7 Cara Cerdas Mengatur Keuangan Rumah Tangga

by - Agustus 09, 2020

Setelah menikah penting buat kamu untuk memahami cara cerdas mengatur keuangan rumah tangga dengan baik. Bagaimana caranya? Yuk simak ulasannya di sini.

cara cerdas mengatur keuangan

Kehidupan setelah berumah tangga tentu tidak sama dengan kehidupan saat masih lajang. Banyak perubahan yang akan kamu alami setelah menikah dan punya anak. Salah satu perubahan yang paling terasa adalah kebutuhan hidup.

Ketika masih sendiri kamu mungkin tidak terlalu dipusingkan dengan masalah keuangan karena kebutuhan hidup masih sedikit. Bahkan jika memiliki penghasilan berlebih kamu masih bisa menikmati hidup berfoya-foya dengan mengeluarkan uang sesuka hati.

Namun gaya hidup seperti itu jelas tidak bisa kamu pertahankan setelah menikah karena kebutuhan hidup otomatis bertambah apalagi setelah dikaruniai buah hati.

Perubahan tersebut sudah saya rasakan sendiri. Saya ingat saat masih menyandang status single saya sempat punya hobi belanja online. Ya pokoknya hampir tiap bulan gaji saya nyaris terkuras demi menuruti mata saya yang lapar setiap kali buka akun olshop. Sementara uang yang saya sisihkan untuk tabungan tidak seberapa.

Padahal kebutuhan hidup saya sebelum menikah tidak banyak. Jika cerdas mengelola uang saat itu sebenarnya saya masih sanggup menyisihkan 50% gaji saya setiap bulannya untuk ditabung atau diinvestasikan. Sayangnya waktu itu saya belum tertarik memikirkan masalah finansial.

Setelah menikah baru saya menyesal mengingat betapa borosnya hidup saya dulu. Seandainya waktu itu saya sudah paham mengenai pentingnya masalah finansial mungkin saat ini tabungan saya sudah banyak dan bisa digunakan untuk membantu masalah keuangan rumah tangga tapi ah sudahlah, tidak ada gunanya menyesal. 

Cara cerdas mengatur keuangan rumah tangga

Tidak ada kata terlambat untuk mengatur keuangan rumah tangga. Oleh sebab itu sangat penting bagi kamu yang belum atau telah berumah tangga memahami cara mengatur keuangan dengan baik agar penghasilan yang didapatkan cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama sebulan.

Berikut ini ada 7 cara cerdas mengatur keuangan rumah tangga yang bisa kamu praktikkan ;

1. Kalkulasi seluruh pendapatan

Langkah pertama yang harus kamu lakukan untuk mengatur keuangan adalah mencatat seluruh pendapatan yang kamu peroleh mulai dari gaji pokok yang masuk, penghasilan tambahan hingga imbal hasil investasi. Jangan sampai ada yang terlewatkan ya.

Cara ini akan memudahkan kamu untuk mengetahui seberapa besar dana yang dapat kamu alokasikan untuk memenuhi kebutuhan dalam sebulan baik itu kebutuhan primer, sekunder maupun tersier.


2. Menganggarkan biaya bulanan dengan cermat

Selanjutnya agar bisa mengatur keuangan dengan baik pastikan kamu menganggarkan biaya bulanan dengan cermat. Catatlah semua kebutuhan rumah tangga kamu selama sebulan. Mulai dari kebutuhan sembako, tagihan PDAM, voucher listrik, pulsa bulanan, kebutuhan anak dan lain sebagainya.

Lalu perkirakan berapa total yang kira-kira harus kamu keluarkan untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut. Misal totalnya sekitar 2 jutaan. Jadikan itu sebagai target dan usahakan pengeluaran kamu dalam sebulan tidak melebihi nominal tersebut.

3. Alokasikan dana untuk tabungan, investasi dan sedekah

Setelah mengkalkulasi seluruh pendapatan dan menganggarkan biaya bulanan maka kamu sudah bisa menyisihkan 25-30% dari penghasilan untuk tabungan, investasi dan juga sedekah.

Misal 10% untuk tabungan, 20% untuk investasi dan 5% untuk sedekah. Ketiganya mempunyai manfaat masing-masing. Tabungan bisa digunakan untuk membayar keperluan yang tak terduga atau membeli barang yang kamu inginkan tanpa dicicil. 

Investasi tentunya dapat memberi manfaat untuk menyelamatkan finansial kamu di masa mendatang. Bahkan sekarang, dibanding menabung banyak yang lebih memilih mengalokasikan uangnya untuk investasi dan bersabar menikmati hasilnya.

Ada beragam  jenis investasi, mulai investasi emas, reksadana hingga fintech peer to peer lending (P2P). Kamu bebas memilih jenis investasi karena masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya. Namun jika masih pemula sebaiknya pilihlah investasi dengan modal kecil, risiko rendah tapi keuntungan maksimal.

Manfaat dari bersedekah juga tidak diragukan lagi. Akan mendatangkan keberkahan. Menyisihkan penghasilan untuk orang yang membutuhkan sama sekali tidak akan mengurangi harta lho. Justru sebaliknya dengan rajin bersedekah, rezekimu akan mengalir lancar.

4. Menyiapkan dana darurat

Sekalipun sudah menganggarkan dana secermat mungkin tetap saja dalam sebulan itu kemungkinan besar akan ada biaya-biaya tak terduga yang harus kamu keluarkan.

Entah itu karena ada anggota keluarga  yang mendadak sakit, rice cooker atau kompor gas tiba-tiba rusak, lampur kamar padam dan berbagai kejadian tak terduga lainnya. Untuk itu penting juga buat kamu untuk menyiapkan dana darurat.

Namun pastikan dana darurat ini tidak tercampuraduk dengan belanja bulanan agar keuanganmu tidak kacau. Atau kalau perlu kamu buat budget tersendiri antara dana untuk kebutuhan bulanan dan dana untuk keperluan darurat.

5. Belanja sesuai kebutuhan

Setelah mengalokasikan dana untuk pos-pos anggaran penting di atas dan ternyata masih ada sisa maka kamu bisa alokasikan dana tersebut untuk kebutuhan sekunder ataupun tersier seperti belanja baju baru, jalan-jalan, beli gawai dan lain sebagainya.

Namun ingat jangan sampai kalap ya. Pastikan kamu mengeluarkan uang karena memang butuh bukan sekadar menuruti keinginan semata. Misal kamu butuh gawai baru karena gawai lama kamu rusak, maka sah-sah saja bila kamu beli gawai lagi setelah budget terkumpul. Tapi kalau gawai kamu masih bagus ya nggak usah lagi beli gawai baru meski menarik perhatianmu karena itu sama saja dengan pemborosan.



6. Jangan terlalu sering jajan di luar

Keinginan kamu untuk mengatur keuangan rumah tangga dengan baik tidak akan berjalan lancar  jika kamu masih sering jajan makanan di luar, termasuk membiarkan anak-anak suka jajan cemilan.

Sekali-kali jajan di luar bolehlah, tapi kalau keseringan memang tidak baik karena itu bisa merusak anggaran bulanan yang sudah kamu susun. Akan lebih baik jika kamu membiasakan masak dan membuat cemilan sendiri di rumah. Selain lebih hemat tentu lebih terjamin kebersihannya.


7. Jaga rasio utang

Satu lagi cara cerdas mengatur keuangan keluarga. Jaga rasio utang kamu. Tentu akan lebih baik jika kamu tidak berutang sama sekali. Namun jika terpaksa hendak meminjam uang pastikan tidak lebih dari 30% penghasilan utama kamu ya. Karena jika lebih dari itu otomatis pengahasilan kamu akan terkuras untuk membayar cicilan utang.

Ngomong-ngomong soal utang, sekarang sudah ada aplikasi pinjol terpercaya lho. Namanya Tunaiku, yaitu salah satu situs pinjaman online pertama di Indonesia dan sudah berdiri sejak tahun 2004.

Aplikasi Tunaiku berada di bawah naungan bank resmi dan bendera perusahaan multinasional yaitu Tolaram Grup. Nah, karena berada di bawah naungan bank sudah pasti KTA online di Tunaiku ini aman dan terpercaya.

Apalagi Tunaiku punya visi memberikan kredit tanpa agunan yang mudah, aman dan terpercaya kepada seluruh masyarakat Indonesia yang tidak hanya ingin tapi juga butuh dana tunai tanpa jaminan dan  langsung cair.

Plusnya lagi, Tunaiku berbeda dengan situs fintech lainnya karena  berdiri di bawah naungan institut finansial berbentuk bank resmi di Indonesia yang terdaftar dan diawasi oleh OJK sehingga dari segi keamanan data nasabah tidak perlu diragukan lagi.

Syarat pengajuan pinjaman di Tunaiku pun sangat mudah. Karena Tunaiku menyediakan layanan kredit pinjaman online tanpa jaminan dan tanpa kartu kredit, serta proses pengajuan KTA yang hanya bermodalkan KTP dan 10 menit waktu untuk pengisian formulir. Wah mudah banget ya.

Jika kamu lagi butuh dana yang mendesak seperti untuk keperluan modal, biaya pernikahan, renovasi rumah dan lain sebagainya, maka kamu bisa manfaatkan Tunaiku ini.

Tapi eits tunggu dulu. Sebelum memutuskan untuk melakukan pinjaman online sebaiknya kamu pikir matang-matang terlebih dahulu. Sekali lagi ingat, kamu harus jaga rasio utang. Jangan sampai pinjaman kamu melebihi 30% dari penghasilan utama karena itu akan memberatkan kamu nantinya. Bukannya menikmati, kamu sendiri yang akan keteteran bayar cicilan.

Itulah 7 cara cerdas mengatur  keuangan rumah tangga dengan baik. Dengan menerapkannya semoga rumah tangga kamu tidak mengalami masalah kesulitan keuangan di tanggal tua ya. Sekian sharing saya kali ini. Semoga bermanfaat.

Salam,

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)

Note :

Maaf komen yang brokenlink akan saya hapus jadi pastikan komentar kamu tidak meninggalkan brokenlink ya.