin bertanya-tanya, kenapa ketentuannya harus 11? ada apa dengan 11? apa spesialnya angka 11?

Pertanyaan tersebut juga sebenarnya sudah muncul di benak saya saat pertama kali mengetahui liebster award enam tahun lalu, namun misteri angka 11 itu akhirnya baru terkuak sekarang tepatnya setelah saya mendapatkan award ini dari Kak Enal. Lho kok bisa?

Ya iya soalnya tingkat kekepoan saya lumayan tinggi. Apalagi selama beberapa waktu lalu liebster award pernah hilang dari peredaran dunia blogger jadi saya penasaran dong, Kak Enal dapat award ini dari siapa.

Setelah saya telusuri, ternyata dari Daeng Ipul. Namun naluri kekepoan saya masih berlanjut. Saya makin penasaran, kira-kira siapa yang memberikan liebster award pada blogger senior yang juga merupakan mantan Ketua Blogger Anging Mammiri Makassar itu. 

Rupanya award yang sampai ke saya ini berasal dari teman blogger Daeng Ipul yang tinggal di Jerman. Nah di blog temannya itulah misteri terkait angka 11 ini terkuak. 

Di situs matriphe.com itu tertulis bahwa penghargaan yang dimulai pada tahun 2011 ini awalnya diberikan kepada blog-blog yang jumlah pembacanya sedikit, kurang dari 2.000 pembaca, namun seiring perkembangan, tidak ada aturan khusus tentang jumlah pembaca blog yang layak mendapat penghargaan ini.

Artinya, kemungkinan besar, adanya ketentuan yang serba 11 itu diambil dari tahun pertama liebster award mulai diadakan. 

Dan kalau saya nggak salah tebak, mungkin saja ajang liebster award ini berasal dari negara Jerman, mengingat kata liebster sendiri diambil dari bahasa Jerman yang berarti 'tersayang'.

Baiklah selanjutnya mari kita langsung saja penuhi aturan main dari liebster award.

Ucapan Terima Kasih

Liebster award adalah penghargaan berantai untuk sesama blogger
Kartu ucapan terima kasih untuk Kak Enal dan kak Niar
Ucapan terima kasih pertama saya tujukan pada Kak Enal, salah satu teman blogger yang saya kenal setelah bergabung di  Komunitas Anging Mammiri Makassar. Kalau ada blogger laki-laki yang ngeblog sebatas menyalurkan hobi, nggak pusing dengan urusan blog yang menyangkut SEO dan segala tetek bengeknya, yang penting MENULIS maka Kak Enal inilah salah satunya.

Saya sempat menyimak pengalaman yang ia tuang di blognya saat melakukan eksedisi Phinisi. Seru sekali. Tulisan menarik seputar perjalanan hidup blogger Makassar yang punya tanggal lahir sama dengan tanggal lahir suami saya ini bisa kamu temukan di https://enalgattuso8.wordpress.com/ 

Selanjutnya saya juga menghaturkan terima kasih kepada Kak Mugniar yang juga memberikan award yang sama ke saya. Blogger Makassar yang satu ini pasti banyak yang sudah kenal ya. 

Saya sendiri juga sebenarnya sudah lama mengenal kak Niar (begitu beliau biasa disapa) namun baru berani menyapa dan berinteraksi dengannya setelah bergabung di Komunitas Blogger Anging Mammiri. 

Meski belum pernah bertemu langsung tapi sudah bisa saya tebak dengan pasti, Kak Niar ini orangnya ramah banget. Salutnya karena beliau punya semangat ngeblog yang tinggi.

Bahkan Kak Niar ini terkenal sebagai blogger Makassar paling produktif yang konsisten mengupdate belasan hingga puluhan postingan di blognya setiap bulan. Beliau juga masih sering langganan juara blog lho. Nggak percaya? Coba deh kunjungi blognya di www.mugniar.com.

Oke, ketentuan say thanks to pemberi award sudah saya penuhi ya. Selanjutnya saatnya untuk membagikan fakta tentang diri sendiri.

11 Fakta Tentang Saya

Sebenarnya saya sudah sering berbagi fakta tentang diri saya sendiri di Kamar Kenangan ini. Termasuk 11 fakta yang saya ungkap ketika menerima liebster award tahun 2014 lalu.

Namun sebagian fakta yang saya ungkapkan saat itu jelas berbeda dengan kondisi saya sekarang. Ya iyalah, enam tahun lalu kan saya masih singlelillaah, sekarang sudah punya anak, dua pula😅

Jadi baiklah saya akan ungkapkan 11 fakta lain terkait diri saya yang sekarang sudah jadi emak-emak ;

1. Saya adalah seorang istri dan ibu dari dua bayi laki-laki, Zhaf & Fath yang keduanya bulan ini baru menginjak usia 22 month dan 6 month. Jika ditanya bagaimana rasanya mengurus dua bayi sekaligus maka saya cuma bisa menjawab rasanya sungguh nikmat. Apalagi dengan fase kakaknya yang saat ini mulai memasuki masa-masa tantrum😅

2. Saya memutuskan resign dari pekerjaan sebagai guru matematika setelah menikah dan hijrah ikut suami. Semenjak saat itu saya mulai menjalani hidup nomaden. Baru bulan April lalu saya dan keluarga akhirnya pindah ke rumah sendiri. Itu juga tadinya nggak ada rencana sama sekali, tapi gara-gara corona kami jadi pindah mendadak. So, ada hikmahnya juga  pandemi ini. 

3. Saya pernah merasakan yang namanya depresi paska menikah. Masa pengantin baru seharusnya membuat hidup saya lebih bergairah. Tapi tidak, yang ada malah sebaliknya. Saat itu saya merasa begitu hampa dan seakan kehilangan semangat hidup. Bersyukur saya memutuskan untuk kembali ngeblog. Aktivitas blogging akhirnya menjadi self healing yang berhasil mengeluarkan saya dari penjara depresi.

4. Saat ini saya tengah menempuh perkuliahan di Institut Ibu Profesional dengan mengambil jurusan (baca : komponen) komunitas dan institut itu sendiri. Orientasi di jurusan Komunitas sudah berhasil saya lewati dan saya masih harus melalui orientasi di jurusan Institut yang lebih dikenal dengan kelas matrikulasi. Tentunya saya merasa sangat senang bisa menjadi mahasiswi di Institut Ibu Profesional ini. Dengan bergabung di IIP saya berharap dapat menjalankan peran saya di rumah terutama sebagai seorang ibu dengan ikhlas, bersungguh-sungguh dan bahagia.

4. Melahirkan itu sakitnya luar biasa. Benar-benar perjuangan antara hidup dan mati. Namun entah kenapa meski sudah dua kali merasakan dahsyatnya sakit saat melahirkan saya tetap rindu, ingin merasakan kembali proses yang sama. Bukan berarti saya pengen hamil dan melahirkan lagi ya. Setidaknya tidak dulu untuk saat ini😄

5. Saya phobia dengan hampir semua binatang, termasuk kucing maupun ayam. Saya bisa menjerit histeris bahkan mungkin sampai menangis jika ada orang yang meletakkan binatang ke pangkuan saya. Menyentuh bulu binatang saja sejujurnya saya tidak berani.

6. Sampai saat ini saya belum bisa membuat kue sendiri. Bukan tidak bisa ya, hanya belum bisa. Ini fakta yang cukup menyedihkan sih buat saya. Mungkin ada yang mau ngajarin saya buat kue? Hehe

7. Dulunya saya lebih suka menulis cerita fiksi ketimbang non fiksi, bahkan sempat punya impian ingin jadi penulis novel best seller namun sekarang mimpi itu seolah sudah terlupakan. Alih-alih belajar menulis fiksi, sekarang saya lebih tertarik menulis artikel. Saya juga merasa lebih enjoy dengan aktivitas ngeblog daripada fokus mengejar impian sebagai penulis. 

8. Saya adalah seorang introvert, yang di media sosial mungkin kelihatannya cerewet ya tapi aselinya saya tipe perempuan yang kaku, pendiam dan pemalu. Saya tidak mudah akrab dengan orang yang baru saya kenali tapi ketemu orang dengan bawaannya yang kocak bisa bikin saya jadi orang yang sangat cerewet lho!

9. Saya tidak minum kopi dan tidak bisa makan pedas. 

10. Saya pernah membenci nama Siska karena sering dijadikan bahan olok-olokan saudara saya sewaktu kami masih kecil. Sekarang saya justru menyukai nama Siska Dwyta bahkan sengaja mem-branding diri dengan nama itu.

11. Kata suami wajah saya mirip artis Pevita Pearce. Tentu saja saya tidak percaya😁

Itulah 11 fakta tentang saya, fakta lainnya bisa juga kamu baca di sini.


3 Tulisan Favorit

Tulisan favorit saya di Kamar Kenangan ini ada banyak sih tapi karena ketentuannya cuma 3 saja (kenapa nggak sekaligus 11 juga) ya hehe) jadi inilah ketiga tulisan pilihan saya ;


Tulisan favorit pertama saya jatuh pada postingan ini. Alasannya bukan karena isinya yang penuh dengan ungkapan hati dan perenungan yang dalam ya😅

Silakan cek postingan perdana saya di Kamar Kenangan ini, itu alasannya.


Pilihan kedua saya jatuh pada tulisan yang saya ikutsertakan dalam postingan tematik yang diselenggarakan komunitas Blogger Muslimah pada November tahun 2017 lalu. Berkah postingan ini saya berhasil mendapat penghargaan dari komunitas tersebut. 

Sayangnya Komunitas Blogger Muslimah sendiri sekarang sudah vakum. Padahal rencananya kumpulan postingan tematik dengan tema terkait kiprah muslimah itu akan diangkat jadi buku antologi. 

Saya bahkan sudah mengedit postingan tersebut dan mengirimkannya dalam bentuk file word ke admin BM via surel. Begitu pula dengan teman-teman lainnya. Kami tinggal menunggu info selanjutnya, tapi sampai sekarang nope, nggak ada kabar sama sekali. 

Apakah calon naskah buku kami itu jadi terbit atau gimana? Ada yang urus atau memang sudah terlupakan karena komunitas macet? Entahlah. Salah saya juga tidak mempertanyakan. Tapi ah sudahlah. 

Setidaknya saya bersyukur, postingan ini berhasil mendatangkan trafik blog yang cukup banyak. Jumlah pageviews-nya juga lumayan tinggi.


Satu lagi postingan yang sudah pasti masuk dalam list tulisan favorit saya. Yup, bagi saya momen melahirkan adalah momen terindah dalam hidup saya yang wajib saya abadikan di Kamar Kenangan ini. 

Butuh waktu setahun lebih bagi saya untuk merampungkan semua catatan perjalanan saya menjadi seorang ibu, mulai dari ikhtiar hamil hingga menjalani masa kehamilan sebelum memutuskan untuk menuliskan birth story. Makanya saat akhirnya bisa menuntaskan postingan ini rasanya lega banget.

Menjawab 11 Pertanyaan

Selanjutnya saatnya menjawab 11 pertanyaan. Eh tapi karena ada dua blogger yang memberikan saya liebster award jadi total pertanyaan yang harus saya jawab ada 22. 

Pertanyaan dari Kak Enal

1. Apa yang membanggakan menjadi seorang blogger?

Bisa tetap produktif dari rumah. Yap salah satu hal yang membuat saya merasa sangat bersyukur dan bangga menjadi blogger karena saya adalah seorang ibu rumah tangga. 

As we know, masih banyak orang yang memandang sebelah mata pekerjaan IRT bahkan menganggap ibu yang bekerja di ranah domestik itu tidak produktif. But see dengan menjadi blogger saya bisa buktikan walau tinggal di rumah saja saya masih bisa berkarya dan berbagi bahkan berpenghasilan.

2. Bagaimana menemukan mood untuk segera menulis ketika menemukan ide?

Blogwalking. Ini cara yang suka saya lakukan kalau kehilangan mood. Saya sering termotivasi untuk menulis setelah jalan-jalan dan membaca postingan blogger lain.

3. Kamu lebih dekat dengan bapak atau ibu? Mengapa?

Ibu dong. Eh bapak juga sih tapi lebih dekatnya memang ke ibu. Mungkin karena sama-sama perempuan ya jadi saya lebih nyaman dekatnya sama beliau. Apalagi ibu saya orangnya senang bercerita, beda dengan bapak. Biasalah laki-laki kan omongannya ngirit. Kalau di telpon saya dan ibu bisa bicara sampai berjam-jam tapi kalau sama bapak 10 menit saja nggak nyampe. 

4. Sejauh ini, hal terbaik apa yang sudah kamu lakukan?

Saya merasa keputusan untuk tetap menyusui si kakak dan adiknya (tandem nursing) adalah hal terbaik yang sudah saya lakukan sejauh ini.

5. Semasa pandemi, apa yang kamu lakukan untuk menjaga produktivitas?

Menulis, ikut kelas orientasi komunitas dan matrikulasi ibu profesional, belajar SEO di kelas Naikkin DA, sekarang juga sementara ikut program Blog jadi Buku.

6. Makanan favorit saat berbuka puasa?

Selama bulan puasa kemarin saya paling suka berbuka dengan es buah, eh ini masuk jenis minuman yah😅 Cuma beberapa kali saja bukanya dengan kolak dan pisang ijo.

7. Gunung, pantai, kota, museum, dan mall, mana yang menjadi tempat favorit bagi kamu untuk dikunjungi?

Pantai, kota dan mall (bisa kan pilih jawabannya lebih dari satu😁)

8. Lagu apa yang terlintas di pikiran kamu saat ini? Ada apa dengan lagu itu?

Nggak ada. 

9. Genre film apa yang sering kamu nonton selama di rumah saja?

Ini juga nggak ada ya. Selama pandemi ini saya lebih suka ngeblog saja, jarang nonton meski kemarin-kemarin di status teman-teman saya yang muncul di beranda facebook pada heboh bahas drakor pelakor😅

10. Taruhlah kamu diberi pilihan untuk berlibur gratis, kemanakah tujuannya dan mengapa memilih destinasi tersebut?

Ke Turki setelah sebelumnya melakukan perjalanan umrah. Karena pengen jalan-jalan sambil ibadah.

11. Lima kata yang mewakili pendapat kamu tentang saya

Blogger, penjelajah, petani, produktif dan kreatif. 


Pertanyaan dari Kak Niar

1. Apa manfaat menulis yang teman-teman rasakan?

Banyaklah manfaat menulis yang saya rasakan sejauh ini. Salah satunya, saya bisa tetap menjaga kewarasan dan jauh dari rasa stres. Saya juga akhirnya bisa keluar dari penjara depresi paska menikah pun melahirkan dengan menjadikan aktivitas menulis (blogging) sebagai terapi self healing.

2. Apa hikmah positif dari situasi pandemi sekarang ini?

Bisa menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga. Bisa melewati Ramadan dan lebaran juga bareng orang tua yang tertahan di sini karena Papua lockdown. Saya juga akhirnya bisa pindah ke rumah sendiri karena pandemi setelah cukup lama menjalani hidup nomaden. 

3. Jika ada kesempatan menebus kesalahan masa lalu, apa yang akan teman-teman lakukan?

Of course, saya tidak akan melewatkan kesempatan emas itu. Saya tidak akan sungkan meminta maaf (pada siapa saja) atas semua kesalahan saya di masa lalu. Saya akan berterima kasih kepada mereka yang mau memaafkan saya. Saya akan sering-sering instropeksi diri pun lebih berhati-hati dan teliti dalam berkata-kata maupun bertindak. 

4. Perbuatan baik apa yang menurut teman-teman mudah dilakukan di saat pandemi ini?

Berbagi dari rumah entah itu dalam bentuk materi, tulisan dan lain sebagainya dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi.

5. Jika ada orang yang berjasa dalam hidup teman-teman dan layak mendapatkan ungkapan terima kasih sebesar gunung, siapakah dia? Alasannya?

Ana. Qadarullaah lewat perantara teman kuliah saya itu proses ta'aruf saya dengan sang jodoh bisa berjalan lancar hingga ke pelaminan. Makanya Ana layak mendapat ungkapan terima kasih sebesar gunung dari saya.

6. Jika masih ada kesempatan belajar lagi, apakah yang ingin teman-teman pelajari? Alasannya?

Maksudnya kesempatan belajar untuk lanjut kuliah lagi atau gimana, nih? Kalau masih diberi kesempatan belajar di bangku kuliah lagi sebenarnya saya pengen bisa belajar sastra dan bahasa Arab even nggak sesuai dengan basic pendidikan saya di S1.

Alasannya ya karena sebenarnya saya memang lebih suka dengan dunia sastra ketimbang Matematika, trus saya pengen saja gitu bisa kuasai bahasa Al-Qur'an.

Tapi kalau belajar yang dimaksud di luar bangku perkuliahan saya cenderung lebih ingin mendalami ilmu blogging termasuk SEO dan belajar codingan.  

7. Selain kitab suci, buku apa yang menjadi favorit teman-teman dalam setahun terakhir ini?

Buku bertema parenting dan  pernikahan.

8. Semua orang tentunya ingin keturunannya lebih baik daripada dirinya. Nah harapannya, mereka lebih baik dalam hal apa? Alasannya?

Dalam hal agama, terutama akhlaknya. Karena saya ingin anak-anak saya tumbuh jadi anak yang shaleh. As we know, anak shaleh adalah investasi akhirat terbesar bagi orang tuanya. Sebagaimana sabda Rasulullaah shalallaahu 'alaissalam,"Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

9. Rekomendasi film yang bagus ditonton saat ini apa? Alasannya?

Wah saya sudah lama nggak nonton film Kak jadi bingung mau jawab apa, hehe.

10. Saat duduk di bangku SMA dulu, kenangan positif apa yang masih membekas hingga sekarang?

Kenangan yang ada di tulisan Terima Kasih Ibu Guruku Sayang. Itu sebenarnya kenangan yang menyakitkan tapi saya bisa mengambil hikmahnya. 

11. Selain menulis, passion apa yang teman-teman miliki? Ceritakan tentang passion tersebut!

Boleh ya saya jawabnya ngeblog. Eh tapi mungkin ada yang bertanya, apa bedanya ngeblog dengan menulis? Ya beda. Menulis fokusnya lebih ke naskah untuk dibukukan tapi kalau punya passion ngeblog ya fokusnya nggak cuma menulis. Apalagi kalau kita serius ingin menekuni dunia blog. Harus paham tuh yang namanya SEO, minimal tahulah gimana caranya research keyword biar tulisan kita bisa nangkring juga di halaman pertama mesin pencari.

Akhirnya tuntas juga menjawab 11+11 pertanyaan. Sekarang saatnya untuk memberikan nominasi kepada 11 blogger pilihan saya.

11 Nominator Liebster Award

Inilah 11 nominator liebster award pilihan saya
  1. Aprilely Ajeng Fitriana, di tengah kesibukannya sebagai new mom, blogger yang akrab disapa Mbak Lelly belakangan ini cukup konsisten update postingan blog setiap pekan. Saya suka gaya bahasa di blognya, isinya berbobot dan enak dibaca.
  2. Dhika Suhada, saya baru mengenal blogger yang satu ini saat ikut program tukeran backlink yang diadakan estrilook. Mbak Dhika ini suka bahas parenting di blognya, bundastory.com.
  3. Diah Alsa,  sejak collab bareng saya jadi akrab dengan blogger asal Kendari ini. Kerennya Kak Diah ini sudah ngeblog dari tahun 2006 hingga sekarang sudah punya tiga jagoan kecil tapi masih aktif dan semangat juga nulis konten organik. Kamu bisa baca tulisan-tulisan renyahnya di diahalsa.com.
  4. Dian Wahyuni, senangnya saat tahu saudari shalihahku yang satu ini mulai aktif ngeblog dan ikut join di komunitas 1 Minggu 1 Cerita. Blogger asal Serui (Papua) ini suka banget lho berpuisi. Kamu bisa menikmati rangkaian sajak indahnya di lovdian.bolgspot.com
  5. Muyassaroh, atau akrab di sapa Mbak Muyas ini merupakan founder estrilook community yang di tengah kesibukannya menulis naskah buku masih sempat mengisi waktu dengan melakukan banyak kegiatan produktif. Nggak cuma menulis, Mbak yang tinggal di Jakarta ini punya banyak keahlian lho. Jago gambar, jago memasak, jago bikin kue dan roti, menjahit juga bisa. Kalau kamu nggak percaya intip saja kegiatannya di muyass.com. 
  6. Meykke Santoso, ibuk dari Julio ini merupakan teman blogger saya dari zaman Komunitas Blogger Energy (BE) masih aktif. Saya ingat, saya pernah hiatus ngeblog tapi Mbak Meyyke nggak. Semangat ngeblognya dari masih lajang sampai sudah jadi ibuk tetap membara. Dia suka berbagi postingan seputar travelling, family dan education di  meykkesantoso.com.
  7. Ra'ufina, saya lupa bagaimana sampai bisa tersesat di blog ranafiu.com. Saya hanya ingat bahwa saya langsung jatuh cinta dengan setiap postingan yang ditulis blogger yang baru saja kehilangan salah satu dari anak kembarnya ini. Tulisannya benar-benar memikat.
  8. Reyne Raea, siapa sih yang nggak kenal dengan pemilik domain reyneraea.com? Blogger Surabaya ini sejak awal tahun berhasil menaklukkan ODOP setiap bulannya. Bayangkan, baru masuk 6 bulan dan jumlah postingan di blognya sudah mencapai lebih dari 160. 
  9. Reisha Humaira, blogger yang tinggal di Auckland, Nz ini merupakan admin Komunitas 1 Minggu 1 Cerita dan Grup Kelas Literasi Ibu Profesional. Kamu bisa menikmati tulisan ringannya seputar parenting, traveling & blogging di blognya reisha.net.
  10. Rohyati Sofjan, saya mulai akrab dengan blogger yang terobsesi dengan bahasa Indonesia ini sejak keangkut jadi admin di @indonesiasalingfollow. Well saya cukup salut dengan cara Mbak Rohya membangun ISF. Beliau benar-benar totalitas mengurus akun followloop yang didirikannya itu sampai-sampai blognya jadi korban. Eh tapi kamu tetap bisa menikmati tulisan-tulisan berfaedah Mbak Rohya di rohyatisofjan.com
  11. Siti Rahmadayanti, pemilik Kamar Ketjilku ini mungkin belum mengenal saya, tapi boleh nggak saya mengaku kalau saya sudah mengenalnya sejak tahun 2017 lalu, melalui tulisan-tulisan yang ia torehkan di rumahketjilku.blogspot.com. Sayangnya Mbak Sri sudah lama tidak update blog padahal mungkin banyak pembaca rahasia Rumah Ketjilku seperti saya yang rindu dengan tulisan-tulisannya. Saya juga masih menunggu cerita kelahiran adiknya Ruwaid😁
Wah ternyata untuk menentukan nominasi dan penghargaan kepada kesebelas blogger di atas juga memakan waktu yang cukup lama ya. Well, yang belum terpilih, jangan kecewa ya. Semoga kamu juga nanti bisa kebagian liebster award dari blogger lain.

Nah, khusus buat kalian yang dapat nominasi dan penghargaan liebster award dari saya tidak perlu merasa terbebani. Kalian bebas memilih mau menerima atau  tidak penghargaan ini. Tidak ada juga batasan waktu tertentu untuk posting jika kalian berniat ingin melanjutkan tongkat estafet liebster award.

11 Pertanyaan dari Saya

Nah, buat teman-teman blogger yang terpilih dan berminat menerima liebster award dari saya silakan menjawab 11 pertanyaan berikut ini ;

  1. Apa yang membuat kalian merasa bahagia menjadi blogger?
  2. Sejauh ini manfaat apa yang sudah kalian rasakan dari ngeblog?
  3. Sebutkan 3 teman blogger yang paling dekat atau paling sering kalian kunjungi blognya? Alasannya?
  4. Bagaimana cara kalian mengatasi rasa jenuh selama tinggal di rumah saja?
  5. Apa pendapat kalian tentang new normal?
  6. Topik apa sih yang paling suka kalian bahas di blog? Mengapa?
  7. Pilih dan sebutkan 1 postingan di blog saya yang kalian suka? Alasannya?
  8. Berikan sedikit ulasan atau masukan kalian terkait blog ini? Misal kekurangan yang ada di blog ini apa saja, apa yang harus diperbaiki?
  9. Apa tips dari kalian agar bisa konsisten menulis/ngeblog?
  10. Kira-kira di mata kalian saya orangnya seperti apa? Yang belum kenal mungkin bisa menebak dari tulisan atau fakta-fakta diri sendiri yang sudah saya ungkapkan.
  11. Sebutkan 3 kata yang menggambarkan diri kalian?
Oke, dengan berakhirnya poin mengajukan pertanyaan, berakhir pula tulisan yang panjangnya sudah lebih dari 3.500 kata ini. Itu artinya tugas saya melanjutkan liebster award juga sudah tuntas, tinggal saya informasikan ke para nominator yang sudah saya sebutkan di atas.

Eh tapi kalau ada yang nggak mau terima penghargaan ini nggak masalah ya. Sekali lagi, sama sekali nggak ada paksaan dan kewajiban kalian harus melanjutkan award berantai ini.

Liebster award hanya semacam permainan atau ajang seru-seruan untuk mengakrabkan diri dengan sesama blogger. Mau jadikan sebagai ajang untuk saling support pun boleh-boleh saja. Oke, sekian dari saya. Terima kasih sudah membaca postingan ini sampai selesai.

Salam, 


You May Also Like

28 komentar

  1. wah sayang nama saya ga ada di barisan 11 nominee ya Mbak hehe, siapalah saya, ibu anak 4 yg nyambi jd dosen ASN trus balik lg ke dunia bloger setelah 10 thn pasif. Menarik tulisannya ya, tfs Mbak Siska. Congratulations ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setiap blogger punya kesempatan kok dapat LA. Mau blogger lama atau yang baru. So Mbak tunggu saja, kalau nggak dapat LA dari saya pasti dapat dari yang lain :)

      Hapus
  2. Waahh terimakasih banyak yaaa :D
    Sumpeh, saya baru tahu dong yang namanya liebster award ini :D
    Ketauan dah, kudetnya saya.

    Maklum, meski udah lama kenal blog, saya baru ngehnya dunia blogger secara keseluruhan di tahun 2018 lalu :D

    Bagus juga nih ya, sebagai ajang saling mengenal lebih dekat, semacam silaturahmi blogger ya :D

    Kalau menurut saya, blogger zaman dulu sama sekarang memang beda.
    Saya dulu juga sering banget nulis langsung kasih tautan baik di foto maupun link, dofollow pulak hahahaha.

    Ya karena dulu saya ngeblog cuman buat ngeblog doang, nulis, curhat.
    Kalau sekarang beda, semacam hobi berbayar, jadinya, kalau udah ngomongin bayar aka bisnis, mau nggak mau kita harus lebih bijak dan profesional.

    Tapi bukan berarti lebih saklek nggak mau berbagi tautan sih, saya juga masih sering berbagi link bahkan dofollow buat blog yang memang benar-benar saya suka :)

    Btw, ini kalau diterima, cukup ditulis kayak gini aja ya? :D

    BalasHapus
  3. Jadi lebih mengenal Siska. Nanti kalo ketemu, mau saya cari kemiripannya dengan Pevita Pearce 😍

    Btw, terima kasih yaaa. 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekali lagi terima kasih, Siska. Diubah juga ya yang sempat salah copas kemarin. Hehe. Alhamdulillah ya mendapatkan banyak manfaat dari menulis. Bahkan sekarang bisa berbagi melalui tulisan.

      Hapus
  4. Terima kasih telah menerima dan meneruskan award dari saya, Kak. Semoga jalinan silaturrahmi sesama blogger tetap terjaga. Sehat dan bahagia selalu untuk kita semua... :)

    BalasHapus
  5. Wah, saya baru tahu kalau ternyata buntutnya sudah dua hahaha.
    waktu masih sering datang ke sini perasaan baru satu, tapi ternyata sudah ada dedek bayi berumur 6 bulan ya.
    Luar biasa..

    Semoga kak Siska sekeluarga selalu sehat wal afiat dan ada dalam lindungan-Nya
    Amiiin

    BalasHapus
  6. Baru bisa baca sekarang karena sepanjang hari sibuk dengan urusan rumah plus mengawasi anak belajar di rumah untuk tugas kelompok bareng teman mainnya yang sekelas dan dekat rumah. Dikasih foto dari teman satu kelompok Palung untuk kerjakan soal Tema 9, dan karena ponsel layar 4 jadi dipndahkan ke komputer sambil dibantu saya untuk geser dan perbesar foto karena foto kirimannya buram.
    Jujur saja sejak Desember saat mulai buka kebun untuk ditanami jagung sampai setelah hasil panen dijual akhir Mei kemarin, saya termasuk sangat sibuk dan tetap harus bertanggung jawab kelola komunitas Indonesia Saling Follow jadinya tidak sempat urus blog, tidak mood. Ditambah riweuh karena masalah pandemi dan belajar di rumah dengam jadi admin kelas Palung untuk bantu bu guru yang ternyata ada banyak dramanya karena ulah segelintir kecil ortu yang tidak bisa menempatkan diri. Anak yang belajar, ortu ikut campur dan mendikte cara guru yang sudah profesional sesuai arahan kurikulum dan pengawas agar bijak.
    Ide menulis banyak dan seabrek tetapi tidak sempat menulis bahkan komputer jarang dinyalakan kecuali untuk bantu tugas belajar anak.
    Terima kasih sudah kasih Liebster Award, tidak menyangka masih ada lagi yang ini. Setelah tahun 2014.
    Juni yang manis.
    Dibaca sambil menguap terus karena sepanjang hari bergerak melulu dan tidak sempat me time. Setumpuk pakaian saja belum disetrika, he he. Besok masih harus ke rumah teman Palung untuk antar belajar kelompok dan pastikan bahwa catatan untuk bacaan dan pertanyaan sudah bisa diselesaikan semua agar setelah itu saya dan Palung bisa ke sekolah untuk serahkan buku tugas belajar di rumah. Lalu jika sudah beres tinggal menunggu dibagi rapor lantas saya bisa kembali isi blog dan promosikan buku kumpulan cerpen solo perdana, insya Allah.
    Doakan, ya, semoga lancar. Boleh juga pre order jika tertarik pada jejak karya saya yang di awal mulanya cenderung nyastra, he he.
    Salam hangat, semoga selalu sehat. Semoga saya bisa meneruskan Liebster Award ini. Sebenarnya mengincar Kang Nata tetapi sayangnya sudah jual blog.
    Blog yang sering saya kunjungi, ya, Mbak Reyne Raea, cuma sejak sibuk urusan jagung jadinya jarang bisa blogwalking. 6 ribu meter persegi itu sama dengan sekira 6 hektar, ya? Di 3 lokasi berbeda pula. Makanya tepar. Ditambah hasil jualnya tidak besar karena pandemi.

    BalasHapus
  7. Hi Mbak selamat ya atas awar Liebster Awardnya!
    Keren banget konsistensinya nulis blog.
    Btw saya juga pernah mengalami depresi, pengalaman saya bahkan sempat di bukukan judulnya "Daily Routines To Be A Happy Person (dipublikasikan Diva Press". Saya tulis buat sharing dengan orang-orang bahwa they are not alone

    BalasHapus
  8. Ada apa dengan nama Siska, sampe sebegitu dibencinya dulu?

    Btw, saya kayaknya malah belum pernah lihat wajahnya Siska.
    Coba kirim fotonya japri ke saya, buat pembuktian betulkan mirip Pev?
    Atau mungkin malah mirip artis lain? Hehe...

    BalasHapus
  9. Wahh lg ngtren liebster award lagi nih. Beberapa kali dpt juga tp blm sempat membalasnya satu persatu. Hihi
    Seru juga kayaknya ya mbak. Jd nambah silaturahmi makin erat :)

    BalasHapus
  10. Waahh ada nama sy..kaget😍
    Sukses terus ukh, menebar tulisan2 yang bermaanfaat.. duh makin keren aja nihh siskadwyta.com

    Salam sayang sllu,,,

    BalasHapus
  11. Waaahh.... liebster award . Kemarin saya juga mendapat kiriman liebster award ini dari kak Dawiah tapi belum sempat menulisx

    BalasHapus
  12. wah seru mbak dan baru dengar juga tentang liebster award ini. Ternyata bisa menjadi motivator untuk semangat menulis blog ya mbak. Setelah sekian purnama libur menulis, membaca tulisan mbak siska ini jadi semangat nulis lagi deh aku nya hehehehe

    BalasHapus
  13. Wow keren dpt award dr banyak orang. Aku kagum euy, sebagai blogger pemula jadi ikut terharu..selamat juga buat yg dpt nominasi selanjutnya dari Mbak Siska, kalian semua keren. Salut euy..

    BalasHapus
  14. Ternyata dulunya guru matematika, ya, Mbak Siska. Aku paham banget kehidupan setelah menikah, Mbak. I Feel u sih. Wah, dapat Liebstar award, nih, aku pun kena colek. Hehe ... Memang nominasinya oke-oke semuanya. Menarik juga ada Liebstar award ini,ya. 😊

    BalasHapus
  15. Mbak Siska, semangat belajar matrikulasinya, ya. Saya pun kangen banget belajar lagi di kelas ibu profesional. Salut sama orang yang pernah merasakan depresi dan bisa bangkit. Itu juara bagi saya. Semoga mba Siska bahagia terus

    BalasHapus
  16. Wah jadi kenal lebih dekat dengan Mbak Siska. Saya juga awalnya ga suka pedas dan minum kopi, tapi jadi ketularan paksu doyan sedikit2. Pernah juga saya dapat liebster award, tapi jaman dulu sekali. Fun untuk dibaca deh tulisannya, mba

    BalasHapus
  17. Wah, nggak nyangka saya masuk nomenee di sini. Terima kasih ya mbak.

    Blognya mbak tuh salah satu blog yang lumayan sering saya kepoin waktu awal-awal blogging. Tapi nggak hapal url-nya. 😆

    Jadi, waktu mbak sempat vakum, saya jadi nggak bisa akses. Terus ketemunya malah di Estrilook. 😊

    Sebetulnya mungkin ketemu di tempat lain juga. Tapi yang paling berkesan ya di Estrilook. 😁

    BalasHapus
  18. Jadi ingat Liebster Award yang diberikan ibu blogger cantik dan sampai sekarang belum sempat saya tunaikan. Hm, setelah ini, saya langsung nulis deh. Btw, saya jadi tahu deh siapa mba Siska. Ternyata, mirip pevita, to....

    BalasHapus
  19. Ternyata yang paling di sukai Mbak, dunia menulis ya. Pantas saja tulisannya menarik. Semangat terus menulisnya Mbak.

    BalasHapus
  20. Masya Allah panutanque ini cakep banget, wajar dapat award bergengsi tersebut, karena tulisannya pun bisa menggugah dan memberikan pencerahan bagi yang membaca. Lanjutkan terus ya kak, dan tularkan #SemangatCiee mu pada siapapun termasuk dede imut ini si Fenni bungsu.. Barakallahu Mba Siska 😘

    BalasHapus
  21. "Saya pernah merasakan yang namanya depresi paska menikah. Masa pengantin baru seharusnya membuat hidup saya lebih bergairah. Tapi tidak, yang ada malah sebaliknya. Saat itu saya merasa begitu hampa dan seakan kehilangan semangat hidup."

    Maaf mbak, boleh share tips untuk menggairahkan semangat lagi.

    Aku kayaknya tertekan dengan kondisi harus kerja, ngurus rumah, ngurus anak dua. Sering sakit kepala. resign kerja, belum berani karena banyak kebutuhan yang belum tercover oleh suami.

    BalasHapus
  22. Keren ya mbak. Saya mulai ngeblog baru tahun ini, masih harus banyak belajar nih pd para senior.

    BalasHapus
  23. Nggak kerasa ya Mba udah 3500 kata saja. Hehe.... Suka dengan poin soal kesalahan di masa lalu. Ya, aku pun pasti akan memperbaiki kesalahan itu walau tidaka bisa ke masa lalu, tapi kita bisa memperbaikinya di masa depan.

    BalasHapus
  24. WAh, saya baru tahu tentang award ini. Semakin memotivasi saya untuk lebih menikmati waktu ngeblog lagi. Terima kasih bnyak ulasannya kak Siska ^^

    BalasHapus
  25. WAh, saya baru tahu tentang award ini. Semakin memotivasi saya untuk lebih menikmati waktu ngeblog lagi. Terima kasih bnyak ulasannya kak Siska ^^

    BalasHapus
  26. jadi banyak tau soal kak Siska.. kok baru kenal sekarang yah, bukan 7 tahun lalu.. :D

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)

Note :

Maaf komen yang brokenlink akan saya hapus jadi pastikan komentar kamu tidak meninggalkan brokenlink ya.