Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perjalanan Lima Tahun Blog Siska Dwyta

Perjalanan lima tahun blog Siska Dwyta

Tanggal 5 November kemarin tepat lima tahun sudah Blog Siska Dwyta menemani perjalanan saya di dunia blog. Alhamdulillaah bisa bertahan sejauh ini tanpa hiatus, malah semakin ke sini saya semakin semangat ngeblog. 

Blog ini sendiri sebenarnya sudah saya buat sejak  2011. Ya seperti kebanyakan blogger pada umumnya, tujuan awal saya membuat blog semata-mata untuk menyalurkan hobi menulis sekaligus sebagai tempat curcol, hehe.

Malah dulu nggak kepikiran sama sekali bisa dapat cuan dari blog. Jelas lah, gimana mau kepikiran wong dulu tahunya blog hanya semacam diari online gitu.

Belakangan, tepatnya tahun 2017 baru saya ngeh, oh ternyata aktivitas blog juga bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah ya. Saya langsung tergiur dong. Apalagi posisinya saat itu saya pengangguran alias sudah tidak bekerja di sekolah.

Setelah menikah saya memang memutuskan resign dari pekerjaan sebagai guru honorer di Papua dan hijrah ikut suami ke Sulawesi.

Sejak saat itu saya nggak punya kesibukan lain selain mengurus suami dan hanya menghabiskan banyak waktu di rumah.

Padahal saat masih lajang saya punya jam terbang yang cukup tinggi, lho. Uhuk! Pagi sampai siang ngajar di sekolah. Sorenya lanjut ngajar ngaji. Malamnya lagi masih lanjut ajar les anak-anak di rumah.

Saat weekend pun saya belum bisa santai karena masih ada seabreg kegiatan sosial dan keagamaan yang saya ikuti.

Lantas ketika menyandang status Istri Rumah Tangga, kehidupan saya berubah 180 derajat. Saya yang sebelumnya super sibuk dengan berbagai kegiatan di luar rumah tiba-tiba tidak punya kegiatan apa-apa lagi selain memasak, mencuci, bersih-bersih rumah dan bla, bla, bla.

Oke fix! Saya akui saya sempat stres bahkan mengalami yang namanya depresi paska menikah. Meski saat itu sebenarnya saya nggak masalah tinggal di rumah saja toh itu pilihan saya dan lagipula saya orangnya introvert tapi dengan aktivitas yang monoton setiap hari selama berbulan-bulan beneran bikin saya kehilangan gairah hidup.

Syukurnya ketika saya memutuskan kembali menekuni hobi menulis di blog, gairah hidup saya juga kembali dan yah setidaknya aktivitas sebagai blogger membuat saya bisa tetap produktif di rumah.

Perjalanan lima tahun siskadwyta.com

Perjalanan yang tidak mudah. Apalagi selama lima tahun ini semua aktivitas blogging yang saya lakukan hanya mengandalkan smartphone

Mulai dari beli domain kemudian memasangnya ke blog, membuat konten, publikasi, belajar SEO, optimasi blog, blogwalking hingga mengulik berbagai tools yang dapat menunjang performa blog seperti Google Analytics dan Google Search Console.

Kebayang nggak?

Yup, memang butuh perjuangan banget ngeblog lewat hp tapi mungkin karena sudah terbiasa juga jadi nggak terasa beratnya.

Nah, selama lima tahun membangun blog siskadwyta.com pencapaian apa saja sih yang sudah saya dapatkan? Yuk kita bahas!

Bangun personal branding as a blogger

Langkah pertama saya membangun branding sebagai blogger adalah dengan menggunakan domain siskadwyta.com ini dan menggunakan username siskadwyta untuk semua akun media sosial saya.

Perlahan namun pasti, orang-orang kini mengenal saya dengan nama Siska Dwyta dan mereka tahu Siska Dwyta adalah seorang blogger. 

Coba deh kamu googling kata kunci "Siska Dwyta" dan lihat hasil penelusurannya. Kamu akan menemukan blog ini berada pada posisi teratas disusul dengan akun media sosial Siska Dwyta.

Artinya apa? Yup, salah satu pencapaian saya selama lima tahun terakhir ini adalah berhasil bangun personal branding sebagai blogger. 

Paling tidak sekarang bukan cuma teman-teman dari kalangan blogger saja yang tahu profesi saya ini tapi sebagian keluarga, teman-teman sekolah, kerabat juga sudah pada tahu saya mengelola blog.

Eniwei, bicara mengenai personal branding, saya ingat, dulu saya tipe orang yang tidak berpendirian. Suka gonta ganti nama di media sosial. Setiap akun medsos saya punya username yang berbeda. Begitupula dengan blog ini.

Belakangan baru saya tahu pentingngnya membangun personal branding dan itu nggak bisa dilakukan kalau kita nggak konsisten.

DA dan DR di atas 20

Domain Authority dan Domain Rating merupakan dua hal yang sering dijadikan patokan dalam menilai kualitas sebuah blog.

Semakin tinggi score DA dan DR yang diperoleh sebuah blog, semakin berkualitas, semakin besar pula peluang blog tersebut mendapatkan job.

Jadi kalau mau dapat cuan dari blog memang nggak bisa instan. Blognya kudu dirawat dan dioptimasi dulu dengan baik biar bisa memperoleh nilai DA dan DR yang bagus.

Nah, misalnya tujuan kamu ngeblog buat hepi-hepi aja, mau DA dan DR 0 pun nggak masalah. Tapi kalau kamu mau jadikan blogger sebagai sebuah profesi memiliki blog dengan DA dan DR tinggi merupakan suatu keharusan.

Soalnya kebanyakan job blogger sekarang mensyaratkan DA harus sekian, DR sekian. Kalau di bawah score yang ditentukan ya kamu nggak bisa daftar. Itu artinya kamu kehilangan peluang buat dapat job.

Alhamdulillah DA dan DR saya saat ini sudah berada di atas angka 20. Score yang lumayan lah mengingat klien dari brand/agency biasanya memberi syarat blog harus memiliki DA minim 15 dan DR minimal 10. Walau kadang ada juga yang mematok DA dan DR di atas angka tersebut.

Tentu saja untuk bisa meraih DA dan DR dengan angka tinggi bukan perjuangan yang mudah. Ya walau sekarang ada cara cepat naikin DA dan DR tanpa perlu pusing melakukan optimasi dan tanam-tanam backlink di mana-mana tapi saya tidak tertarik melakukannya.

At least, saya merasa cukup puas dengan nilai DA dan DR yang saya peroleh saat ini karena itu murni usaha saya sendiri dari awal saya membangun blog siskadwyta.com.

Pageviews blog di atas 10K

Seperti halnya DA dan DR, pageviews atau lebih dikenal dengan singkatan PV juga sering dijadikan syarat job blogger. Biasanya brand atau agency menawarkan job untuk blogger yang memiliki minimal PV 1K atau ada juga yang menargetkan minimal 5K.

Jadi ingat dulu kalau ada tawaran job yang syarat PV-nya di atas 1K saya cuma bisa bergumam, "kapan blog saya punya PV segitu?"

Alhamdulillaah pertanyaan tersebut akhirnya terjawab sudah. Dari yang awalnya PV blog siskadwyta.com hanya ratusan perbulan, sekarang sudah mencapai di atas 10K per bulan dengan rata-rata PV harian 500-an.

Angka yang masih sedikit memang jika dibanding dengan blogger lain yang PV blognya mencapai puluhan ribu per bulan dan rata-rata 1000-an PV per hari.

Namun lagi-lagi saya bersyukur dengan pencapaian yang satu ini. Mengingat perjuangan meningkatkan traffic blog juga bukan perkara yang mudah. Apalagi untuk mendapatkan traffic organik.

Ternak blog

Dulu yang ada dalam pikiran saya, punya satu blog, cukup. Malah nggak terlintas sama sekali mau nambah blog. Apalagi mau bikin blog di Wordpress.org. 

I think, mengurus satu blog saja saya sering keteteran apalagi dua blog. Eh tapi tahu nggak sekarang saya sudah punya berapa blog?

Selain siskadwyta.com, ada 4 blog baru yang saya buat dalam rentang dua tahun terakhir ini. Dua diantaranya menggunakan platform Wordpress Self Hosted

Wah, ini sungguh pencapaian di luar dugaan.

Beidewei, awal saya tertarik ternak blog karena ikut-ikutan, kan lagi tren di kalangan blogger, pada punya blog lebih dari satu

Belakangan baru ngos-ngosan, belum bisa maksimal mengurus semuanya. Tapi tak apalah, saya anggap ternak blog sebagai investasi *eaa

Menang lomba blog

Ternyata selama lima tahun perjalanan siskadwyta.com, pernah juga meraih juara lomba blog. Seingat saya baru lima kali juara dari sekian banyak lomba blog yang saya ikuti.

Itupun rata-rata juara terbelakang alias juara favorit. Syukurnya ada satu momen dimana saya berhasil meraih juara pertama dengan total hadiah 5 juta rupiah. Wow! 

Menang lomba blog

Lagi-lagi itu pencapaian di luar dugaan. Mengetahui tulisan yang saya ikutkan lomba blog masih kalah jauh dengan mereka yang sering menang, belum begitu berbobot, huhu.

Tapi alhamdulillaah masih ada juga tulisan saya yang nyantol jadi juara, mungkin saat itu memang lagi rejekinya saja kali ya, hehe.

Menulis artikel SEO Friendly 

Seperti apa artikel yang SEO friendly itu? Jika lima tahun lalu ada yang mengajukan pertanyaan tersebut ke saya dijamin saya nggak bisa jawab.

Jangankan artikel yang SEO friendly, apa itu SEO saya juga nggak tahu. Well, saya baru benar-benar belajar SEO tahun 2020. Itu pun yang saya pelajari baru sebatas basic-nya.

Baru dasarnya saja tapi sudah bikin kepala mumet, haha. Belajar SEO memang nggak gampang, Guys

Saat berkenalan dengan SEO itulah baru saya menyadari bahwa pekerjaan blogger bukan cuma menulis.

Jadi ingat, waktu belum kenal SEO, proses saya buat posting tulisan di blog hanya dua langkah, tulis dan langsung publikasi. Atau kalau lagi rajin masukin gambar juga. 

But now, setelah mengetahui  seperti apa artikel yang SEO friendly itu, prosesnya panjang, Guys.

Mulai dari riset kata kunci, masukkin kata di judul, heading, subheading, permalink, meta deskription, alt image dan bla bla. Belum lagi siapin gambarnya. Belum lagi submit di Google Search Console dan sebar-sebar link buat promosi.

Ribet? Ya, begitulah pekerjaan sebagai blogger. Bukan sebatas menulis tapi ada kaidah SEO juga yang harus diperhatikan. Kalau nggak mau ribet, ya silakan saja ngeblog sesuka hati tapi nggak usah terlalu mengharapkan cuan. 

Karena sama seperti pekerjaan lainnya, blogger juga baru bisa berpenghasilan setelah melalui proses dan usaha yang nggak instan.

Menelurkan tiga buku antologi

Sebelum berprofesi sebagai blogger, impian saya sebenarnya pengen jadi penulis buku best seller. Apa daya, bagai pungguk merindukan bulan, impian tersebut belum jua terwujud.

Masalahnya bagaimana mau terwujud kalau memulai menulis naskah saja belum saya lakukan? *eh. 

Ya, meski keinginan buat nerbitin buku solo tetap ada tapi saya sudah nggak terlalu terobsesi karena terlanjur nyaman menulis di blog, hehe.

Syukur-syukur selama lima tahun serius menekuni dunia blog saya bisa menelurkan tiga buah buku antologi bersama teman-teman blogger.

Satu buku tentang kumpulan inspiratif wanita blogger Indonesia bersama Komunitas Female Bloggers, buku lainnya tentang SEO yang dikerjakan bareng SEO Moms Community dan ada juga buku tentang parenting yang saya tulis bareng beberapa teman dari Estrilook Community.

Mendirikan Grup Support PV Blog

Berawal dari keresahan saya yang sering merasa sungkan dan tidak enak minta tolong teman-teman blogger buat view artikel saya demi memenuhi target PV.

Akhirnya tercetuslah ide buat bikin grup khusus blogwalking tanpa komen yang kemudian saya namakan grup Support PV Blog.

Nggak nyangka banyak teman-teman blogger yang antusias ikut grup yang saya kelola itu. Yang awalnya anggota baru puluhan merangkak seratusan dan sekarang sudah mencapai 200-an.

Mungkin kamu nanya, kenapa adanya grup Support PV ini termasuk pencapaian buat saya? 

Of course, dengan membuat grup itu semakin banyak blogger yang kenal dengan saya eh nggak ding saya sama sekali nggak cari untung. Tujuan saya pure buat bantu teman-teman blogger yang juga butuh meningkatkan PV blog tanpa harus meninggalkan komen. 

As we know, mengerjakan kewajiban blogwalking dengan komen itu membutuhkan effort lebih, karena kita harus mikir dulu mau komen apa, beda halnya kalau sekadar view-view doang. Pasti lebih ringan.

Cuma mines-nya di grup suppprt PV memang nggak ada bukti apakah peserta yang ikut list benar-benar mengerjakan kewajibannya atau tidak. Modal saling percaya saja sih dan syukurlah sejauh ini nggak ada yang komplain.

Artinya apa? Mereka dapat merasakan manfaat dari kehadiran Grup Support PV Blog. Karena itu saya saya menganggapnya sebagai salah satu pencapaian saya di dunia blog. Bisa berbagai manfaat dan kebaikan ke sesama teman blogger.

Punya banyak teman sesama blogger 

Bagi saya memiliki teman yang minat dan passion-nya sama seperti saya juga merupakan suatu pencapaian yang patut saya syukuri.

Dan yah, berkah ngeblog saya bisa kenal dan berteman dengan para blogger dari seluruh penjuru nusantara. Salah satunya adalah Mbak Tri Suci yang merupakan Travel Blogger Medan.

Senang sekali kalau jalan-jalan ke blognya Mbak Tri disuguhkan dengan berbagai artikel menarik seputar destinasi wisata di Medan. 

Saya yang belum pernah menginjakkan kaki ke Medan ini jadi tahu, selain Danau Toba, masih banyak tempat menarik lainnya yang bisa dikunjungi saat berkunjung ke sana. Seperti  objek wisata baru di Tana Karo

Nah, ini juga enaknya jadi blogger. Walau belum pernah bersua tapi bisa bikin kita merasa kenal dan akrab dengan blogger-blogger lainnya karena tulisan-tulisan yang tertoreh di blog. 

Bahkan sekalipun baru pertama kali bertemu rasanya bisa seperti ketemu teman lama lho.

Really! Blog mendekatkan yang jauh. Mengakrabkan yang dekat.

Punya tabungan sendiri

Alhamdulillaah selama lima tahun membangun blog siskadwyta.com saya akhirnya bisa punya tabungan hasil jerih payah sendiri.

Di blog ini saya pernah tulis keinginan pergi umrah dengan gaji dari ngeblog? And you know what, sebenarnya tahun ini tabungan saya sudah lebih dari cukup untuk memenuhi keinginan tersebut.

Sayangnya kondisi saya masih belum memungkinkan buat berangkat ke tanah suci karena pertimbangan anak-anak masih kecil apalagi awal Agustus kemarin baru lahiran anak ketiga.

Selain itu, pengennya juga berangkat umrah tidak sendiri tapi bareng mahram aka suami, malah maunya bisa berangkat satu keluarga, bawa anak-anak. Pengennya sih begitu tapi kondisi belum memungkinkan buat berangkat semua. Jadi sementara cukup di-aamiin-kan saja dulu.

Intinya saya cuma mau bilang kalau pekerjaan sampingan sebagai blogger juga bisa bikin ibu rumah tangga seperti saya bisa mandiri dalam urusan finansial. Dalam artian tidak hanya bergantung dengan rejeki yang Allah kasih lewat gaji suami saja. 

Otw Gajian AdSense yang kedua

Untuk dapat penghasilan pertama kali dari Google AdSense saya butuh waktu dua tahun lebih. Sedangkan untuk gaji kedua ini memakan waktu setahun lebih.

Wah, lama juga ya baru gajiannya? hehe. Iya, tapi nggak masalah, toh saya memang belum fokus ngurus AdSense. Saya biarkan saja iklannya jalan dan eh nggak terasa gajian sudah di depan mata. 

Ya, semoga saja ke depannya saya bisa terima gaji dari Google lebih cepat lagi. Target minimal sebulan sekali bisa pay out. Mohon bantu kencangkan aamiin-nya ya.

Itu dia beberapa pencapaian yang sudah saya dapatkan selama mengelola blog dengan domain siskadwyta.com ini.

Penutup

Perjalanan lima tahun membangun  siskadwyta.com bukan perjalanan yang mulus tanpa lika-liku. Lumayan banyak pencapaiannya tapi tidak terlepas juga dari kegagalan.

Apalagi ketika menengok isi dari blog personal saya ini yang semakin ke sini sudah seperti etalase toko.

But itulah konsekuensinya ketika saya memutuskan memonetisasi blog. Blog yang tadinya gado-gado akhirnya jadi semakin gado-gado.

Seolah saya lihai menulis berbagai macam topik. Padahal kenyataannya isi blog ini telah didominasi oleh artikel-artikel non organik. 

So far, harapan saya semoga ke depannya bisa lebih telaten lagi mengurus Kamar Kenangan ini dan tidak hanya mewarnainya dengan konten-konten berbayar melainkan juga postingan-postingan organik.

Sekian cerita tentang perjalanan lima tahun siskadwyta.com. Semoga ada yang bisa dipetik dari curcolan saya di atas.

Posting Komentar untuk "Perjalanan Lima Tahun Blog Siska Dwyta"