Ngeblog Dulu dan Sekarang, Apa Bedanya?

by - Wednesday, November 27, 2019


Bismilaaahirrahmaanirrahiim

Ngeblog Dulu dan Sekarang, Apa Bedanya? Hallo haa, tema postingan kali ini sebenarnya pengen saya ikutsertakan dalam pembuatan buku antologi bareng teman-teman Blogger Makassar dalam rangka hari anniversary Komunitas Anging Mammiri. Sayang beribu sayang saya telat setor tulisan. Lewat deadline dan saya baru mau nulis *payah

Beginilah kalau jadi deadliner. Saya memang tipe blogger yang biasanya menjelang deadline baru bergegas nulis. Entah kenapa selama ini saya merasa nggak semangat saja dan seperti nggak punya ide kalau nulis di awal waktu *ngeles

Menjelang deadline baru deh semangat menulis saya seketika membara, ide pun seolah mengalir lancar. Cuma yah begitulah risiko deadliner, kudu buru-buru mengerjakan tulisan jadi hasilnya juga kurang maksimal.

Paling berisiko kalau baru mau dikerjakan sementara menjelang deadline kita ada kegiatan mendadak. Nah, ini yang saya alami menjelang deadline pengumpulan naskah untuk buku antologi Anging Mammiri.  Waktu hari terakhir pengumpulan naskah itu saya seharian dalam perjalanan ke luar kota. Sampai di tujuan sudah malam. Mana badan pegel-pegel, capek, ngantuk, mana sempat saya kejar deadline?

Akhirnya saya batal ikut, hiks. Salah saya juga sih kenapa tidak menulis jauh-jauh hari. Padahal tenggat waktu yang diberikan lumayan lama lho. Yah apa boleh buat, menyesal pun tiada gunanya. Nasi sudah menjadi bubur. Kini, biar nasi yang terlanjur jadi bubur itu saya olah menjadi nikmat dan sajikan di Kamar Kenangan ini *eaa

Jadi apa bedanya ngeblog zaman dulu dan yang sekarang?

Yang pasti banyaklah perbedaannya. Well, saya  akan mengulas perbedaan ngeblog dulu dan sekarang berdasarkan pengalaman pribadi saya selama menekuni dunia blog. Tentunya kita punya pengalaman ngeblog yang berbeda, so that bisa jadi sudut pandang kita tentang perbedaan ngeblog zaman old dan zaman now juga berbeda atau bisa saja sama.

Fyi, saya pertama kali bikin blog tahun 2011, namun baru benar-benar aktif ngeblog tahun 2013. Oya ini bukan blog pertama saya ya. Menjelang akhir tahun 2012 saya bikin blog lagi karena lupa dengan pasword blog pertama saya. 

Tahun 2012 itu saya sudah lumayan rajin update postingan di blog ini tapi belakangan semua postingan yang ada di tahun tersebut sengaja saya hapus karena isinya curcol doang, nggak ada faedahnya. Yang ada tulisannya cuma bikin baper, hehe. Makanya kalau kamu intip arsip yang ada di sidebar, postingannya dimulai dari tahun 2013 even saya sudah buat blog ini dari tahun 2012.

Jadi hitunglah dari tahun 2013, artinya kurang lebih sudah sekira 6 tahun saya mengenal dunia blog dan inilah perbedaan kontras yang saya rasakan antara ngeblog di tahun 2013 dan ngeblog di masa sekarang;

Tujuan Ngeblog

tujuan ngeblog antara hobi, uang dan passion
(Gambar : Unplash)
Dulu. Jujur saja tujuan saya ngeblog dulu cuma satu, menyalurkan hobi. Sedari kecil saya memang suka menulis. Mulanya menulis di buku tulis biasa kemudian beralih menulis di buku diary saat menginjak usia remaja. Biasalah anak gadis di masa 2000-an awal, suka curcolnya di buku diary yang bergembok, hehe. 

Lalu, ketika internet masuk di kota kelahiran saya di ujung Timur sana, saya mulai mengenal media sosial bernama friendster. Tampilannya keren, saya suka. Saya sering menulis di sana, namun tidak lama kemudian teman-teman friendster saya pada move on ke media sosial lain bernama facebook.

Meski banyak yang sudah pindah, saya tetap bertahan di friendster dong sampai akhirnya karena penasaran dengan orang-orang yang lebih suka main di facebook saya jadi ikut-ikutan buat akun dan pindah ke media sosial yang tampilannya tidak sekeren friendster itu.

Yap, tampilan facebook memang sangat sederhana. Tidak seperti friendster yang latar atau templatenya bisa diubah-ubah dan dihias semenarik mungkin. Sayang, kehadiran platform keren seperti friendster tidak bertahan lama.  Setelah friendster tutup otomatis saya aktifnya di facebook saja. 

Di facebook saya juga suka menulis. Tepatnya menulis di menu catatannya. Lumayan banyak lho tulisan yang sudah saya posting di akun facebook pertama saya, cuma waktu itu tulisan-tulisan saya masih alay, wkwkw. 

Nah, waktu pertama kali mengenal ada platform lain mirip friendster, karena tampilannya bisa diubah-ubah dan dipercantik, tidak monoton seperti facebook, saya langsung tertarik dong. Pun berinisiatif memindahkan semua tulisan yang sudah saya publish di catatan facebook ke platform tersebut. Apalagi setelah saya tahu kalau platform bernama blogger itu memang dirancang untuk pengguna yang hobi menulis.

Dan yah tak dimungkiri, kebanyakan orang-orang yang bikin blog di masa itu tujuannya kurang lebih sama seperti saya. Menyalurkan hobi menulis. Waktu itu saya malah belum tahu sama sekali kalau ternyata aktivitas ngeblog juga bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. And now?

Sekarang. Saya sempat kaget ketika kembali aktif ngeblog di tahun 2017 setelah sekian lama hiatus. Pasalnya dunia blog yang saya kenal dulu tidak seperti dunia blog yang saya lihat saat itu. Banyak yang berubah. Perubahan yang paling mencolok adalah ketika saya mendapati rata-rata blog yang dulunya masih pake embel-embel blopgspot maupun wodpress sudah pada beralih ke top domain level.

Lebih kaget lagi saat tahu aktivitas ngeblog sekarang bisa menghasilkan uang. Yup, kini blogger tidak hanya dipandang sebagai orang yang memiliki hobi menulis di blog, lebih daripada itu, blogger telah dianggap sebagai suatu profesi atau sejenis pekerjaan yang cukup menjanjikan.

Tak heran bila sekarang kita temukan banyak orang yang tergiur jadi blogger karena ingin mendapatkan penghasilan, bukan semata-mata karena hobi. Terbukti, tidak sedikit orang yang membuat akun blog dengan tujuan utama diterima jadi publisher adsense.

Dikiranya setelah blog yang dibuat itu bisa menayangkan iklan adsense langsung bakal kaya kali ya. Saya saja yang sudah hampir setahun diterima sebagai publisher adsense, penghasilannya masih sangat memprihatinkan sekali. Bayangkan, sudah mau setahun lho dan 100k pun belum sampai, kalau kayak gini kapan gajiannya, haha.

But ok, saya nggak terlalu peduli dengan berapapun penghasilan yang saya dapatkan dari blog. Karena yang terpenting adalah semoga saya tetap bisa konsisten menjadi blogger yang tetap bisa berbagi dan menginspirasi *eaa.

Meski kini tujuan ngeblog saya bukan hanya karena hobi semata. Kalau sebatas hobi doang mah, ngapain tiap tahun saya kudu keluarkan duit untuk perpanjang domain, capek-capek bersihkan brokenlinks, sering-sering pantau DA/PA, traffic blog, dan bla bla bla. Kalau hanya sebatas hobi mah masa bodo saya dengan kualitas blog. Yang penting saya menulis, saya posting. Selesai. 

Yup, harus saya akui saya pun termasuk blogger yang sekarang ngeblog karena ingin mendapatkan penghasilan. Siapa sih yang nggak tergiur hobinya bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah? Apalagi ibu rumah tangga seperti saya, yang selain ngeblog sehari-hari kerjaannya cuma berkutat dengan pekerjaan domestik keluarga. 

Tentunya saya bakal hepi banget kalau aktivitas ngeblog saya ini juga bisa menambah tabungan di rekening. Kalau tidak pun tak mengapa, sebab ada atau tidak ada penghasilan dari blog pun saya akan tetap ngeblog. Karena tujuan saya ngeblog sekarang bukan hanya karena hobi, bukan pula karena uang, but because blogging is my passion.



Tampilan Blog

tampilan blog saya yang sekarang
Dulu. Meski tujuan utama saya saat pertama kali bikin blog dulu karena ingin menyalurkan hobi menulis, namun kenyataannya setelah punya blog saya malah lebih tergiur mempercantik tampilan blog.  Alih-alih update postingan baru di blog, kerjaan saya setiap buka dashboard pasti berkutat dengan edit entries. Sering gonta-ganti template dan menambahkan berbagai macam pernak pernik yang bikin blog saya jadi ramai meriah. Ada musik, ada buku tamu, ada hiasan-hiasan dinding, ada kumbang yang jalan-jalan, sampai-sampai kursornya pun menjelma kupu-kupu, hahaha.

Siapa nih yang awal-awal ngeblog kerjaannya juga sama dengan saya, kecanduan mempercantik tampilan blog? hehe. Parahnya kecanduan saya ini berlangsung selama kurang lebih setahun. Selama itu pula saya lebih sibuk memperhatikan tampilan blog ketimbang isinya, ckck. 

Namun ada syukurnya juga sih, gara-gara doyan berkutat dengan laman edit html, saya bisa mengerti sedikit tentang kodingan. Nggak sampai ahli gitu but least saya bisa mengganti template atau menambah widget sendiri tanpa bantuan orang lain. 

Oya, tampilan blog dulu nggak sesimple dan sekeren yang sekarang. Meski banyak juga template yang bagus saat itu tapi desainnya masih belum rensponsif dan no mobil friendly. Lalu bagaimana dengan tampilan blog sekarang?

Sekarang. Menurut saya tampilan blog sekarang jauh lebih sederhana tapi tetap keren. Dalam bayangan saya kebanyakan tampilan blog saat ini seperti perumahan minimalis gitu. Karena suka dengan rumah minimalis otomatis saya langsung tertarik dong dengan desain template blog kekinian dibanding template jadul yang saya pakai dulu.

Lagipula desain template yang ada saat ini juga punya banyak kelebihan. Responsif dalam artian tampilan templatenya bisa menyesuaikan dengan gadget yang kita gunakan, mobile friendy so pasti, SEO friendly juga, latar bersih, dan lain sebagainya.

Selain itu, mau ganti template saat ini juga cukup praktis. Tidak harus lewat laptop, pakai hp pun bisa. Saya baru-baru ganti template lewat hp lho. Caranya mudah banget, cepat pula. 


Aktivitas Ngeblog

gambar : tulisbaca.com
Dulu. Aktivitas ngeblog saya dulu nggak serempong yang sekarang sih. Dulu kan saya ngeblognya sebatas hobi so that tidak terlalu memperhatikan kualitas blog. Berikut beberapa aktivitas blogging yang sering saya lakukan dulu ;

👉 Update postingan di blog (kebanyakan tanpa gambar). Makanya postingan-postingan saya dulu banyak yang nggak ada gambarnya. Dulu saya memang nggak terlalu pentingin gambar, yang penting nulis.

👉 Blogwalking ke blog orang lain diam-diam. Eh aktivitas ini masih saya lakukan sampai sekarang sih. Ups!

👉 Ikut list promo blogwalking di komunitas Blogger Energy. Setahu saya dulu itu hanya segelintir komunitas blogger yang punya aturan wajib untuk saling blogwalking bagi member yang ikut list. Setahu saya malah aturan seperti ini adanya di komunitas Blogger Energy saja, komunitas blogger lain mah bebas. Nggak ada aturan wajb blogwalking.

👉 Ikut ajang Giveaway. Dulu itu ada banyak sekali ajang giveaway yang bertebaran di dunia blog. Saya lumayan sering ikutan ajang ini dan lumayan juga hadiah kecil-kecilan yang saya dapatkan dari jauh. Dapat hadiah giveaway dari hasil ngeblog itu saja sudah bikin saya hepi banget apalagi kalau hadiahnya besar, berupa uang berjeti-jeti *eh

👉Menerima Award Berantai. Yang sudah ngeblog dari tahun 2013 pasti kenal dengan liebster award. Ini tuh semacam award berantai yang diberikan kepada orang-orang terdekat. Karena award ini berlangsung di kalangan blogger sehingga bisa kita artikan liebster award adalah penghargaan berantai yang diberikan oleh seorang blogger kepada blogger lainnya dengan syarat-syarat tertentu.

Penampakan liebster award yang pernah saya terima
Entah siapa yang pertama memulai award berantai ini, yang pasti ajang ini cukup seru. Jadi blogger yang menerima liebster award kudu memenuhi persyaratan yang diberikan dengan menulis juga tentang liebster award, menjawab pertanyaan dari si pemberi, membuat pertanyaan baru dan memilih beberapa blogger untuk melanjutkan liebster award ke blogger lainnya.


Lumayan juga dengan menerima award ini bisa menambah postingan blog eh tapi ada tapinya. Dengan ikutan liebster award berarti kita harus memasang eksternal link. Yup kita harus memberi tautan ke blog yang ngasih kita award maupun blog yang kita berikan award. 

Dulu sih saya murah hati banget memberi tautan ke luar, itupun karena saya belum tahu betapa berharganya sebuah eksternal link, hehe. Then now?

Sekarang. Saya jadi pelit memberi tautan ke luar. Kalau mau beri tautan pun saya lebih pilih ngasih link no follow ketimbang do follow. Kenapa? Ya, karena saya baru tahu kalau kita asal memberikan eksternal link ke blog lain. itu bisa bikin reputasi blog kita jadi buruk. Saya sampai berhadapan dengan broken links yang bejibun buanyaaknya itu juga gara-gara eksternal link ini.


So far sekarang saya mikir-mikir dulu kalau mau memberi tautan ke luar, nggak asal pasang eksternal link lagi. Yah kecuali kalau menerima tawaran job, nggak pake mikir lagi mah ini. Saya hepi-hepi saja mau pasang, karena setelah itu bakal ada transferan yang masuk ke rekening saya *

Tentunya aktivitas ngeblog saya sekarang juga semakin kompleks. Tidak hanya memperhatikan kuantitas. Kalau hanya sekadar memperhatikan kuantitas mah tugas saya cukup rajin update blogpost terbaru tapi karena ada kualitas juga yang harus saya perhatikan. So inilah beberapa aktivitas blogging yang saya lakukan saat ini;

👉Rutin update blogpost terbaru setiap bulannya.
👉 Cari dan edit gambar sesuai tema postingan yang hendak dipublish
👉 Rajin blogwalking baik pada saat mengikuti list wajib maupun tidak. (Sekarang sudah banyak komunitas blogger atau grup khusus yang bikin aturan untuk bsaling blogwalking)
👉 Ikut ajang menulis blog seperti ODOP yang diadakan berbagai komunitas blogger
👉 Ikut lomba blog sesekali (tidak sesuai sih dengan resolusi yang saya buat di awal tahun  yang targetnya minimal sebulan sekali, hehe)
👉 Mengejarkan job jika ada tawaran kerjasama
👉  Bersih-bersih broken links
👉 Share blogpost ke semua akun media sosial yang saya punya (facebook, instagram,twitter, WA, dll). Kalau ini mah masih sering keteteran.
👉  Memantau DA/PA 
👉 Cek google analyctics
👉 Belajar SEO, dan lain sebagainya

Kualitas Blog

Gambar : neilpatel.com
Dulu. Sama sekali nggak memperhatikan kualitas blog. Tidak tertarik mempelajari SEO, tidak peduli postingan saya bisa nangkring di page one google atau tidak. Tidak pernah juga memperhatikan berapa banyak pengunjung blog ini. Eh dulu juga blog saya masih gratisan, belum TLD seperti sekarang. 

Sekarang. Alhamdulillaah awal November kemarin blog dengan domain www.siskadwyta.com ini genap berusia dua tahun. Perlahan namun pasti saya mulai memperhatikan dan menerapkan apa-apa saja yang dapat meningkatkan kualitas blog. Sampai bersihin broken links blog ini yang jumlahnya mencapai ribuan pun saya sanggup, heheh.


Komunitas Blogger

Sederet Komunitas Blogger yang saya ikuti
Dulu. Ada beberapa komunitas blogger yang sempat saya masuki dulu, diantaranya Blogger Energy (BE), Kancut Kblenger (KK), Jamban Blogger (JB), Warung Blogger (WB) dan KEB aka Kumpulan Emak2 Blogger (even saat itu saya belum jadi emak-emak sih, hehe). Tapi paling aktifnya memang di komunitas Blogger Energy.

Sekarang. Dan sejak kembali aktif ngeblog mulai tahu tahun 2017 saya menemukan beberapa komunitas blogger baru seperti Blogger Perempuan (BP), Blogger Muslimah (BM), Mom Blogger Community (MBC), Indonesian Female Bloggers (IFB) dan belakangan ada pula komunitas 1 Minggu 1 Cerita (1M1C). 

Tanpa pikir panjang, saya masuk dong di semua komunitas blogger tersebut. Nah, ini enaknya jadi blogger, ada banyak komunitasnya dan kita tidak dituntut untuk setia hanya pada satu komunitas saja. Meski tak dimungkiri setidaknya ada satu atau dua komunitas yang kita paling aktif atau menonjol di sana.

Seperti dulu, saya lebih aktifnya di BE. Sayang komunitas yang senantiasa menyebarkan exchange energy ini kini telah meredup, tidak lagi seeksis dulu. KK dan JB juga sudah tenggelam entah kemana. Yang grup Komunitas Bloggernya  dari dulu sampai sekarang masih tetap eksis tinggal WB dan KEB. Bahkan komunitas BM yang baru saya masuki tahun 2017 pun seolah mati suri.

Tapi salutnya masih ada lho komunitas blogger yang bisa bertahan lama, lebih dari satu dasawarsa.  Dari tahun 2006 dan sampai sekarang di usianya yang ke 13, masih tetap eksis. Yup, komunitas apalagi yang saya maksud kalau bukan Komunitas Blogger Anging Mammiri (AM).

Sebenarnya saya sudah lama tahu komunitas ini dan seharusnya ini menjadi komunitas yang wajib saya masuki dibanding komunitas-komunitas blogger lainnya. Ye kan saya ngakunya blogger makassar, harusnya utamakan dulu bergabung di komunitas blogger makassar sebelum bergabung di komunitas blogger yang anggotanya terdiri atas berbagai suku bangsa dari Sabang-Merauke.

That's why, saya sempat menyesal kenapa baru tahun ini gabung di AM. Kenapa nggak dari dulu? Hiks. Tapi ah sudahlah apa gunanya menyesal. Yang penting sekarang saya sudah menjadi bagian dari AM. So tidak masalah telat gabung daripada tidak bergabung sama sekali.

Penghasilan Blogger

gambar : panduanim.com
Dulu. Bicara penghasilan jelas dulu blog ini belum menghasilkan apa-apa, lebih tepatnya belum menghasilkan uang. Tapi lumayanlah dari sering ikutan giveaway saya jadi langganan didatangi kurir yang mengantar berbagai macam hadiah kecil-kecilan. Mulai dari dompet, kerudung, buku-buku, dll.

Sekarang. Saya sampai pengen buat tabungan sendiri lho untuk penghasilan yang saya dapatkan dari ngeblog. Bahkan tahun depan saya berencana mau beli hape lewat hasil ngeblog saya ini. 

Mohon doanya ya, semoga tabungan saya bisa segera cukup biar saya bisa segera ganti. Pasalnya hp yang saya gunakan untuk ngeblog saat ini sudah tua, cepat lowbet. Paling kalau baterainya full bertahannya cuma dua tiga jam setelah itu tewas lagi. Akhirnya saya jadi kesulitan juga buat ngeblog karena perangkat yang kurang mendukung ini.

Jadi alhamdulillaah penghasilan yang saya dapatkan dari blog sangat lumayan. Gimana nggak sangat lumayan kalau hanya sekali posting bisa dapat uang merah. Bayangkan, waktu saya masih jadi guru honor dulu, 1 jam mengajar cuma dihargai sekira 7 atau 8 ribu rupiah. 10 ribu saja itu sudah tinggi banget.

Jelas gaji blogger di sini lebih tinggi dari gaji guru honorer dong. Apalagi bagi blogger yang hari-hari ketiban job. Eh tapi saya nggak bermaksud mau banding-bandingkan ya. Toh saya resign dari pekerjaan sebagai guru honor juga bukan karena penghasilannya yang sedikit. 

Dari dulu saya memang jadi pengen ibu rumah tangga, dari dulu waktu masih single, belum nikah, belum punya anak saya juga sudah punya blog. Jadi kalau sekarang saya memutuskan ingin menjadi blogger part time sah-sah saja, kan? Lagipula ngeblog bagi saya bukan lagi sebatas hobi. Ini adalah passion saya. Ini adalah dunia saya. Saya mencintai aktivitas blogging, sampai-sampai dalam sehari nggak buka blog saja seperti ada yang kurang. 

Saya menulis di blog juga bukan semata-mata mengejar uang. See! Dibanding tulisan berbayar, tulisan-tulisan saya yang berupa post organik jauh lebih mendominasi. Jadi tanpa dibayar pun saya akan tetap ngeblog. Lagipula penghasilan yang saya dapat dari blog ini hanya sebagai bonus saja. Saya justru jauh lebih hepi dan merasakan kepuasan tersendiri setiap kali bisa memosting postingan baru.

Perangkat Ngeblog


Gambar : Unplash
Dulu perangkat yang saya gunakan untuk ngeblog adalah notbuk. Iya, dulu saya nggak bisa ngeblog lewat hp. Bisanya cuma lewat notbuk saja. Kalau mau nulis lewat hp rasanya kok otak saya kayak buntu. Jari jemari saya juga nggak selihai saat menari di atas tuts keyboard.  But now?

Sekarang. Malah sebaliknya, semua aktivitas ngeblog yang saya lakukan saat ini hanya mengandalkan hp. Sampai-sampai ganti template dan edit html pun saya lakukan lewat hp. Postingan yang ada di blog ini dari sekira tahun 2017 sampai sekarang itu juga ditulis dan dipublish lewat hp lho.

Bersyukur, karena tampilan blog di hp pintar sekarang sudah semakin friendly. Banyak aplikasi di hp yang dapat menujang aktivitas kita sebagai blogger.  Tentu dengan adanya aplikasi-aplikasi seperti chrome, google doc, canva, etc aktivitas negblog saya lewat gadget berlayar kecil ini jadi mudah dan lancar.

Itulah beberapa perbedaan blog dulu dan sekarang versi saya. Kalau perbedaan blog yang kamu rasakan dari dulu dan sekarang apa saja sih? Share yuk di kolom komentar.

Salam


You May Also Like

58 comments

  1. Waduh maaf belum selesai nulis udah ke send heheeh

    ReplyDelete
  2. Related banget deh tulisan ini sama saya. Aku juga merasakan hal yang kurang lebih sama soal blog dulu dan sekarang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, ternyata bukan cuma saya yang merasakan perubahan tsb.

      Delete
  3. memang kerasa bangeeet ya mba..aku juga inget keserruan ngeblo di tahun 2012 - 2015, terus berubah dengan ritme yang sekarang hehehe..aku sih senengnya yang sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe iya Mbak, perubahannya drastis banget makanya kerasa.

      Delete
  4. Tulisannya bermanfaat banget. Btw aku jarang bersih bersih broken link soalnya dari awal kalau ada komentar masuk pake link artikel otomatis kuhapus hehe khawatir sewaktu2 artikelnya di hapus sama tuannya dan jadi broken link

    ReplyDelete
    Replies
    1. Syukurlah bermanfaat. Lebih praktis gitu ya Mbak. Jadi nggak rempong bersih-bersih brokenlink.

      Delete
  5. Wuih lengkap ulasannya...iya sekarang dunia blog lbh hidup dan bisa jd profesi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, profesi yang menyenangkan karena sesuai hobi.

      Delete
  6. Ya, sekarang sering gunakan hp ketika nulis blog, termasuk ketika BW sekarang ini, hehe.
    Hanya kalau di rumah tetap aku gunakan Laptop.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, lebih praktis ngeblog pake hp kalau sementara di luar rumah

      Delete
  7. Saya merasakan ada pergeseran suasana sejak blog tidak lagi sekadar hobi. Dulu memang lebih berasa suasana silaturahminya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya Mbak, suasananya beda banget tapi yah ada sensasinya juga ngeblog saat ini.

      Delete
  8. Wakakakak ini para blogger ngebacanya sambil.manggut2 dah.
    Sebuah analisis yg sungguh HQQ.
    Keren euy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha berarti perubahan yang saya jabarkan kurang lebih sama ya dengan yang dirasakan blogger lain, wkwk

      Delete
  9. yah sayang banget padahal tulisannya bagus kalau buat antologi mba semoga ga jadi DLer hahaha..
    btw penghasilan blog emang mayan yah dulu saya nulis ya nulis aja wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak sayang banget tapi gak papa lah lumayan ada ide buat bikin postingan blog dan jadilah postingan ini.

      Delete
  10. Mbak aku salut sama perjalanannya ngeblog. Memang jadi blogger kegiatan yang menyenangkan selain nulis juga bertemu dengan orang yang sedang visi misi dalam dunia Blogging.
    Btw salam kenal ya mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga Mbak.

      Yap dan saya merasa sangat bersyukur sekali bisa menyelami "dunia ini"

      Delete
  11. Aku masih newbie banget tentang blogging, blm bisa bandingin dulu dan skrg, hahaha. Yang pasti aku pingin blogging ini menghasilkan sih...makanya kudu belajar byk dari segi konten dan teknisnya. Doain bs spt mbak Siska ya! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha saya juga masih perlu belajar banyak tentang dunia blogging ini. Meski udah lama ngeblog tapi saya masih merasa seperti newbie kok.

      Delete
  12. HAhaha aku masih inget deh masangin kupu-kupu dan salju di blog. Seru juga yaa. Aku mulai ngeblog sejak masih di Multiply, yang templatenya sederhana banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya dulunya pake kursor kupukupu, wkwk. Berarti ngeblognya udah lam banget ya Mbak. Saya waktu jaman multiply itu masih duduk di bangku SMa malah..

      Delete
  13. Beda ya mbak, ngeblog dulu sama sekarang. Kalau saya mah memang untuk monetisasi, kalau menulis memang suka dari dulu. Ada rencana sih buat tulisan organik kalau lomba blog ga ada lagi hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, kalau Mbak Arda ini emang dah nggak diragukan lagi profesionalitasnya dalam dunia blog. Semoga saya bisa ikuti jejaknya, heheu

      Delete
  14. Dulu, ga ada baperan kalau ngumpul sesama bloger meskipun ada yang dijadiin objek pembicaraan
    Sekarang, emoticon aja bikin salah persepsi.

    ReplyDelete
  15. Seiring dengan perkembangan zaman, kegiatan ngeblog pun ikut berkembang ya, Mbak. Kalau dulu ngeblog untuk menyalurkan kegiatan menulis saja, sekarang ternyata bisa menghasilkan.

    ReplyDelete
  16. Saya juga pertama bikin blog jaman SMA demi bikin tugas hihihi. Lalu balik nulis lagi di tahun 2014an apa ya.... Lupa-lupa ingat, hihihi.... Beda memang, tapi sama-sama menyenangkannya kan :)

    ReplyDelete
  17. Ngeblog dulu memang enggak memperhatikan kualitas dan SEO ya mbak, kalau sekarang berbeda banget lebih banyak inovasi blog di dunia digital ya mbak.

    ReplyDelete
  18. Wah ternyata Komunitas Blogger Anging Mamiri ini masih eksis ya. Dulu banget saya pernah ikut challenge 30 hari ngeblog bareng Anging Mamiri.

    ReplyDelete
  19. Sama aku juga idenya kadang mepet DL baru lancar nulis padahal cuma cari paragraf pembuka aja. Kalau lihat tulisan jaman dulu curhat2 gitu

    ReplyDelete
  20. Iya emang kerasa bedanya sih..tapi aku mah enjoy aja sih.mau gmn gmn jg ga terlalu ngoyo ..dinikmati.aja hehe

    ReplyDelete
  21. Iya ya, dulu mah ngeblog gak banyak ini itu. cuma nulis, dan paling-paling nyari serta baca tulisan orang alias BW sukarela. Sekarang mah banyak mikir. Apalagi dengan semakin banyaknya pintu monetize. Kita jadi mencermati hal-hal lain. Dari tampilan, SEO, hingga analitiknya. Tapi ya semua ada untung ruginya. Yang alhamdulillahnya, blog sekarang bisa diandalkan sebagai pencari nafkah. :)

    ReplyDelete
  22. Ada satu sih yang tidak berubah hingga kini dalam ngeblog : suka cita saat menulis. Dengan tujuan apapun yang berbeda-beda, ketika rasa suka cita itu masih ada, semangat menulis akan tetap membara.

    ReplyDelete
  23. Baca ini kujadi ingat zaman dulu ((berasa udah lama banget sih)) kalau buka blog orang isinya yang blink-blink, ada kartun-kartun lucu, stiker, musik.. ah... jadi nostalgia.

    Aku juga baru menekuni blog sejak 2013. dulu punya blog cuma sekadar ikut-ikutan teman trus malu kalau mau apdet tulisan di blog :D jadi lebih banyak dianggurin :D
    Setelah kesihir teman-teman yang monetisasi blog jadi ikut beli domain, tapi pakai blog baru :)

    pokoke nulis buat berbagi, self healing dan passion, dapat penghasilan itu bonus :)

    ReplyDelete
  24. Kalau diingat2 memang sudah banyak berubah yaa. Tp blogger2 zaman dulu yg suka cerita daily life juga masih ada. Dan aku jd pembaca setia :D

    Aku dulu tujuan ngeblog buat melatih menumpahkan perasaan, hehehe.. Skrg menikmati alur aja

    ReplyDelete
  25. Aku termasuk blogger onion child alias blogger anak bawang alias blogger newbie hehehe awalnya karena dikomporin sama genk aku buat bikin tulisan yang julid2 alhamdulillah

    ReplyDelete
  26. Duh, masih pemula banget aku kak. Ngeblog ya buat nyalurin hobi nulis aja. Jadi yang lain-lain masih sambil belajar. Baca postingannya jadi makin ingin belajar deh. Biar makin paham juga.

    ReplyDelete
  27. Kalo menurutku sih, dulu ngeblog cuman pengen trial n error "cara membuat mouse berkelip, memasang widget burung terbang, membuat warna-wanrni template blog dan sejenisnya" pnh mengalami beginian gak mb? kalo iya, brrti kita seumuran. ha

    Tapi seiring berjalanya aktivitas blogging makin digandrungi para kaum millenial dengan berbagai alasan mulai dari menyalurkan hobi, personal branding, jualan, promosi bahkan bisa sampai menghasilkan uang puluhan dan ratusan juta rupiah.

    ReplyDelete
  28. Wah udah lama berkecimpung di dunia blooging rupanya.. dan dibandingkan penghasilan honorer guru lebih menjanjikan..ditambah dengan bonus pertemanan dan jaringan yang luas di dunia blogging... ke depan pasti lebih menjanjikan.... TFS kak

    ReplyDelete
  29. Keren sekali tulisannya, Mbak Siska. Saya jadi tercerahkan. Soalnya saya buat blog baru 2014 dan aktifnya baru pertengahan 2017. Jadi hanya bisa membedakan, kalau dulu saya ngeblog untuk membagi tulisan ke teman-teman, sekarang ngeblog bisa mendapatkan uang bakso hehehe.Tapi intinya tetap harus terus semangat ngeblog ya, Mbak Siska.
    Terima kasih sharingnya, Mbak.

    ReplyDelete
  30. Aku juga memulai bikin-bikin blog sejak 2010an. Dari yang cuma bikin-bikin aja, sampai aktif menulis sejak 2012an. Dari blog gratisan sampai sekarang udah kenal TLD dan cari uang lewat blog. Memang beda banget gaya ngeblog dulu dengan sekarang, kalau sekarang makin mudah karena banyak fasilitas dan akses lebih mudah. Orang-orangpun sudah tipe yang mengenal internet semua dan rajin googling.

    ReplyDelete
  31. Banyak nih baca tulisan blogger senior, membandingkan antara ngblog zaman old and now..salah satunya mba Windy Teguh. Dan ketika aku baca tulisan kalian seketika aku langsung pengen balik ke zaman itu seandainya aku ga gaptek2 banget. Kayanya walau zaman dulu ga money oriented tapi hawa2nya menyenangkan ya

    ReplyDelete
  32. I feel you mbak!! I can relate!

    Aku baru aktif lagi Agustus 2019. Setelah 1 tahun benar2 vakum. Banyak PR seorang blogger kalau emang mau serius. Jadi beban moral blogger gak cuma nukis konten berkualitas, tapi juga bikin blog naik kelas.

    Bismillah! Semangat.

    ReplyDelete
  33. Dulu nggak sempat terpapar friendster, langsung facebook aku tu. Perbedaan sekarang dan dulu kayaknya sama aja deh mba. Pokoknya dulu tu pokoknya nulissss aja, terserah tentang apa. Kalau sekarang agak dipikirin dulu, kalau ga penting amat ya ga jadi ditulis hehe

    ReplyDelete
  34. Saya pertama ngeblog itu karna tugas sekolah, zamannya tambahin widget unik sebanyak-banyaknya gak perduli loading blog yang parah banget, mungkin kalau diliat sekarang itu alay banget ya kak hahaha..
    Kalau sekarang malah semakin simple template blog saya semakin suka, biar gak berat juga loadingnya haha..
    Tetap semangat menulis,,,

    ReplyDelete
  35. Aaa pernah sekali dapet liebster award dan seneng banget parah hahaha XD untunglah skrg blogger bisa berpenghasilan ya kak :3

    ReplyDelete
  36. secara perkembangan jaman memang ngeblog dulu orang banyak yg belum tau, namun ngeblog skrg orang banyak yg sudah tau dan menulis mengalir apa yang di pikirannya.. sangat senang banget jika ngeblog dulu itu bisa banyak pengunjungnya.. kalo skrg banyak penulis banyak juga pengunjung yg mau copy paste

    ReplyDelete
  37. Kalau dulu sayang ngeblok itu suka-suka dan untuk berbagi saja tapi kalau sekarang ngeblok lebih kepada selain faktor diatas juga untuk penghasilan tentunya untuk itu sekarang harus memperhatikan kualitas blok juga agar performa blog kita bagus dan dilirik oleh klien

    ReplyDelete
  38. Wah memang si, secara otomatis saat nge blog kita pasti juga belajar si. Jadi banyak pengalaman juga nih

    ReplyDelete
  39. Wah udah lama banget ya ngeblognya mbak. Keren euy bisa edit html pakai HP. Aku meski HP udah memadai tetap lebih nyaman ngetik & utak-atik blog pakai laptop hihihi. Maklum jempolnya kegedean sih. Semangat ngeblog terus ya mbak. Semoga aku ketularan semangatnya.

    ReplyDelete
  40. Huwaaaa lengkap kali kak Siska. Samaan nih kita mulai ngeblog dari 2011 tapi serius seriusnya yang beberapa tahun ke belakang ini. Asiknya blog bisa jadi CV online kita. Terusss, soal ngasi eksternal link do follow, hiks ... iya banget bikin banyak brokenlink kalo serampangan.

    ReplyDelete
  41. Nggak sekali saya dngar crta par suhu2 blogger ini, duounya mnjdikan blog sbg tmpta curcok dan alay2an. Hhaa.. Dan aku jga gtu dlu. Tapi gc bgtu alay. Wkwk.. Ya benar kak, skrang org2 udah pada melek. Sdkit jga yg nnulis blog untuk curcol. Karna sdah banyak yg melek mnjdikan nulis d blog sbg suatu pekerjaan yg menghasilkan uang.

    ReplyDelete
  42. Saya bikin blog dari tahun 2013, tapi mulai aktif mengisi blog sejak 2018. Itu pun belum ada niat cari duit dari blog karena awalnya memang fokus ke content writer utk media online milik orang lain. Setelah jadi CW inilah baru terpikir nulis blog sendiri sambil mencoba di TLD. Ehhh ternyata setelah TLD banyak job yg nawarin pasang backlink atau content placement di blogku.
    Begitulah namanya rezeki, klo Allah berkehendak semuanya lancaarrr aja jalannya.

    ReplyDelete
  43. Dengan dunia digital yang mengalami perkembangan sedemikian pesat dan banyak perusahaan yang mulai mempromosikan produk dan jasa mereka secara digital, otomatis terbuka peluang juga ya bagi yang suka ngeblog. Cuma ya gitu, ada effort lebih yang harus dilakukan mengingat saat ini ya banyak juga para blogger lain. Tulisan ini mencerahkan banget nih untuk aku yang juga baru mulai ngeblog tahun 2017, perlu masih banyak belajar euy

    ReplyDelete
  44. Kilas balik yang panjang ya, syukurlah masih aktif ngeblog sampai sekarang... Aku aja ngeblog sejak tahun tak enak 2007 masih menggunakan platform gratisan

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Kamar Kenangan @siskadwyta. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)

Note :

Maaf komen yang brokenlink akan saya hapus jadi pastikan komentar kamu tidak meninggalkan brokenlink ya.